Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Buletin Farmatera

Tinjauan Anatomi Klinik Pada Pembesaran Kelenjar Prostat Hendra Sutysna
Buletin Farmatera Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.695 KB) | DOI: 10.30596/bf.v1i1.825

Abstract

Kelenjar prostat telah menarik minat dunia kedokteran karena pembesaran kelenjar prostat atau Benign Prostatic Hyperplasia (BHP), sering terjadi setelah usia paruh baya, yang menyerang hampir setiap laki-laki yang hidup cukup lama. Di seluruh dunia, hampir 30 juta pria yang menderita gejala yang berkaitan dengan pembesaran prostat, di USA hampir 14 juta pria mengalami hal yang sama. Penduduk Indonesia yang berusia tua jumlahnya semakin meningkat, diperkirakan sekitar 5% atau kira-kira 5 juta pria di Indonesia berusia 60 tahun atau lebih dan 2,5 juta pria diantaranya menderita gejala saluran kemih bagian bawah (Lower Urinary Tract Symptoms/LUTS) akibat BPH.3 Kelenjar prostat yang membesar berproyeksi kedalam vesica urinaria  dan mengganggu urinasi dengan mendistorsi uretra pars prostatika, semakin  seseorang mengedan semakin massa prostatik  yang bersifat seperti katub menyumbat uretra. BHP merupakan penyebab lazimnya obstruksi uretra, yang menyebabkan nokturia (ingin berkemih sepanjang malam), disuria (kesulitan dan/atau nyeri selama berkemih). BHP juga meningkatkan resiko infeksi vesika urinaria (sistitis) serta kerusakan ginjal lainnya.
Gambaran Nilai Kapasitas Vital Paru dan Tingkat Kebugaran pada Mahasiswa Perokok dan Bukan Perokok Muhammad Fadli; Hendra Sutysna
Buletin Farmatera Vol 2, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.791 KB) | DOI: 10.30596/bf.v2i3.1241

Abstract

Latar Belakang:Kebugaran jasmani pada hakikatnya merupakan suatu kondisi tubuh yang mencerminkan kemampuan seseorang untuk melakukan tugas dan pekerjaan sehari-hari atau adaptasi terhadap pembebanan fisik yang diberikan tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan, sehingga tubuh masih mempunyai cadangan tenaga untuk menikmati waktu senggang maupun mengatasi beban kerja tambahan. Begitu juga dengan nilai kapasitas vital paru yang juga menggambarkan nilai ketahanan sistem kardio respirasi seseorang, dengan demikian tingkat kebugaran dan nilai kapasitas vital paru dapat di gunakan untuk menilai ketahanan kardiorespirasi seseorang. Ketahanan kardiorespirasi sendiri di pengaruhi beberapa faktor diantara nya : usia, jenis kelamin, genetik, kebiasaan olahraga, status gizi, kebiasaan merokok, dan kadar hemoglobin. Adapun yang termasuk ke dalam faktor yang tidak dapat diubah seperti usia dan jenis kelamin, sedangkan faktor yang dapat diubah seperti kebiasaan olahraga dan merokok. Merokok adalah salah satu faktor yang mempengaruhi ketahanan kardiorespirasi seseorng, maka penelitian ini ingin melihat bagai mana nilai kapasitas vital paru dan tingkat kebugaran seroang perokok dan bukan perokok.Tujuan: untuk mengetahui gambaran tingkat kebugaran pada mahasiswa fakultas kedokteran yang merokok dan bukan perokok Metode: jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode cross-sectional, penelitian ini dilakuakan kepada mahasiswa prokok dan bukan perokok dengan menilai kapasitas vital paru dan tingkat kebugaran nya dimana kapaitas vital paru di ukur menggunakan sprirometri kemudian di interpretasikan sedangkan pada tingkat kebugaran di ukur menggunakan Mc Ardhle StepTest, yang merupakan salah satu dari komponen fitness test. Hasil : Perokok rata rata memeliki tingkat kebugaran dan nilai kapasitas vital paru yang baik begitu juga dengan bukan perokok.Kata Kunci : Tingkat kebugaran, nilai kapasitas vital paru, Perokok, Mc Ardhel step test 
Pengaruh Membaca Al-Qur’an Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai Rizki, Muhammad; Siregar, Maulana; Handayani, Ahmad; Sutysna, Hendra
Buletin Farmatera Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/bf.v10i1.24411

Abstract

Abstract: Reading the Qur'an is a form of dhikr and as a meditation in positive benefits for the body. Hypertension is a condition when blood pressure in tFaculty of Medicine he blood vessels increases chronically at 140/90 mmHg. The prevalence rate in Binjai City in 2016 was found to be 366 hypertension patients. Therapy to read the Qur'an harmoniously and carefully can improve biochemistry in the body that lowers blood pressure. This study aims to determine the effect of reading the Qur'an on reducing blood pressure in the elderly with hypertension at the Binjai Elderly Social Service Unit. This study uses a type of quantitative research with a quasi-experimental method  with a non-randommized pre test-post test control group design. Based on the results of the study, it was found that there was an average difference between the intervention and control groups, where the systolic mean was 143.25 and diastolic 88.37, while the systolic and diastolic mean of the control group were 150.43 and 94.75. This is because the verses of the Qur'an read by hypertensive patients can activate endorphins naturally, thereby increasing feelings of relaxation and lowering blood pressure. It was found that  the P value in the final systolic variable was 0.034 which means that there was a mean difference between the final systolic in the intervention group and the control group because P was 0.05, while the P value in the final diastolic variable was 0.001 which can be concluded that there is a significant mean difference between the final systolic of the intervention group and the control group because of P 0.05. Based on this study, it was found that the majority of hypertension is found in women and 60-74 years old. There was a difference in average blood pressure in the intervention and control groups.