Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

INOVASI PEMBELAJARAN PANCASILA BERBASIS DEEP LEARNING DI SMK NEGERI 1 BELINYU Hijran, Muhamad; Zahri, Tsulis Amiruddin
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v4i9.3382

Abstract

This research aims to explore the innovation of teaching the Pancasila subject by integrating deep learning technology at SMK Negeri 1 Belinyu. The background of this study is based on the need for an adaptive and contextual learning approach to improve students' understanding and internalization of Pancasila values in the digital generation. The method used is qualitative descriptive with a case study approach. Data collection techniques include in-depth interviews with Pancasila teachers, observation of learning activities, and documentation of digital-based teaching devices. The results show that the application of deep learning in Pancasila learning can provide a more personalized, interactive, and reflective learning experience for students. This innovation not only increases students' active participation but also encourages a deeper understanding of Pancasila values. However, there are still some obstacles, one of which is the lack of adequate digital infrastructure. This research recommends the importance of digital pedagogical training for teachers and school policy support to optimize the integration of technology in Pancasila learning.
Penguatan Karakter Moderasi Beragama bagi Generasi Z di SMA Negeri 1 Puding Besar Suntara, Reza Adriantika; Zahri, Tsulis Amiruddin; Tohari, Mustofa; Hijran, Muhamad; Rozani, Muhammad; Fauzi, Padlun
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 8 No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v8i1.21983

Abstract

The diversity of religions adhered to by Indonesian citizens is very high, characterized by the existence of six religions that are administratively and legally recognized by the state. This has become a gift from God that must be guarded and cared for properly so that differences do not trigger the growth of division. The process of maintaining harmonization of religious diversity needs to be supported in various ways, one of which is by strengthening the character of religious moderation in citizens. Religious moderation is a perspective, attitude, and behavior that takes a middle position, characterized by acting fairly and not being extreme in religion. This is a concept that needs to be instilled in Indonesian citizens, especially the younger generation as the backbone of the nation's progress in the future. Through community service carried out at SMA Negeri 1 Puding Besar, it is hoped that this can be a means of strengthening the character of religious moderation in generation Z in the Bangka Belitung Islands province, as one of the regions that also has high religious diversity. The implementation of service is carried out using socialization methods and group games, this is intended to support the goals and hopes to be achieved in service activities, namely the growth of attitudes of tolerance and cooperation.
Campaign Against Violence in SMA Negeri 4 Pangkalpinang City to Strengthen Social Ethics Zahri, Tsulis Amiruddin; Fauzi, Padlun; Prasetyo, Zanuar Barep
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpm-ip.vol.5i.1.935

Abstract

The world of education faces various challenges in instilling ethical values. Many news reports in the mass media and social media present various forms of violence committed by teenagers with peers and have fatal consequences, including death. Data from the Indonesian Education Monitoring Network (JPPI) shows that there were 573 cases of violence in the school environment. Based on these figures, 40 percent were of the sexual violence type. This condition is an important concern for providing anti-sexual violence education in the educational environment. Community service was carried out in the environment of SMA Negeri 4 Pangkalpinang City, as an effort to educate teenagers to have ethics in their relationships who are already in the puberty phase. This activity involved students from the University of Bangka Belitung as messengers of anti-physical and verbal violence in the educational environment. Students have an emotional closeness and scope that is still close to the lives of high school students, so their role as messengers is very effective in providing knowledge about the importance of protecting themselves from becoming perpetrators or victims of violence in the educational environment, especially in the issue of sexual violence.
Kapabilitas Dinamis dan Inklusivitas Budaya sebagai Fondasi Ketahanan Komunitas UMKM Kedai Kopi di Kabupaten Belitung Zahri, Tsulis Amiruddin; Farid, Akbar; Desiga, Hanifa Intan; Liswati, Khoerotun Nisa
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 31, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.112580

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kedai kopi di Kabupaten Belitung berkembang menjadi arenaekonomi dan sosial yang strategis, namun studi tentang kontribusinya terhadap ketahanan nasional melalui kapabilitasdinamis dan inklusivitas budaya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kedua faktor tersebutdalam memperkuat daya tahan UMKM terhadap perubahan sosial-ekonomi dan tekanan globalisasi. Metode yangdigunakan ialah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik triangulasi wawancara mendalam terhadap pelakuusaha kopi di Kabupaten Belitung, dan didukung data di Kota Pangkalpinang. Hasil penelitian menunjukkanbahwa kapabilitas dinamis tercermin dalam inovasi produk, diversifikasi pasar, dan integrasi digital, sedangkaninklusivitas budaya tampak dalam toleransi antar-etnis, pelayanan berbasis kearifan lokal, dan solidaritas sosial diruang kopi. Kedua dimensi tersebut membentuk ekosistem UMKM yang tangguh, adaptif, dan inklusif. Penelitianini menegaskan bahwa ketahanan nasional tidak hanya dibangun melalui kebijakan negara, tetapi juga melaluipraktik ekonomi mikro berbasis nilai budaya dan solidaritas sosial. UMKM kedai kopi di Belitung menjadi simpulketahanan nasional berbasis komunitas yang memperkuat kohesi sosial dan kemandirian ekonomi rakyat.
Awarness Bonding Pelanggan Kedai Kopi dan Implikasinya terhadap Ketahanan Ekonomi di Kota Pangkalpinang Padlun Fauzi; Tsulis Amiruddin Zahri; Diva Sindu Aji; Fajaliandra Fajaliandra
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Januari 2025
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/remik.v9i1.14383

Abstract

Minimnya interaksi antara pelanggan dan pelayan kedai kopi akan menimbulkan kurangnya loyalitas konsumen, peneliti melakukan kajian riset ini untuk mengetahui tujuan secara menyeluruh terkait awarnes bonding terhadap kesetiaan pelanggan pada kedai kopi di Kota Pangkalpinang serta implikasinya terhadap ketahanan ekonomi. Jenis penelitian ini kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan diskusi kelompok terarah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara tidak terstruktur kepada para pelaku usaha kedai kopi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif dipadukan dengan penelitian kepustakaan dan proses penggarapan yang digunakan meliputi analisis data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian membuktikan bahwa kesetiaan pelanggan merupakan komitmen pelanggan bertahan secara mendalam untuk berlangganan kembali atau melakukan pembelian ulang produk secara konsisten pada masa yang akan datang, sehingga awarness bonding memiliki kontribusi utama dalam proses mengikat konsumen. Implikasi ketahanan ekonomi relevan dengan pendapatan asli daerah dari subsektor ekraf khususnya kedai kopi.
PEMANFAATAN APLIKASI SIAKADCLOUD DALAM MENJAGA INTEGRASI SOSIAL MAHASISWA SELAMA PEMBELAJARAN DARING Tsulis Amiruddin Zahri
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2220

Abstract

AbstrakUniversitas Bangka Belitung menggunakan aplikasi Siakadcloud yang menyediakan berbagai fitur interaksi antara mahasiswa dan dosen. Pemanfaatan aplikasi Siakadcloud memiliki berbagai manfaat, salah satunya memudahkan interaksi tanpa bertemu dalam satu tempat dan waktunya fleksibel. Namun, tidak adanya interaksi secara langsung berpotensi memudarkan nilai-nilai Pancasila, terutama dalam membentuk integrasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi manfaat penggunaan aplikasi Siakadcloud dalam upaya mendukung Pendidikan Pancasila membentuk integrasi sosial mahasiswa di perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif-deskriptif dikaitkan dengan konsep integrasi sosial. Objek penelitian ini adalah mahasiswa kelas Pendidikan Pancasila pada semester gasal tahun 2021 di Universitas Bangka Belitung. Hasilnya, aplikasi Siakadcloud mendukung kreativitas mahasiswa melestarikan nilai-nilai persatuan melalui tugas kelompok dan diskusi interaktif. Melalui pembagian tugas berbentuk kontrak sosial, mahasiswa memiliki kesadaran untuk bekerjasama dengan mahasiswa yang memiliki perbedaan latar belakang suku, agama, dan wilayah geografis.Kata kunci: Aplikasi Siakadcloud, Integrasi Sosial, Pembelajaran Daring AbstractBangka Belitung University uses the Siakadcloud application which provides various interaction features between students and lecturers. The use of the Siakadcloud application has various benefits, one of which makes it easier to interact without meeting in one place and the time is flexible. However, the absence of direct interaction has the potential to diminish the values of Pancasila, especially in shaping social integration. This study aims to analyze and identify the benefits of using the Siakadcloud application in an effort to support Pancasila Education in forming student social integration in higher education. This study uses a qualitative-descriptive research method associated with the concept of social integration. The object of this research is Pancasila Education class students in the odd semester of 2021 at Bangka Belitung University. As a result, the Siakadcloud application supports student creativity in preserving the values of unity through group assignments and interactive discussions. Through the division of tasks in the form of a social contract, students have the awareness to cooperate with students who have different ethnic, religious, and geographical backgrounds.Keywords: Siakadcloud App, Social Integration, Online Learning
Kapabilitas Dinamis dan Inklusivitas Budaya sebagai Fondasi Ketahanan Komunitas UMKM Kedai Kopi di Kabupaten Belitung Tsulis Amiruddin Zahri; Akbar Farid; Hanifa Intan Desiga; Khoerotun Nisa Liswati
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 31, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.112580

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kedai kopi di Kabupaten Belitung berkembang menjadi arenaekonomi dan sosial yang strategis, namun studi tentang kontribusinya terhadap ketahanan nasional melalui kapabilitasdinamis dan inklusivitas budaya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kedua faktor tersebutdalam memperkuat daya tahan UMKM terhadap perubahan sosial-ekonomi dan tekanan globalisasi. Metode yangdigunakan ialah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik triangulasi wawancara mendalam terhadap pelakuusaha kopi di Kabupaten Belitung, dan didukung data di Kota Pangkalpinang. Hasil penelitian menunjukkanbahwa kapabilitas dinamis tercermin dalam inovasi produk, diversifikasi pasar, dan integrasi digital, sedangkaninklusivitas budaya tampak dalam toleransi antar-etnis, pelayanan berbasis kearifan lokal, dan solidaritas sosial diruang kopi. Kedua dimensi tersebut membentuk ekosistem UMKM yang tangguh, adaptif, dan inklusif. Penelitianini menegaskan bahwa ketahanan nasional tidak hanya dibangun melalui kebijakan negara, tetapi juga melaluipraktik ekonomi mikro berbasis nilai budaya dan solidaritas sosial. UMKM kedai kopi di Belitung menjadi simpulketahanan nasional berbasis komunitas yang memperkuat kohesi sosial dan kemandirian ekonomi rakyat.