Claim Missing Document
Check
Articles

Resiliensi Pada Orangtua Dengan Anak yang Mengalami Neurodevelopmental Disorder: Literature Review Casta, Kadek Deandra Alea; Susilawati, Luh Kadek Pande Ary
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orangtua dengan anak yang mengalami salah satu gangguan dalam klasifikasi Neurodevelopmental Disorder tentu membuat mereka memiliki tantangan tersendiri yang belum tentu dilalui oleh orangtua lain. Hal ini terjadi karena mereka perlu melakukan perawatan atau pengasuhan khusus untuk kondisi yang dialami anak mereka. Dengan ini, penting bagi orangtua dengan anak yang mengalami Neurodevelopmental Disorder untuk memahami resiliensi. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk bisa bangkit dan memiliki daya tahan dalam menghadapi proses pengasuhan yang ada. Jika orangtua memiliki kemampuan resiliensi yang baik, maka hal ini juga akan berpengaruh pada anak mereka. Dengan ini, orangtua perlu memahami dengan baik terkait resiliensi selama perawatan atau pengasuhan untuk anak yang mengalami Neurodevelopmental Disorder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana resiliensi pada orang tua dengan anak berkebutuhan khusus, terutama yang mengalami Neurodevelopmental Disorder. Hal ini meliputi gambaran resiliensi, juga faktor-faktor yang memiliki pengaruh terhadap kemampuan resiliensi tersebut. Pencarian artikel literatur dilakukan melalui data elektronik. Data elektronik yang digunakan adalah google scholar. Peneliti membatasi artikel yang digunakan dalam rentang waktu 10 tahun terakhir yang kemudian dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang sudah ditetapkan sebelumnya. Terdapat 10 artikel yang ditemukan memiliki kriteria sesuai yang sudah ditentukan. Artikel tersebut mampu memberikan informasi terkait resiliensi pada orangtua dengan anak yang mengalami Neurodevelopmental Disorder.
Penyebab Prokrastinasi pada Siswa Sekolah Menengah:: Literature Review Chandra, Ryan; Susilawati, Luh Kadek Pande Ary
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1642

Abstract

Usia remaja didominasi oleh individu yang sedang berada pada masa Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas yang memiliki kewajiban atas pembelajaran serta penugasan akademis yang diberikan dari sekolah. Pada pelaksanaannya, permasalahan prokrastinasi akademik atau menunda penugasan yang diberikan dan lebih memilih aktivitas lain sedang banyak dialami siswa. Prokrastinasi akademik pada siswa atau remaja memiliki dampak yang signifikan dan menjadi hal penting untuk diberikan intervensi dari orang-orang terdekat. Sebagai upaya untuk mengurangi tingkat prokrastinasi akademik, maka perlu untuk diketahui dengan jelas terkait penyebab prokrastinasi akademik yang terjadi pada siswa atau remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi prokrastinasi akademik pada siswa atau remaja di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yaitu teknik analisis literature review. Hasil review sistematis yang dilakukan oleh penulis terdapat 747 hasil kemudian diseleksi menjadi hanya 11 jurnal yang dipertahankan. Hasil analisis jurnal didapatkan bahwa faktor penyebab prokrastinasi akademik pada siswa sekolah menengah dibagi menjadi dua faktor. Faktor internal meliputi manajemen waktu, kondisi fisik dan kepercayaan diri. Faktor eksternal meliputi kondisi orang tua dan gambaran lingkungan siswa.
Peran Antara Kematangan Emosi dan Dukungan Sosial terhadap Forgiveness pada Remaja yang Mengalami Putus Cinta Mahadewi, Ida Ayu Krisnayani; Susilawati, Luh Kadek Pande Ary
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran antara kematangan emosi dan dukungan sosial terhadap forgiveness pada remaja yang mengalami putus cinta. Penelitian ini melibatkan 204 remaja (134 perempuan; 70 laki-laki) berusia 12–21 tahun yang memiliki pengalaman putus cinta dengan durasi hubungan minimal enam bulan. Sebaran usia partisipan terdiri dari 12–15 tahun (n=54), 16–18 tahun (n=63), dan 19–21 tahun (n=87). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan alat ukur yaitu skala forgiveness, skala kematangan emosi, dan skala dukungan sosial. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah convenience sampling. Hasil dari uji hipotesis menggunakan regresi linear berganda menunjukkan bahwa koefisien determinasi sebesar 0,508 yang artinya kematangan emosi dan dukungan sosial berperan terhadap forgiveness sebesar 50,8%. Analisis tambahan yang dilakukan pada data demografi menunjukkan bahwa jenis kelamin serta durasi lamanya berpacaran menunjukkan berperan signifikan terhadap tingkat forgiveness pada remaja. Temuan ini memberikan kontribusi praktis dalam kehidupan sehari-hari, yaitu sebagai dasar pengembangan intervensi psikologis maupun edukasi bagi orangtua dan guru untuk membantu remaja mengelola emosi, membangun dukungan sosial, serta mendorong sikap pemaafan setelah mengalami putus cinta.
Dinamika Cinta Di Dunia Maya: Sebuah Interpretative Phenomenological Analysis Pada Dewasa Awal Yang Menjalin Cyber Romantic Relationship Augusta, Dhiya Ayu Zahisyah; Susilawati, Luh Kadek Pande Ary
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10515829

Abstract

Having romantic relationship can now be done virtually which is known as Cyber Romantic Relationships (CRR). The Covid-19 pandemic and the technology advances have driven an increase in the use of online dating apps that making CRR a phenomenon in society. Love serves as the foundation of romantic relationships. When it comes to expressing love in CRR, individuals face unique challenges. This research aims to understand the love dynamics of early adulthood who are in CRR and explore the factors influencing love in CRR. The respondents of this research are five early adult who are currently in Cyber Romantic Relationships. The method used in this research is qualitative with a phenomenological approach. Result shows five main themes: 1) Initial experiences of getting to know each other, this theme also encompasses the factors that drive individuals to fall in love virtually. These factors include physical appearance, compatibility in communication, shared interests and thoughts, also the partner’s personality. 2) Communication dynamics in CRR. 3) Issues in CRR. 4) Three components of love dynamic, namely: enchamcing partner well-being and mutual respect (intimacy), expressing affection through chat and call (passion), and also commitment, both short-term and long-term aspects.
Kajian Literatur: Penyebab Kecemasan Mahasiswa Saat Menghadapi Ujian Praktek Wilasita, Ayu Kusuma; Susilawati, Luh Kadek Pande Ary
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 8 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11095816

Abstract

Students are expected to be able to become developed human resources and be able to serve society in the future. However, before reaching the personal stage expected by the institution, students often experience unpleasant experiences such as anxiety when practicing. Anxiety is an emotional state characterized by physiological arousal, unpleasant feelings and feelings of worry that something bad will happen soon. This literature review was carried out to collect more research data and the causes of anxiety in students taking practical exams in certain subjects. The method used for this literature review search was through Google Scholar and Research Gate with journal criteria of a maximum of 10 years. The research sample that is the focus of this literature review is students who took practical exams in their courses. The results of the literature review show that the causes of anxiety are divided into two, namely internal factors and external factors.