Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Promosi Kesehatan dengan Dukungan Kesehatan Jiwa Psikososial untuk Pencegahan Perilaku “Self Harm” pada Angkatan Muda Muhammadiyah melalui Pemberian Psikoterapi Agustin, Ike Mardiati; Sumarsih, Tri; Qomar, Umi Laelatul
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 5 (2025): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v5i5.610

Abstract

Introduction: The transition from adolescence to adulthood can lead to various emotional problems. Psychological issues in adolescents may include violent and spontaneous behavior, lack of focus, reduced interest in activities, symptoms of depression, and anxiety, often manifested in self-harming behavior. Adolescents, including those in the Muhammadiyah Youth Organization (Angkatan Muda Muhammadiyah), are also vulnerable to these problems despite the expectation to maintain good physical and psychological health. Therefore, preventive efforts are needed to address self-harm behavior using non-psychopharmacological approaches such as individual psychotherapy, namely Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) and affirmations. Objective: To help overcome mental health problems in adolescents and prevent self-harm behavior through a psychotherapy program Method: The program was carried out in three stages: preparation through a pretest to assess adolescents’ anxiety, depression, and self-esteem; implementation of 45-minute therapy sessions using deep breathing, five-finger hypnosis, and butterfly hug affirmation techniques; and evaluation through a posttest using standardized questionnaires (HADS for anxiety and depression, and RSES for self-esteem). Data were analyzed descriptively to assess changes before and after the intervention. A psychotherapy program was implemented for 25 adolescents. The intervention consisted of 4 sessions, each lasting 45–60 minutes, conducted over a period of 1 month. The techniques used were SEFT and affirmations. Result: The program showed an increase in adolescents’ knowledge and psychomotor skills related to implementing psychotherapy when comparing pre- and post-training outcomes. Conclusion: This program is recommended as a preventive effort to address mental health problems and reduce the risk of self-harm behavior in adolescents.
PROSES EVALUASI PENERAPAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK STIMULASI PERSEPSI: DEFISIT PERAWATAN DIRI PADA KLIEN GANGGUAN JIWA DI PANTI REHABILITASI X KABUPATEN WONOSOBO Agustin, Ike Mardiati; Asti, Arnika Dwi; Sumarsih, Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang Gangguan jiwa menyebabkan terjadinya penurunan kemampuan diri dalam melakukan perawatan diri yang sederhana, dibutuhkan suatu bentuk pemberdayaan klien gangguan jiwa yang dirawat di unit rehabilitatif, melalui pemberian psikoterapi berkelompok. Tujuan proses ini memberikan gambaran hasil evaluasi penerapan terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi: defisit perawatan diri pada klien gangguan jiwa di panti rehabilitatif. Metodelogi menggunakan analisis deskriptif kuantitatif pada 38 klien dengan pengambilan sampel simple random sampling. Hasil evaluasi peningkatan kemampuan dalam TAK perawatan kebersihan diri (mandi) sebanyak 25 klien (65,79%) berkomitmen mandi 2x per hari , peningkatan evaluasi kemampuan (gosok gigi) sebanyak 23 klien (60,53%) mampu menjelaskan manfaat gosok gigi dan evaluasi peningkatan kemampuan kebersihan diri (cuci tangan) sebanyak 30 klien (78,95%) mampu memperagakan cuci tangan dengan tepat Proses ini direkomendasikan untuk bahan acuan upaya pembedayaan klien gangguan jiwa melalui pemberian terapi aktivitas berkelompok.
Analisis Asuhan Keperawatan pada Ibu Hamil Pre Eklamsia Berat dengan Masalah Ansietas melalui Metode Terapi Warna Hijau di Ruang Flamboyan RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo Purwokerto Mabruroh, Sarifatul; Sumarsih, Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang :Pada ibu hamil pre eklamsia dibutuhkan cara untuk mengatasi kecemasan dalam menghadapi persalinan. Perawat berperan dalam penanggulangan kecemasan melalui pendekatan nonfarmakologis yaitu terapi warna. Terapi warna adalah terapi yang memberikan unsur relaksasi yang mampu mengurangi kecemasan pada individu. Tujuan : menganalisis asuhan keperawatan pada ibu hamil pre eklamsia berat dengan masalah ansietas melalui metode terapi warna hijau di Ruang Flamboyan RSUD Prof.Dr.Margono Soekarjo Purwokerto. Metode : analisis asuhan keperawatan ini menggunakan metode deskriptif berupa studi kasus pada tiga pasien dengan tindakan keperawatan dilakukan selama 3 hari. Subjek adalah ibu hamil pre eklamsia berat dengan masalah ansietas. Instrumen studi kasus ini menggunakan lembar observasi kecemasan skala HARS. Hasil asuhan keperawatan : masalah keperawatan yang muncul adalah ansietas. Intervensi dan implementasi meliputi kaji ansietas, diskusi tentang ansietas, ajarkan teknik distraksi relaksasi dengan terapi warna hijau. Hasil evaluasi keperawatan dari ketiga klien dengan pre eklamsia berat menunjukkan bahwa masalah keperawatan ansietas teratasi. Pada P1 dari skor 26 (kecemasan berat) menjadi skor 12 (tidak ada kecemasan), P2 dari skor 28 (kecemasan berat) menjadi skor 12 (tidak ada kecemasan), P3 dari skor 30 (kecemasan berat) menjadi skor 15 (kecemasan ringan). Penurunan tingkat kecemasan terjadi pada ketiga klien, P1 sebanyak 25%, P2 sebanyak 28,5% dan P3 sebanyak 26,8%. Evaluasi kemampuan ketiga klien dalam mengontrol kecemasan setelah diberikan terapi warna hijau, rata-rata sebanyak 94,4%. Terapi warna hijau sangat efektif dalam menurunkan kecemasan pada klien pre eklamsia berat. Rekomendasi : terapi warna hijau perlu diaplikasikan kepada pasien dengan masalah ansietas pada ibu hamil pre eklamsia berat.
Pengaruh Relaksasi Spiritual terhadap Perubahan Tingkat Ansietas dan Stres Pasien Tuberkulosis Paru di RS PKU Muhammadiyah Sruweng Sumarsih, Tri; Wahyuningsih, Tri; Sawiji, S
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Jumlah kasus Tuberkulosis (TB) Paru terus mengalami peningkatan, penderita TB Paru mempunyai resiko mengalami gangguan psikologis di antaranya cemas dan stres. Beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk menurunkan tingkat ansietas/ansietas dan stres salah satunya dengan metode relaksasi spiritual. Terapi spiritual yang dilakukan meliputi berdoa, meditasi, dan membaca doa sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dapat meningkatkan adaptasi pasien terhadap stresor. Tujuan: Mengetahui perubahan tingkat ansietas dan stres pasien Tuberkulosis Paru sebelum dan setelah diberikan relaksasi spiritual di RS PKU Muhammadiyah Sruweng. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan rancangan one grup pre test - post test design. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 65 responden dan pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Tingkat ansietas dan stres diukur menggunakan kuesioner DASS-42 dengan 14 item pernyataan. Data berdistibusi normal dengan uji normalitas data menggunakan Kolmogorov-Smirnov, sedangkan analisa data menggunakan uji paired t- test. Hasil Penelitian: Hasil penelitian sebelum diberikan relaksasi spiritual menunjukkan mayoritas responden mengalami tingkat ansietas sedang sebanyak 38 responden (58.4%) dan tingkat stres dalam kategori sedang sebanyak 24 responden (36.8%), Setelah diberikan terapi relaksasi spiritual, responden mengalami perubahan baik tingkat ansietas maupun stres, di mana tingkat ansietas menurun menjadi skala ringan sebanyak 27 responden (42%) dan tingkat stres menurun menjadi normal sebanyak 40 responden (61.5%). Hasil analisa data menggunakan uji paired t- test menunjukkan nilai p value = 0,000. Kesimpulan: Metode relaksasi spiritual dapat menurunkan tingkat ansietas dan stres pasien Tuberkulosis Paru di RS PKU Muhammadiyah Sruweng Rekomendasi: Metode relaksasi spiritual direkomendasikan dalam intervensi keperawatan supportif sebagai upaya menurunkan tingkat ansietas dan stres pasien tuberkulosis paru.
STIGMA MASYARAKAT DAN KONSEP DIRI KELUARGA TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) Hanifah, H; Asti, Arnika Dwi; Sumarsih, Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stigma merupakan pandangan negatif yang melekat pada seseorang dan dipengaruhi lingkungan. Stigma salah satu faktor penghambat penyembuhan gangguan jiwa. Keluarga pasien dengan gangguan jiwa dapat terkena dampak stigma yang diberikan masyarakat pada ODGJ. Keluarga yang mendapatkan stigma berlebih akan berdampak pada peningkatan beban psikologis dan mempengaruhi konsep diri.Tujuan penelitian ini yaitu memberi gambaran stigma masyarakat dan konsep diri keluarga pasien gangguan jiwa terhadap gangguan jiwa. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Cara pengambilan sampel dengan purposive sampling. Sampel yang diambil 247 responden untuk stigma masyarakat dan 58 responden untuk konsep diri keluarga dengan gangguan jiwa. Intrumen penelitian yaitu kuesioner CAMI (Community Attitude towards the Mental Illness) untuk masyarakat dan untuk konsep diri keluarga dengan kuesioner konsep diri. Hasil penelitian yaitu stigma masyarakat terhadap ODGJ yang paling tinggi pada aspek kebajikan (pandangan humanistik dan simpatik terhadap ODGJ) dengan mean 34 (SD =4), diikuti aspek ideologi kesehatan mental (penerimaan layanan kesehatan mental di masyarakat) dengan mean 33 (SD=4), aspek otoriterisme (pandangan terhadap ODGJ sebagai individu yang lemah) dengan mean 29 (SD=3), dan aspek pembatasan sosial (ODGJ merupakan ancaman yang harus dihindari) dengan mean 28 (SD=4). Sedangkan untuk konsep diri keluarga mayoritas keluarga dengan gangguan jiwa memiliki konsep diri positif sebanyak 49 keluarga (84.5%). Stigma yang paling tinggi di masyarakat adalah kebajikan dan yang paling rendah adalah pembatasan sosial. Sedangkan konsep diri keluarga dengan gangguan jiwa sudah menunjukkan hasil yang positif.
Impact Of Covid-19 Pandemic On Psychological Changes Of Nurses In Covid-19 Referral Hospitalis In Kebumen Regency Kasih, Sri Nur Sekar; Asti, Arnika Dwi; Sumarsih, Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Adanya fenomena pada awal tahun 2020 yang disebut Corona virus atau lebih dikenal dengan Covid-19. yang merupakan jenis virus baru yang menginfeksi sistem pernafasan. Dan masih terus meningkatnya kasus sampai saat ini yang mengakibatkan perubahan psikologis baik pada masyarakat dan tenaga kesehatan. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui dampak pandemi Covid-19 terhadap perubahan psikologis perawat di RS Rujukan Covid-19 Kabupaten Kebumen. Metode Penelitian : Metode dari penelitian ini adalah kuantitatif dengan studi pendekatan cros-sectional. Dengan sampel berjumlah 104 orang perawat di RSUD Dr Soedirman Kebumen, RS Permata Medika, RSK Anak Wijaya Kusuma dan RS Darurat yang diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah menggunakan lembar kuesioner. Analisis data menggunakan teknik analisis univariat Hasil Penelitian : Sebagian besar responden di IGD mengalami perubahan psikologis berupa stress tingkat ringan 24 orang (66,7%), kecemasan tingkat ringan 11 orang (30,6%), dan depresi pada tingkat normal 33 orang (91,7%). Dan sebagian besar responden di ruang isolasi mengalami perubahan psikologis berupa stress tingkat ringan 32 orang (47,1%), kecemasan tingkat ringan 17 orang (25,0%), dan depresi tingkat normal 63 orang (92,6%). Rekomendasi : Peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperdalam penelitian ini dengan menganalisis sosial demografi yang berpengaruh terhadap kondisi psikologis, serta membandingkan perubahan psikologis antara perawat di IGD dan di ruang isolasi.
Community Knowledge Is Associated With Stigma Toward People With Mental Health Problems In Indonesia Sumarsih, Tri; Hidayat, Taufik; Asti, Arnika Dwi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan mental di Indonesia terus meningkat. Seorang individu dengan gangguan jiwa dapat memberikan dampak pada individu lain, keluarga, masyarakat dan pemerintah. Pengetahuan masyarakat tentang gangguan jiwa dan stigma yang terjadi di masyarakat dapat mempengaruhi kesehatan metal dan kesembuhan orang dengan gangguan jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan masyarakat tentang gangguan jiwa dengan stigma terhadap orang dengan gangguan jiwa di UPTD Puskesmas Kuwarasan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan pendekatan cross-sectional tehadap 375 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Mental Health Knowledge Schedule (MAKS) dan kuesioner Community Attitudes toward the Mentally Illness (CAMI). Data dianalisa menggunakan analisa deskriptif dan korelasi menggunakan teknik analisis chi-square. Hasil studi menunjukkan sebagian besar pengetahuan masyarakat tentang gangguan jiwa kategori baik yaitu sebanyak 189 responden (50,4%) dan sebanyak 191 responden (50,9%) memiliki stigma pasien gangguan jiwa yang rendah. Ada hubungan bermakna antara pengetahuan masyarakat terhadap stigma terhadap orang dengan gangguan jiwa. Semakin baik pengetahuan masyarakat tentang gangguan jiwa berhubungan dengan semakin rendahnya stigma terhadap orang dengan gangguan mental. Penelitian ini merekomendasikan bahwa intervensi anti-stigma dengan pendekatan psikososial dan psikoedukasi secara rutin bisa diimplementasikan terhadap pasien gangguan mental.
Phenomenology Study Of Nurses Experience Doing Care For Covid-19 Patients In Isolation Room Pku Muhammadiyah Gombong Hospital Wulandari, Ayu; Sumarsih, Tri; Asti, Arnika Dwi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Lonjakan kasus akibat Covid-19 yang tidak terkontrol memaksa tenaga kesehatan untuk menyiapkan fisik dan mental guna memberikan perawatan yang optimal bagi pasien. Resiko tinggi tertular, kelelahan, stress karena tingkat kerja yang tinggi, hukuman lingkungan, perubahan psikologis, fisik dan mental pada para tenaga kesehatan terutama perawat tidak bisa dihindarkan. Tujuan: Mengetahui pengalaman perawat selama melakukan asuhan pada pasien Covid-19 diruang isolasi RS PKU Muhammadiyah Gombong Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan data dilakukan dengan tekhnik purposive sampling dengan metode wawancara mendalam (indepth interview), proses pengambilan data hanya dilakukan satu kali, pada penelitian ini saturasi data terjadi pada partisipan ke sembilan sehingga jumlah sampel yakni Sembilan partisipan. Wawancara pada masing-masing partisipan antara 45-60 menit, data yang diperoleh dianalisis dengan cara kualitatif research dimana peneliti sebagai penganalisis data sedangkan metode yang digunakan yakni dengan metode Stevick-Collaizi dan Keen melalui tahapan membuat transkrip hasil wawancara, membuat kata kunci, menyusun kata kunci menjadi kategori dan tema. Hasil penelitian: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan lima tema utama yaitu: (1) Perubahan yang dialami (2) Perubahan Biopsikososiospiritual (3) mekanisme koping (4) Dukungan dan motivasi selama bekerja Kesimpulan: Selama merawat pasien Covid-19 perawat mengalami berbagai perubahan terutama perubahan secara psikologis yang diakibatkan karena beban kerja yang tinggi hingga pengalaman baru dalam merawat. Rekomendasi: Saran bagi peneliti selanjutnya yaitu mampu mengidentifikasi lebih luas terkait kondisi terkini perawat selama masa pandemic Covid dan keterbatasan dalam penelitian ini mampu dimodifikasi sehingga proses penelitian bisa berjalan lebih baik.
Analysis Of Nursing Care In Chronic Kidney Disease Patients With Anxiety Through Combination Of General Therapy With Mindfulness Therapy In Pku Muhammadiyah Gombong Hospital Misdiyanti, Desi; Sumarsih, Tri; Djalil, Abdul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chronic kidney disease (CKD) is a condition where there is progressive and irreversible renal function impairment. The main psychological problem that often occurs in patients with kidney failure undergoing hemodialysis is anxiety. The aim of this study was to describe the results of nursing care for chronic kidney disease (CKD) patients with anxiety nursing problems through combination generalist therapy with mindfulness therapy in PKU Muhammadiyah Gombong hospital. The method of this research was descriptive with a case study approach in the form of nursing care for 5 chronic kidney disease patients who experience anxiety with a duration of approximately 20 minutes at each meeting, starting from assessment, diagnosis, intervention, implementation, and evaluation. The instruments used are psychosocial mental nursing care format, observation sheet, sign and symptom format, and standard operating procedures for mental nursing actions and HADS (Hospital Anxiety and Depression Scale). The results of this case study showed that before the nursing implementation, all patients (5 patients) had experienced signs and symptoms of anxiety. After being given a combination of generalist therapy (deep breath relaxation technique, five finger hypnosis and spiritual technique) with mindfulness therapy, all patients experienced a decrease in signs and symptoms of anxiety as well as an increase in the patient's ability to control anxiety. The most significant decrease in signs and symptoms of anxiety in the fourth patient was a decrease of 6 signs and symptoms (62%). The results of the measurement with the HARS instrument, the patient's level of anxiety before the intervention was given the majority of patients experienced moderate anxiety (60%), while after the intervention, the majority of patients experienced mild anxiety (60%). Meanwhile, the ability of the five patients to reduce anxiety increased from a score of 7 (60%) to a score of 21 (100%). Individual therapy using generalist therapy combined with mindfulness therapy is recommended to be applied by nurses in providing psychosocial psychiatric nursing care
Stress Levels and Coping Forms of Student Parents during Online Learning During The Covid-19 Pandemic Fuadah, Askinatul; Sumarsih, Tri; Asti, Arnika Dwi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) A
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The number of covid-19 events causing online learning (in the network). Parents of primary school students are affected by online learning that causes stress. How to solve the problem of stress in everyone is different. The aim of this research was to find out the stress levels and coping forms of student parents during online learning during the covid-19 pandemic in MI Ma'arif Ampih. The method of this research was quantitative descriptive with cross sectional approach. The sample in this study totaled 165 parents of elementary school students using total sampling. The variables in the study were stress levels and coping forms of student’s parents. The instrument used is the level of stress using watershed 42 (Depression Anxiety Stress Scale 42) which is declared valid with a reliability value of 0.8806 and a form of coping using a questionnaire that has a validity value between 0.453-0.839 with a reliability value of 0.918. Data analyzed with descriptive analysis tests or univariate tests. Respondents who numbered 165 respondents aged 21-40 years as many as 102 (61.8%), female sex as many as 117 (70.9%), high school educated as many as 62 (37.6%), housewife work as much as 86 (52.1%), and long-standing children ? 3 months as much as 139 (84.2%). The majority of mild stress levels were 66 (40.0%) and adaptive coping forms were 111 (67.3%). The conclusion is majority of stress levels in parents of students during online learning are mild stress levels and adaptive coping forms.Recommendations for researches was a reference in developing research applicatively and encourages biopsychososcultural activities in children and parents when stressed in online learning.