Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Jurnal Dinamis

ANALISA POTENSI PASANG SURUT AIR LAUT (TIDAL ENERGY) SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK MUARA PANTAI AMAI, MUARA PANTAI BUKISI DAN PANTAI DORMENA DI KABUPATEN JAYAPURA Jusuf Haurissa; Robinson Aibekob
DINAMIS Vol 2 No 12 (2016): DINAMIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v2i12.12

Abstract

Tujuan dari penilitian ini adalah menganalisa seberapa besar potensi energi pasang surut air laut pada muara Pantai Amai, Pantai Bukisi, dan Pantai Tablanusu sebagai pembangkit listrik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen di lapangan, dimana pengambilan data langsung di Muara Pantai Amai, Pantai Bukisi, dan Pantai Tablanusu. Variabel yang didapatkan di lapangan: luas penampang muara, waktu, tinggi pasang surut, kecepatan aliran. Hasil analisa dan perhitungan yang dilakukan pada ketiga tempat penelitian diperoleh daya listrik (energi pasang surut) yang dapat dihasilkan Pantai Tablanusu sebesar 55,329 kW, Pantai Amay sebesar 74,565 kW dan Pantai Bukisi sebesar 454,712 kW. Muara Pantai Bukisi mempunyai potensi energi listrik (energi pasang surut) yang paling besar. Muara Pantai Amai dan Pantai Tablanusu juga memiliki potensi yang baik yang dapat dikembangkan menjadi energi bagi PLTPs.
ANALISA DAYA TURBIN ARUS LINTANG AKIBAT PERUBAHAN POSISI TUBIN (RUMAH TURBIN) DI KAMPUNG BUKISI KABUPATEN JAYAPURA Jusuf Haurissa; Junior Reinhardt
DINAMIS Vol 1 No 12 (2017): DINAMIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v1i12.40

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa perubahan letak turbin (rumah turbin) terhadap daya yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengujian lapangan. Penelitian dilakukan di Desa Dukisi Kabupaten Jayapura. Adapun data penelitian yang didapatkan di lapangan adalah: luas penampang (A), kecepatan aliran (v), Debit (Q), Tinggi Jatuh (H). Hasil penelitian menunjukan bahwa, pemindahan posisi letak turbin (rumah turbin) ke posisi letak yang baru (direncanakan) dapat di lakukan, karen daya turbin untuk untuk posisi letak turbin (rumah turbin) awal P = 24,63 kW, dan posisi letak turbin (rumah turbin) baru (direncanakan) P = 34,91 kW. Ada kenaikan daya turbin sebesar P = 10, 05 kW atau 28,8 %.
ANALISA ENERGI PANAS PADA LUBANG BRIKET SARANG TAWON BERBAHAN DASAR AMPAS SAGU SEBAGAI PENGGANTI BAHAN BAKAR MINYAK TANAH Jusuf Haurissa; Helen Riupassa; Ribut Jayanto
DINAMIS Vol 1 No 12 (2018): DINAMIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa jumlah energi panas yang di hasilkan dari jumlah lubang pencetak briket ampas sagu. Pada penelitian ini metode yang di gunakan adalah metode eksperimen lapangan. Ada tiga variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu : a. variabel bebas (independent variable) yaitu: 10 lubang, 12 lubang, 14 lubang. b. variabel terikat (dependen variable) : variabel bebasnya yaitu energi panas (Q) , dan c. variabel terkontrol : variable yang ditentukan oleh peneliti, dan nilai selalu konstan yaitu : diameter briket . Hasil penelitian menunjukan bahwa briket dengan jumlah lubang yang paling tepat untuk mengkasilkan energi panas sebagai pengganti bahan bakar minyak tanah. Jumlah lubang briket ampas sagu yang paling baik adalah briket 14 lubang. Laju perpindahan konveksi yang terbaik pada briket 14 lubang dengan teperatur 657.15 watt. Rata-rata penyalaan briket ampas sagu dengan diamater 20 cm dan tinggi briket 11 cm adalah 4,2 Jam. Maka dari pengujian untuk briket 14 lubang berbahan dasar ampas sagu ini dapat di gunakan sebagai pengganti bahan bakar minyak tanah.
ANALISA KINERJA MESIN PENCETAK BRIKET SARANG TAWON BERBAHAN DASAR AMPAS SAGU Jusuf Haurissa; Muhammad Amirudin
DINAMIS Vol 1 No 12 (2015): DINAMIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v1i12.148

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja alat pencetak briket multifungsi ampas sagu.Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode eksperimen denganmenetapkan variable-variabel penelitian sebagai berikut : a. variable bebas ialah tekanan,waktu. b. variable terikat ialah gaya tekan briket. Pengujian dilakukan sebanyak 3 kali. dan c. variable terkontrol ialah berat Dari hasil analisa kinerja mesin pencetak multifungsi briket ampas sagu denganmenggunakan sistem hidrolik menghasilkan gaya tekanan sebesar P = 1006.019 N/dalam waktu 5.08 detik, sedangkan menggunakan hidrolik manual mempunyai gaya tekanansebesar P = 792,15 N/ dalam waktu 10.15 detik. Hasil di atas menunjukan bahwamenggunakan system hidrolik menghasilkan briket dengan kepadatan yang lebih baik danwaktu pencetakan lebih cepat bila di bandingkan dengan system manual.
MODIFIKASI SUDU TURBIN TERHADAP KINERJA TURBIN ARUS LINTANG (CROSS FLOW TURBINE) DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN Jusuf Haurissa; FERNANDO SITINJAK
DINAMIS Vol 1 No 12 (2013): DINAMIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memodifikasi sudu turbin arus lintang (cross flowturbine) untuk meningkatkan efisiensi turbin.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen. Ada tigavariabel yang digunakan yaitu : a. Variabel bebas adalah pembebanan pada poros yaitutanpa beban, beban 1N, beban 2 N, beban 3 N dan beban 4 N,b). Variabel terikat yanggunakan adalah Torsi (T),c). Variabel terkontrol : variabel yang ditentukan oleh peneliti, dannilainya selalu dibuat kostan. Variabel terkontrol adalah debit air (Q).Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metode eksperimen menghasilkanefisiensi sebesar 67,78 %, yang dicapai pada kondisi bukaan 100% dan beban maksimum 4N. Disamping itu juga dapat dianalisa unjuk kerja turbin cross-flow, daya yang dihasilkanoleh turbin sangat dipengaruhi oleh besarnya debit aliaran fluida yang diberikan . Denganpeningkatan torsi karena faktor pembebanan yang diberikan hingga 4 N, daya keluaranturbin (Pout) diperoleh maksimal 41, 5736 watt
ANALISIS POTENSI ALIRAN SUNGAI SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) DI DESA BUKISI JAYAPURA PROVINSI PAPUA Jusuf Haurissa; Misdi M; A. Muid Fabanyo
DINAMIS Vol 2 No 12 (2014): DINAMIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis potensi aliran sungai di Desa Bukisikabupaten Jayapura sebagai pembangkit listrik tenaga air.Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan pendekatan pengukuranlangsung di tempat penelitian. Dimana untuk mendapatkan debit aliran menggunakan alatukur Current Meter, menggukur Head (ketinggian jatuh air) menggunakan GPS, dan untukmendapatkan luas penampang di gunakan tongkat pengukur kedalaman dan Rol Meter.Data hasil pengukuran dilapangan di dapat kecepatan aliran sungai v= 0,6 m/ detik, luaspenampang sungai (A) = 0,612 m2 menghasilkan dibit aliran (Q)= 0,2672 m3/detik dantinggi jatuh efektif (H) = 19 m. Selanjutnya dari hasil perhitungan dan analisis didapatkanbesar daya listrik yang dapat di bangkitkan PLTMH adalah sebesar 68442,408 watt. Jumlahrumah penduduk 96 unit, diasumsikan tiap rumah dibebankan 450 watt, maka 96 unit rumahmembutuhkan 43200 watt, sehingga dengan potensi air sebesar 68442,408 watt dapatmelayani masyarakat desa. Bahkan ada kelebihan energy sebesar 25242,408 watt dapatdigunakan untuk lampu jalan desa.Sumber air di desa Bukisi sangat potensial untuk dibangun Pembangkit Listrik TenagaMikroro Hydro (PLTMH).
THE EFFECT OF COOLING MEDIA VARIATIONS AND CYLINDER LINER POSITION ON THE HEAT BALANCE EFFICIENCY OF THE L-300 DIESEL ENGINE Wambrauw, Karlos; Haurissa, Jusuf
DINAMIS Vol 21 No 1. Juli (2024): Jurnal Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v21i1.1428

Abstract

This study aims to measure the heat balance in the L300 diesel engine using different radiator coolant media and to examine the impact of changing the cylinder liner position. The method used is laboratory experimentation, including data collection and analysis. The variables studied include independent variables such as radiator temperature, dependent variables being the heat balance, and controlled variables such as engine speed, which is maintained at 1500 rpm. The testing was carried out for each cooling medium. The materials used for testing consist of three types of cooling media: radiator coolant, refillable water, and AC water, along with one L300 - 4D56 diesel engine unit. The results show that at 1500 rpm engine speed, the specific fuel consumption for the engine with the reversed cylinder liner reached 2.863 kg/HP.hour. The heat balance comprises Qf = 100%, Qe = 20%, Qef = 11%, Qcool = 29%, Qm = 20%, and Qi = 20%. Meanwhile, for the engine with the standard cylinder liner position, the specific fuel consumption was 2.0832 kg/HP.hour, with the heat balance composition of Qf = 100%, Qe = 30%, Qef = 14%, Qcool = 20%, Qm = 15%, and Qi = 21%. The heat balance percentage difference between the two engine configurations is 7%. Based on these results, the engine with the reversed cylinder liner position is still considered feasible and efficient for use.
ANALISA KINERJA TURBIN TURGO DAN TURBIN PELTON SKALA LABORATORIUM Ramaputra, Dharmacakra; Haurissa, Jusuf
DINAMIS Vol 19 No 1. Juli (2022): Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v19i1.1103

Abstract

This study aims to analyze the performance comparison of turgo turbines and laboratory-scale Pelton turbines. The research was conducted using the H41D/C turbine simulator in the Mechanical Engineering Laboratory of Jayapura University of Science and Technology. Turgo turbines and Pelton turbines were installed in the turbine simulator alternately, and then the turbines were tested for comparison of power and efficiency. During the testing process, the data is measured by turbine rotation, flow rate, and flow pressure using the ADC, then the results are entered into the table, then processed to produce graphs for analysis. From the results of the study, it was concluded that from a comparative analysis of the performance of turgo and Pelton turbines based on a comparative analysis of the power and efficiency of the largest turgo and Pelton turbines at each nozzle opening of 25%, 50%, 75% and 100%, turgo and Pelton turbines with nozzle openings 25% of the power generated by the turgo turbine is 67.96 W. The efficiency is 35.49, while the energy in the Pelton turbine is 83.72W. The efficiency is 41.71, at the nozzle opening, 50% of the power and efficiency of the turgo and Pelton turbines are the largest, the power of the turgo turbine is 87, 37W and 44.75% efficiency. In comparison, the Pelton turbine power is 95.5W and 46.66% efficiency. At a nozzle opening of 75%, the greatest strength and efficiency of the turgo and Pelton turbines, the power and efficiency generated in the turgo turbine is 87.18W, and the efficiency is 45.09. In contrast, in the Pelton turbine, the energy produced is 94.86W, and the efficiency is 49.06%. At 100% nozzle opening power and the highest efficiency of the turgo and Pelton turbines, the turgo turbine has a strength of 86.62W and an efficiency of 44.96%. In comparison, the Pelton turbine produces 97.5W of energy and an efficiency of 50.38%.
ANALISA KINERJA TURBIN ARUS LINTANG DENGAN PENAMBAHAN SPIRAL PENGARAH PADA RUNNER TURBIN Haurissa, Jusuf; Yulianto, Bambang Eko
DINAMIS Vol 19 No 2 Desember (2022): Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v19i2.1137

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja dari turbin crossflow dengan penambahan spiral pengarah pada runner turbin untuk pengendalian aliran internal. Pada penelitian ini akan menganalisa kinerja turbin dengan penambahan spiral pengarah pada turbin crossflow. Metode yang dapat digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen laboratorium dengan tujuan akhir perhitungan menentukan torsi, daya dan efisiensi pada turbin. Berdasarkan dari hasil analisis dan pengolahan data pada turbin cossflow , diameter runner 20 cm dan dengan penambahan spiral pengarah aliran, besar efisiensi yang dihasilkan meningkat. Dengan peningkatan torsi pada pembebanan penuh 4N, dan daya keluaran turbin (Pout) diperoleh maksimal 135,104 watt pada bukaan penuh nozzle 100%.
EFEK PEREKAT GETAH DAMAR TERHADAP KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS DALAM PROSES PEMBAKARAN BRIKET SARANG LEBAH AMPAS SAGU Haurissa, Jusuf; Foisa, Benhard
DINAMIS Vol 20 No 2 Desember (2023): Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v20i2.1319

Abstract

This research aims to evaluate the ignition quality of briquettes made from sago waste and coconut shells and determine the heat transfer rate in the combustion process of briquettes using damar resin as a binder through conduction and convection. The research method employed laboratory experiments, utilizing two testing models: honeycomb briquettes with 14 holes made from sago waste, coconut shells with damar resin as a binder, and a similar honeycomb briquette model using tapioca flour as a comparative adhesive. The tools used included an infrared thermometer, a moisture meter for measuring water content, an anemometer for measuring air velocity, a stopwatch, a scale, and a briquette stove. The research findings indicate that honeycomb briquettes with 14 holes made from sago waste and coconut shells with damar resin as a binder exhibit faster combustion with a content level of approximately 10-12%. The conduction heat transfer in these briquettes is approximately 26,376 watts/m2, while the convective heat transfer reaches 40,801 watts. In comparison, the testing with tapioca flour as a binder shows a conduction value of 42,206 watts/m2 and convection of 43,208 watts. From these research results, briquettes made from sago waste and coconut shells with damar resin as a binder can be an effective alternative to replace kerosene fuel. The high combustion speed and efficient heat transfer make these briquettes attractive for alternative energy use