Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

RANCANG BANGUN PROTOTIPE TEMPAT SAMPAH OTOMATIS DENGAN MONITORING KAPASITAS SAMPAH OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO Eko Agus Saputro; Ahmad Rofii
Jurnal Kajian Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2022): JKTE VOL 7 NO 1 (MARET 2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jkte.v7i1.5728

Abstract

Dalam kondisi normal baru yang diterapkan saat ini menjaga kebersihan diri dan lingkungan sangat penting untuk meminimalisir penyebaran pandemi COVID-19, salah satu hal yang dapat dilakukan untuk menjaga lingkungan bersih yaitu membuang sampah pada tempatnya. Namun masalah yang terjadi saat ini penting menghindari sentuhan langsung dengan benda-benda yang dianggap kurang bersih, tutup tempat sampah merupakan satu diantara benda yang dihindari untuk disentuh secara langsung agar dapat meminimalisir dampak pandemi covid-19.Penelitian dilakukan untuk meminimalisir dampak pandemi COVID-19 dengan membuat tempat sampah otomatis memberi solusi dalam kondisi pandemi saat ini, pada rancang bangun tempat sampah otomatis dengan monitoring kapasitas sampah otomatis berbasis mikrokontroler arduino uno langkah awal yaitu menentukan komponen yang akan digunakan, membuat skema dari komponen yang ditentukan menggunakan Software Fritzing Portable, mendesain perangkat yang digunakan pada tempat sampah, pengetesan sensor jarak (Sensor HC-SR04) dengan arduino dan melihat pengaruhnya terhadap motor servo, pengetesan modul Wifi (modul ESP8266).Pada hasil akhir penelitian sensor jarak dapat mendeteksi target dengan radiaus maksimal 20cm, motor servo dapat bergerak 90⁰ pada saat sensor jarak mendeteksi target, modul Wifi (modul ESP8266) dapat mengirimkan notifikasi saat sampah penuh.
PENANGGULANGAN SANITASI DAN PENYULUHAN UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT DESA BENJOT PASCA GEMPA CIANJUR diana laila ramatillah; Dinar Ayu chandra Agustin; Sri Endah Susilowati; Rangki Astiani; Ahmad Rofii; Stefanus Lukas
BERDIKARI Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/berdikari.v6i1.6587

Abstract

Indonesia merupakan wilayah rawan bencana alam salah satunya adalah gempa bumi. Bencana alam gempa bumi yang terjadi di Cianjur berdampak pada kualitas hidup masyarakat, baik secara fisik, social dan kesehatan. Permasalahan kesehatan akibat bencana adalah meningkatnya potensi kejadian penyakit menular maupun penyakit tidak menular. Akibat banyak bangunan yang roboh menyebabkan sanitasi menjadi butuk dan rawan penyakit. Untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat perlu dilakukan di desa Benjot, Kecamatan Cugenang, Jawa Barat untuk meningkatkan kualitas kesehatan warga korban pasca gempa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terbagi menjadi dua tahap atau metod yakni pemberian inventaris yang dibutuhkan masyarakat terdampak dan sosialisasi mengenai pentingnya sanitasi, kesehatan dan penyakit menular. Dari kegiatan pengabdian masyarakt ini adalah dihasilkan teknologi sanitasi yang baik untuk masyarakat desa Cianjur yang terdampak gempa. Selain itu pelaksanaan penyuluhan tentang diare dan hubungan nya dengan sanitasi yang baik serta konseling penyakit terhdap warga desa Benjot korban gempa disambut dengan positif oleh warga sehingga memberikan pengetahuan kepada warga untuk mencegah penyakit yang mungkin terjadi akibat kurang baiknya sanitasi. Kegiatan penanggulangan sanitasi kepada masyarakat dan penyuluhan penyakit kepada warga korban gempa cianjur telah terlaksana sehingga dapat membantu warga dalam meningkatkan kualitas kesehatan.
Evaluasi Pengobatan Yang Diterima Anak Berkebutuhan Khusus Di Sumatera Selatan, Indonesia Ramatillah, Diana Laila; Dinli, Dwi Yunisa; Ipadeola, Mairo Hamid; Rabima, Rabima; Paulina, Ida; Rofii, Ahmad
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Farmasi Indonesia
Publisher : Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.156 KB) | DOI: 10.35617/jfionline.v14i1.11

Abstract

Children with special needs (ABK) are children with different characteristics from children in general who have significant abnormalities (mental-intellectual, physical, social and emotional). This study aims to evaluate the treatment received by children with special needs in South Sumatra. This is a cross-sectional survey conducted among students at SLB South Sumatra using a self-administered questionnaire. The sampling technique was done by convenience sampling. From the results of this study, it is known that there are 53 males and 43 females. Based on the results of the study, it was found that the treatment received by children with special needs, namely DHA (Omega-3) + Vitamin B Complex as many as 20 people (37%) by 20% was influenced by most of those who took medication at the age of 11-15 years. There is a significant relationship between treatment and intelligence level which is indicated by a p-value of 0.02, which shows that 7 people (7%) are good and 89 people (93%). It is also known that there is a significant relationship between comorbidities and treatment, which is indicated by significant p-value (P < 0.001), 35 people (37%), and 61 people (63%). DHA (Omega-3) is the most widely given supplement to students with special needs at the age of 11-15, and only a few students receive depakote (Divalproex Sodium) and multivitamins including Vitamin A, B complex and Vitamin C with an average moderate level of intelligence. This is influenced by comorbidities such as epilepsy.