Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Prediksi Erosi Untuk Perencanaan Konservasi Tanah dan Air di Kecamatan Ciledug Zakiyah Amini; Ida Setya Wahyu Atmaja; Subandi Nur
AGRO SINTESA JURNAL ILMU BUDIDAYA PERTANIAN Vol 2, No 1 (2019): Agro Sintesa Jurnal Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.797 KB) | DOI: 10.33603/jas.v2i1.2911

Abstract

Februari tahun 2018 banjir terjadi di Cirebon Timur, tepatnya di kecamatan Ciledug. Terdapat dua sungai besar yang melintasi kawasan ini, yakni Sungai Cijangkelok dan Cisanggarung. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan sungai cepat sekali meluap, selain intensitas hujan yang tinggi alih fungsi lahan yang ada di daerah hulu menyebabkan erosi. Erosi yang terjadi memicu terjadinya pendangkalan di sungai Cijangkelok dan Cisanggarung akibatnya air meluap ke pemukiman warga. Selain banjir erosi yang terjadi terus-menerus dapat menyebabkan bencana tanah longsor. Selain adanya sedimentasi di sungai-sungai, daerah catchment area juga harus diperhatikan. Kawasan tangkapan hujan berada di Kabupaten Kuningan, tataguna lahan pada kawasan ini seharusnya adalah hutan, yaitu sebagai daerah tangkapan hujan. Konservasi tanah dan air dengan perbaikan pola penggunaan lahan merupakan upaya yang dilakukan untuk pencegahan banjir, longsor dan sedimentasi. Setelah dilakukan perhitungan dengan metode USLE oleh faktor erosivitas hujan (R) selama 10 tahun, erodibilitas tanah (K), panjang dan kemiringan lereng (LS), pengelolaan tanaman (CP) kawasan Ciledug Kidul, Leuweung Gajah, Ciledug Lor, Bojonegara dan Ciledug Wetan memiliki tingkatan bahaya erosi yang tinggi. Sehingga perlu dilakukan usaha konservasi tanah dan air.Kata Kunci : Erosi, evaluasi lahan, konservasi tanah dan air
Pemanfaatan Pupuk Organik Takakura Terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakcoy Zakiyah Amini; Dina Dwirayani; R. Eviyati
AGRO SINTESA JURNAL ILMU BUDIDAYA PERTANIAN Vol 3, No 2 (2020): AGROSINTESA : JURNAL ILMU BUDIDAYA PERTANIAN
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jas.v3i2.4854

Abstract

UJI EFEKTIVITAS PUPUK CAIR AZZOLA MICROPHYLLA DAN PUPUK ORGANIK TAKAKURA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI (Brassica juncea) Zakiyah Amini; Dina Dwirayani; R. Eviyati
Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/hijau.v7i1.2228

Abstract

This research was aims to examine the effectiveness of application of liquid organic fertilizer Azzolla Microphylla and organic fertilizer takakura on the growth and yield of mustard greens (Brassica juncea. Azzola as a green manure can improve the chemical properties of the soil because it can meet the nitrogen needs of plants . Giving nitrogen to plants can accelerate plant growth , especially stems and leaves . The N content of Azolla liquid fertilizer can stimulate plant growth . Giving Azolla microphylls as a liquid organic fertilizer is more easily absorbed by plants so that plant growth can be optimal . In this study , observing the effect of applying liquid organic fertilizer Azolla microphylls on sweet mustard greens using Takakura organic compost media at the age of 21 , 28 , and 39 DAP with the observed variables being the number of leaves , leaf length and width and the variables observed after harvest . including weight of consumption and volume of roots . The results of this study showed that there was no significant effect of / on the application of liquid zols fertilizer and Takakura fertilizer on the number of leaves , length and width of the mustard greens (Brassica juncea ) at 21 , 28 , and 39 days after planting (HST ) between zols liquid fertilizer and Takakura fertilizer . The application of Azolla fertilizer and Takakura growing media had a significant effect on the consumption weight of mustard (Brassica juncea ) plants . It can be seen that the consumption weights of T3 , T3 , T1 and T4 have a high value compared to T0 or without fertilizer application .
Efektivitas Penerapan Good Dairy Farming Practice (GDFP) Pada Pendapatan Dan Tingkat Kesejahteraan Peternak Sapi Perah Rakyat Di Dataran Rendah Farida Mardhatilla; Zakiyah Amini
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.01.16

Abstract

Produksi susu sapi nasional yang rendah mengakibatkan tingginya impor susu di Indonesia. Sebanyak 3,6 juta ton atau 81% kebutuhan susu di Indonesia harus diimpor dari luar negeri (BPS,2018). Rendahnya produksi susu nasional diakibatkan oleh harga yang rendah sehingga peternak tidak berminat menggeluti usaha ini. Harga ditentukan oleh kualitas dan kuantitas susu. Kedua hal ini dapat diperoleh jika peternak menerapkan tatalaksana pengelolaan dengan benar. Tata laksana pengelolaan ternak sapi perah adalah Good Dairy Farming Sistem (GDFP). Tujuan penelitian ini untuk melihat keefektifan penerapan GDFP pada pendapatan dan kesejahteraan peternak. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Cirebon dengan jumlah responden 23 peternak. Metode yang digunakan adalah AHP untuk penerapan GDFP, IOFC untuk mengukur pendapatan serta koefesien korelasi pearson untuk mengukur hubungan penerapan GDFP dan pendapatan. Nilai rata – rata GDFP yang diperoleh adalah masuk dalam kategori baik (3,63).  Penerapan GDFP berpengaruh pada pendapatan peternak dengan nilai korelasi pearson sebesar 0.905. Semakin tinggi nilai GDFP maka akan semakin tinggi pula pendapatan peternak tersebut.Pendapatan rata-rata  yang diperoleh pada usaha ternak perah adalah Rp 1.427.759 per ekor/bulan. Peternak Kabupaten Cirebon termasuk dalam kategori sejahtera, karena rata – rata  pengeluaran perkapita/bulan peternak adalah Rp 691.252 atau melebihi Rp 381.372   
KAJIAN PERSEPSI, PARTISIPASI DAN NILAI TAMBAH PEMANFATAAN LIMBAH KOTORAN TERNAK Dina Dwirayani; Zakiyah Amini; R. Eviyati
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 5, No 1 (2022): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v5i1.1870

Abstract

Peternakan merupakan salah satu bagian dari sektor agribisnis yang memegang peranan penting dalam pertumbuhan perekonomian nasional. Produksi hewan yang terus menerus bertambah menjadikan masalah baru terutama bagi lingkungan sekitar. Kotoran yang tidak dapat dikelola dengan baik akan mencemari tanah air dan udara dilingkungan sekitar dan dampaknya akan menyebabkan menurunnya kualitas ternak dan kualitas hidup masyarakat sekita serta memunculkan konflik sosial. Untuk itulah sistem pertanian terpadu sangat tepat dilakukan agar kemanfaatan kotoran ternak bisa didapatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana persepsi dan partisipasi masyarakat dalam pemanfataan limbah kotoran ternak dan mengkaji nilai tambah dari limbah kotoran ternak menjadi pupuk kompos. Tingkat persepsi petani dalam pemanfaatan limbah kotoran ternak berada pada kategori tinggi dengan skor 786. Petani banyak yang mengetahui manfaat pemanfaatan kotoran ternak ini secara ekonomi dan sosial. Besarnya partisipasi anggota kelompok tani dalam kegiatan pemanfaatan limbah kotoran ternak adalah sebesar 65,67%. Nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan kotoran ternak menjadi pupuk adalah sebesar Rp. 750,9 untuk setiap 1 kg kotoran ternak, merupakan selisih antara nilai output dengan bahan baku dan sumbangan input lain.Kata Kunci : Pupuk Kompos, Nilai Tambah, Persepsi, Partisipasi
ANALISIS PENGEMBANGAN KEDELAI DENGAN MENENTUKAN KESESUAIAN LAHAN BERBASIS PADA POLA HUJAN DI KABUPATEN BANYUMAS Amini, Zakiyah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.544 KB)

Abstract

Kabupaten Banyumas memiliki curah hujan berkisar 3.439 mm per tahun. Curah hujan sangat mempengaruhi kegiatan usahatani kedelai di wilayah ini. Perubahan pola hujan menjadi ancaman bagi petani karena banyak kegiatan pertanian yang mengandalkan hujan. Untuk menunjang keberhasilan pertanian kedelai di Banyumas, perlu dilakukan kajian tentang aspek perubahan pola curah hujan sebagai penentu awal tanam untuk kedelai dengan menganalisis potensi pengembangan kedelai dilihat dari pola tanam dan pengaturan jadwal tanam menggunakan peta kesesuaian lahan dengan peta prediksi curah hujan di Kabupaten Banyumas dengan menggunakan model Thomas Fiering untuk prediksi curah hujan. Membuat analisa data dari kondisi lahan, lereng dan tanah menggunakan AHP dan Fuzzy Set. menganalisa curah hujan aktual curah hujan prediksi dengan menggunakan data hujan 10 tahun terakhir (2004-2014) menggunakan metode Thomas Fiering menggunakan Isohyet dengan Arc. Gis. Kata Kunci : Analisis Resiko, Kesesuaian Lahan, Thomas Fiering
Analisis Produksi dan Air Limbah Industri Batu Alam dengan Perlakuan Eco-Enzym Siti Wahana; Raden Eviyati; Zakiyah Amini
Biofarm Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 19, No 2 (2023): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v19i2.3554

Abstract

This research aims to identify production processes that produce natural stone waste and determine the effectiveness of using eco-enzymes in water  irrigation channels by comparing the water quality of areas near the Dukupuntang natural stone industry before and after treatment with eco-enzymes. The approach used in this research is desk study, field survey, Focus Group Discussion (FGD), and laboratory analysis. The data analysis method used in this research is descriptive analysis. The stages of natural stone production are excavation, stone cutting, groove making, and finishing. The process of cutting natural stone waste plays a role in the production of natural stone wastewater. Providing eco-enzyme treatment can reduce soil pH to neutral pH. Color and DO parameters decreased with eco-enzyme treatment. The TSS, TDS, BOD, and COD parameters increased with eco-enzyme treatment.
Analisis Produksi dan Air Limbah Industri Batu Alam dengan Perlakuan Eco-Enzym Wahana, Siti; Eviyati, Raden; Amini, Zakiyah
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 19, No 2 (2023): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v19i2.3554

Abstract

This research aims to identify production processes that produce natural stone waste and determine the effectiveness of using eco-enzymes in water  irrigation channels by comparing the water quality of areas near the Dukupuntang natural stone industry before and after treatment with eco-enzymes. The approach used in this research is desk study, field survey, Focus Group Discussion (FGD), and laboratory analysis. The data analysis method used in this research is descriptive analysis. The stages of natural stone production are excavation, stone cutting, groove making, and finishing. The process of cutting natural stone waste plays a role in the production of natural stone wastewater. Providing eco-enzyme treatment can reduce soil pH to neutral pH. Color and DO parameters decreased with eco-enzyme treatment. The TSS, TDS, BOD, and COD parameters increased with eco-enzyme treatment.
SOLUSI PELESTARIAN LINGKUNGAN DENGAN PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA MELALUI ECOENZYME Amini, Zakiyah; Eviyati, R; Dwirayani, Dina
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jadm.v3i1.7131

Abstract

Environmental preservation activities can be started by households . The most common sources of waste are from household settlements , the composition is 75% consisting of organic waste and only 25% inorganic waste. The accumulation of garbage in TPS (Temporary Shelters ) creates an unpleasant sight and creates an unpleasant odor . Efforts to minimize the accumulation of waste is to separate organic waste and inorganic waste . Organic waste can be processed by the composting method of solid fertilizer or liquid fertilizer . In addition to the composting method , organic waste can be made eco enzyme . Eco enzyme is a solution to complex organic substances produced from the fermentation process of organic waste , sugar , and water . The implementation of this service activity is carried out by training in waste management through the manufacture of eco-enzymes for the Rukun Lestari Women Farmer Group , East Palimanan Village , Prapatan Block RT 13/ RW 05 Palimanan District , Cirebon Regency . The participants of the activity were very enthusiastic about the activities carried out because of the many benefits that can be obtained with the presence of eco enzymes , including as liquid organic fertilizer , organic pesticides, bathroom cleaners , hand sanitizers , and floor cleaners .
PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH TANGGA MELALUI METODE TAKAKURA SEBAGAI PUPUK ORGANIK UNTUK PELESTARIAN LINGKUNGAN Amini, Zakiyah; Eviyati, R; Rayani, Dina Dwi
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.538 KB) | DOI: 10.30997/qh.v7i2.2608

Abstract

          Cirebon mengalami persoalan darurat sampah. Sampah paling banyak dihasilkan dari rumah tangga, pasar tradisional dan tempat-tempat umum. Hingga kini pemerintah kota cirebon berusaha menangangi persoalan ini. Namun persoalan sampah seharusnya menjadi tanggung jawab sipembuat sampah. Paling mudahnya dengan mengedukasi masyarakat agar mampu menyelesaikan persoalan sampah dimulai dari  rumah masing-masih. Dari permasalahan tersebut kami melakukan kegiatan pengabdian ini dengan tujuan untuk membantu  masyarakat agar dapat mengelola sampah rumah tangga dengan baik dan benar menggunakan suatu metode yang praktis yaitu dengan metode Takakura. Keranjang Takakura ini memiliki keunggulan diantaranya lebih praktis karena sangat cocok untuk perumahan dengan lahan yang tidak begitu lebar serta keranjang dapat ditempatkan di mana saja sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan lahan. Hasil dari kegiatan i ni menunjukan bahwa ibu-ibu PKK mampu membuat keranjang Takakura dapat diaplikasikan untuk pengolahan sampah organik disekitar rumah tinggalnya.