Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penggunaan Kadaver pada Praktikum Anatomi bagi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Zen, Suharno; Thamrin, Micko Martha; Fathurrohman, Ilham; Zakiyah, Miftahuz; Fajriyah, Nadya Syarifatul; Afgani, Maulana Al
Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan, Juli 2024
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/saintekes.v3i3.345

Abstract

The use of cadavers in practicums is an important and principle element in learning human anatomy. Cadavers as a tool in anatomy education help medical students to gain a concrete and three-dimensional understanding of the structure of the human body. By using cadavers, students can observe various body components, from the outer skin layer to internal organs such as blood vessels, nerves, muscles and other vital organs. Anatomy practicum involving the use of cadavers gives students a deeper understanding of spatial orientation and a three-dimensional understanding of human anatomy. This study aims to evaluate the use of cadavers in anatomy practicum for medical students. The method used is a literature study or narrative review which involves analysis of national and international journals related to the use of cadavers. The research results show that there are articles from national and international journals. The use of cadavers has proven to be the main method in studying anatomy that is able to provide medical students with an understanding of human anatomy in three dimensions. It is hoped that this review article can provide information regarding the use of cadavers in anatomy practicum for medical students. There is a need for other media in anatomy practicum or other anatomy learning media such as the use of Anatomage as a 3-dimensional (3D) visualization technology media.
SOSIALISASI PENCEGAHAN DBD MENGGUNAKAN PREDATOR IKAN PEMAKAN JENTIK NYAMUK DI SDN 2 METRO TIMUR KOTA METRO Zen, Suharno; Zakiyah, Miftahuz; Fathurrohman, Ilham; Fajriah, Nadya Fajriah; Thamrin, Micko Martha; Pratiwi, Windi; Afifa, Zulaika Nur; Veriska, Popi Mai; Aini, Qurratu; Afgan, Maulana Al; Sakhiri, Dhani; Hasanah, Amalia
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i2.3554

Abstract

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang menjadi masalah di masyarakat. Nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus merupakan nyamuk yang berperan utama sebagai vektor penyakit demam berdarah dengue (DBD). Telah banyak upaya yang dilakukan untuk mencegah tingginya kasus DBD, baik secara biologi, kimia, fisika/mekanik serta usaha-usaha lain oleh manusia. Program pemerintah yang dicanangkan yaitu 4M plus, diantaranya menggunakan predator ikan pemakan jentik nyamuk. Pemanfaatan ikan sebagai predator alami larva nyamuk adalah salah satu cara pengendalian secara biologi yang mudah untuk dilakukan oleh masyarakat. Metode pengendalaian secara biologis ini dapat mengurangi kepadatan larva nyamuk serta tidak menimbulkan masalah bagi kesehatan lingkungan. Tujuan dari pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada mitra (siswa di SDN 2 Metro Timur) terkait tentang nyamuk Aedes sp dan pencegahan DBD dengan 4M plus sehingga pencegahan DBD dapat dilakukan secara dini.                Solusi yang ditawarkan kepada mitra pada kegiatan ini yaitu memberi pengetahuan tentang morfologi telur hingga dewasa nyamuk Aedes sp, habitat, perilaku harian nyamuk. Selain itu pengenalan terhadap predator/ pemakan jentik nyamuk Aedes sp. Ikan predator yang digunakan yaitu ikan cupang (Betta sp). Metode pada kegiatan ini adalah dengan presentasi dan diskusi tanya jawab. Dibagikan brosur tentang pengendalian nyamuk Aedes sp, serta pembagian ikan cupang.  Berdasarkan hasil kegiatan yang dilakukan dapat memberikan tambahan pengetahuan kepada mitra (siswa SDN 2 Metro Timur) tentang DBD dan ikan predator jentik nyamuk sebagai salah satu upaya alternatif pencegahan terhadap kasus DBD di lingkungan sekolahan.
Sosialisasi Minuman Susu Kurma Almond (Sukumon) sebagai Imun dan Asi Booster di Posyandu Nunggalrejo Punggur Lampung Tengah Zakiyah, Miftahuz; Thamrin, Micko Martha; Fajriyah, Nadya Syarifatul; Fathurrahman, Ilham; Zen, Suharno
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i1.4026

Abstract

Susu kurma almond (sukumon) merupakan minuman susu campuran buah kurma dan kacang almond yang dapat meningkatkan imunitas tubuh dan memperlancar produksi ASI bagi ibu menyusui. Dalam rangka memenuhi kebutuhan ini, pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengajarkan masyarakat, khususnya ibu hamil dan menyusui, cara membuat sukumon sebagai ASI booster dan meningkatkan daya tahan tubuh secara alami. Masyarakat yang berada di wilayah Dusun 4 Sindangsari, Desa Nunggalrejo, Punggur Lampung Tengah diketahui belum pernah membuat sukumon secara mandiri di rumah. Oleh karena itu, tim pengabdi tertarik untuk melakukan pelatihan pembuatan sukumon kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan sistem pertahanan diri/imun dan ASI booster serta nantinya dapat diaplikasikan secara mandiri.                Solusi yang ditawarkan kepada mitra pada kegiatan ini yaitu memberi pengetahuan tentang peningkatan sistem imun dan peningkatan ASI bagi ibu menyusui berbasis minuman sukumon serta pelatihan langsung pembuatan minuman sukumon. Dibagikan brosur tentang pembuatan sukumon. Luaran kegiatan pengabdian berupa Publikasi ilmiah pada Jurnal Sang Surya LPPM UM Metro, publikasi media massa, dan brosur TTG.
Formulasi Probiotik, Aromaterapi dan Qigong Integrated System (PAQIS) untuk anak autisme Nurlaila, Siti; Zakiyah, Miftahuz; Siamy, Hapy Ardiaviandaru; Suprihatin, Siti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.36453

Abstract

Abstrak Gangguan spektrum autisme merupakan kondisi neurodevelopmental yang sering dikaitkan dengan disfungsi gut–brain axis, yang berperan penting dalam regulasi emosi, perilaku, dan fungsi kognitif anak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Probiotik, Aromaterapi, dan Qigong Integrated System (PAQIS) sebagai pendekatan integratif untuk memodulasi gut–brain axis guna mendukung peningkatan kesejahteraan anak dengan autisme. PAQIS dirancang sebagai model intervensi holistik yang mengombinasikan konsumsi probiotik untuk memperbaiki keseimbangan mikrobiota usus, penggunaan aromaterapi untuk menstimulasi relaksasi melalui jalur olfaktori, serta latihan qigong untuk meningkatkan regulasi pernapasan dan fungsi saraf otonom. Metode pelaksanaan program meliputi enam tahap: persiapan, sosialisasi, pelatihan, penerapan intervensi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAQIS layak diterapkan dan memberikan indikasi positif terhadap peningkatan relaksasi, fokus, serta kenyamanan gastrointestinal. Dengan demikian, PAQIS berpotensi menjadi model intervensi komplementer yang aman, mudah diterapkan, dan relevan untuk mendukung penanganan nonfarmakologis pada anak dengan autisme. Kata kunci: aromaterapi; autisme; probiotik; qigong integrated system. Abstract Autism spectrum disorder is a neurodevelopmental condition often associated with gut-brain axis dysfunction, which plays a crucial role in regulating emotions, behavior, and cognitive function in children. This study aims to develop the Probiotic, Aromatherapy, and Qigong Integrated System (PAQIS) as an integrative approach to modulating the gut-brain axis to support the well-being of children with autism. PAQIS is designed as a holistic intervention model that combines probiotic consumption to improve gut microbiota balance, aromatherapy to stimulate relaxation through the olfactory pathway, and qigong exercises to improve respiratory regulation and autonomic nervous system function. The program implementation method includes six stages: preparation, socialization, training, intervention implementation, mentoring and evaluation, and sustainability. The results of the study indicate that PAQIS is feasible to implement and provides positive indications of increased relaxation, focus, and gastrointestinal comfort. Thus, PAQIS has the potential to be a safe, easy-to-implement, and relevant complementary intervention model to support non-pharmacological treatment in children with autism. Keywords: aromatherapy; autism; probiotics; qigong integrated system.
Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Spray Anti Nyamuk Alami (Serai dan Kemangi) di SMA MUAD Kota Metro Fajriyah, Nadya Syarifatul; Zakiyah, Miftahuz; Fathurrahman, Ilham; Zen, Suharno
SINAR SANG SURYA Vol 10, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v10i1.4768

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul “Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Spray Anti Nyamuk Alami (Serai dan Kemangi) di SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Metro” bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa mengenai pencegahan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk melalui pemanfaatan bahan alami lokal. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih tingginya kasus penyakit tular vektor seperti demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia, serta tingginya penggunaan bahan kimia sintetis dalam produk anti nyamuk yang berpotensi menimbulkan efek samping terhadap kesehatan dan lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi mengenai penyakit akibat gigitan nyamuk dan bahaya penggunaan bahan kimia, dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan spray anti nyamuk alami berbahan dasar serai (Cymbopogon citratus) dan kemangi (Ocimum basilicum). Evaluasi kegiatan dilakukan melalui post-test, observasi aktivitas peserta, serta penyebaran kuesioner kepuasan mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa sebesar 78% berdasarkan hasil post-test. Seluruh peserta mampu membuat produk spray alami dengan aroma yang khas, larutan stabil, dan kemasan menarik. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya penggunaan bahan alami yang ramah lingkungan serta menumbuhkan semangat inovasi dan kewirausahaan berbasis sains. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam  peningkatan literasi sains, kesadaran kesehatan lingkungan, dan kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam penerapan ilmu biomedis terapan.