Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Peran Kurikulum Al-Islam dalam Pembentukan Karakter Islami Siswa SD Muhammadiyah Bumiayu Khaerul Umam Muttaqin; Sunhaji, Sunhaji
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14126

Abstract

Pendidikan dasar di Indonesia menghadapi tantangan serius dalam pembentukan karakter siswa akibat derasnya arus globalisasi, penetrasi media digital, serta melemahnya kontrol keluarga. Kondisi ini menimbulkan problem berupa degradasi moral, rendahnya disiplin, dan berkurangnya kesadaran spiritual pada anak usia sekolah. Sekolah Islam, khususnya SD Muhammadiyah, hadir sebagai solusi dengan mengintegrasikan kurikulum Al-Islam untuk memperkuat nilai religius dan sosial siswa. Namun, gap penelitian masih terlihat: sebagian besar kajian terdahulu lebih menekankan aspek kognitif keagamaan dan praktik ibadah formal, sementara integrasi kurikulum Al-Islam dengan pembentukan karakter Islami secara holistik belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kurikulum Al-Islam di SD Muhammadiyah Bumiayu, menganalisis metode pembelajaran yang digunakan guru, serta mengevaluasi dampaknya terhadap pembentukan karakter religius, disiplin, dan empati sosial siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi kegiatan pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi kurikulum dan aktivitas keagamaan sekolah. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi, display, dan verifikasi, serta validasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum Al-Islam di SD Muhammadiyah Bumiayu diimplementasikan melalui kajian rutin, pembiasaan ibadah berjamaah, dan keteladanan guru. Strategi ini terbukti efektif dalam menumbuhkan karakter Islami siswa, meliputi religiusitas, kedisiplinan, tanggung jawab, dan empati sosial. Kesimpulannya, kurikulum Al-Islam berperan signifikan sebagai instrumen pendidikan karakter yang relevan dengan kebutuhan anak di era modern, sekaligus memperkuat identitas sekolah Muhammadiyah sebagai lembaga pendidikan berbasis nilai Islam berkemajuan.