Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Metode Dan Strategi Pendidikan Islam Dalam Perspektif Al-Qur’ani dan Nabawi Serta Relevansinya Terhadap Pendidikan Kontemporer Rana Meiyanda; Mutiara Mahardika; Wahyu Ashabul Jannah; Abdul Rahman; Nelson
Al-Mau'izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2026): Edisi Juni 2026 in Press
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/am.v8i1.18392

Abstract

This article discusses the importance of educational methods in the perspective of the Qur'an and its role in improving the quality of learning. This research uses a qualitative approach to the type of library research, studying relevant literature to gain an in-depth understanding of the methods of education in the Qur'an. The methods identified include dialogue, matching, jidal, narrative, parable, and targhib as well as tarib. Each method has special benefits in raising motivation, facilitating understanding, and creating a conducive learning atmosphere. By applying the right methods, educators can the desired educational goals and help students develop optimally in cognitive, affective, and psychomotor aspects.
Internalisasi Nilai-Nilai Tarbawi dalam Kerangka Teoritis Pendidikan Islam: Identifikasi Nilai Dasar Tarbiyah, Analisis Ayat dan Hadis dengan Pendekatan Tafsir Maudhu’i, serta Konseptualisasi sebagai Landasan Filosofis Pendidikan Agama Islam Sasi Hanila; Feni Karya Utami; Jerri Sundari; Abdul Rahman; Nelson Nelson
Jurnal Literasiologi Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v15i1.1148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji internalisasi nilai-nilai tarbawi dalam kerangka teoritis pendidikan Islam dengan fokus pada identifikasi nilai dasar tarbiyah yang meliputi tauhid, adab, akhlak, keadilan, tanggung jawab, dan kepemimpinan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis pendidikan menggunakan pendekatan tafsir maudhu’i dan analisis tematik, serta merumuskan konseptualisasi nilai tarbawi sebagai landasan filosofis pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis library research, di mana data dikumpulkan melalui studi literatur terhadap sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan content analysis dengan langkah reduksi, kategorisasi, dan penarikan kesimpulan secara sistematis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai tarbawi membentuk suatu sistem yang terintegrasi dengan tauhid sebagai nilai sentral yang melandasi dimensi etis dan sosial. Pendekatan tafsir tematik mengungkap bahwa Al-Qur’an dan hadis mengandung konstruksi nilai pendidikan yang bersifat holistik, mencakup aspek spiritual, moral, dan sosial secara seimbang. Penelitian ini juga merumuskan tiga dimensi utama nilai tarbawi, yaitu teologis, etis, dan sosial, yang dapat dijadikan sebagai landasan filosofis pendidikan Islam.Kesimpulannya, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkuat fondasi teoritis pendidikan Islam berbasis nilai, serta menawarkan kerangka konseptual yang integratif bagi pengembangan pendidikan agama Islam.
Managing 'Wayground' as a Multisensory Learning Medium for Students with Autism Spectrum Disorder (ASD) Betty Margarety; Khairul Anwar; Abdul Rahman; Jumira Warlizasusi
Journal of Educational Management Research Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v5i4.1703

Abstract

This study aims to analyze the management of Wayground implementation as a multisensory learning platform for students with Autism Spectrum Disorder (ASD) at SLB. A qualitative case study design was employed to explore the planning, organization, implementation, and evaluation of Wayground in inclusive learning practices. Data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and document analysis involving the principal, classroom teachers, special education teachers, parents, and students selected purposively. The data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing, while credibility was ensured through source and technique triangulation, prolonged engagement, and member checking. The findings reveal that Wayground was systematically implemented through four management functions, enabling teachers to integrate visual, auditory, and kinesthetic activities that enhanced students' attention, motivation, engagement, and participation during learning. The implementation was supported by teacher competence, school leadership, technological facilities, and parental involvement, although limited digital devices, unstable internet connectivity, and diverse student characteristics remained challenges. The study implies that effective management of gamified multisensory learning platforms can strengthen adaptive, engaging, and learner-centered educational practices for students with ASD.
Adab kepada Guru dan Orang Tua: Studi Pemahaman Siswa pada Materi Akhlak Leni Elpita Sari; Abdul Rahman; Baryanto Baryanto
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 1 (2020): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v6i1.1251

Abstract

A good moral character is a keyword for the success of educational processes. Everyone will never be able to control themselves if only relying on the knowledge they have without being espoused by a noble moral character. Hence, each teacher who establishes interactions with students is given a big responsibility to guide his/her students’ moral character. Seeing that responsibility, the current study aimed at finding out the depiction of the teacher’s efforts to give understanding to students in a public school, MTS No. 2 Kepahiang, as regards good manners to parents and teachers, using a qualitative approach with the primary informant, namely the Akidah Akhlak teacher in that school. This study concluded that the teacher handling Akidah Akhlak lesson had made good efforts and been adequately helpful in giving understanding to students about good manners to parents and teachers. This entity was seen from students’ behavior in doing their activities both at school and afterschool although based on the evaluation results, it was not a hundred percent of students who had been able to apply their understanding of the importance of good manners to parents and teachers. Akhlak yang baik adalah kata kunci keberhasilan proses pendidikan. Setiap orang tidak akan mampu mengendalikan dirinya jika hanya bersandar pada pengetahuan yang dimilikinya kecuali dibarengi dengan akhlak mulia. Dengan demikian setiap guru yang melakukan interaksi dengan murid diberikan tanggungjawab yang besar untuk membina akhlak anak didiknya. Melihat besarnya tanggungjawab itu penelitian ini bertujuan untuk menemukan gambaran tentang upaya guru dalam memberikan pemahaman kepada siswa di MTs. Negeri 02 Kepahiang tentang adab baik kepada orang tua maupun guru, melalui pendekatan kualitatif dengan informan utama yaitu guru Akidah Akhlak di sekolah tersebut. Peneltian ini memperoleh simpulan bahwa guru pelajaran akidah akhlak sudah berusaha dan cukup membantu dalam memberikan pemahaman kepada siswa dalam hal adab kepada orang tua dan guru, hal ini terlihat dari perilaku peserta didik dalam menjalani aktivitas di sekolah maupun di luar sekolah meskipun dari hasil evaluasi belum sepenuhnya siswa mampu menerapkan pemahaman mereka tentang pentingnya adab baik kepada orang tua maupun guru.