Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MERONCE PADA ANAK KELOMPOK B TK ISLAM NURUSSALAM KABUPATEN MAROS Andi Junil Hera; Fadhilah Latief
TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2020): TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tematik.v6i2.16163

Abstract

The main problem in this research is whether through meronce activities the fine motor skills of Islamic kindergarten students in Marus Regency can be improved. This study aims to describe improving fine motor skills through Meronce activities in B-Nurussalam Islamic Kindergarten, Maros Regency. This type of research is a group work room (group work room) consisting of two sessions, each session carried out up to three meetings. Research procedures include planning, implementation, monitoring and reflection. The subjects in this study were group B nuruslam group, Islamic kindergarten B group, with a total of 12 people. The results of the fine motor skills research for children can be seen from the average results of observing children's creativity in the first cycle which reached 52.91% with the attainment of development standards according to expectations (BSH) and the second session 85.41% with very good development standards (BSB) achieving the goal of achievement. Based on the results of the research that has been explained, it can be concluded that the precise motor skills of group B for kindergarten students of Noor Al Salam Islamic in Marous Regency can be improved through meronce activities using beads.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Melalui Media Pembelajaran Audio Visual pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Negeri Herlina Tikatukang Kecamatan Adonara Kabupaten Flores Timur: Improving the Ability to Recognize Number Symbols Through Audio Visual Learning Media for Children Aged 4-5 Years at Herlina Tikatukang State Kindergarten, Adonara District, East Flores Regency Azriyani Mutalib; Ma’rup; Fadhilah Latief
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v5i1.2351

Abstract

This study aims to improve the ability to recognize number symbols through audio-visual learning media in children aged 4-5 years at Herlina Tikatukang State Kindergarten, Adonara District, East Flores Regency. This type of research is classroom action research. The subjects in this study were 11 children. Methods of data collection in the form of observation and documentation. The instrument used is an observation sheet in the form of a checklist. Data analysis techniques use qualitative descriptive and quantitative descriptive. The results of observations before the action showed that children who had the ability to recognize number symbols in cycle I was 52.27%, increasing to 89.33% in cycle II and having achieved a success indicator of 80%. Based on these results it can be concluded that audio-visual learning media can improve the ability to recognize number symbols at the age of 4-5 years at TK Herlina Tikatukang  Adonara District, East Flores Regency. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan melalui media pembelajaran audio visual pada anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Herlina Tikatukang Kecamatan Adonara Kabupaten Flores Timur. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 11 anak. Metode pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi yang berbentuk checklist. Teknik Analisis data menggunakan Deskriptif Kualitatif dan Deskriptif Kuantitatif. Hasil observasi sebelum tindakan menunjukkan bahwa anak yang memiliki kemampuan mengenal lambang bilangan pada siklus I adalah 52,27% meningkat menjadi 91,66% pada siklus II dan telah mencapai indikator keberhasilan yaitu 80%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran audio visual dapat meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada usia 4-5 tahun di TK Negeri Herlina Tikatukang Kecamatan Adonara Kabupaten Flores Timur.
Pengaruh Permainan Tradisional Mallogo dan Tokotokodiang Terhadap Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Di Taman Kanak-Kanak Pertiwi Galesong Fadhilah Latief; Hijriah Hijriah
Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak Vol 3 No 2 (2022): Hadlonah : Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah UI BBC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Permainan Tradisional Makassar Mallogo and Tokotokodiang Terhadap Kemampuan Sosial Emosional Pada Anak Kelompok B1 Usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-Kanak Pertiwi Galesong Kabupaten Takalar. Masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana Pengaruh Permainan Tradisional Makassar Mallogo and Tokotokodiang Terhadap Kemampuan Sosial Emosional Pada Anak Kelompok B1 Usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-Kanak Pertiwi Galesong Kabupaten Takalar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan sosial emosional anak usia dini pada kelompok B1 di Taman Kanak-kanak Pertiwi Galesong sebelum dan sesudah penerapan permainan tradisional dan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia dini pada kelompok B1 di Taman Kanak-kanak Pertiwi Galesong. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen metode pre-eksperimental design yang menggunakan desain One Group Pretest-Posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pada Pretest diperoleh skor 5,64 dan pada saat Posttest nilai rata-rata diperoleh 10. Kemudian didukung pula dengan hasil perhitungan dengan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test pada program SPSS diperoleh nilai Asymp sig (2-tailed) sebesar 0,001 disini didapat probabilitas dibawah 0,05 atau p< 0,05 yang berarti H0 ditolak atau tidak terdapat pengaruh. Sesuai dengan jika probabilitas (Asymp.sig) < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima atau terdapat pengaruh permainan tradisional Makassar (Tokotokodiang dan Mallogo).
PERAN GURU PAUD DI ERA PENDIDIKAN MODERN: TANTANGAN DAN STRATEGI Muhammad Nawir; Miftahurrizkyanti Ramadani; Nur Amaliyah; Fadhilah Latief
LENTERA ANAK Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026 : Lentera Anak
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/2dgp5v10

Abstract

Paradigma pendidikan di era modern menuntut transformasi peran guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari sekadar penyampai materi menjadi fasilitator pembelajaran, pembimbing perkembangan, dan agen inovasi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis peran guru PAUD, mengidentifikasi tantangan profesional yang dihadapi, serta merumuskan strategi penguatan kompetensi guru berdasarkan temuan empiris dari kajian literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan menelaah 32 artikel jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan pada rentang tahun 2015–2024. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi, yaitu relevansi dengan topik peran guru PAUD, kualitas akademik, dan ketersediaan data empiris, serta kriteria eksklusi berupa artikel yang tidak fokus pada konteks PAUD atau tidak memiliki dasar metodologis yang jelas. Hasil analisis menunjukkan bahwa peran guru PAUD mengalami perluasan pada aspek pedagogis, sosial-emosional, dan digital, sementara tantangan utama meliputi keterbatasan kompetensi teknologi, kompleksitas karakteristik peserta didik, dan tuntutan kebijakan pendidikan yang dinamis. Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada penyusunan kerangka konseptual peran guru PAUD di era modern serta formulasi strategi penguatan profesionalisme guru yang berbasis bukti literatur. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan kebijakan, program pelatihan, dan praktik pembelajaran yang lebih adaptif dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
Raising Future Leaders: Pendampingan Guru PAUD dalam Menumbuhkan Mentalitas Wirausaha pada Anak Sejak Dini Intisari Intisari; Fadhilah Latief; Hasmawaty Hasmawaty; M. Yusran Rahmat; Muqimah Surganingsih; Heni Safitri Hasbur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.442

Abstract

Penanaman mentalitas wirausaha sejak dini krusial untuk mencetak pemimpin masa depan, namun pendidik PAUD sering kali masih terjebak pada pengajaran konvensional dan persepsi ekonomi yang sempit. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogis guru dalam menumbuhkan mentalitas wirausaha melalui strategi Raising Future Leaders. Menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD), program ini melibatkan 50 mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Afirmasi PGPAUD Universitas Muhammadiyah Makassar yang merupakan praktisi guru aktif di Sulawesi Selatan. Intervensi dilakukan melalui workshop interaktif, coaching clinic, dan pendampingan implementasi berbasis proyek memanfaatkan media loose parts. Hasil pengabdian menunjukkan transformasi signifikan, di mana rata-rata literasi entrepreneurial mindset peserta meningkat dari 53,1% menjadi 89,4%. Penggunaan bahan daur ulang dan teknik bertanya terbuka terbukti efektif mengubah peran guru menjadi fasilitator dalam menstimulasi keberanian mengambil risiko dan pemecahan masalah pada anak. Disimpulkan bahwa penguatan kapasitas guru melalui jalur afirmasi RPL memberikan efek multiplikasi nyata dalam menciptakan ekosistem karakter pemimpin masa depan. Program ini merekomendasikan kajian lanjutan mengenai dampak jangka panjang internalisasi nilai ini terhadap kesiapan sekolah anak.
Peningkatan Kemampuan Sosial Emosional Anak Melalui Kegiatan Role Playing Pada Usia 5-6 Tahun Wawa Febrianti; M Yusran Rahmat; Fadhilah Latief
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v6i1.16787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan role playing di RA Mardhati, Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek sebanyak 12 anak kelompok B. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.  Kemampuan sosial emosional yang diteliti dalam penelitian ini mencakup interaksi sosial, aturan pengenalan dan emosi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan sosial emosional anak setelah diterapkannya kegiatan role playing. Pada siklus I, persentase capaian perkembangan sosial emosional anak sebesar 34.81% yang berada pada kategori Mulai Berkembang. Setelah dilakukan perbaikan dan pelaksanaan tindakan pada siklus II, capaian meningkat menjadi 77.78% yang berada pada kategori Berkembang Sangat Baik. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kegiatan role playing efektif dalam mengembangkan kemampuan sosial emosional anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode role playing dapat meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia dini di RA Mardhati Kota MakassarKata Kunci: bermain peran, kemampuan sosial emosional, anak usia dini
PENGARUH METODE BERCERITA MENGGUNAKAN MEDIA BUKU BERGAMBAR 3D TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA 5-6 TAHUN Fadhilah Latief; Wa Wiwin Ali; Munirah Munirah
Jurnal Panrita Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Panrita-December
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhamamdiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/panrita.v3i1.199

Abstract

This study aims to determine the effect of the storytelling method using 3D picture book media on the listening ability of children in the B3 group aged 5-6 years at TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Tello Baru, Makassar city. This type of research is an experimental research method with pre-experimental designs that use the One Group Pretest-posttest design consisting of pretest, treatment and posttest, with the subjects in this study being group B3 children, totaling 10 children. The results of the study are based on the results of calculations using the Wilcoxon Signed Rank Test. In the SPSS program, the Asymp sig (2-tailed) value is 0.003, here the probability is below 0.05 or p <0.05, which means H0 is rejected. In accordance with if the probability (Asymp.sig) < 0.05 then H0 is rejected and H1, and if the probability (Asymp.sig) > 0.05 then H1 is accepted and H0 is rejected. So there is an effect of the storytelling method using 3D picture book media on the listening ability of group B children aged 5-6 years at Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Tello Baru Kindergarten, Makassar city.
Peningkatan Kemampuan Sosial Emosional Anak Melalui Kegiatan Role Playing Pada Usia 5-6 Tahun Wawa Febrianti; M Yusran Rahmat; Fadhilah Latief
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v6i1.16787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan role playing di RA Mardhati, Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek sebanyak 12 anak kelompok B. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.  Kemampuan sosial emosional yang diteliti dalam penelitian ini mencakup interaksi sosial, aturan pengenalan dan emosi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan sosial emosional anak setelah diterapkannya kegiatan role playing. Pada siklus I, persentase capaian perkembangan sosial emosional anak sebesar 34.81% yang berada pada kategori Mulai Berkembang. Setelah dilakukan perbaikan dan pelaksanaan tindakan pada siklus II, capaian meningkat menjadi 77.78% yang berada pada kategori Berkembang Sangat Baik. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kegiatan role playing efektif dalam mengembangkan kemampuan sosial emosional anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode role playing dapat meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia dini di RA Mardhati Kota MakassarKata Kunci: bermain peran, kemampuan sosial emosional, anak usia dini