Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGGUNAAN BAHAN ALAM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAGI ANAK USIA DINI DI TK AYLA KABUPATEN MUNA Siti Misra Susanti; Asma Kurniati; Hartati Hartati; Rachman Saleh; Warda Warda
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i1.241

Abstract

Pembelajaran dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini yaitu pembelajaran yag dilakukan di rumah pada masa pandemi Covid-19 dengan guru mengunjungi murid-muridnya merupakan hal paling penting menuju perubahan. Pembelajaran ini memanfatkan bahan sekitar berupa daun-daun yang digunakan dalam pembelajaran. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah. Untuk memperoleh informasi yang valid pengabdi berkomunikasi dengan guru dan orang tua anak melalui Aplikasi WhatsApp. Metode ini dilakukan untuk memberikan informasi tentang pemanfaatan bahan alam sebagai media pembelajaran bagi anak usia dini.
MEMBANGUN KEBIASAAN MEMBACA ANAK DENGAN METODE MEMBACA 20 MENIT DI DESA WAMBULU KECAMATAN KAPONTORI KABUPATEN BUTON Hartati Hartati; Siti Misra Susanti; Selvi Selvi; Niko Selvia; Suciyanti Suciyanti
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i1.253

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan di Desa Wambulu ini adalah membantu anak-anak dalam membangun kebiasaan membaca sehingga dapat menguatkan kemampuan membaca mereka. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode membaca selama 20 menit yang dilakukan hampir setiap hari oleh anak-anak dengan didampingi oleh sejumlah mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Buton. Kegiatan ini dilakukan sekitar selama sebulan di Desa Wambulu. Target yang menjadi harapan dari adanya kegiatan ini adalah anak-anak dapat membangun kebiasaan membaca yang pada akhirnya menjadi kebiasaan jangka panjang yang dilakukan secara mandiri dimana saja anak-anak tersebut berada. Pada akhir kegiatan ini, para pelaksana yaitu dosen dan mahasiswa mendonasikan buku-buku bacaan kepada anak-anak dan guru sebagai upaya mendukung penguatan kemampuan membaca anak-anak.
Kegiatan Pengenalan Membaca Permulaan Bahasa Inggris dengan Metode Fonik bagi Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri Pembina Kota Baubau Hartati Hartati; Siti Misra Susanti; Marwah Marwah; Riskawati Riskawati
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/termasyhur.v2i1.5165

Abstract

Dalam dunia pendidikan anak usia dini, bahasa Inggris menjadi bagian dari pembelajaran yang disuguhkan kepada anak. Meskipun demikian, pembelajaran bahasa Inggris bagi anak usai dini belum dilakukan dengan maksimal karena berbagai faktor. TK Negeri Pembina merupakan salah satu TK negeri yang ada di Kota Baubau yang memiliki peserta didik dengan potensi dan bakat yang sangat berprospek baik di masa yang akan datang. Anak-anak yang memiliki kemampuan bahasa Inggris sejak dari TK adalah salah satu harapan pendidik dan orang tua. Penyajian bahasa Inggris yang menjadi bagian dari pembelajaran bagi anak usia dini di TK sangat penting dilakukan karena mengingat manfaatnya di masa yang akan datang. Kegiatan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah kegiatan pengenalan membaca permulaan bahasa Inggris yang diajarkan kepada anak usia 5-6 tahun dengan metode fonik di TK Negeri Pembina Kota Baubau. Kegiatan ini bertujuan sebagai bekal penanaman kemampuan bahasa Inggris kepada anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Kota Baubau. Kegiatan ini memfokuskan pada kegiatan pengenalan membaca permulaan yaitu pengenalan bunyi yang dilafalkan yang dihasilkan oleh huruf-huruf alfabet dengan menggunakan metode fonik. Kegiatan ini mendapat respon yang sangat positif dari kepala sekolah dan pendidik di TK Negeri Pembina serta anak-anak sangat antusias mengikutinya.
Strategi Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Gardening: Sebuah Systematic Literature Review Wa Ode Dasriana; Asma Kurniati; Hartati Hartati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8375

Abstract

Penelitian ini mengkaji relevansi pembelajaran berbasis gardening dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai pendekatan kontekstual yang mendukung perkembangan holistik anak. Tujuan utama penelitian adalah menganalisis peran guru, keterlibatan anak, serta pemanfaatan lingkungan sekolah dalam sistem pembelajaran berbasis gardening. Metode yang diterapkan adalah Systematic Literature Review (SLR) melalui analisis 22 jurnal publikasi tahun 2019 – 2025 dan relevan terkait implementasi gardening pada PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis gardening efektif dalam meningkatkan perkembangan kognitif, sosial-emosional, karakter, serta kesadaran lingkungan anak. Guru berperan sebagai fasilitator aktif, anak sebagai subjek pembelajaran, sedangkan lingkungan sekolah berfungsi sebagai sumber belajar autentik. Simpulan dari penelitian menyatakan bahwa pembelajaran berbasis gardening layak diintegrasikan secara sistematis dalam kurikulum PAUD.
Tren Strategi Pembelajaran Sains pada Anak Usia Dini: Kajian Sistematis Wa Ode Siti Nurlisa; Asma Kurniati; Hartati Hartati
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2338

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kendala yang dihadapi guru PAUD dalam merancang strategi pembelajaran sains yang variatif dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak yang dipengaruhi oleh keterbatasan pengetahuan, rendahnya literasi sains guru, minimnya sumber daya, keterbatasan fasilitas pendukung, serta kecenderungan pembelajaran yang kurang eksploratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis variasi strategi pembelajaran sains pada pendidikan anak usia dini berdasarkan hasil penelitian pada artikel yang diterbitkan di jurnal SINTA 1, 2, dan 3. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA terhadap artikel terbitan tahun 2021-2026. Hasil penelitian menunjukkan diperoleh strategi pembelajaran, meliputi STEAM, eksperimen, pemanfaatan lingkungan, Guided Inquiry, dan penggunaan media digital. Strategi-strategi ini berlandaskan teori konstruktivisme, Piaget, dan Vygotsky, yang menekankan pembelajaran aktif, konkret, dan berpusat pada pengalaman anak. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran sains di PAUD berorientasi pada pengalaman langsung dan partisipasi aktif, sehingga menjadi referensi bagi pendidik dalam memilih pendekatan yang tepat, bermakna, dan menyenangkan.
Introduction to Basic Science in Early Childhood Through the Exploration Method of Surrounding Materials at TK Sosial Wagola Waica Ladadia; Henny Henny; Hartati Hartati
Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 15 No. 1 (2026): (Part 2) Ceria Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ceria.v15i1.14241

Abstract

This study employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted with 14 children in Group B2 at TK Sosial Wagola. The intervention was implemented in two cycles, each consisting of four learning sessions. The success of the study was indicated by an improvement in children’s ability to recognize basic science concepts through the application of an exploration method using materials available in the surrounding environment, as well as increased children’s participation in learning activities. The results showed a significant improvement in children’s basic science recognition abilities, increasing from an average of 13% in the pre-action stage to 74% in Cycle I and reaching 93% in Cycle II. Introducing basic science from an early age is crucial as it fosters curiosity and develops children’s critical and logical thinking skills.