Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penerapan Permainan Petak Umpet Dalam Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Pada Anak Kelompok B2 PAUD Al Fajar Palabuhanratu Rini Ariani; Herri Azhari; Solahudin
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 1 No 1 (2024): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/banin.11614

Abstract

Penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan kemampuan sosial-emosional pada anak sejak dini, dengan menggunakan permainan tradisional seperti petak umpet. Permainan ini tidak hanya berperan dalam meningkatkan keterampilan sosial anak, tetapi juga sebagai upaya melestarikan kebudayaan daerah. Guru dapat memainkan peran penting dalam mengenalkan permainan tradisional kepada anak-anak usia dini, dengan harapan dapat menanamkan rasa cinta terhadap tanah air dan mempertahankan warisan nenek moyang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sosial-emosional anak kelompok B2 di PAUD Al Fajar Palabuhanratu melalui dua siklus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Hasil observasi menunjukkan peningkatan signifikan dari awal penelitian hingga siklus II. Penerapan permainan petak umpet berhasil meningkatkan kemampuan anak dalam bekerja sama, tampil di depan umum, sportifitas, mengikuti aturan permainan, dan kemandirian. Sebelum tindakan dilaksanakan, indikator penilaian anak hanya mencapai 30%, namun setelah siklus 1, persentase keberhasilan meningkat menjadi 50%, dan pada siklus II terus meningkat menjadi 80%. Dengan demikian, keberhasilan anak telah mencapai indikator ≥51%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan permainan petak umpet efektif dalam meningkatkan kemampuan sosial-emosional anak. Penelitian ini memberikan kontribusi positif tidak hanya pada perkembangan sosialisasi anak, tetapi juga dalam mempertahankan dan mengenalkan nilai-nilai budaya sejak usia dini.
Pengembangan Model Olah Gerak untuk Peningkatan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini : Penelitian Tindakan Kelas Terhadap PAUD SPS Teratai Caringin Desa Caringin Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi Herri Azhari; Fitri Sumarni
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 1 No 2 (2024): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/banin.12744

Abstract

Proses pelaksanaan penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Pada penelitian ini tampak adanya perkembangan dari tiap pertemuan yang telah dilaksanakan dan hasilnya mencapai perkembangan yang semakin meningkat. Perkembangan gerak anak semakin terlatih karena siswa sudah terbiasa melakukan gerak tubuh/olah tubuh. Perkembangan gerak tubuh siswa apabila tidak dibiasakan untuk bergerak maka gerak tubuh siswa akan kaku dan tidak terolah. Adapun prosentase dari hasil pelaksanaan dari tiap pertemuan yang terus meningkat dari tiap tindakan yang telah dilakukan. Pada pertemuan ke-1 kemampuan anak yang mendapatkan hasil aktif 33,3%, cukup aktif 40,0%, dan kurang aktif 26,7%. Pada pertemuan ke-2 diperoleh aktif 73,3%, cukup aktif 40,0%, dan kurang aktif 0,0%. Pada pertemuan ke-3 diperoleh aktif 93,3%, cukup aktif 6,7%, dan kurang aktif 0,0%. Dilihat dari hasil prosentase bahwa dari setiap tindakan mengalami perkembangan dalam bergerak.
Pendidikan Anak dalam Perspektif Hadis Tarbawi Imam Buchori; Herri Azhari
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2026): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/banin.311935

Abstract

Pendidikan anak merupakan aspek fundamental dalam ajaran Islam karena anak dipandang sebagai amanah yang harus dibina sejak usia dini agar tumbuh dan berkembang sesuai dengan fitrahnya. Hadis Nabi Muhammad saw. sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur’an mengandung banyak petunjuk pendidikan (hadis tarbawi) yang relevan dengan pembentukan karakter dan kepribadian anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan anak dalam perspektif hadis tarbawi serta relevansinya dengan pendidikan anak usia dini pada masa kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari hadis-hadis Nabi Muhammad saw. yang berkaitan dengan pendidikan anak, kitab hadis mu‘tabarah, buku pendidikan Islam, serta artikel jurnal ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan pendekatan tematik hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis tarbawi memuat prinsip-prinsip pendidikan anak yang komprehensif, meliputi pendidikan akidah, akhlak, ibadah, serta pengembangan aspek sosial dan emosional anak. Pendidikan anak dalam hadis tarbawi menekankan peran sentral orang tua sebagai pendidik utama, pentingnya keteladanan, pembiasaan nilai-nilai kebaikan, serta penggunaan metode pendidikan yang humanis dan penuh kasih sayang tanpa kekerasan. Temuan ini menunjukkan bahwa konsep pendidikan anak dalam hadis tarbawi memiliki relevansi yang kuat dengan prinsip pendidikan anak usia dini modern, khususnya dalam membangun karakter dan moral anak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan kajian hadis tarbawi serta menjadi rujukan praktis bagi pendidik dan orang tua dalam menerapkan pendidikan anak berbasis nilai-nilai Islam.