Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Guru Berprestasi Dengan Metode TOPSIS R. Mahdalena Simanjorang; Agustina Simangunsong; Amran Sitohang; Josua Lumban Tobing; Sartika Simanjorang
Jurnal Media Informatika Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Februari
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v7i1.8352

Abstract

Pemilihan guru berprestasi merupakan aspek strategis dalam peningkatan mutu pendidikan karena berfungsi sebagai sarana evaluasi dan motivasi bagi tenaga pendidik. Namun, proses penilaian yang masih dipengaruhi subjektivitas dapat menimbulkan keputusan yang kurang maksimal. Penelitian ini diarahkan dalam hal perancangan serta pembangunan SPK  yang diimplementasikan dalam platform menggunakan web dalam pemilihan guru berprestasi dengan mengaplikasikan metode TOPSIS. Teknik tersebut dilakukan pemilihannya karena memiliki kemampuan untuk menghasilkan evaluasi alternatif secara tertata dengan memperhatikan tingkat derajat kesesuaian relatif dengan solusi ideal positif maupun solusi negatif yang ideal. Tahapan awal penelitian dilaksanakan melalui kegiatan analisis kebutuhan sistem berdasarkan temuan dari wawancara serta studi literatur untuk menetapkan kriteria penilaian, meliputi kinerja, inovasi pembelajaran, kedisiplinan, dan prestasi akademik. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan model waterfall, mencakup perancangan basis data, antarmuka pengguna, serta implementasi perhitungan TOPSIS. Hasil evaluasi yang diperoleh dari pengujian mengindikasikan bahwa alternatif AC menunjukkan perolehan nilai preferensi paling tinggi sebesar 0,677, diikuti oleh AE (0,647), AA (0,457), AB (0,438), dan AD (0,286). Berdasarkan hasil tersebut, alternatif A3 ditetapkan sebagai guru berprestasi terbaik. Sistem yang dikembangkan mampu mendukung proses penentuan keputusan dapat dilakukan secara lebih sistematis, transparan, serta berbasis kriteria yang terukur, efisien
PENGUATAN LITERASI DAN PEMANFAATAN AI BAGI SISWA SMK DALAM MENDUKUNG HUMAN AI COLLABORATION DI DUNIA KERJA DIGITAL Petti Indrayati Sijabat; Agustina Simangunsong; Eviyanti Br Barus; Sinta Suwanda; Maira Mau Lydia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.61545

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) menuntut kesiapan tenaga kerja yang kompeten dalam berkolaborasi dengan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) guna mendukung konsep Human-AI Collaboration di dunia kerja masa depan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini menggunakan metode pelaksanaan yang terstruktur, meliputi empat tahapan utama: persiapan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Pada tahap pelatihan, siswa diberikan pemahaman mendalam mengenai literasi digital, pengenalan konsep dasar AI, serta praktik langsung (hands-on) penggunaan berbagai perangkat AI untuk menyelesaikan tugas-tugas pembelajaran secara efektif. Selanjutnya, tahap pendampingan dilakukan secara intensif untuk memastikan siswa mampu menerapkan teknologi AI tidak hanya secara teknis, tetapi juga dengan mempertimbangkan aspek etika dan tanggung jawab digital. Evaluasi program diukur melalui penyebaran kuesioner pre-test dan post-test serta observasi langsung terhadap peningkatan keterampilan teknis peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman siswa terhadap ekosistem AI, di mana kemampuan praktik dalam mengintegrasikan AI ke dalam proses belajar meningkat secara drastis. Selain itu, kesadaran siswa akan pentingnya sinergi antara keahlian manusia dan kecerdasan mesin (kolaborasi manusia-AI) juga mengalami penguatan. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi strategis dalam membekali siswa SMK dengan kompetensi digital yang relevan, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan dan persaingan di dunia kerja digital yang terus bertransformasi.