Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS HAMBATAN SAMPING PASAR MALAM NUSA INDAH TERHADAP KINERJA RUAS JALAN H. MISTAR COKROKUSUMO Dita Fathanah Hanifa; Iphan Fitrian Radam
JURNAL RIVET Vol 5 No 02 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/rivet.v5i02.2173

Abstract

Pasar Malam Nusa Indah berada di jalan H. Mistar Cokrokusumo merupakan pertemuan arus antara Pelaihari dan Banjarbaru, maka banyak kendaraan, mobil, bus pariwisata, dan truk angkutan yang lewat sehingga dengan adanya aktivitas Pasar Malam Nusa Indah menyebabkan kecepatan kendaraan jadi melambat dan membuat kepadatan. Penelitian ini menganalisis hambatan pada di sisi jalan yang dapat berdampak terhadap kinerja ruas jalan. Penelitian ini membandingkan kondisi ruas jalan saat ada aktivitas pasar dan tanpa aktivitas pasar. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi volume lalu lintas, kecepatan, kepadatan Jalan H. Mistar Cokrokusumo dan membandingkan kinerja lalu lintas pada dua kondisi tersebut. Survei volume lalu lintas dan kecepatan dilakukan guna menentukan tingkat kepadatan, serta survei hambatan samping untuk mengetahui sejauh mana pengaruh hambatan tersebut. Analisis data menggunakan metode konvensional yaitu Greenshields, Greenberg, Underwood, dan Bell. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa permodelan yang paling relevan adalah model Greenshields dengan kondisi aktivitas pasar volume maksimum dan kecepatan maksimum mengalami penurunan sebesar 1% dan 9% akan tetapi kepadatan maksimum meningkat sebesar 7%. Berdasarkan analisis tingkat pelayanan ruas jalan saat kondisi ada aktivitas pasar didapatkan Indeks Tingkat Pelayanan terendah adalah ITP E yang berarti arus tidak stabil.
Analisis Pengaruh Variasi Waktu Perlakuan Alkalisasi KOH (Kalium Hidroksida) Terhadap Sifat Mekanik Serat Tunggal Purun Tikus (Eleocharis Dulcis) Akhmad Syarief; Iphan Fitrian Radam; Muhammad Nizar Ramadhan; Akhmad Ghiffary Budianto; Fadliyanur; Aulia Aufa Ramdhasari
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 15 No 1 (2026): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v15i1.4569

Abstract

The utilization of purun tikus (Eleocharis dulcis) fiber as a reinforcement material for composites has considerable potential due to its high cellulose content. However, the hydrophilic nature of this fiber limits its interfacial bonding with the matrix, thus requiring chemical treatment to enhance its performance. This study aims to analyze the effect of varying alkali treatment durations using KOH solution on the mechanical properties of single purun tikus fibers. The alkali treatment was conducted by immersion for 3, 6, 9, and 12 hours. Mechanical tests included tensile and pull-out tests to evaluate tensile strength, elongation, elastic modulus, and interfacial shear strength (IFSS). The results showed that treatment for 3 hours provided the most significant improvement, with tensile strength reaching 75.25 MPa, elastic modulus of 12,137.5 MPa, and IFSS of 13.78 MPa. This improvement is attributed to the removal of lignin and hemicellulose, which enhanced fiber–matrix interfacial bonding. Conversely, longer treatment durations led to cellulose degradation and decreased mechanical performance. Therefore, the optimum alkali treatment duration using KOH for purun tikus fibers is 3 hours, which yields maximum improvements in mechanical strength and interfacial bonding quality.