Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Strategi cerdas: pelatihan pemetaan gaya belajar untuk pembelajaran berdiferensiasi di era merdeka belajar Dhanang Suwidagdho; Ipung Hananto; Mashud Syahroni
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25102

Abstract

Abstrak Pembelajaran berdiferensiasi memberikan dorongan agar para guru mengembangkan metode pembelajaran yang mampu mengakomodasi kebutuhan dan gaya belajar siswa yang berbeda-beda. Pelatihan pemetaan gaya belajar yang diselenggarakan oleh tim pengabdian Universitas Tidar di SMP 3 dan SMP 9 Kota Magelang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengakomodasi kebutuhan belajar yang beragam dari siswa-siswa mereka. Dengan menggunakan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dan memanfaatkan teknologi, para guru dilatih untuk mengidentifikasi preferensi gaya belajar siswa dengan lebih efisien. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan dan workshop secara klasikal yang melibatkan total 94 guru SMP 3 dan SMP 9 Kota Magelang. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelatihan yang telah diberikan memberikan manfaat signifikan bagi para guru dalam memetakan gaya belajar dan merancang pembelajaran yang lebih inklusif dan responsif. Diharapkan dengan mengintegrasikan pemetaan gaya belajar dalam praktik pembelajaran, para guru dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa. Kata kunci: gaya belajar; pembelajaran berdiferensiasi; merdeka belajar. Abstract Differentiated learning encourages teachers to develop learning methods that accommodate students' different needs and learning styles. The learning style mapping training organized by the Tidar University service team in Junior High School 3 and Junior High School 9 of Magelang City aims to improve teachers' ability to accommodate the diverse learning needs of their students. By using a differentiated learning approach and utilizing technology, teachers are trained to identify students' learning style preferences more efficiently. The implementation method of this service activity is classical training and workshop involving a total of 94 teachers of Junior High School 3 and Junior High School 9 of Magelang City. The results of the analysis show that the training has provided significant benefits for teachers in mapping learning styles and designing more inclusive and responsive learning. It is expected that by integrating learning style mapping in learning practices, teachers can improve teaching quality and provide more meaningful learning experiences for students. Keywords: learning style; differentiated learning; merdeka belajar
Analisis Kepribadian Tokoh Reza dalam Novel Pulang ke Rinjani karya Reza Nufa Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud Avieta, Nida Aulia; Baihaqi, Imam; Syahroni, Mashud
Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Vol. 2 No. 1 (2022): Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA)
Publisher : UPA Bahasa Universitas Tidar And HISKI Kedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.156 KB) | DOI: 10.31002/kabastra.v2i2.67

Abstract

The purpose of this study is to describe the personality of the main character in the novel Pulang ke Rinjani by Reza Nufa based on the id, ego, and superego. This research uses Sigmund Freud's psychoanalytic study. The analytical methods and techniques used are qualitative descriptions using content analysis techniques. The results of this study are to show the personality of the main character in the novel Pulang ke Rinjani by Reza Nufa. Based on the results of data analysis, it was found that there are three personality structures in Reza Nufa's Pulang ke Rinjani Novel, including (1) Reza's personality from the id perspective is more inclined to self-fulfillment to keep achieving the desire for pleasure so that he refuses things that make him feel anxious, one of which is depression. (2) Reza's personality from an ego perspective is more inclined to adjust to the environment that he has never felt before. (3) Reza's personality from the perspective of the superego is more inclined to describe his identity which is in line with the principle of morality based on his conscience. So the superego that happened to Reza was able to grow himself in the order that was formed on the values ​​and norms that prevailed in society. For readers and further researchers in the novel Pulang ke Rinjani by Reza Nufa, there are other aspects that can be studied using theory from a different point of view.
KUALITAS SOAL PENILAIAN TENGAH SEMESTER MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA JENJANG SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Setia Budi, Ajeng; Wulandari, Ayu; Syahroni, Mashud
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 1 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i1.1122

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas soal Penilaian Tengah Semester Bahasa Indonesia Jenjang Sekolah Menegah Pertama ditinjau dari aspek validitas, reliabilitas, indeks tingkat kesukaran, indeks daya beda, dan efektivitas butir pengecoh. Soal dapat menjadi alat ukur penilaian sebagai bahan evaluasi pembelajaran yang menjadi tugas pokok guru. Subjek penelitian adalah Soal Penilaian Tengah Semester Bahasa Indonesia pada Kelas IX SMP Negeri 4 Magelang Tahun Ajaran 2022/2023. Pengumpulan data menggunakan teknik studi dokumen. Sampel penelitian 63 lembar jawab siswa yang dipilih sesuai purposive sampling. Soal merupakan soal pilihan ganda berjumlah 30 butir. Teknik analisis data menggunakan pendekatan kuantatif dengan statistik software SPSS Versi 25 dan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Pada aspek validitas terdapat 57% (17 butir) soal valid, sisanya tidak valid; 2) Aspek reliabilitas koefisien alpha cronbach sebesar 0,551 berarti tingkat reliabel soal sedang; 3) Indeks Tingkat Kesukaran, terdapat 7% (2 soal) sulit, 40% (12 soal) sedang, dan 53% (16 soal) mudah; 4) Indeks Daya Beda menghasilkan 17% (5 soal) tidak baik, 40% (12 soal) jelek, 40% (12 soal) cukup, 3% (1 soal) baik; 5) Efektivitas pengecoh 13% (4 soal) sangat baik, 3% (1 soal) baik, 57% (17 soal) kurang baik, dan 27% (8 soal) jelek. Ditinjau dari lima aspek, soal pilihan ganda pada Penilaian Tengah Semester Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IX SMP Tahun Ajaran 2022/2023 memiliki kualitas yang kurang baik dan belum mampu mengukur hasil belajar siswa.
Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi untuk Meningkatkan Keterampilan Guru dalam Pembelajaran Jarak Jauh Syahroni, Mashud; Dianastiti, Firstya Evi; Firmadani, Fifit
International Journal of Community Service Learning Vol. 4 No. 3 (2020): August 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.313 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v4i3.28847

Abstract

Masa pandemi Covid 19 mengakibatkan pembelajaran dilakukan secara jarak jauh atau daring. Ketersampaian materi ajar menjadi rendah dikarenakan peserta didik hanya mengerjakan tugas saja tanpa diberi penjelasan oleh guru. Kendala paling besar adalah kemampuan dan keterampilan guru dalam membuat dan menggunakan media pembelajaran. Mayoritas guru membutuhkan pelatihan pembuatan materi ajar berupa video guna pembelajaran jarak jauh. Tim pengabdian masyarakat Universitas Tidar berupaya menyelesaikan permasalahan di kedua sekolah mitra melalui program pelatihan media pembelajaran bagi guru. Tujuannya agar keterampilan guru dalam membuat materi ajar menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan internet dapat meningkat. Penggunaan media pembelajaran terutama yang berbasis teknologi informasi dan internet menjadi kebutuhan yang utama ketika guru melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Subjek pelatihan ini adalah guru di SMA. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan klasikal. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan pelatihan dan workshop. Pelaksanaan pengabdian berjalan dengan lancar. Tujuan kegiatan pengabdian dapat tercapai yaitu 1) Guru memperoleh pengetahuan baru terkait pembuatan materi ajar mengunakan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan internet. 2) Guru mampu membuat video pembelajaran sebagai materi ajar menggunakan media berbasis teknologi informasi dan internet. Terdapat peningkatan kemampuan dan keterampilan dalam penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan internet guna mendukung proses pembelajaran secara daring. Guru-guru yang menjadi peserta pelatihan mampu membuat video pembelajaran sebagai materi ajar menggunakan media berbasis teknologi informasi dan internet.
GAYA BAHASA ANTOLOGI PUISI KABAR SUKACINTA KARYA JOKO PINURBO SEBAGAI BAHAN AJAR TEKS PUISI KELAS XI SMK Setyananda, Bagas Daffa; Mulyani, Mimi; Syahroni, Mashud
Jurnal Edu Aksara Vol 4 No 1 (2025): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15378122

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan gaya bahasa dalam teks puisi. Dalam menulis puisi, gaya bahasa merupakan salah satu aspek yan perlu dikuasai peserta didik untuk membuat sebuah karya puisi. Pengggunaan gaya bahasa dapat membantu peserta didik memahami cara menulis puisi menggunakan elemen bahasa untuk mengungkapkan perasaan dan ide secara lebih kompleks. Dari hasil observasi, bahan ajar yang digunakan dalam menulis puisi dirasa masih kurang mendukung proses pembelajaran. Penelitin ini bertujuan untuk menemukan gaya bahasa yang terdapat pada antologi puisi Kabar Sukacinta karya Joko Pinurbo serta mengimplementasikannya menjadi bahan ajar di sekolah. Analisis penelitian ini menggunakan teori Gorys Keraf. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yang digunakan adalah gaya bahasa dalam antologi puisi Kabar Sukacintai karya Joko Pinurbo. Metode pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil  penelitian ini menujukkan jenis-jenis gaya bahasa yang diperoleh dari kalimat pada larik dan bait pada antologi puisi Kabar Sukacinta. Gaya bahasa yang ditemukan yaitu gaya bahasa retoris dan gaya bahasa kiasan. Adapun gaya bahasa retoris yang ditemukan meliputi gaya bahasa aliterasi, asonansi, prolepsis, perifrasis, dan kiasmus. Sedangkan gaya bahasa kiasan yang ditemukan meliputi gaya bahasa simile,  personifikasi, metonimia, ironi, dan satire.
PENGEMBANGAN MODUL MATA KULIAH PROFESI KEPENDIDIKAN BERBASIS CASE STUDY Syahroni, Mashud; Firmadani, Fifit
El Banar : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 5 No 2 (2022): El Banar : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : STAI Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54125/elbanar.v5i2.135

Abstract

Mata kuliah profesi kependidikan punya peran penting dalam mengembangkan kompetensi profesional mahasiswa calon guru. Pengembangan bahan ajar diperlukan agar mahasiswa mempunyai panduan dalam mempelajari materi profesi kependidikan. Pengembangan perlu dikombinasikan dengan metode pembelajaran berbasis kasus yang mengembangkan kemampuan berfikir. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap profesi guru. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan mengadaptasi model pengembangan 4D (define, design, develop, and disseminate) oleh Thiagarajan,dkk. Tahap pertama dilakukan pada tahap define yang meliputi analisis kebutuhan dan telaah silabus. Teknik pengumpulan data dengan angket dan wawancara. Subyek penelitian mahasiswa prodi pendidikan bahasa dan satra indonesia yang menempuh mata kuliah profesei kependidikan dan dosen kelompok bidang keahlian. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan modul profesi kependidikan berbasis pembelajaran kasus layak untuk dikembangkan karena dapat menyelesaikan masalah mahasiswa dalam belajar yaitu tidak adanya bahan ajar yang memuat contoh kasus dan latihan soal.
Development and Validation of the Vark Instrument in Citizenship Education Learning: A Structural Equation Modeling Approach for More Accurate Learning Style Measurement Widiyanto, Delfiyan; Novitasari, Novitasari; Syahroni, Mashud; Prananda, Alifia Revan; Mujtahidah, Tholibah; Istiqomah, Annisa
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 2 (2025): April
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i2.1561

Abstract

Purpose of the study: This research aims to develop and test the VARK learning style instrument in Citizenship Education Learning using SEM (Structural Equation Modeling) to produce a valid, reliable and goodness of fit instrument for more accurate measurement of learning styles. Methodology: This study employs quantitative methods to evaluate the VARK learning styles theory in citizenship education through three primary phases: (1) assessing interrater validity to verify the construct's feasibility, (2) establishing empirical validity via Confirmatory Factor Analysis (CFA) to examine the construct's effectiveness and reliability, and (3) utilizing Structural Equation Modeling (SEM) along with goodness-of-fit (GOF) analysis to determine the model's overall suitability. Main Findings: The findings of this research indicate that the VARK learning styles framework and related instruments in citizenship education are very suitable for measurement. The model meets the main criteria: (1) Inter-rater Validity Test confirms its validity, (2) Construct Validity Test using Confirmatory Factor Analysis shows validity and reliability, and (3) Goodness-of-Fit Test places the model in the acceptable fit category. So this instrument can be used to measure learning styles accurately. Novelty/Originality of this study: The novelty of this research lies in the development and instrument of VARK learning styles in Citizenship Education learning which was tested using Structural Equation Modeling (SEM) to produce a feasible and accurate instrument for measuring learning styles.
From Rotation to Growth: Understanding the Psychological and Competence Benefitsfor School Principals Syahroni, Mashud; Hananto, Ipung; Purnama, Yunus
JURNAL AL-TANZIM Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v9i2.10686

Abstract

Principals, as leaders and managers, often undergo rotation and transfer to maintain organizational efficiency. Although the impact of principal turnover on teachers and education staff has been extensively researched, the effect of rotation and transfer on principals remains largely unknown. This study aims to investigate the direct and indirect impacts experienced by principals, particularly in terms of their psychological aspects and leadership competencies. This study used a qualitative case study approach. Data collection methods included in-depth interviews and documentation studies. Data analysis was conducted through the stages of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that principal rotation and transfer have a positive impact on the principal's psychological well-being and competency. Psychological impacts include increased motivation and work enthusiasm, which in turn improve work quality. Meanwhile, competency impacts include improvements and positive developments in four principal competencies: personality, managerial, supervisory, and social competencies. The implications of this study suggest that principal rotation and transfer can be an effective leadership development strategy to improve the quality of education in schools. Furthermore, it is important to consider psychological aspects and competencies in every decision regarding principal turnover.
Pelatihan Manajemen Kelas Efektif guna Meningkatkan Kualitas Pembelajaran pada Era Merdeka Belajar: Effective Classroom Management Training to Improving Learning Quality in the Merdeka Belajar Era’s Syahroni, Mashud; Suwidagdho, Dhanang; Hananto, Ipung
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i1.5807

Abstract

Class management is one of the supporting aspects of the good learning process. Good management produces a conducive learning environment for both students and teachers. The new learning paradigm in the Merdeka Belajar curriculum means that teachers, as learning leaders, must be able to create safe, comfortable, and enjoyable classes. The problem with partners is that classroom management still needs to be optimal because teachers' knowledge and understanding regarding effective classroom management are not optimal. Teacher's understanding of effective classroom management is arranging students' seats. The psychological approach of students still needs to be fully understood and implemented by teachers in classroom management. The Universitas Tidar community service team is trying to solve problems at the two partners through an effective classroom management training program. Class management is physical and managing students and their social learning environment. Therefore, training is needed to improve classroom management skills effectively. The subjects of this training were teachers at SMP Negeri 3 and SMP Negeri 9 Kota Magelang. The approach used is a classical approach. The method of implementing service activities is through lectures and discussions. The results of service activities are that teachers gain new knowledge regarding effective classroom management, and teachers' skills increase in managing classes according to student's needs.
Pelatihan Strategi Pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Memahami dan Mengembangkan Potensi Peserta Didik Hananto, Ipung; Syahroni, Mashud; Suwidagdho, Dhanang
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i3.2164

Abstract

Guru seringkali dihadapkan pada keberagaman yang banyak bentuknya. Mereka secara terus menerus menghadapi tantangan dan memutuskan banyak hal dalam satu waktu. Pembelajaran berdiferensiasi menjadi solusi, karena tidak hanya berfokus pada produk pembelajaran tapi juga fokus pada proses dan konten atau materi. Metode ini dapat diterapkan hampir pada semua mata pelajaran. Di dalamnya terdapat serangkaian kegiatan yang disusun dengan prosedur sesuai konsep yang bisa diimplementasikan oleh guru. Tujuannya agar mampu mengakomodir bagian-bagian kebutuhan peserta didik yang berbeda dalam kelas juga lingkungan sekolah. Di sisi lain pemahaman tentang pengembangan potensi peserta didik berkenaan peran guru mata pelajaran menerapkan pendekatan kepada peserta didik secara humanis, ramah, memotivasi, religius, bersahabat mendorong. Temuan Herwina menyebutkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi sangat penting dalam menstimulus dan mengarahkan peserta didik dalam memahami potensinya. Kemampuan guru untuk menerapkan pembelajaran berdiferensiasi diperlukan untuk memahami potensi peserta didik yang beragam. Selain itu kemampuan guru untuk menerapkan pembelajaran berdiferensiasi diperlukan untuk mengembangkan potensi peserta didik.