Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

The Impact of Academic Stress and Cyberloafing on Students’ Smartphone Addiction Sriwahyuningsih, Vera; Barseli, Mufadhal
ENLIGHTEN: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 6 No 2 (2023): July-December
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/enlighten.v6i2.7144

Abstract

This research is motivated by the high level of smartphone addiction among students. This is due to the coping activities carried out as a form of release from academic stress experienced by students. One of these coping activities is cyberloafing behavior. This study aims to determine the impact of academic stress and cyberloafing on smartphone addiction. This study is quantitative research with multiple regression analysis. The population in this study were 319 students of class XI SMA N 4 Padang, and the sample size was 177 people using the Proportional Random Sampling technique. The data was collected using an academic stress instrument. The results of the validity and reliability test of the academic stress instrument adapted from the SSA scale (Academic Stress Scale) were declared valid and reliable. Data were analysed with descriptive statistics and multiple regression. The results of this study indicate that academic stress and cyberloafing together have a significant impact on smartphone addiction. This means that the higher the level of academic stress experienced by students and the higher the cyberloafing carried out, the higher the level of smartphone addiction by students. This finding can be a reference for counselling teachers to provide services in reducing academic stress and reducing the level of cyberloafing and smartphone addiction in students.
Efektifitas Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) pada Peserta Didik Tingkat SMA dalam Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan Sriwahyuningsih, Vera; Barseli, Mufadhal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4087

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi untuk melihat efektifitas latihan dasar kepemimpinan (LDK) pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran tentang pembentukan jiwa kepemimpinan, kemampuan berorganisasi, keberanian dan berperan aktif. Penelitian ini dianalisis menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 150 peserta didik tingkat SMA di Wilayah Sumatera Barat yang mengikuti kegiatan LDK. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan LDK dapat membantu peserta didik dalam membentuk jiwa kepemimpinan, kemampuan berorganisasi, dan memperoleh keberanian, serta berperan aktif di lingkungan sekitar. Implikasi dari hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai studi kebutuhan bagi guru Bimbingan Konseling dalam membuat program dan pemberian layanan bimbingan konseling.
LAYANAN PENGUASAAN KONTEN CARA MENGGOSOK GIGI YANG BAIK DAN BENAR BAGI ANAK TUNAGRAHITA Ariani, Fitria; Putri, Nur Syahadani; Sriwahyuningsih, Vera
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 04 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan intelektual dan adaptif mempengaruhi kemampuan anak tuna grhaita dalam menumbuhkan kemandirian dan menerapkan teknik menggosok gigi yang baik dan benar. PKM ini diusulkan untuk melakukan kegiatan yang bersifat edukasi terhadap penyandang tunagrahita di Panti Sosial Bina Grahita Harapan Ibu Padang melalui pemberian layanan Penguasaan Konten. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan anak tunagrahita dalam menjaga kebersihan gigi dengan cara menggosok gigi dengan baik dan benar secara mandiri, sehingga terwujud gigi yang bersih dan sehat. Metode yang digunakan adalah ceramah, demontrasi menggunakan media, dan praktek langsung oleh anak tuna grahita. Hasil yang didapatkan adalah siswa dapat menggosok gigi dengan baik. Hal ini dapat diketahui dari kemampuan siswa tuna grahita dilihat dari cara memegang sikat gigi, durasi menggosok gigi, gerakan menyikat (atas-bawah, memutar, depan-belakang), penyikatan seluruh area mulut (gigi depan, samping, dalam), dan membilas dapat dilakukan dengan baik. Dan terbukti bahwa gigi mereka terlihat bersih merata hingga ke bagian dalam rongga mulut.
Perilaku Cyberloafing Peserta Didik di Sekolah dan Implikasinya dalam Bimbinga Konseling Sriwahyuningsih, Vera; Barseli, Mufadhal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya perilaku cyberloafing yang dilakukan peserta didik di sekolah. Hal ini disebabkan oleh berbagai macam beban yang dialami peserta didik dalam proses pembelajaran. Aktivitas cyberloafing yang dilakukan adalah aktivitas chatting, membuka situs berita, dan aktivitas game online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak cyberloafing dan bagaimana cara menanggulanginya dalam bimbingan konseling. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMA N 4 Padang sebanyak 319 orang, dan jumlah sampel sebanyak 177 orang dengan menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku cyberloafing yang dilakukan oleh peserta didik secara keseluruhan berada pada kategori sangat tinggi. Artinya semakin mempunyai beban berat dalam pembelajaran maka semakin tinggi perilaku cyberloafing di sekolah.
Pelatihan Kreatif untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Portofolio untuk Anak Panti Asuhan Afrianti, Desi; Candra, Ifani; Sriwahyuningsih, Vera
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/parta.v4i2.4700

Abstract

Pemahaman tentang bagaimana menulis portofolio kerja sangat minim diketahui oleh anak panti. Hal ini penting dilakukan dalam bentuk pelatihan mengingat banyak anak panti yang setelah taman bangku SMK langsung bekerja. Keterampilan menulis portofolio terutama portofolio kerja merupakan salah satu bentuk keterampilan yang harus dimiliki oleh seseorang ketika akan melamar pekerjaan. Portofolio merupakan salah satu dokumen penting untuk melamar pekerjaan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis portofolio bagi para penghuni panti, tertama anak-anak yang berada di jenjang kelas XII SMK. Metode kegiatan PKM ini menggunakan tiga metode yaitu,  metode analisis, metode pengabdian, dan metode sosialisasi. Hasil pelatihan ini adalah anak-anak panti kelas XII SMK merasa sangat senang dan terbantu mendapatkan informasi dan pelatihan dalam menulis portofolio ini. Peserta pelatihan ini banyak mendapatkan ilmu tentang portofolio, seperti apa itu fortofolio, beda fortofolio dengan CV, apa saja isi portofolio, dan cara menulis atau membuat portofolio yang menarik. Hasil akhir dari pelatihan ini adalah anak Panti dapat menghasilkan sebuah portofolio yang baik dan menarik
Peran Psychological Capital dan Academic Resilience sebagai Prediktor Kesehatan Mental Vera Sriwahyuningsih; Mufadhal Barseli
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 4 No. 2 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v4i2.4981

Abstract

Mental health among university students is an important aspect in supporting academic achievement and optimal individual development. Various academic demands and life transitions during emerging adulthood may increase students’ vulnerability to psychological problems. Therefore, understanding positive psychological factors that support students’ mental health is essential, particularly Psychological Capital and Academic Resilience. This study aimed to examine the relationship between Psychological Capital, Academic Resilience, and Mental Health among students at Universitas Putra Indonesia YPTK Padang. This research employed a quantitative approach with a correlational design. The participants were 80 university students selected based on the research criteria. Data were collected using Psychological Capital, Academic Resilience, and Mental Health instruments. Data analysis was performed using Pearson Product Moment correlation to determine the direction and strength of relationships among variables. The results showed that Psychological Capital had a strong positive relationship with Mental Health with a correlation coefficient of r = 0.704. Academic Resilience also demonstrated a strong positive relationship with Mental Health with a correlation coefficient of r = 0.637. Furthermore, Psychological Capital was positively and strongly correlated with Academic Resilience with a correlation coefficient of r = 0.621. These findings indicate that higher levels of Psychological Capital and Academic Resilience are associated with better mental health among university students. The results provide implications for guidance and counseling services in higher education to develop promotive and preventive programs aimed at strengthening students’ positive psychological resources.
THE EFFECT OF ACADEMIC STRESS ON STUDENTS’ MENTAL HEALTH IN HIGHER EDUCATION Vera Sriwahyuningsih; Mufadhal Barseli
JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES Vol. 4 No. 01 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Academic stress is a psychological condition experienced by university students due to high academic demands, excessive workload, competitive academic environments, poor time management, and limited social support. These conditions potentially affect students’ mental health in higher education settings. This study aims to analyze the effect of academic stress on students’ mental health. The research employed a quantitative approach with a correlational design. The sample consisted of 150 active university students selected using purposive sampling technique. Data were analyzed using simple linear regression. The results revealed a significant negative correlation between academic stress and students’ mental health (r = -0.562; p < 0.001). The coefficient of determination (R²) was 0.316, indicating that academic stress contributed 31.6% to the variance in students’ mental health, while the remaining 68.4% was influenced by other factors outside this study. These findings suggest that higher levels of academic stress are associated with lower levels of mental health. Therefore, preventive interventions through guidance and counseling services, adaptive coping training, and strengthened social support systems are essential in higher education institutions.
Manajemen Stres dan Work-Life Balance untuk Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis dan Produktivitas Vera Sriwahyuningsih; Ananda Maha Putri; Fitria Ariani
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpmittc.v5i1.4262

Abstract

This Community Service Program aimed to enhance the ability of employees at the Public Works and Spatial Planning Office (PUPR) of Padang City in managing work-related stress and maintaining work–life balance. The training employed Mindfulness-Based Stress Management and Work–Life Balance Mapping approaches, consisting of theoretical sessions, guided breathing relaxation, and planning of balanced work routines. A total of 18 employees participated actively in the program. Evaluation results showed a 35% increase in participants’ understanding based on pre-test and post-test scores. Participants also reported positive behavioral changes, including improved time management and reduced tendency to bring work home. The satisfaction rate reached 94%. The program produced a digital training module and formed a peer support group to sustain the practice. Overall, this activity provided significant benefits for employees’ psychological well-being and productivity.