Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

ANALISIS PERFORMA KOMPOR GASIFIKASI BIOMASSA TIPE FORCED DRAFT MENGGUNAKAN VARIASI JUMLAH BAHAN BAKAR TONGKOL JAGUNG Romi Djafar; Yunita Djamalu; Siradjuddin Haluti; Sjahril Botutihe
Jurnal Technopreneur (JTech) Vol 5 No 2 (2017): JURNAL TECHNOPRENEUR (November)
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.948 KB) | DOI: 10.30869/jtech.v5i2.120

Abstract

Ketersediaan energi semakin sedikit mendorong peningkatan harga bahan bakar minyak yang pada akhirnya menyusahkan masyarakat terutama kelompok ekonomi lemah. Guna mengatasi masalah harga minyak dan gas yang semakin mahal dan cadangannya yang terbatas maka diperlukan usaha yang terprogram dan terarah untuk mencari energi alternatif. Salah satu upaya yaitu penggunaan biomassa digunakan pada sektor rumah tangga misalnya untuk keperluan memasak. Namun masyarakat umumnya menggunakan biomassa dengan cara dibakar secara langsung. Sehingga metode pembakaran yang dihasilkan kurang efesien dan tidak ramah lingkungan. Maka dari itu, sejak dahulu kompor gasifikasi biomassa telah dibuat dan tingkat pengembangannya sampai dengan sekarang ini. Berbagai desain dan model telah banyak dikembangkan untuk mengkonversi biomassa sebagai sumber energi alternatif untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik. Namun rancangan kompor gasifikasi yang sudah ada tersebut masih memiliki berbagai kendala antara lain proses gasifikasi yang belum optimal dan kualitas pembakaran yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah fabrikasi kompor gasifikasi biomassa tipe forced draft menggunakan blower sebagai udara primer untuk skala laboratorium. Gasifikasi biomassa menarik untuk dikembangkan mengingat Propinsi Gorontalo telah menetapkan pertanian sebagai program unggulan yang berbasis jagung. Saat ini limbah hasil pertanian berupa tongkol jagung yang melimpah tersebut tidak dimanfaatkan dan hanya dibakar secara langsung oleh masyarakat. Terutama masyarakat yang tinggal dipemukiman pelosok desa bahkan daerah terisolir sehingga dipastikan bahwa jangkauan suplai energi listik dari PLN tidak terdapat pada daerah tersebut. Oleh karena itu, Teknologi kompor gasifikasi yang dapat mengkonversi biomassa menjadi energi panas yang hemat energi dan ramah lingkungan sebagai solusi yang tepat untuk diperkenalkan kepada pemerintah daerah maupun komunitas masyarakat yang ada. Tujuan Penelitian ini adalah rancang bangun dan fabrikasi kompor biomassa dengan bahan baku tongkol jagung. Hasil fabrikasi telah diuji kinerjanya dengan variasi ukuran jumlah bahan bakar yaitu 1; 2 dan 3 kg masing-masing dengan ukuran bahan bakar 1 cm. Metode yang digunakan adalah water boiling test (WBT) terhadap 3 liter air. Berdasarkan pengujian didapatkan hasil berupa start-up tercepat terjadi pada menit ke 4 dan waktu terlama pada menit ke 8, komsumsi bahan bakar yang dihasilkan berturut-turut 2.65 kg/h; 1.92 kg/h dan 2.6 kg/h. Power input berturut-turut 8.2 kWh; 5.9 kwh dan 9.3 kwh. Power output yang didapatkan adalah terendah sebesar 1.36 kWh dan tertinggi sebesar 2.1 kWh. Total operating time dari kompor masing-masing sebesar 56; 78 dan 85 menit. Sedangkan efesiensi termal kompor gasifikasi dihasilkan sebesar 23.6%.
Pengujian Karakteristik Fisik Jagung Bisi 2 untuk Mendesain Mesin Pemipil Jagung Portabel Moh Fikri Pomalingo; Sjahril Botutihe; Agus Susanto Ginting
Jurnal Technopreneur (JTech) Vol 6 No 2 (2018): JURNAL TECHNOPRENEUR (November)
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.913 KB) | DOI: 10.30869/jtech.v6i2.186

Abstract

Jagung merupakan salah satu potensi lokal utama di Gorontalo. Komoditi ini dibudidayakan di lahan datar dan lahan miring. Desa Botuwombato merupakan salah satu desa yang penghasil jagung terbesar di Gorontalo. salah satu varietas jagung yang banyak dibudidayakan di Gorontalo adalah Jagung Bisi 2. Salah satu permasalahan yang dihadapi yaitu belum adanya data karakteristik fisik buah jagung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fisik buah dan biji jagung Bisi 2 sehingga dapat merancang alat dan mesin dan pertanian yang baik dan tepat dalam pengoperasioannya. Pengukuran massa jagung dilakukan dengan menggunakan timbagan analitik dan pengukuran dimensi menggunakan jangka sorong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata massa jagung mencapai 108.6 g. Berat rerata biji jagung yang berada pada ujung, tengah dan pangkal secara berurutan mencapai 19.4 g, 22.2 g, dan 24.2 g. Hasil penelitian juga membuktikan bahwa dimensi biji jagung terbesar berada pada pangkal buah, sedangkan diameter tongkol terkecil berada pada ujung tongkol dengan nilai 19.4 mm.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGGUNAAN MESIN PEMECAH BUAH KAKAO DI DESA BUBAA, KECAMATAN PAGUYAMAN PANTAI Romi Djafar; Siradjuddin Haluti; Yunita Djamalu; Sjahril Botutihe
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG), Mei 2019
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v2i1.349

Abstract

Masyarakat desa bubaa masih menggunakan cara-cara tradisional padahal teknik pengolahan buah kakao harus diperhatikan karena sangat menentukan mutu akhir produk kakao, hal itu berkaitan dengan proses pembentukan cita rasa khas kakao dan pengurangan cita rasa kakao yang tidak dikehendaki seperti rasa pahit dan sepet. Melalui teknologi pengolahan buah kakao masyarakat dapat memperoleh buah kakao yang lebih berkualitas dengan proses pengolahan yang lebih mudah dan relatif cepat yakni dengan mesin pemecah buah kakao. Luaran dan target capaian yang diharapkan adalah adanya draft buku ajar, menjadi rekomendasi untuk menggunakan dan memanfaatkan alat TTG Pemecah buah kakao dan diharapkan terjadi peningkatan kualitas dan kesejahteraan masyarakat Desa Bubaa. Adapun metode pelaksanaan kegiatan adalah penyuluhan dan pelatihan guna memberikan informasi kepada masyarakat tentang alat dan bahan, cara kerja alat dan fungsi dari setiap komponen alat kemudian dilakukan pelatihan sekaligus demonstrasi alat dengan menggunakan 3 karung buah kakao dan melihat kinerja serta proses kerja alat pemecah buah kakao.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGGUNAAN MESIN PEMIPIL JAGUNG PORTABLE DI DESA BOTUWOMBATO, KECAMATAN KWANDANG, KABUPATEN GORONTALO UTARA Sjahril Botutihe; Agus Susanto Ginting; Moh Fikri Pomalingo
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 1 No 1 Oktober 2018
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v1i1.711

Abstract

Jagung merupakan komoditi utama di Provinsi Gorontalo khususnya di Kabupaten Gorontaloutara dengan produksi jagung sekitar 50 ribu ton/tahun. Salah satu wilayah penyumbangproduksi jagung di kabupaten ini adalah Desa Botuwombato dengan Luas tanaman jagung didesa ini mencapai 550 ha dengan hasil panen mencapai 4.950 ton/tahun. Jagung biasanyaditanam diareal perbukitan dengan kondisi lahan miring. Permasalahan yang dihadapaiadalah besarnya biaya yang gunakan pada saat panen untuk mentransportasikan jagung darilahan ke wilyah pemukiman. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan sosialisasi danpelatihan penggunaan mesin pemipil portable sehingga proses pemipilan dapat dilakukan dilahan pertanaman
PEMANFAATAN WASTAFEL PORTABLE SEMI-OTOMATIS DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 Mustofa Mustofa; Evi S Antu; Sjahril Botutihe; Bayu S Sinadia
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG), Mei 2021
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v4i1.718

Abstract

Propinsi Gorontalo merupakan propinsi terakhir terkonfirmasi positif Covid-19 dengan jumlah kasus sebanyak 126 tertanggal 5 Juni 2020. Pemerintah daerah melalui Gubernur, Walikota, dan Bupati telah bersama-sama berupaya dalam penanganan kasus Covid-19. Harapannya adalah tidak terjadi peningkatan kasus positif dan pasien yang dinyatakan positif agar segera ditangani dan sembuh. Program Studi Mesin dan Peralatan Pertanian Politeknik Gorontalo sebagai salah satu lembaga pendidikan yang tidak hanya bergerak di bidang pendidikan, melainkan juga bidang Tri Dharma Perguruan tinggi lainnya, termasuk Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tentu harus memiliki andil dalam upaya penanganan kasus covid-19, khususnya di Propinsi Gorontalo. Melalui kegiatan PkM diharapkan dapat membantu pemerintah dalam penangan kasus Covid-19. Kegiatan PkM yang ditawarkan oleh Program Studi Mesin dan Peralatan Pertanian Politeknik Gorontalo adalah berupa perlatan cuci tangan portable semi otomatis yang dapat digunakan oleh masyarakat Kabupaten Bone Bolango dalam pencegahan penularan virus corona (Covid-19).
PEMANFAATAN PENGERING EFEK RUMAH KACA (ERK) SEBAGAI ALTERNATIF PENGERING OLAHAN IKAN Yunita Djamalu; Evi Sunarti Antu; Romi Djafar; Burhan Liputo; Sjahril Botutihe
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 1 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.383 KB) | DOI: 10.56190/jat.v1i1.2

Abstract

Kelurahan Tanjung Kramat adalah salah satu Kelurahan yang berada di wilayah hulonthalangi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Kelurahan ini memiliki lahan yang dikelilingi oleh laut sehingga sebagian besar masyarakat kelurahan Tanjung Kramat berprofesi sebagai nelayan dan penjual ikan. Untuk mengoptimalkan potensi kelompok masyarakat kelurahan tanjung kramat, tim pengabdinberinisiatif untuk mendesiminasikan alat pengering untuk pengolahan ikan dari hasil penelitian Dosen dan Mahasiswa. Alat pengering ini dapat difungsikan selain untuk pasca panen dibidang pertanian juga untuk pasca panen dibidang perikanan yang dalam hal ini pada kegiatan pengabdian ini difokuskan pada pengolahan ikan kering yaitu ikan asin atau yang biasa disebut ikan garam oleh masyarakat gorontalo dan juga untuk pengeringan kerupuk ikan. Alat pengering yang didesiminasikan adalah alat pengering Efek Rumah Kaca (ERK) dengan dua sistem kerja yang berbeda yakni pengering alami dan pengeringan secara paksa. Alat pengering efek rumah kaca berbentuk prisma segi empat dengan tambahan exhaust adalah alat pengeringan dengan sistem kerja pengeringan paksa dan alat pengering efek rumah kaca dengan variasi bukaan cerobong penghawaan dengan sistem yang alami, menggunakan variasi ini agar mempercepat laju pengeringan dan menghilangkan kondensasi didalam ruang pengering. Dalam proses pengabdian pada kelompok masyarakat ini tim pengabdi mengemas kegiatan dari ceramah presentasi pengenalan alat, tanya jawab, praktek cara pembuatan alat, cara penggunaan alat dan cara pemeliharaan alat. Dari hasil kegiatan tersebut disepakati bahwa untuk kegiatan selanjutnya lebih difokuskan pada pembuatan produk olahan ikan pengemasan, dan pemasaran.
INOVASI BERKELANJUTAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT MELALUI BRIKET RAMAH LINGKUNGAN DI DESA SIPAYO KABUPATEN POHUWATO Selvi Selvi; Sjahril Botutihe; Nurharyati Panigoro; Srie Isnawaty Pakaya
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i2.3694

Abstract

Sampah di desa Sipayo lebih banyak dilakukan penumpukan sampah yang menganggu pemandangan. Masyarakat juga masih sering melakukan pembakaran sampah yang menyebabkan polusi udara. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan program pengabdian masyarakat dengan judul Inovasi Berkelanjutan dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat melalui Briket Ramah Lingkungan dari Sampah di Desa Sipayo Kecamatan Paguat Kabupaten Pohuwato. Adapun yang menjadi tujuan dari pengabdian ini adalah bagaimana melakukan inovasi berkelanjutan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat melalui briket ramah lingkungan dari sampah. Program pengabdian ini dilakukan metode pendampingan, pendidikan, pelatihan dan sosialisasi tentang briket serta melakukan pelatihan manajemen pemasaran tentang produk briket tersebut. Hasil dari kegiatan tersebut dapat dilihat dengan antusiasnya masyarakat dalam melakukan pembuatan briket setelah dilakukan pendampingan, pendidikan, pelatihan dan sosialisasi terkait dengan kemanfaat briket tersebut dan adanya dukungan pemerintah secara penuh yang ditunjukan dengan pelounchingan produk briket dengan dihadiri oleh kepala desa, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat lainnya khususnya dari Kecamatan Paguat dan pemerintah Kabupaten Pohuwato yang di wakili oleh kepala badan lingkungan hidup.Selain itu bukti keseriusan pemerinta desa dengan membetuk IKM usaha briket dengan memberikan fasilitas rumah produksi.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI USAHA BERSAMA PRODUKSI BRIKET DAN PUPUK KOMPOS DARI SAMPAH RUMAH TANGGA DALAM PROGRAM PKK DI DESA SIPAYO KECAMATAN PAGUAT KABUPATEN POHUWATO Botutihe, Sjahril
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i4.50830

Abstract

Kegiatan Pengabdian berjudul Pemberdayaan Perempuan Melalui Usaha Bersama Produksi Briket dan Pupuk Kompos dari Sampah Rumah Tangga Dalam Program PKK di Desa Sipayo Kecamatan Paguat Kabupaten Pohuwato. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan memberdayakan perempuan melalui program PKK agar mampu memanfaatkan sampah rumah tangga menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga.Metode yang dilakukan adalah metode terstruktur dan berkelanjutan diantaranya 1).Melakukan metode pelatihan, 2). Melakukan Pengorganisasian Kelompok, 3). Pengumpulan sampah, 4).Pemilihan Peralatan dan Bahan Baku, 5). Pengelolaan Produksi, 6). Pasar dan Pemasaran, 7). Kemitraan dan Kolaborasi, 8). Pendampingan dan bimbingan, 9). Pemantauan dan Evaluasi.Secara umum capaian program dapat dilihat dari pelaksanaan program dalam bentuk sosialisasi dan pendampingan melalui pelatihan pemberdayaan perempuan melalui usaha bersama produksi  briket dan pupuk kompos dari sampah rumah tangga dalam program PKK telah selesai dilaksanakan sesuai dengan perencanaan yang dilakukan oleh tim pelaksana pengabdian. Kegiatan ini juga berjalan dengan lancar yang dapat dilihat dari antusias kelompok perempuan dalam menerima materi yang disampaikan oleh tim pelaksana terkait bagaimana membuat briket dan pupuk kompos yang berbahan baku sampah rumah tangga dengan menggunakan teknologi sederhana yang disediakan oleh tim pelaksana pengabdian PKM
Rancang Bangun Alat Pakan Ayam OtomatisBerbasis Arduino Uno Pada Ayam Gilang H. Detuage; Muhammad Asri; Sjahril Botutihe
Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Banthayo Lo Komputer Vol 3 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/balok.v3i2.1205

Abstract

Penelitian ini merupakan studi eksperimental yang berfokus pada perancangan dan pengujian pengumpan ayam otomatis, khususnya mendukung upaya kewirausahaan untuk operasional yang lebih efisien dan efektif. Industri peternakan unggas di Indonesia telah berkembang pesat, namun banyak peternak yang masih mengandalkan metode konvensional atau manual, seperti pemberian pakan ayam secara manual, yang dapat menimbulkan tantangan dalam pemberian pakan yang tepat waktu dan memadai.. Perangkat menjadwalkan dan membagikan umpan sesuai dengan interval terprogram. Pengoperasian pengumpan selesai dalam waktu 3 (tiga) detik per aktivasi, menghasilkan tumpahan rata-rata 20gr. Dengan memanfaatkan Sensor Swift, perangkat itu mendeteksi tingkat pakan dalam wadah penyimpanan, memperingatkan melalui Sensor Swift jika tingkatnya turun di bawah 10% dari kapasitas 5 (lima) kg.  Hal itu dapat mencegah kekurangan pakan melalui bunyi Buzzer. Dengan dibuatnya perangkat ini, diharapkan dapat membantu para peternak ayam yang masih memberikan pakan ayam dengan cara manual.. Kata Kunci: Alat pakan ayam otomatis, Ayam Bangkok, Sensor Swift, Arduino Uno, Motor Servo
POTENSI ENERGI SAMPAH PLASTIK SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF TERBARUKAN Kogoya, Dikson; Botutihe, Sjahril; Indah Pratiwi, Amelya
Jurnal Electrichsan Vol. 13 No. 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/electrichsan.v13i2.1041

Abstract

Sampah sering dianggap tak berguna oleh mayoritas masyarakat, namun, di kalangan masyarakat ekonomi rendah, memungut sampah untuk dijual ke tempat daur ulang menjadi cara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sampah juga dapat dihasilkan atau didaur ulang untuk digunakan kembali di rumah tangga, seperti kaca plastik, sendok, dan berbagai bahan untuk keperluan rumah tangga. Penelitian ini dilakukan di Provinsi Gorontalo, Indonesia, utara Pulau Sulawesi, menggunakan metode penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui pengujian langsung di lapangan dan referensi literatur seperti jurnal, buku, dan internet. Hasil pengujian menunjukkan bahwa laju aliran udara yang digunakan memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai Air Fuel Ratio (AFR), yang menggambarkan perbandingan udara dan bahan bakar. Semakin kecil nilai AFR, semakin baik konsumsi bahan bakar. Analisis menunjukkan bahwa Equivalent Ratio (ER) dari setiap pengujian bervariasi antara 0,22 hingga 0,25, dengan ER terendah sebesar 0,15. Semakin kecil nilai ER, semakin tidak sempurna produksi syngas. Nyala api terbaik ditemukan pada AFR aktual 1,15 dengan ER 0,25 pada kecepatan udara 10 m/s. Selain itu, suplai udara ke dalam ruang reaktor berpengaruh pada warna nyala api, dengan peningkatan suplai menghasilkan nyala api yang lebih kemerahan. Berdasarkan analisis nyala api efektif, ditemukan durasi waktu terbaik sebesar 567 menit pada AFR 1,15 dengan laju konsumsi bahan bakar 7 kg/jam. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai optimalisasi proses pembakaran sampah untuk produksi syngas dengan menggunakan reaktor tertentu pada kondisi tertentu.