Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Trends and Digital Innovation: Analyzing the Impact of E-Commerce and Social Media on the Growth of Handicraft MSMEs Guspian, Iza; Zahri, Tsulis Amiruddin
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 1: April 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i1.2478

Abstract

Handicraft MSMEs in Belitung Regency face challenges in adopting digital technology, even though their products have high cultural value. This study analyzes the use of e-commerce and social media by MSMEs to market their products and explores support that can increase digital capacity, such as digital literacy training and infrastructure improvements. The methods used include interviews with local handicraft MSME practitioners and a systematic review using PRISMA analysis. The results show that digitalization opens up opportunities to expand markets and increase income, but obstacles such as low digital literacy, limited internet connectivity, and global competition are still significant. Therefore, a strategy is needed that integrates the use of technology with increasing human resource capacity and infrastructure. These findings provide input for stakeholders, entrepreneurs, and policy makers to support the growth of handicraft MSMEs through sustainable and inclusive digital transformation.Keywords: Micro Small and Medium Enterprises; Handicrafts; E-commerce; Social media; Digital innovation. AbstrakUsaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kerajinan tangan di Kabupaten Belitung menghadapi tantangan dalam mengadopsi teknologi digital, meskipun produk mereka memiliki nilai budaya tinggi. Penelitian ini menganalisis pemanfaatan e-commerce dan media sosial oleh UMKM untuk memasarkan produk serta mengeksplorasi dukungan yang dapat meningkatkan kapasitas digital, seperti pelatihan literasi digital dan perbaikan infrastruktur. Metode yang digunakan meliputi wawancara dengan pelaku UMKM lokal dan kajian sistematis menggunakan analisis PRISMA. Hasil menunjukkan bahwa digitalisasi membuka peluang memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan, namun hambatan seperti rendahnya literasi digital, konektivitas internet yang terbatas, dan persaingan global masih signifikan, sehingga diperlukan strategi yang mengintegrasikan pemanfaatan teknologi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan infrastruktur. Temuan penelitian ini memberikan masukan bagi pemangku kepentingan, pengusaha, dan pembuat kebijakan untuk mendukung pertumbuhan UMKM kerajinan tangan melalui transformasi digital yang berkelanjutan dan inklusif.Kata Kunci: Usaha Mikro Kecil dan Menengah; Kerajinan Tangan; E-commerce; Media Sosial; Inovasi Digital.
Strategi Customer Bonding Kedai Kopi Sebagai Ruang Publik Zahri, Tsulis Amiruddin; Febri Pranata, Padlun Fauzi,
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 2.1 (2023)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i2.5584

Abstract

Pertumbuhan wirausaha bidang makanan dan minuman di Kota Pangkal Pinang menjadi penyumbang perekonomian. Data Dinas Pariwisata tahun 2022 mencatat ada 168 penyedia usaha bidang tersebut yang salah satunya adalah kedai kopi. Sisi menarik dari pelaku usaha kedai kopi adalah memiliki varian kopi yang bersifat publik. Maka pelaku usaha berkompetisi dalam hal pelayanan dan desain ruang. Bisa diamati pada setiap kedai kopi menawarkan keunikan tersebut. Akhirnya usaha kedai kopi memiliki fungsi lain sebagai tempat nongkrong yang ideal untuk membicarakan banyak hal. Bahkan beberapa jenis pertemuan komunitas atau diskusi publik memilih kedai kopi sebagai ruang tersebut. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi costumer bonding yang dilakukan oleh pelaku usaha kedai kopi di Kota Pangkal Pinang dalam memposisikan diri sebagai ruang berbagi gagasan atau ruang publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan data primer berupa wawancara pada pelaku usaha dan didukung studi literatur terkait. Hasilnya adalah strategi yang digunakan oleh kedai kopi tradisional menjaga cita rasa kopi. Sedangkan kedai kopi modern berorientasi model bisnis tata ruang dan keunggulan pelayanan. Keduanya belum mengelola secara sengaja menjadikan kedai kopi sebagai ruang publik, namun secara organik teridentifkasi identitas pelanggan mengfungsikan kedai kopi sebagai ruang publik. Kata Kunci: Customer Bonding, Kedai Kopi, Ruang Publik
Pembumian Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan pada Gen Z di Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur Fauzi, Padlun; Zahri, Tsulis Amiruddin; Fitriansyah, Hadi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): April - Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.2.2025.5958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi, tantangan, dan solusi dalam membumikan nilai-nilai Pancasila serta memperkuat wawasan kebangsaan di kalangan Generasi Z (Gen Z) di Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur. Latar belakang kajian ini muncul dari kekhawatiran mengenai melemahnya identitas nasional di antara generasi muda, yang disebabkan oleh derasnya arus globalisasi, kemajuan teknologi informasi, dan penetrasi budaya asing yang semakin dominan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa usaha pembumian Pancasila di Manggar telah dilaksanakan melalui integrasi kurikulum di sekolah-sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, festival budaya, keterlibatan tokoh masyarakat, serta pemanfaatan media digital. Namun, terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi, seperti kurangnya inovasi dalam metode pembelajaran, keterbatasan fasilitas, serta pengaruh konten digital asing yang dapat menggeser minat generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan. Sebagai rekomendasi, penelitian ini menekankan pentingnya penguatan sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan komunitas lokal, serta perlunya pemanfaatan media digital yang kreatif dan sesuai dengan kebutuhan Gen Z. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan pembinaan ideologi Pancasila, baik di tingkat lokal maupun nasional.
INOVASI PEMBELAJARAN PANCASILA BERBASIS DEEP LEARNING DI SMK NEGERI 1 BELINYU Hijran, Muhamad; Zahri, Tsulis Amiruddin
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v4i9.3382

Abstract

This research aims to explore the innovation of teaching the Pancasila subject by integrating deep learning technology at SMK Negeri 1 Belinyu. The background of this study is based on the need for an adaptive and contextual learning approach to improve students' understanding and internalization of Pancasila values in the digital generation. The method used is qualitative descriptive with a case study approach. Data collection techniques include in-depth interviews with Pancasila teachers, observation of learning activities, and documentation of digital-based teaching devices. The results show that the application of deep learning in Pancasila learning can provide a more personalized, interactive, and reflective learning experience for students. This innovation not only increases students' active participation but also encourages a deeper understanding of Pancasila values. However, there are still some obstacles, one of which is the lack of adequate digital infrastructure. This research recommends the importance of digital pedagogical training for teachers and school policy support to optimize the integration of technology in Pancasila learning.
Penguatan Karakter Moderasi Beragama bagi Generasi Z di SMA Negeri 1 Puding Besar Suntara, Reza Adriantika; Zahri, Tsulis Amiruddin; Tohari, Mustofa; Hijran, Muhamad; Rozani, Muhammad; Fauzi, Padlun
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 8 No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v8i1.21983

Abstract

The diversity of religions adhered to by Indonesian citizens is very high, characterized by the existence of six religions that are administratively and legally recognized by the state. This has become a gift from God that must be guarded and cared for properly so that differences do not trigger the growth of division. The process of maintaining harmonization of religious diversity needs to be supported in various ways, one of which is by strengthening the character of religious moderation in citizens. Religious moderation is a perspective, attitude, and behavior that takes a middle position, characterized by acting fairly and not being extreme in religion. This is a concept that needs to be instilled in Indonesian citizens, especially the younger generation as the backbone of the nation's progress in the future. Through community service carried out at SMA Negeri 1 Puding Besar, it is hoped that this can be a means of strengthening the character of religious moderation in generation Z in the Bangka Belitung Islands province, as one of the regions that also has high religious diversity. The implementation of service is carried out using socialization methods and group games, this is intended to support the goals and hopes to be achieved in service activities, namely the growth of attitudes of tolerance and cooperation.