Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Dampak Indeks Massa Tubuh terhadap Functional Movement Screen Nurdin, Fatah; Yuliasih; Chandra; Tangkudung, Albert Wolter Aridan
Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah: Sport Coaching And Education
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSCE.08209

Abstract

ABSTRAK. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak indeks massa tubuh terhadap Functional Movement Screen (FMS). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian survei. Populasi dari penelitian ini adalah atlet POPB yang berjumlah 39 orang. Dan rencananya penelitian ini akan dilakukan pada bulan Mei-Juni 2024. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan terbalik antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Functional Movement Screen (FMS). Hal ini ditunjukkan dengan nilai r= -0.559 dengan P>0.05. Kesimpulannya terdapat hubungan terbalik antara IMT dengan FMS. semakin tinggi IMT maka FMS nya semakin rendah.   Kata Kunci: Indeks Massa Tubuh, Functional Movement Screen (FMS), Pencegahan Cedera   ABSTRACT. The purpose of this study was to determine the impact of body mass index on Functional Movement Screen (FMS). The research method used was survey research. The population of this study was 39 POPB athletes. And the plan is that this study will be conducted in May-June 2024. The results of this study indicate that there is an inverse relationship between Body Mass Index (BMI) and Functional Movement Screen (FMS). This is indicated by the value of r = -0.559 with P> 0.05. In conclusion, there is an inverse relationship between BMI and FMS. the higher the BMI, the lower the FMS. Keywords: Body Mass Index, Functional Movement Screen (FMS), Injury Prevention
THE CORRELATION OF AGE AND VISCERAL FAT WITH TOTAL CHOLESTEROL Yuliasih; Nurdin, Fatah; Tangkudung, Albert Wolter Aridan; Chandra
Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 15 No. 4 (2024): Gladi: Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA POSTGRADUATE OF PHYSICAL EDUCATION DEPARTMENTS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/GJIK.154.06

Abstract

This study aims to determine the correlation between age, and visceral fat with total cholesterol. The method used is a cross-sectional approach. For the population of RPTRA visitors in East Jakarta, the sampling technique with accidental sampling is based on chance. The result of this study is that age (X1) to total cholesterol (Y) correlates to 0.290. While visceral fat (X2) to total cholesterol (Y) correlates to 0.432, there is a moderate correlation between visceral fat and total cholesterol. So, age does not affect total cholesterol or visceral fat. Some of the factors that affect the increase in cholesterol are diet and activity.
Meningkatkan Fleksibilitas sebagai upaya Mengura ngi Risiko Cedera pada Masyarakat Desa Sukamaju Kecamatan Megamendung Bogor Yuliasih; Nurdin, Fatah; Tangkudung, Albert Wolter Aridan; Ihsani, Sri Indah; Chandra
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v5i1.71

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan feksibilitas sebagai Upaya untuk mengurangi risiko cedera baik untuk kegiatan sehari-hari maupun pada saat berolahraga. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dilakukan dengan diskusi dan praktik langsung sehingga peserta dapat langsung mempraktikkan contoh Latihan-latihan fleksibilitas. Sosialisasi ini sangat penting sebagai Upaya untuk mengurangi cedera bagi masyarakat. Adapun hasil dari kegiatan ini yaitu warga menjadi tahu dan paham tentang Latihan untuk meningkatkan fleksibilitas tubuh.
Pengenalan Media Alat Bantu Air Barrel Infatable Roller di I Can Gymnastics Club Jakarta Chandra; Tangkudung, Albert Wolter Aridan; Nurdin, Fatah; Yuliasih
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v5i1.72

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang pemakaian air barrel inflatable roller kepada member I can gymnastics Jakarta. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah dan praktik langsung. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2024 di I Can Gymnastics Jakarta yang diikuti oleh member sebanyak 30 orang. Hasil dari kegiatan ini diharapkan peserta dapat menggunakan air barrel inflatable roller dengan baik sebagai sarana penunjang atau media alat bantu dalam Latihan senam artistic.
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Tidur Warga Remaja di Perumahan Dukuh Pinggir Kelurahan Kebon Melati Kecamatan Tanah Abang Faqih Arsyad Fathur; Tangkudung, Albert Wolter Aridan; Oktafiranda, Nadya Dwi; Widyaningsih, Heni; Yuliasih
Jurnal Segar Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Segar, Volume 12 Nomor 2, Mei 2024
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kualitas tidur Remaja di perumahan Dukuh Pinggir. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah remaja akhir di perumahan Dukuh Pinggir. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Total sampel sebanyak 50 responden. Intrumen aktivitas fisik yang digunakan adalah Global Physical Activity Questionnaire dan instrumen kualitas tidur adalah Pittsburgh Quality Sleep Index. Analisis data menggunakan Chi Square (Kai Kuadrat). Hasil analisis chi square diperoleh nilai (value) = 7,39 dan Odd Ratio (OR) = 13,33. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan (tabel chi square taraf signifikansi 5% dan dk 1, diperoleh hasil 3,481) antara aktivitas fisik dengan kualitas tidur. Subyek yang aktif dalam beraktivitas fisik mempunyai peluang mendapatkan kualitas tidur yang baik 13,33 kali lebih tinggi dibandingkan subyek yang tidak aktif. Dapat ditarik kesimpulan bahwa remaja yang aktif dalam beraktivitas fisik berpeluang 13,33 kali lebih tinggi mendapatkan kualitas tidur yang baik dibandingkan remaja yang tidak aktif dalam beraktivitas. Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur memberikan manfaat baik secara akademis maupun nonakademis. Manfaat akademis adalah mencapai prestasi belajar optimal yang mendukung mahasiswa dalam menuntut ilmu di perguruan tinggi dan nonakademis adalah meningkatkannya kualitas tidur yang dapat berkontribusi terhadap kesehatan yang optimal.
Performa Atlet Cricket Nasional Tangkudung, Albert Wolter Aridan; Chandra; Yuliasih; Indrawati, Iis; Khoiruningrum, Lulu
Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah: Sport Coaching And Education
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSCE.09213

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat performa atlet cricket nasional Indonesia berdasarkan aspek fisik, fisiologis dan keterampilan teknis. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik tes dan pengukuran. Pengumpulan data dilakukan dengan tes kebugaran jasmani spesifik. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata kecepatan sprint 4,72 ± 0,28 detik, daya tahan otot tungkai 45,3 ± 5,7 cm, jarak tempuh yo yo test mencapai 1.320 ± 180 meter dengan estimasi VO₂max sebesar 48,6 ± 3,2 ml/kg/menit. Pada aspek teknis, akurasi batting rata-rata mencapai 78,5 ± 6,4% dan kecepatan bowling sebesar 114,2 ± 8,6 km/jam, sementara waktu reaksi rata-rata tercatat 0,29 ± 0,03 detik. Analisis perbandingan antarposisi menunjukkan bahwa bowler unggul pada kecepatan dan daya ledak, batsman unggul pada akurasi dan waktu reaksi, sedangkan all-rounder memiliki profil performa paling seimbang. Perbedaan performa antarposisi tersebut signifikan secara statistik (p<0,05). Jika dibandingkan dengan standar internasional, performa atlet cricket nasional Indonesia berada pada kategori baik, namun masih terdapat kesenjangan pada aspek daya tahan aerobik dan power output. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa peran posisi berpengaruh terhadap profil performa atlet cricket nasional, sehingga diperlukan program latihan yang lebih spesifik, terintegrasi, dan berbasis kebutuhan posisi untuk meningkatkan performa menuju level internasional. Kata Kunci: Cricket, Performa Atlet, Kondisi Fisik, Fisiologis, Keterampilan Teknis, Tim Nasional ABSTRACT This study aims to analyze the performance level of Indonesian national cricket athletes based on physical, physiological and technical skill aspects. This study uses a survey method with test and measurement techniques. Data collection was carried out with specific physical fitness tests. The results of this study showed that the average sprint speed was 4.72 ± 0.28 seconds, leg muscle endurance 45.3 ± 5.7 cm, the distance traveled by the yo yo test reached 1,320 ± 180 meters with an estimated VO₂max of 48.6 ± 3.2 ml/kg/minute. In the technical aspect, the average batting accuracy reached 78.5 ± 6.4% and bowling speed was 114.2 ± 8.6 km/h, while the average reaction time was recorded at 0.29 ± 0.03 seconds. A comparative analysis of the positions shows that the bowler excels in speed and explosiveness, the batsman excels in accuracy and reaction time, while the all-rounder has the most balanced performance profile. The difference in performance between these positions was statistically significant (p<0.05). When compared to international standards, the performance of Indonesian national cricketers is in the good category, but there is still a gap in the aspects of aerobic endurance and power output. The conclusion of this study emphasizes that the role of position affects the performance profile of national cricket athletes, so a more specific, integrated, and position-based training program is needed to improve performance towards the international level. Keywords: Cricket, athlete performance, physical condition, physiological, technical skills, national team