Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Efektivitas Pembelajaran Problem Solving Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa Dewi, Metha Frisila; Yusritawati, Ita; Zaenal, Reza Muhamad; Heriyana, Tio
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 4 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i4.1743

Abstract

This study aims to describe the success of the Problem Solving model in improving students' mathematical problem-solving skills from the perspective of learning motivation. This study uses a sequential explanator design. The research sample consisted of 36 students of SMP Negeri 3 Darma for the 2023/2024 academic year, namely 18 VIII A students as the experimental group and 18 VIII B students as the control group. The instruments used are tests and questionnaires. Data analysis was carried out using 2-Path Variance Analysis. The results of the data analysis were known with a significance level of 5% that in the learning model factor, a value of 0.000 < 0.05 was obtained with the conclusion that there was a difference in mathematical problem-solving ability between students who were given Problem Solving learning and conventional learning. Hypothesis testing of learning motivation factors had a value of 0.307 > 0.05 with the conclusion that there was no difference in mathematical problem-solving ability between students and High, medium, and low learning motivation
Focusky Application-Based Learning Media in the “Merdeka” Curriculum in Elementary Schools Sutisna, Atang; Zaenal, Reza Muhamad; Nur’alim, Muhamad
Profesi Pendidikan Dasar Vol. 10, No. 3, December 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ppd.v10i3.3173

Abstract

Curriculum changes in schools necessitate prompt responses, as they significantly impact the learning process. Within the framework of the “Merdeka” Curriculum, teachers must adopt a more creative approach to instruction. The development of Focusky-assisted learning media presents a viable alternative for implementing the “Merdeka” Curriculum in schools. This research employs a developmental methodology using the ADDIE model, with data collection techniques that include observation, interviews, and paired sample t-test analysis. The findings indicate that Focusky-based learning media was validated by subject matter experts and media specialists, achieving approval ratings of 95% and 88.9%, respectively. Additionally, the results from field testing demonstrated high practicality, with a rating of 81.8%. Furthermore, the average difference test, conducted to evaluate the effectiveness of student learning outcomes before and after the implementation of Focusky media, yielded a significance value of 0.000, which is less than the threshold of 0.05. These results conclusively demonstrate the effectiveness of Focusky-based learning media in enhancing student learning outcomes within the “Merdeka” Curriculum. The implications of this research underscore the potential of Focusky-assisted learning media to support teachers in delivering creative and innovative instruction. For students, this media is expected to facilitate more effective learning experiences.
PENERAPAN PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN SELF EFFICACY SISWA Ita Yusritawati; Kiki Zakiyah; Reza Muhamad Zaenal
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 9 No 1 (2023): JUMLAHKU VOL.9 NO.1 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v9i1.2800

Abstract

matematika dan self efficacy siswa Madrasah Tsanawiyah. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method strategi embedded konkuren. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTsN 1 Kadugede dan sampelnya adalah siswa kelas VIII A sebagai kelas kontrol serta siswa kelas VIII D sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah tes dan non tes. Tes yang digunakan berupa tes tipe uraian sebanyak 6 soal. Non tes yang digunakan berupa angket skala Self Efficacy dijabarkan dan dieksplorasi dari 4 domain yakni: (1) domain motivasi, (2) domain kognisi, (3) domain perilaku, dan (4) domain emosi. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika dan self efficacy antara siswa yang memperoleh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan model pembelajaran konvensional, kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang memperoleh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih baik daripada pembelajaran konvensional, kemampuan Self Efficacy siswa yang memperoleh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih baik daripada pembelajaran konvensional, terdapat korelasi antara kemampuan pemecahan masalah matematika dengan Self Efficacy siswa dengan nilai korelasinya 0,503 yang berkategori sedang.
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL BERBANTUAN ALAT PERAGA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA Manjaniawati, Suchi; Yusritawati, Ita; Muhamad Zaenal, Reza
EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/emteka.v5i2.6595

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengukur seberapa efektif model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan alat peraga untuk membantu siswa dalam belajar matematika, terutama pada materi statistika. Desain yang digunakan yaitu quasi eksperimen dengan bentuk Non-Equivalent Control Group Design. Penelitian ini melibatkan dua kelas diantaranya kelas eksperimen (Kelas VIII J) dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan alat peraga dan kelas kontrol (Kelas VIII I) menggunakan model konvensional. Tes, angket, dan pedoman wawancara adalah instrumen dalam penelitian ini. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu uji prasyarat, uji t dua sampel independen, uji Mann Whitney U pendekatan Z, data N-Gain, dan pengolahan angket dengan skala likert. Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan dalam kemampuan awal siswa untuk memecahkan masalah matematis yang diperoleh dari nilai pretest, akan tetapi terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dan terdapat peningkatan kemampuan siswa setelah diberikan perlakuan yang berbeda, dibuktikan dengan nilai signifikansi pada uji perbedaan yaitu 0,004 < 0,05 dan pada peningkatan diperoleh signifikansi 0,002 < 0,05. Respon positif yang diberikan siswa ditunjukkan dengan hasil analisis angket dan wawancara tanggapan siswa terhadap pembelajaran yang dilakukan pada penelitian ini. Berdasarkan hasil tersebut, menunjukkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) berbantuan alat peraga efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Meningkatkan Numerasi Matematika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Teams Games Tournament (TGT) Topic Offirstson; Reza Muhammad Zaenal
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 7 No 2 (2021): JUMLAHKU Vol. 7 No.2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v7i2.1487

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa kelas VII pada materi aritmatika sosial dengan menggunakan model pembelajarn kooperatif teknik teams games tournament (TGT). Subjek penelitiaan ini adalah 32 siswa kelas VII C MTs negeri 1 Kuningan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan tes kemampuan numerasi siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, karena pada siklus pertama belum mencapai ketuntasan atau indikator yang diharapkan. Hasil penelitian pada pra siklus menunjukan kemampuan numerasi siswa mempunyai rata-rata 21 dengan persentase ketuntasan belajarr 0%, setelah diberikan tindakan pada siklus I dengan menggunakan model pembelajarn kooperatif teknik teams games tournament (TGT) mengalami peningkatan kemampuan numerasi dengan nilai rata-rata 62 dan persentase ketuntasan siswa 59%, tetapi belum mencapai keberhasilan penelitian maka dilanjutkan dengan siklus II. Nilai rata-rata kemampuan numerasi siswa setelah dilakukan siklus II adalah 74 dengan persentase ketuntasan 78%, sehingga dapat disimpulakn bahwa model pembelajaran kooperatif teknik teams games tournament (TGT) dapat meningkatkan kemampuan numerasi siswa.
DEVELOPMENT OF E-LEARNING OF MATHEMATICS NUMERACY TO IMPROVE STUDENTS' NUMERACY ABILITY Reza Muhamad Zaenal; Sofhian Fazrin Nasrullah; Evan Farhan Wahyu Puadi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v13i3.8832

Abstract

When compared to reading and science skills, Indonesian students' numeracy skills always receive the lowest average scores. On the PISA test, 71% of students do not meet the minimum numeracy competency level. Because education and technological advancement are inseparable, a technology-based initiative that can improve students' numeracy skills is required. The creation of an e-learning numeracy application known as "E-learningNumeration," which is anticipated to offer a substitute for enhancing students' numeracy abilities. The purpose of this study is to ascertain whether the developed E-learningNumeration application is reliable, efficient, and applicable for assisting students in developing their mathematical numeracy skills. The students in class VIII at SMP IT Najib Rasyid served as the study's subjects. In this study, one type of R&D research method is the Software Development Life Cycle with a prototyping approach model. The Independent Samples Test analysis reveals that the E-learningNumeration application is effective in improving students' mathematical numeracy, as evidenced by the sig. value (2-tailed) Equal variances assumed to be 0.016  0.05. The developed application is deemed valid and usable. With an average score of 77.50 on the student questionnaire, the E-learning Numeracy application is also said to be useful. This study suggests that the E-learning Numeracy application should assist students in improving their numeracy skills.Kemampuan berhitung siswa Indonesia secara konsisten memperoleh hasil rata-rata terendah jika dibandingkan dengan kemampuan membaca dan sains mereka. Sekitar 71% siswa gagal memenuhi tingkat kemahiran minimal dalam berhitung sebagaimana dinilai oleh ujian PISA. Korelasi antara pendidikan dan kemajuan teknologi tidak dapat disangkal. Oleh karena itu, sangat penting untuk menggunakan pendekatan berbasis teknologi untuk meningkatkan kemahiran berhitung siswa. Tujuannya adalah untuk membuat aplikasi e-learning berhitung yang disebut "E-learningNumeration" yang akan berfungsi sebagai metode alternatif untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai validitas, efikasi, dan kepraktisan aplikasi E-learningNumeration dalam meningkatkan kemampuan berhitung matematika siswa. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari siswa kelas delapan di SMP IT Najib Rasyid. Penelitian ini memanfaatkan Software Development Life Cycle dengan model pendekatan prototyping, yang merupakan teknik penelitian di bidang R&D. Program E-learningNumeration yang dirancang dinilai valid dan praktis untuk digunakan. Lebih jauh lagi, terbukti berhasil meningkatkan kemampuan berhitung matematika siswa, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil analisis Independent Samples Test, di mana nilai signifikansi terlihat. (Bilateral) Asumsi varians yang sama terpenuhi pada tingkat signifikansi 0,016, yang lebih rendah dari ambang batas 0,05. Aplikasi E-learning Numeracy dinilai praktis, sebagaimana ditunjukkan oleh skor rata-rata 77,50 yang diperoleh dari evaluasi kuesioner siswa. Penelitian menunjukkan bahwa aplikasi E-learning Numeracy kemungkinan dapat meningkatkan kemampuan berhitung siswa.
PENERAPAN PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN SELF EFFICACY SISWA Ita Yusritawati; Kiki Zakiyah; Reza Muhamad Zaenal
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 9 No 1 (2023): JUMLAHKU VOL.9 NO.1 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v9i1.2800

Abstract

matematika dan self efficacy siswa Madrasah Tsanawiyah. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method strategi embedded konkuren. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTsN 1 Kadugede dan sampelnya adalah siswa kelas VIII A sebagai kelas kontrol serta siswa kelas VIII D sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah tes dan non tes. Tes yang digunakan berupa tes tipe uraian sebanyak 6 soal. Non tes yang digunakan berupa angket skala Self Efficacy dijabarkan dan dieksplorasi dari 4 domain yakni: (1) domain motivasi, (2) domain kognisi, (3) domain perilaku, dan (4) domain emosi. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika dan self efficacy antara siswa yang memperoleh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan model pembelajaran konvensional, kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang memperoleh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih baik daripada pembelajaran konvensional, kemampuan Self Efficacy siswa yang memperoleh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih baik daripada pembelajaran konvensional, terdapat korelasi antara kemampuan pemecahan masalah matematika dengan Self Efficacy siswa dengan nilai korelasinya 0,503 yang berkategori sedang.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Kosim Abdullah, Engkos; Muhamad Zaenal, Reza
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 9 No 2 (2023): JUMLAHKU VOL.9 NO.2 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v9i2.3454

Abstract

Asesmen kompetensi minimum adalah penilaian yang dilakukan untuk mengukur literasi, numerasi dan karakter siswa. Rendahnya tingkat kemampuan numerasi menjadi persoalan yang sangat penting untuk perkembangan pendidikan khusus bagi siswa sekolah dasar sampai atas. Perlu adanya solusi untuk peningkatan kemampuan literasi numerasi matematika siswa ini, dan model Problem Based Learning (PBL) dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa. Selanjutnya tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui apakah model Problem Based Learning (PBL) ini mampu membantu meningkatkan kemampuan literasi numerasi matematika siswa sekolah menengah pertama (SMP) atau Madrasah Tsanawiyah (MTs). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan model Kurt Lewin yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian pada pra siklus menunjukan bahwa hanya dua siswa yang telah mencapai nilai ketuntasan atau sekitar 6,3% dengan rata-rata nilai numerasi 41,4. Selanjutnya setelah diberikan tindakan kelas pada siklus I, siswa yang tuntas mengalami kenaikan menjadi 10 siswa atau 31% siswa telah tuntas dengan nilai rata-rata 55,8. Karena belum mencapai indikator keberhasilan, dilakukan tindakan siklus II, didapat 24 siswa dinyatakan lulus dengan nilai rata-rata 74,9 atau 75% siswa telah tuntas. Dengan demikian indikator keberhasilan tindakan terpenuhi yaitu lebih atau sama dengan 75% siswa mencapai ketuntasan. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa model PBL dapat membantu meningkatkan kemampuan literasi numerasi matematika siswa.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL “NUMERASI MATEMATIKA (NUMET)” MATERI BILANGAN BULAT TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA DI SB AMPANG MALAYSIA Rismala, Ade Irma; Hadiana, Oman; Zaenal, Reza Muhamad; Casnan, Casnan; Heriyana, Tio
Jurnal Edukasi dan Sains Matematika (JES-MAT) Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Edukasi dan Sains Matematika (JES-MAT)
Publisher : Department of Mathematics Education, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jes-mat.v9i2.7832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi bilangan bulat antara kelas eksperimen yang menerapkan media pembelajaran berbasis digital Numerasi Matematika (NuMet) dengan kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa SB Ampang dan mengambil sampel sebanyak dua kelas yaitu kelas V sebagai kelas eksperimen dan kelas VI sebagai kelas kontrol. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes kemampuan pemahaman matematis berupa pretest dan posttest. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa terdapat perbedaan pengaruh positif dan keefektivitasan penerapan media pembelajaran berbasis digital NuMet yang diterapkan pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) MELALUI GAME EDUKASI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA Yulisnawati, Yulisnawati; Ita Yusritawati; Reza Muhamad Zaenal
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol. 10 No. 1 (2025): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Mathematics Education Study Program, FKIP, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/symmetry.v10i1.29621

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the Project Based Learning (PjBL) learning model through the educational game media snakes and ladders on students' mathematical problem-solving abilities. The background of this national research is based on the low mathematical problem-solving abilities of students as shown by international data, as well as the still dominant use of conventional learning methods that do not actively involve students. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental method and a Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. The subjects of the study were grade VIII students at SMP Negeri 7 Kuningan in the 2024/2025 academic year, with samples consisting of two classes: an experimental class using the PjBL model through educational games, and a control class using conventional learning. Data were collected through pretest and posttest tests and student response questionnaires. The results showed that there was no significant difference in initial abilities between the two classes. However, after the treatment, there was a significant difference in the posttest results and an increase in the N-Gain score of mathematical problem solving ability between the experimental and control classes, which were analyzed using the Mann Whitney U non-parametric test. In addition, the results of the questionnaire showed that students gave a positive response to learning with the PjBL model through the snake and ladder educational game, with an average percentage of 75.025% in the high category. Thus, it can be concluded that the PjBL model through educational games is effective in improving students' mathematical problem solving abilities and is able to create a fun and interactive learning atmosphere.