Dyah Mahendrasari Sukendra
Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang Kampus Sekaran Gunungpati Semarang 50229 Jawa Tengah-Indonesia Telp. (024) 8058007

Published : 55 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGETAHUAN DAN SIKAP NARAPIDANA KASUS NARKOBA TERHADAP PERILAKU BERISIKO PENULARAN HIV/AIDS Nuzzilah, Nur Arifatun; Sukendra, Dyah Mahendrasari
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.18816

Abstract

Latar Belakang: Perilaku berisiko HIV/AIDS adalah perilaku yang menyebabkan orang menularkan atau tertular penyakit HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang HIV/AIDS dan sikap terhadap pencegahan HIV/AIDS dengan perilaku berisiko HIV/AIDS pada narapidana kasus narkoba di Lembaga Pemasyarakatan kelas I Semarang.Metode: Jenis penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan September 2015. Sampel penelitian adalah narapidana yang diambil secara random Sampling. Hasil penelitian ini adalah Perilaku berisiko tinggi HIV/AIDS ditemukan pada 21 responden (32,3%).Hasil: Ada hubungan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan perilaku berisiko penularan HIV/AIDS dengan p=0,013 (<0,05), dan tidak ada hubungan antara sikap terhadap pencegahan HIV/AIDS dengan perilaku berisiko penularan HIV/AIDS dengan p=0,256 (>0,05).Simpulan: Kesimpulan yaitu ada hubungan antara pengetahuan dan tidak ada hubungan antara sikap dengan perilaku berisiko penularan HIV/AIDS.
GAMBARAN PERILAKU MENGGIGIT NYAMUK Culex sp. SEBAGAI VEKTOR PENYAKIT FILARIASIS Wuchereria bancrofti Dyah Mahendrasari Sukendra; Muhammad Atiq Shidqon
Pena Medika Jurnal Kesehatan Vol 6, No 1 (2016): PENA MEDIKA JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pmjk.v6i1.375

Abstract

Latar Belakang. Culex sp. merupakan vektor utama Filariasis. Pemahaman bionomik  vektor diperlukan untuk penentuan rencana pengendalian vektor. Bionomik perilaku menggigit vektor Culex sp. pada transmisi Filariasis perlu dipahami. Pemahaman perilaku menggigit Culex sp. bermanfaat untuk memutus transmisi penularan Filariasis. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perilaku menggigit nyamuk Culex sp. sebagai vektor Filariasis. Metode. Penelitian ini menggunakan desain descriptive research dengan rancangan studi observasional. Teknik pengambilan sampel secara accidental sampling. Subjek penelitian ini adalah semua nyamuk Culex sp. di Kelurahan Banyurip Kecamatan Pekalongan Selatan Kota Pekalongan. Penelitian dilakukan di dalam dan di luar ruangan. Hasil penelitian didapat 170 nyamuk Culex tertangkap saat menggigit umpan manusia dan hewan (kambing). Nyamuk Culex sp. menggigit mangsa pada rentang waktu pukul 19.00 – 04.00 WIB dengan suhu 27oC – 30 C, kelembaban udara 99% - 100%, dan pencahayaan 60 – 65 lux serta kecepatan angin 3 – 5 km/jam.Kata kunci : Bionomi vektor, Feeding behavior, Culex sp., Filariasis, Wuchereriabancrofti
ANALISIS SPASIAL KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE BERDASARKAN ANGKA BEBAS JENTIK Agcrista Permata Kusuma; Dyah Mahendrasari Sukendra
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 7 No 2 (2017): Oktober
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.32583/pskm.7.2.2017.63-73

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Puskesmas Kedungmundu merupakan wilayah endemis DBD dengan kasus yang tinggi. Diperlukan upaya dalam menentukan kebijakan strategi pengendalian vektor secara efektif dan efisien.Metode: Analisis spasial dalam SIG dapat digunakan untuk mengetahui pola penyebaran dan daerah potensi penularan DBD. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel wilayah memperhatikan proporsi sampel dengan jumlah sampel 146 responden. Pengambilan titik koordinat menggunakan GPS. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis spasial. Hasil: Hasil perhitungan statistik spasial ANN diperoleh nilai Z-score = -11,054 terdapat pola spasial kasus DBD di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu. Nilai ANN = 0,52 < 1, artinya pola penyebaran kejadian DBD yang terjadi adalah berkerumun. Diskusi: penelitian ini direkomendasikan agar masyarakat lebih meningkatkan perilaku 3M plus sebagai upaya pemberantasan sarang nyamuk. Kata kunci: DBD, Angka Bebas Jentik, Analisis Spasial. ABSTRACT Introduction: Kedungmundu PHC is an endemich region with a high case. Be required to determine policy of vector control strategies effectively and efficiently. Methods: Spatial analsys in GIS can be used to determine the pattern of distribution and areas of DHF potential transmission. The type this research was analysis descriptive with cross sectional approach. The sampling technique used a sample area of attention to the proportion of the sample with 146 respondents of total sample. Capturing the coordinates used GPS. Data analisys used univariat and spatial analisys. Results: Result of ANN obtained a Z-score= -11,054, there was a spatial pattern of dengue cases in Kedungmundu PHC. ANN value = 0,52 < 1, it meant that the pattern of DHF distribution was clustered. Discussion: The proposed recommendation in order to people increase 3M plus behavior as mosquito eradication efforts. Keywords: DHF, Figures Non larvae, Spatyal Analysis
Pyramid Pest-Control Community-Ecosystem-Management as an Effort to Prevent Leptospirosis Sukendra, Dyah Mahendrasari; Indrawati, Fitri; Puspita Santik, Yunita Dyah; Isnaini, Dewi Nur; Pratiwi, Eka Dian; Abdillah, Azizah Nur; Ash Shiddieqy, Muhammad Hasbi
Jurnal Abdimas Vol 27, No 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v27i2.47799

Abstract

Klaten Regency has the highest cases in Central Java during the last 3 years. Leptospirosis IR has increased 3-fold compared to 2021. In 2022, there will be 80 cases with CFR of 7.5% IR of 6.27/100,000 population, this figure exceeds the national maximum target (≤3/100,000 population). Juwiring is one of the sub-districts with a rapid increase in leptospirosis cases. This study aims to determine differences in the level of knowledge of PKK mothers regarding leptospirosis and efforts to prevent the increase in leptospirosis cases in Bulurejo through Pyramid Pest-Control Community-Ecosystem-Management. The research was conducted in July – August 2023. This research used a pre-experimental approach with one group pretest – posttest design. The research sample consisted of PKK mothers in Bulurejo, Juwiring District, Klaten Regency. Data analysis was performed using Wilcoxon test. The results obtained are p-value 0.001 indicating there is a difference in increasing knowledge before and after being given counseling activities. Counseling activities can have a positive effect on increasing the knowledge of PKK mothers regarding leptospirosis prevention.
Kondisi Lingkungan dan Perilaku dengan Kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu Nasifah, Siti Lailatin; Sukendra, Dyah Mahendrasari
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 1 (2021): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i1.45161

Abstract

Latar belakang: Wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu merupakan salah satu daerah endemis DBD (IR=67,77/100.000 penduduk (CFR= 0%) pada tahun 2019). Faktor risiko DBD diantaranya lingkungandi sekitar rumah ataupun Tempat-tempat Umum (TTU) serta perilaku kesehatan seperti kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kondisi lingkungan dan perilaku dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu. Metode: Penelitian ini menggunakan desaincross sectional. Besar sampel yaitu 120 responden yang diperoleh dengan teknik proportional random sampling.Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dan lembar observasi. Data dianalisi menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan nilai p keberadaan jentik pada kontainer (p<0,001), keberadaan jentik pada TTU (p=0,370), keberadaan breeding place di dalam rumah (p=0,189), keberadaan breeding place di luar rumah (p=0,179), mobilitas penduduk (p=0,926), kebiasaan menguras TPA (p=0,763), kebiasaan menutup TPA (p=1,000), kebiasaan mengubur/mendaur ulang barang bekas (p=0,394), kebiasaan menggantung pakaian (p=0,134), kebiasaan tidur menggunakan kelambu (p=0,654), kebiasaan menggunakan obat anti nyamuk (p=0,552), memelihara ikan pemakan jentik (p=1,000) dan kebiasaan menabur bubuk abate (p=0,470). Simpulan: Terdapat hubungan antara keberadaan jentik pada kontainer dengan kejadian DBD.
Potensi Zodia (Evodia suaveolens) sebagai Insektisida Nabati terhadap Aedes aegypti Maharhani, Arvia Dhitya; Sukendra, Dyah Mahendrasari
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Special Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.45828

Abstract

Latar Belakang: paya pengendalian yang sering dilakukan masyarakat adalah pengendalian kimiawi. Penggunaan insektisida kimiawi dapat berdampak negatif bagi manusia dan lingkungan serta menimbulkan resistensi terhadap nyamuk. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jurnal dari empat kata kunci pencarian yaitu, larva Aedes aegypti, Evodia suaveloens, ekstrak daun zodia, dan insektisida nabati, dari artikel jurnal ilmiah terpublikasi yang diperoleh melalui ResearchGate dengan sampel sebanyak 10 jurnal penelitian yang difokuskan pada potensi penggunaan zodia (Evodia suaveolens) terhadap Aedes aegypti. Analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi. Hasil: 70% artikel jurnal meneliti ekstrak daun zodia sebagai repelan, dengan penggunaan hewan uji berkisar antara 30-600 hewan uji. Pengadaan bahan uji 30% menggunakan metode distilasi dengan 40% pengadaan hewan uji merupakan hasil rearing. Senyawa kimia yang ditemukan dalam zodia yaitu, flavonoid, tanin, alkaloid, evodiamine, linalool, α-pinene, dan terpenoid. Kesimpulan: zodia berpotensi sebagai insektisida nabati, terutama sebagai repelan nyamuk Ae. aegypti
Perawatan Paliatif terhadap Kualitas Hidup Pasien Covid-19 Irawan, Ella Wahyu; Sukendra, Dyah Mahendrasari
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 3 No 2 (2023): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v3i2.55321

Abstract

Background: Palliative care is patient and family centered care with the goal of optimizing quality of life by anticipating, preventing, and treating suffering, when “curative” therapy may be futile. To improve the quality of life of Covid-19 patients, a number of treatments are needed, including palliative care for Covid-19 patients. This study aims to determine the relationship between palliative care and the quality of life of Covid-19 patients. Methods: This type of research is analytic observational with a cross sectional design. The sample is set at 75 respondents using the Convenience Sampling technique. The instruments used are questionnaire guidelines, and medical records. Data were analyzed using chi-square test by calculating odds ratio (OR), 95% significance level, and logistic regression test to determine the most dominant variable. Results: The results showed that anxiety disorders (p-value=0.01; OR=4.37; 95% CI=1.42-13.47), feelings of depression (p-value=0.02; OR=3.32; 95% CI=1, 26-8.72), feeling depressed (p-value=0.01; OR=4.18; 95% CI=1.43- 12.17), health status (p-value= 0.04; OR=3; 95% CI=1.15-7.81), social support (p-value=<0.01; OR=6.18; 95% CI=2.23-17.12 ), and life satisfaction (p-value=<0.01; OR=8.08; 95% CI=2.70-23.43) was associated with the quality of life of Covid-19 patients. Conclusion: The determinant most related to the quality of life of Covid-19 patients is life satisfaction.
Potensi Google Trends sebagai Alat untuk Memantau Keresahan Masyarakat selama Pandemi COVID-19 Muanifah, Erna Zuliana; Sukendra, Dyah Mahendrasari
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 3 No 3 (2023): Special Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v3i3.60084

Abstract

Background: The number of confirmed cases of COVID-19 has increased since it was first discovered in Indonesia. It is important to know that public concerns and public awareness of the COVID-19 disease are needed to assist risk communication during the pandemic. Therefore, researchers want to know the potential of Google Trends to monitor public reaction during the COVID-19 pandemic. Methods: This research is a quantitative research using time series approach (1 Juni 2021-30 September 2021). The keyword related to COVID-19 disease used in this study is ‘corona’. Bivariate analysis using Spearman correlation test. Results: Based on the results of the Spearman correlation test, it shows that there is a correlation between the search trend for the term 'corona' and the number of new confirmed cases of COVID-19 in Central Java with an r count of +0.649 and a p value of 0.0001. Conclusion: There is a significant relationship between the search trend for the term 'corona' and the number of cases of COVID-19. This shows that the search for information related to COVID-19 may be able to monitor public reaction during the COVID-19 pandemic.
GAMBARAN EKOGEOGRAFI VEKTOR DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI DAERAH ENDEMIS KOTA TEMANGGUNG Sukendra, Dyah Mahendrasari; Santi, Yunita Dyah Puspita; Siyam, Nur; Wahyono, Bambang; Muanifah, Erna Zuliana; Maharani, Rifka; Rizkia, Salma; Isnaini, Dewi Nur; Shiddieqy, Muhammad Hasbi Ash
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i5.188

Abstract

Informasi mengenai bioekologi vektor dan aktivitas warga dalam melakukan program pencegahan dapat membantu keberhasilan pencegahan penyebaran DBD serta penurunan IR DBD tercapai. Pengetahuan eko-geografi dapat membantu penelusuran bariermaupun kondisi lingkungan yang adaptif bagi keberadaan vektor DBD. Penggunaan citra satelit dalam penelusuran etno-ekografi vektor DBD dapat memaksimalkan pencegahan DBD secara fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis secara etno-ekografi untuk mempelajari kaitan kondisi lingkungan sebagai habitat potensial vektor DBD. Studi ekogeografi dengan metode etnografi dan pemetaan berbasis citra satelit dilakukan di wilayah endemis DBD di Kota Temanggung. Hasil penelitian diketahui terdapat 7 kelurahan endemis DBD, pengamatan menggunakan citra satelit menunjukkan banyak vegetasi pendukung habibat vektor DBD, sawah, pemukiman/bangunan, tegalan, kolam/empang, hutan, perkebunan, kerapatan pemukiman berisiko tinggi menunjang kecepatan transmisi penularan DBD, eko-geografi Kota Temanggung lokasi penduduk yang berkluster dan padat, lokasi penduduk tersebar pada ketinggian 500-1450 mdpl, dikelilingi oleh berbagai vegetasi dengan tingkat kerapatan dan ketinggian berbeda.
Faktor Risiko Suspek Tuberkulosis Tidak Melakukan Pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TEM) Abdillah, Azizah Nur; Sukendra, Dyah Mahendrasari
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 4 (2023): October 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i4.68768

Abstract

Abstrak Cakupan pengobatan semua kasus TBC di Puskesmas Jurangombo masih sangat rendah yaitu 9% dari target capaian 95%. Skrining yang telah di lakukan selama bulan Juni-Agustus 2022 terdapat 33 pasien terduga TBC dan hanya 4 pasien yang menjalankan pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor resiko terduga TBC tidak melakukan pemeriksaan TCM. Desain rancangan cross-sectional melalui observasional analitik dan pengambilan data primer serta data sekunder pendukung dari bulan Juni-Agustus 2022. Sampel dari penelitian merupakan total sampel berjumlah 33 responden. Data dianalisis secara univariat, bivariat (uji fisher) dan multivariat (uji Regresi Logistik). Dari penelitian ini menunjukkan 87,9% terduga TBC yang tidak melakukan pemeriksaan TCM. Faktor yang berhubungan secara signifikan dengan pasien terduga TBC tidak melakukan pemeriksaan TCM yaitu tidak adanya dukungan keluarga pasien (p value 0,014) dan pengetahuan rendah (p-value 0,036) . Oleh karena itu, perlu dilakukan suatu pendampingan kepada pihak keluarga terkait serta sosialisasi tentang TBC dan pemeriksaan TCM. Abstract Treatment coverage of all TB cases at the Jurangombo Health Center is still very low at 9% of the target achievement of 95%. Screening that has been done during June-August 2022 there were 33 patients suspected of TB and only 4 patients who carried out the Molecular Rapid Test (TCM) examination. The purpose of this study was to determine the risk factors for suspected TB not performing TCM testing. Cross-sectional design design through analytical observations and primary data collection and supporting secondary data from June-August 2022. The sample of the study was a total sample of 33 respondents. Data were analyzed univariate, bivariate (fisher test) and multivariate (Logistic Regression test). This study showed 87.9% of TB suspects who did not perform TCM examinations. Factors that are significantly associated with suspected TB patients not performing TCM examinations are the absence of patient family support (p value 0.014) and low knowledge (p-value 0.036). Therefore, it is necessary to provide assistance to related families as well as socialization about TB and TCM examination.