Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Strategi Customer Bonding Kedai Kopi Sebagai Ruang Publik Zahri, Tsulis Amiruddin; Febri Pranata, Padlun Fauzi,
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 2.1 (2023)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i2.5584

Abstract

Pertumbuhan wirausaha bidang makanan dan minuman di Kota Pangkal Pinang menjadi penyumbang perekonomian. Data Dinas Pariwisata tahun 2022 mencatat ada 168 penyedia usaha bidang tersebut yang salah satunya adalah kedai kopi. Sisi menarik dari pelaku usaha kedai kopi adalah memiliki varian kopi yang bersifat publik. Maka pelaku usaha berkompetisi dalam hal pelayanan dan desain ruang. Bisa diamati pada setiap kedai kopi menawarkan keunikan tersebut. Akhirnya usaha kedai kopi memiliki fungsi lain sebagai tempat nongkrong yang ideal untuk membicarakan banyak hal. Bahkan beberapa jenis pertemuan komunitas atau diskusi publik memilih kedai kopi sebagai ruang tersebut. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi costumer bonding yang dilakukan oleh pelaku usaha kedai kopi di Kota Pangkal Pinang dalam memposisikan diri sebagai ruang berbagi gagasan atau ruang publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan data primer berupa wawancara pada pelaku usaha dan didukung studi literatur terkait. Hasilnya adalah strategi yang digunakan oleh kedai kopi tradisional menjaga cita rasa kopi. Sedangkan kedai kopi modern berorientasi model bisnis tata ruang dan keunggulan pelayanan. Keduanya belum mengelola secara sengaja menjadikan kedai kopi sebagai ruang publik, namun secara organik teridentifkasi identitas pelanggan mengfungsikan kedai kopi sebagai ruang publik. Kata Kunci: Customer Bonding, Kedai Kopi, Ruang Publik
Pembumian Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan pada Gen Z di Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur Fauzi, Padlun; Zahri, Tsulis Amiruddin; Fitriansyah, Hadi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): April - Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.2.2025.5958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi, tantangan, dan solusi dalam membumikan nilai-nilai Pancasila serta memperkuat wawasan kebangsaan di kalangan Generasi Z (Gen Z) di Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur. Latar belakang kajian ini muncul dari kekhawatiran mengenai melemahnya identitas nasional di antara generasi muda, yang disebabkan oleh derasnya arus globalisasi, kemajuan teknologi informasi, dan penetrasi budaya asing yang semakin dominan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa usaha pembumian Pancasila di Manggar telah dilaksanakan melalui integrasi kurikulum di sekolah-sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, festival budaya, keterlibatan tokoh masyarakat, serta pemanfaatan media digital. Namun, terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi, seperti kurangnya inovasi dalam metode pembelajaran, keterbatasan fasilitas, serta pengaruh konten digital asing yang dapat menggeser minat generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan. Sebagai rekomendasi, penelitian ini menekankan pentingnya penguatan sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan komunitas lokal, serta perlunya pemanfaatan media digital yang kreatif dan sesuai dengan kebutuhan Gen Z. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan pembinaan ideologi Pancasila, baik di tingkat lokal maupun nasional.
INOVASI PEMBELAJARAN PANCASILA BERBASIS DEEP LEARNING DI SMK NEGERI 1 BELINYU Hijran, Muhamad; Zahri, Tsulis Amiruddin
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v4i9.3382

Abstract

This research aims to explore the innovation of teaching the Pancasila subject by integrating deep learning technology at SMK Negeri 1 Belinyu. The background of this study is based on the need for an adaptive and contextual learning approach to improve students' understanding and internalization of Pancasila values in the digital generation. The method used is qualitative descriptive with a case study approach. Data collection techniques include in-depth interviews with Pancasila teachers, observation of learning activities, and documentation of digital-based teaching devices. The results show that the application of deep learning in Pancasila learning can provide a more personalized, interactive, and reflective learning experience for students. This innovation not only increases students' active participation but also encourages a deeper understanding of Pancasila values. However, there are still some obstacles, one of which is the lack of adequate digital infrastructure. This research recommends the importance of digital pedagogical training for teachers and school policy support to optimize the integration of technology in Pancasila learning.
Penguatan Karakter Moderasi Beragama bagi Generasi Z di SMA Negeri 1 Puding Besar Suntara, Reza Adriantika; Zahri, Tsulis Amiruddin; Tohari, Mustofa; Hijran, Muhamad; Rozani, Muhammad; Fauzi, Padlun
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 8 No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v8i1.21983

Abstract

The diversity of religions adhered to by Indonesian citizens is very high, characterized by the existence of six religions that are administratively and legally recognized by the state. This has become a gift from God that must be guarded and cared for properly so that differences do not trigger the growth of division. The process of maintaining harmonization of religious diversity needs to be supported in various ways, one of which is by strengthening the character of religious moderation in citizens. Religious moderation is a perspective, attitude, and behavior that takes a middle position, characterized by acting fairly and not being extreme in religion. This is a concept that needs to be instilled in Indonesian citizens, especially the younger generation as the backbone of the nation's progress in the future. Through community service carried out at SMA Negeri 1 Puding Besar, it is hoped that this can be a means of strengthening the character of religious moderation in generation Z in the Bangka Belitung Islands province, as one of the regions that also has high religious diversity. The implementation of service is carried out using socialization methods and group games, this is intended to support the goals and hopes to be achieved in service activities, namely the growth of attitudes of tolerance and cooperation.
Campaign Against Violence in SMA Negeri 4 Pangkalpinang City to Strengthen Social Ethics Zahri, Tsulis Amiruddin; Fauzi, Padlun; Prasetyo, Zanuar Barep
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpm-ip.vol.5i.1.935

Abstract

The world of education faces various challenges in instilling ethical values. Many news reports in the mass media and social media present various forms of violence committed by teenagers with peers and have fatal consequences, including death. Data from the Indonesian Education Monitoring Network (JPPI) shows that there were 573 cases of violence in the school environment. Based on these figures, 40 percent were of the sexual violence type. This condition is an important concern for providing anti-sexual violence education in the educational environment. Community service was carried out in the environment of SMA Negeri 4 Pangkalpinang City, as an effort to educate teenagers to have ethics in their relationships who are already in the puberty phase. This activity involved students from the University of Bangka Belitung as messengers of anti-physical and verbal violence in the educational environment. Students have an emotional closeness and scope that is still close to the lives of high school students, so their role as messengers is very effective in providing knowledge about the importance of protecting themselves from becoming perpetrators or victims of violence in the educational environment, especially in the issue of sexual violence.
Kapabilitas Dinamis dan Inklusivitas Budaya sebagai Fondasi Ketahanan Komunitas UMKM Kedai Kopi di Kabupaten Belitung Zahri, Tsulis Amiruddin; Farid, Akbar; Desiga, Hanifa Intan; Liswati, Khoerotun Nisa
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 31, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.112580

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kedai kopi di Kabupaten Belitung berkembang menjadi arenaekonomi dan sosial yang strategis, namun studi tentang kontribusinya terhadap ketahanan nasional melalui kapabilitasdinamis dan inklusivitas budaya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kedua faktor tersebutdalam memperkuat daya tahan UMKM terhadap perubahan sosial-ekonomi dan tekanan globalisasi. Metode yangdigunakan ialah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik triangulasi wawancara mendalam terhadap pelakuusaha kopi di Kabupaten Belitung, dan didukung data di Kota Pangkalpinang. Hasil penelitian menunjukkanbahwa kapabilitas dinamis tercermin dalam inovasi produk, diversifikasi pasar, dan integrasi digital, sedangkaninklusivitas budaya tampak dalam toleransi antar-etnis, pelayanan berbasis kearifan lokal, dan solidaritas sosial diruang kopi. Kedua dimensi tersebut membentuk ekosistem UMKM yang tangguh, adaptif, dan inklusif. Penelitianini menegaskan bahwa ketahanan nasional tidak hanya dibangun melalui kebijakan negara, tetapi juga melaluipraktik ekonomi mikro berbasis nilai budaya dan solidaritas sosial. UMKM kedai kopi di Belitung menjadi simpulketahanan nasional berbasis komunitas yang memperkuat kohesi sosial dan kemandirian ekonomi rakyat.
Awarness Bonding Pelanggan Kedai Kopi dan Implikasinya terhadap Ketahanan Ekonomi di Kota Pangkalpinang Padlun Fauzi; Tsulis Amiruddin Zahri; Diva Sindu Aji; Fajaliandra Fajaliandra
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Januari 2025
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/remik.v9i1.14383

Abstract

Minimnya interaksi antara pelanggan dan pelayan kedai kopi akan menimbulkan kurangnya loyalitas konsumen, peneliti melakukan kajian riset ini untuk mengetahui tujuan secara menyeluruh terkait awarnes bonding terhadap kesetiaan pelanggan pada kedai kopi di Kota Pangkalpinang serta implikasinya terhadap ketahanan ekonomi. Jenis penelitian ini kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan diskusi kelompok terarah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara tidak terstruktur kepada para pelaku usaha kedai kopi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif dipadukan dengan penelitian kepustakaan dan proses penggarapan yang digunakan meliputi analisis data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian membuktikan bahwa kesetiaan pelanggan merupakan komitmen pelanggan bertahan secara mendalam untuk berlangganan kembali atau melakukan pembelian ulang produk secara konsisten pada masa yang akan datang, sehingga awarness bonding memiliki kontribusi utama dalam proses mengikat konsumen. Implikasi ketahanan ekonomi relevan dengan pendapatan asli daerah dari subsektor ekraf khususnya kedai kopi.