Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengembangan LKPD Fisika Berbasis Etnosains untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa pada Materi Gelombang Bunyi Muliani, Muliani; Hasmi Br Lembong; Halimatus Sakdiah; Nuraini Fatmi; Nanda Novita
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i1.2395

Abstract

The purpose of this study was to determine the feasibility of Physics LKPD based on ethnoscience and to determine the increase in students' cognitive learning outcomes after using Physics LKPD based on ethnoscience. This study used the research and development (R&D) method with the ADDIE model. The sample used in this study was 2 classes, namely class XI IPA 1 and class XI IPA 2, totaling 37 students. Data collection techniques using questionnaires, tests, and validation sheet instruments from media experts, material experts, and teacher experts. The results of the study obtained from the results of the material expert validator obtained a percentage score of 87% with the criteria of "very feasible". The results of the media expert validator obtained a percentage score of 81% with the criteria of "very feasible". The results of the teacher expert validator obtained a percentage score of 98% with the criteria of "very feasible". Student responses to LKPD obtained a percentage score of 84% with the criteria of "very interesting". The effectiveness of LKPD based on N-gain is 0.58 with the interpretation that there is an increase in cognitive learning outcomes in the moderate category.
Pendampingan Belajar Bangun Datar Melalui Media Tangram 7 Di Rumah Baca Hasan-Savvas Kota Lhokseumawe Mutia Fonna; Iryana Muhammad; Marhami Marhami; Rohantizani Rohantizani; Nanda Novita
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.885 KB) | DOI: 10.59024/jnb.v1i1.51

Abstract

Pembelajaran matematika tingkat Sekolah Dasar yang dirasa sulit pada masa pandemi Covid-19, minimnya kegiatan belajar matematika dan rendahnya kemampuan anak-anak dalam menentukan bangun datar di Rumoh Baca Hasan Savvas menjadi latar belakang kegiatan pengabdian. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan belajar matematika materi bangun datar dengan menarik, yaitu melalui media Tanggram 7. Partisipan berjumlah 15 orang anak-anak tingkat Sekolah Dasar yang berada di sekitar Rumoh Baca Hasan Savvas di Gampong Jambo Timu Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi, diskusi, latihan soal dan pembahasan. Hasil pendampingan menunjukkan pada setiap pembelajaran peserta terlihat senang, aktif dan memperhatikan pembahasan media Tanggram 7. Peserta tertarik mengubah-ubah bentuk bangun datar dari media Tangram 7, sehingga berdampak pada peningkatan pengetahuan terhadap materi bangun datar. Peningkatan pengetahuan dapat dilihat dari perolehan nilai N-Gain sebesar 72% dengan kriteria Tinggi. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan terhadap bangun datar melalui media Tangram 7.
Determination of Aquifer Depths in Muara Batu and Dewantara Sub-districts, North Aceh Regency, Using Vertical Electrical Sounding (VES) Syafrizal Idris; Nanda Novita; Muliani Muliani; Muchlis Muchlis
Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MICoMS) Vol. 4 (2024): Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MI
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the depth of aquifer layers in Muara Batu and Dewantara sub-districts, North Aceh Regency, Indonesia. The investigation was conducted at five location points (NA1, NA2, NA3, NA4, and NA5), each with a 600 m spread. Data collection at these points was carried out using the Vertical Electrical Sounding (VES) method with a Schlumberger configuration, utilizing the SuperSting R8/IP Resistivimeter. The data processing results produced resistivity cross-sections of the rock layers down to a depth of 150 m. Based on the cross-sections, the aquifer layers exhibit low resistivity values (<13.5 Ωm), consisting of sand, a mixture of sand and gravel, calcareous sandstone, and sandstone. The depths of potential aquifer layers at each measurement point are as follows: 35.9–150 m at NA1, 23.6–150 m at NA2, 54.5–150 m at NA3, 28.5–101 m at NA4, and 52.8–150 m at NA5. Points NA1, NA2, NA3, and NA4 show the presence of water-saturated layers starting at a shallow depth of 1.5 m. In contrast, NA5, located in a hilly area with complex geological conditions, has more resistive layers and limited groundwater potential compared to the other points.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERMUATAN LITERASI SAINS PADA MATERI FLUIDA DI SMA Putri Fadillah; Fajrul Wahdi Ginting; Riza Andriani; Nanda Novita; Sudirman
Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, UNIVERSITAS MA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/relativitas.v9i2.25444

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif bermuatan literasi sains pada materi fluida yang layak dan praktis digunakan di SMA. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap analysis, design, development, dan evaluation. Produk dikembangkan menggunakan Articulate Storyline 3, divalidasi oleh tiga orang ahli (expert judgement), kemudian diuji secara terbatas kepada 28 siswa kelas XII-2 dan seorang guru fisika SMA Negeri 1 Lhokseumawe. Data dikumpulkan melalui lembar validasi dan angket respons, lalu dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan tingkat kelayakan materi sebesar 84,7 dan kelayakan media sebesar 86,0, keduanya berkategori sangat layak. Respons siswa dan guru masing-masing memperoleh skor rata-rata 86,0 dengan kategori sangat baik. Media mengintegrasikan animasi, video, simulasi, latihan interaktif, umpan balik otomatis, dan lembar kerja bermuatan literasi sains. Dengan demikian, media layak digunakan sebagai sumber belajar pendukung, meskipun efektivitasnya masih perlu diuji melalui implementasi pembelajaran berskala lebih luas.