Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KEK Analisis Risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) Pada Ibu Hamil Sastri, Nen; Dewi, Ayu Devita Citra; Susmita, Susmita
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 6 (2023): Desember 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i6.1038

Abstract

Ibu hamil yang menderita KEK dan anemia mempunyai risiko yang lebih besar untuk melahirkan bayi dengan BBLR, kematian saat persalinan, pendarahan. KEK ditandai oleh tanda gejala yaitu berat badan sebelum hamil < 40 kg dan LILA < 25,5 dan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis ibu hamil dengan kekurangan Energi Kronik (KEK), adapun rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan desain cross sectional study, Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil di Praktik Mandiri Bidan Ellna Palembang pada bulan Januari - Desember tahun 2022 Data yang dikumpulkan merupakan data sekunder yang diperoleh melalui observasi rekam medik pasien ibu hamil, kemudian dilakukan pengolahan data dengan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian variabel yang berhubungan dengan kejadian KEK yaitu variabel anemia hasil uji statistik dengan menggunakan chi square didapatkan nilai p value = 0,000 (p<α), dan variabel usia kehamilan didapatkan nilai p value= 0.003 (p<α), hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna pada variabel anemia dan usia kehamilan dengan kejadian kekurangan energi kronis. Sebaiknya bagi ibu hamil lebih rutin untuk memeriksakan kehamilannya ketempat pelayanan kesehatan agar petugas kesehatan dapat mengupayakan terwujudnya kondisi terbaik bagi ibu dan bayi yang dikandungnya.
Perbedaan Efektivitas Kompres Hangat dan Kompres Lidah Buaya terhadap Nyeri Payudara pada Ibu Menyusui Eriyani, Novi Rida; Susmita, Susmita; Handayani, Tri Restu
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 3 (2024): Juni 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i3.1293

Abstract

Masalah menyusui erat kaitannya dengan ASI yang tersumbat. Penyumbatan ini menimbulkan rasa nyeri dan menyebabkan payudara menjadi bengkak. Kompres air hangat dan kompres lidah buaya dapat menurunkan skala nyeri pada payudara bengkak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan efetivitas kompres hangat dan kompres lidah buaya terhadap nyeri payudara pada ibu menyusui. Desain penelitian yang digunakan yaitu quasy eksperimen two group pretest and postest. Populasi yaitu semua ibu menyusui bayi usia < 2 bulan di wilayah kerja Puskesmas Nagaswidak Palembang. Sampel berjumlah 32 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil uji paired sample t test didapatkan pengaruh kompres air hangat (p value: 0.001) dan kompres lidah buaya (p value: 0.000) terhadap nyeri payudara. Hasil uji independent t test didapatkan p value: 0.018. Kesimpulan ada perbedaan efektivitas kompres hangat dan kompres lidah buaya terhadap skala nyeri. Keduanya terbukti dapat menurunkan skala nyeri pada payudara bengkak.
Pemberdayaan Ibu dalam Stimulasi Motorik Kasar Bayi melalui Tummy Time dan Baby Yoga di PMB Lina Contesa Suci Sulistyorini; Susmita Susmita
Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/transformasi.v3i1.2868

Abstract

Gross motor development in infancy is a crucial aspect of child growth that requires early and continuous stimulation. Limited maternal knowledge and skills in providing appropriate stimulation may hinder the achievement of infants’ gross motor milestones. This program aimed to empower mothers to stimulate infants’ gross motor development through tummy time and baby yoga at PMB Lina Contesa. A community empowerment approach with a one-group pretest–posttest design was applied. The participants were mothers with infants aged 3–12 months. The intervention included health education, demonstrations, hands-on practice, and mentoring in performing tummy time and baby yoga. Evaluation was conducted by assessing maternal knowledge and skills before and after the program. The results showed an increase in the mean knowledge score from 56.4 ± 8.7 to 85.2 ± 6.9 after the intervention. In addition, the proportion of mothers who were able to correctly perform gross motor stimulation techniques increased from 27.8% to 88.9%. These findings indicate that empowering mothers through education and training in tummy time and baby yoga is effective in improving maternal knowledge and skills and has the potential to support the optimization of infants’ gross motor development.