Feni Karya Utami
Institut Agama Islam Negeri Curup

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Aliran Filsafat Pendidikan Islam Religious Pragmatis Dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Islam Modern Jerri Sundari; Feni Karya Utami; Hafidz Hidayatullah; Amrullah Amrullah; Fakhruddin Fakhruddin
Jurnal Literasiologi Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v15i1.1136

Abstract

Perkembangan pendidikan Islam di era modern menghadirkan berbagai tantangan yang menuntut adanya pembaruan paradigma pendidikan yang lebih adaptif, kontekstual, dan integratif. Salah satu pendekatan yang relevan dalam menjawab tantangan tersebut adalah aliran religious- pragmatis dalam filsafat pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep aliran religious-pragmatis serta implikasinya terhadap pengembangan pendidikan Islam modern. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai sumber literatur berupa jurnal ilmiah, buku, dan artikel akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aliran religious-pragmatis merupakan pendekatan yang mengintegrasikan nilai-nilai religius dengan orientasi pragmatis dalam kehidupan. Dalam konteks pendidikan Islam, pendekatan ini menempatkan wahyu sebagai landasan normatif sekaligus mengedepankan kemanfaatan praktis ilmu pengetahuan dalam kehidupan sosial. Implikasi pendekatan ini terlihat pada tujuan pendidikan Islam yang lebih holistik, kurikulum yang integratif, metode pembelajaran berbasis pengalaman, serta pengembangan peserta didik yang kritis, kreatif, dan berakhlak. Dengan demikian, aliran religious-pragmatis memiliki relevansi yang kuat dalam pengembangan pendidikan Islam modern yang responsif terhadap perubahan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman.
Perencanaan Penilaian Dan Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Jerri Sundari; Feni Karya Utami; Hafidz Hidayatullah; Karliana Indrawari; Kusen Kusen
Jurnal Literasiologi Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v15i1.1137

Abstract

Perencanaan penilaian dan evaluasi pembelajaran merupakan bagian penting dalam proses pendidikan, khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penilaian tidak hanya berfungsi untuk mengukur hasil belajar peserta didik, tetapi juga untuk mengetahui perkembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan teknik penilaian dalam pembelajaran PAI, instrumen evaluasi dan rubrik penilaian, serta penggunaan hasil evaluasi untuk perbaikan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai sumber literatur berupa jurnal ilmiah, buku, dan artikel akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian dalam pembelajaran PAI harus dilakukan secara komprehensif, sistematis, dan berkelanjutan melalui penggunaan berbagai jenis penilaian seperti formatif, sumatif, diagnostik, dan autentik. Selain itu, penggunaan instrumen evaluasi dan rubrik penilaian yang valid dan reliabel sangat menentukan kualitas hasil penilaian. Hasil evaluasi pembelajaran juga memiliki fungsi strategis sebagai dasar dalam memperbaiki strategi pembelajaran, pelaksanaan remedial dan pengayaan, serta peningkatan profesionalisme guru. Dengan demikian, perencanaan penilaian dan evaluasi pembelajaran PAI memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
STRUKTUR OTAK, TINGKAH LAKU MANUSIA, DAN PROSES BELAJAR DALAM PERSPEKTIF NEUROSAINS Revan Marhamah; Jerri Sundari; Feni Karya Utami; Sutarto Sutarto; Aida Rahmi Nasution
Jurnal Literasiologi Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v15i1.1141

Abstract

Neurosains merupakan ilmu yang mempelajari sistem saraf dan otak manusia serta hubungannya dengan tingkah laku dan proses belajar. Kajian neurosains dalam pendidikan menjadi penting karena proses belajar berkaitan langsung dengan cara kerja otak dalam menerima, mengolah, dan menyimpan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur otak manusia, tingkah laku manusia, dan proses belajar dalam perspektif neurosains. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi dari berbagai buku dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur otak terdiri atas beberapa bagian utama, yaitu cerebrum, cerebellum, batang otak, dan sistem limbik yang memiliki fungsi berbeda namun saling berkaitan. Tingkah laku manusia dipengaruhi oleh aktivitas sistem saraf, pengalaman, lingkungan, serta kondisi emosional individu. Selain itu, proses belajar terjadi melalui pembentukan koneksi antarneuron di dalam otak yang dipengaruhi oleh perhatian, motivasi, pengulangan, dan suasana belajar. Dengan demikian, pendekatan neurosains dapat membantu pendidik memahami cara kerja otak sehingga proses pembelajaran dapat dirancang lebih efektif, aktif, dan menyenangkan sesuai dengan perkembangan peserta didik.
Internalisasi Nilai-Nilai Tarbawi dalam Kerangka Teoritis Pendidikan Islam: Identifikasi Nilai Dasar Tarbiyah, Analisis Ayat dan Hadis dengan Pendekatan Tafsir Maudhu’i, serta Konseptualisasi sebagai Landasan Filosofis Pendidikan Agama Islam Sasi Hanila; Feni Karya Utami; Jerri Sundari; Abdul Rahman; Nelson Nelson
Jurnal Literasiologi Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v15i1.1148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji internalisasi nilai-nilai tarbawi dalam kerangka teoritis pendidikan Islam dengan fokus pada identifikasi nilai dasar tarbiyah yang meliputi tauhid, adab, akhlak, keadilan, tanggung jawab, dan kepemimpinan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis pendidikan menggunakan pendekatan tafsir maudhu’i dan analisis tematik, serta merumuskan konseptualisasi nilai tarbawi sebagai landasan filosofis pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis library research, di mana data dikumpulkan melalui studi literatur terhadap sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan content analysis dengan langkah reduksi, kategorisasi, dan penarikan kesimpulan secara sistematis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai tarbawi membentuk suatu sistem yang terintegrasi dengan tauhid sebagai nilai sentral yang melandasi dimensi etis dan sosial. Pendekatan tafsir tematik mengungkap bahwa Al-Qur’an dan hadis mengandung konstruksi nilai pendidikan yang bersifat holistik, mencakup aspek spiritual, moral, dan sosial secara seimbang. Penelitian ini juga merumuskan tiga dimensi utama nilai tarbawi, yaitu teologis, etis, dan sosial, yang dapat dijadikan sebagai landasan filosofis pendidikan Islam.Kesimpulannya, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkuat fondasi teoritis pendidikan Islam berbasis nilai, serta menawarkan kerangka konseptual yang integratif bagi pengembangan pendidikan agama Islam.
TINGKAT KEDISIPLINAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD NEGERI 168 REJANG LEBONG Jerri Sundari; Feni Karya Utami; Mirzon Daheri; Sumarto
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif tingkat kedisiplinan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Negeri 168 Rejang Lebong dengan meninjau empat dimensi utama, yaitu disiplin waktu, disiplin dalam pelaksanaan tugas, kepatuhan terhadap peraturan sekolah, serta aspek keteladanan sebagai pendidik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang bertujuan menggambarkan kondisi empiris secara objektif berdasarkan data yang diperoleh di lapangan. Instrumen penelitian berupa angket dengan skala Likert yang terdiri atas 20 butir pernyataan, yang telah disusun berdasarkan indikator masing-masing variabel. Data dikumpulkan melalui platform Google Form dengan melibatkan 11 responden. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tingkat kedisiplinan Guru PAI berada pada kategori tinggi, dengan skor rata-rata sebesar 69,63 dari skor maksimum 80 atau setara dengan 87,03%. Secara rinci, aspek yang menunjukkan capaian tertinggi meliputi kesiapan dalam perencanaan pembelajaran, tanggung jawab dalam melaksanakan tugas mengajar, sikap profesionalisme, kepatuhan terhadap jam kerja, serta komitmen sebagai pendidik. Hal ini mengindikasikan bahwa Guru PAI telah menunjukkan performa disiplin yang konsisten dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi adanya beberapa aspek yang masih perlu ditingkatkan, khususnya terkait ketepatan waktu dalam memasuki kelas serta konsistensi kehadiran. Oleh karena itu, diperlukan upaya pembinaan dan penguatan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kedisiplinan secara lebih optimal. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi dan pengambilan kebijakan dalam meningkatkan profesionalisme guru, khususnya dalam konteks pendidikan agama Islam di tingkat sekolah dasar.