Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : statika

ANALISIS PERBANDINGAN HARGA PEKERJAAN MENGGUNAKAN METODE BOW DENGAN AHSP 2022 RUANG KELAS BARU SDN 100702 DESA NAPA KEC. BATANG TORU Ummi Azizah Isnadi; Sahrul Harahap; Wirna Arifitriana
STATIKA Vol. 9 No. 1 (2026): Statika Vol 9 No 1 April 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v9i1.1785

Abstract

Dalam pelaksanaan pekerjaan, kontraktor akan membuat rencana anggaran biaya sebagai dasar memasukkan penawaran terhadap suatu pekerjaan. Pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB) memerlukan koefisien atau angka indeks untuk mendapatkan analisis harga satuan untuk pekerjaan tersebut, angka indeks atau koefisien dapat diperoleh melalui Analisis BOW (Burgeslijke Openbare Werken) dan Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP). Apabila mempelajari secara mendetail tentang daftar harga satuan pekerjaan, bahan dan upah yang tertera pada analisa-analisa perhitungan harga satuan pekerjaan tersebut maka akan ada beberapa perbedaan analisa terutama pada besarnya koefisien, namun demikian masing-masing metode tersebut dapat dipergunakan sebagai pedoman dalam menyusun anggaran biaya bangunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana nilai perbandingan Analisa Harga Satuan Pekerjaan dengan metode perhitungan BOW dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP 2022) pada pekerjaan pembangunan ruang kelas baru SDN 100702 Desa Napa Kec. Batang Toru dan mengetahui estimasi anggaran biaya yang lebih ekonomis dari perhitungan dengan metode perhitungan BOW dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP 2022) pada pekerjaan tersebut. Dari hasil perhitungan yang dilakukan pada proyek pembangunan ruang kelas baru SDN 100702 Desa Napa Kec. Batang Toru maka diperoleh persentase selisih pada metode BOW lebih besar 8,8% dibandingkan metode AHSP 2016. Dimana hasil akhir dari perhitungan menunjukan bahwa biaya pembangunan ruang kelas baru SDN 100702 Desa Napa Kec. Batang Toru dengan menggunakan metode BOW sebesar Rp 187.370.722,73, sedangkan hasil estimasi biaya menggunakan metode AHSP 2016 sebesar Rp. 172.259.668,23. Atau dengan kata lain Analisa BOW lebih mahal sebesar Rp. 15.111.054,50 dibandingkan Analisa AHSP 2022.
ANALISA PERBANDINGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE BOW DENGAN AHSP 2016 PADA PEMBANGUNAN RUANG PERPUSTAKAAN SD NEGERI 100480 AEK HARUAYA KEC. DOLOK KAB. PADANG LAWAS UTARA Hanriansah Maulana; Sahrul Harahap; Wirna Arifitriana
STATIKA Vol. 9 No. 1 (2026): Statika Vol 9 No 1 April 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v9i1.1791

Abstract

Perkiraan biaya atau estimasi biaya sangatlah penting didalam sebuah proyek sehingga perlu direncanakan suatu rancangan atau estimasi anggaran biaya yang baik dalam pelaksanaan pekerjaan. Estimasi biaya awal digunakan untuk studi kelayakan, alternatif desain yang mungkin, dan pemilihan desain yang optimal untuk sebuah proyek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah selisih biaya dan anggaran, serta menentukan manakah metode yang lebih efesien digunakan Pada proyek pembangunan Ruang Perpustakaan SD Negeri 100480 Aek Haruaya Kec. Dolok Kab. Padang Lawas Utara. Dalam penyusunan anggaran biaya maka diperlukan data - data yang mendukung diantaranya adalah gambar, daftar harga bahan dan upah pada daerah penelitian, serta daftar volume pekerjaan. Dari hasil perhitungan yang dilakukan pada proyek pembangunan Ruang Perpustakaan SD Negeri 100480 Aek Haruaya Kec. Dolok Kab. Padang Lawas Utara maka diperoleh persentase selisih pada metode BOW lebih besar 10,40% dibandingkan metode AHSP 2016. Dimana hasil akhir dari perhitungan menunjukan bahwa biaya Pembangunan Ruang Perpustakaan SD Negeri 100480 Aek Haruaya Kec. Dolok Kab. Padang Lawas Utara dengan menggunakan metode BOW sebesar Rp 223.487.014,45, sedangkan hasil estimasi biaya menggunakan metode AHSP 2016 sebesar Rp. 202.439.859,33.
ANALISIS PERBANDINGAN HARGA PEKERJAAN MENGGUNAKAN METODE BOW DENGAN AHSP 2022 PEMBANGUNAN PERPUSTAKAAN SDN 100605 SITAMPA SIMATORAS KEC. BATANG ANGKOLA Sri Wahyuni; Sahrul Harahap; Wirna Arifitriana
STATIKA Vol. 9 No. 1 (2026): Statika Vol 9 No 1 April 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v9i1.1793

Abstract

Proyek dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yakni proyek konstruksi bangunan gedung dan proyek konstruksi bangunan sipil. Pada proyek konstruksi bangunan gedung meliputi rumah, kantor, pabrik, dan sebagainya, dengan karakteristik sebagai tempat tinggal atau tempat bekerja. Seorang kontraktor / pelaksana proyek berusaha untuk mendapatkan nilai keuntungan sebesar mungkin begitu pula bagi seorang owner / pemilik modal yang berusaha untuk mendapakat nilai / biaya proyek konstruksi seminimal mungkin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah selisih biaya dan anggaran, serta menentukan manakah metode yang lebih efesien digunakan Pada proyek pembangunan Perpustakaan SD Negeri 100605 Sitampa Simatoras Kec. Batang Angkola Kab. Tapanuli Selatan. Dalam penyusunan anggaran biaya maka diperlukan data - data yang mendukung diantaranya adalah gambar, daftar harga bahan dan upah pada daerah penelitian, serta daftar volume pekerjaan. Dari hasil perhitungan yang dilakukan pada proyek pembangunan Perpustakaan SD Negeri 100605 Sitampa Simatoras Kec. Batang Angkola Kab. Tapanuli Selatan maka diperoleh persentase selisih pada metode BOW lebih besar 8,2% dibandingkan metode AHSP 2022. Dimana hasil akhir dari perhitungan menunjukan bahwa biaya pembangunan Perpustakaan SD Negeri 100605 Sitampa Simatoras Kec. Batang Angkola Kab. Tapanuli Selatan dengan menggunakan metode BOW sebesar Rp 172.55.827,62, sedangkan hasil estimasi biaya menggunakan metode AHSP 2022 sebesar Rp. 159.481.705,43.
ANALISA KEBUTUHAN LAHAN PARKIR DI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA Romi Syahputra Daulay; Sahrul Harahap; Wirna Arifitriana
STATIKA Vol. 9 No. 1 (2026): Statika Vol 9 No 1 April 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v9i1.1804

Abstract

Analisis kebutuhan lahan parkir di Dinas Pendidikan Padang Lawas Utara sebagai upaya meningkatkan efektivitas pemanfaatan ruang serta kelancaran aktivitas pegawai dan pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan ruang parkir dan pola parkir pada Dinas Pendidikan Padang Lawas Utara Dan menganalisis karakteristik lahan parkir Dinas Pendidikan Padang Lawas Utara.Penelitian ini telah dilaksanakan di Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara pada bulan Agustus tahun 2025. Hasil survei menunjukkan bahwa kapasitas parkir yang tersedia, yaitu 15 SRP untuk kendaraan roda empat dan 28 SRP untuk roda dua, tidak mampu menampung kebutuhan maksimum masing-masing sebesar 19 SRP dan 58 SRP. Indeks parkir yang melebihi 100% menandakan terjadinya kelebihan daya tampung, terutama pada kendaraan roda dua. Durasi rata-rata parkir sekitar satu jam per kendaraan menunjukkan tingginya tingkat perputaran kendaraan pada jam kerja. Berdasarkan analisis, diperlukan penambahan empat SRP untuk roda empat dan dua puluh SRP untuk roda dua, disertai penataan ulang marka, rambu, dan pola parkir agar pemanfaatan ruang menjadi lebih optimal. Penelitian ini merekomendasikan perluasan lahan, penataan kembali pola parkir, serta penyediaan fasilitas pendukung untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan area parkir.
ANALISA KINERJA SIMPANG TIGA JALAN ABDUL JALIL LUBIS-JALAN RAJA INAL SIREGAR KOTA PADANGSIDIMPUAN Riski Saihotma Nasution; Sahrul Harahap; Wirna Arifitriana
STATIKA Vol. 9 No. 1 (2026): Statika Vol 9 No 1 April 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v9i1.1860

Abstract

Persimpangan jalan merupakan tempat bertemunya arus lalu lintas dari dua jalan atau lebih. Kinerja jaringan jalan harus memperhitungkan tundaan akibat adanya simpang, baik itu simpang bersinyal maupun simpang tak bersinyal. Pada simpang tidak bersinyal ini, terjadi kemacetan yang disebabkan oleh hambatan samping, tingginya populasi kendaraan yang tidak diimbangi dengan ketersediaan infrastruktur (prasarana) jalan yang memadai. Menganalisa kapasitas dan tingkat kinerja suatu simpangan tidak bersinyal maka diperlukan data data dari lapangan, berupa data geometrik simpang (lebar tiap kaki simpang), jenis dan jumlah kendaraan yang melintasi persimpangan setelah dikalilkan dengan angka ekivalensi dari masing masing kendaraan, sehingga diperoleh keseragaman dalam satuan mobil penumpang (SMP). Kemudian dihitung kapasitas dan tingkat kinerja persimpangan yang meliputi derajat kejenuhan, dan tundaan simpangan dengan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997). Hasil analisa yang diperoleh, nilai kapasitas (C) 2668,33 (smp/jam), derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,74 det/smp, dan tundaan (D) simpangan sebesar 11,74 det/smp. Maka diperoleh tingkat pelayanan pada Kinerja Simpang Tiga Jalan Abdul Jalil Lubis-Jalan Raja Inal Siregar Kota Padangsidimpuan masih mampu menampung volume lalu lintas, akan tetapi untuk kedapannya harus ada pnelitian lebih lanjut karena dalam penelitian yang dilaukan nilai derajat kejenuhan sudah mendekati nilai standar derajat kejenuhan.
Evaluasi Efisiensi Biaya dan Durasi Pekerjaan Kusen Kayu dan UPVC Pada Pembangunan Gedung Mako Polres Tapanuli Selatan Wirna Arifitriana; Ferawati Artauli Hasibuan
STATIKA Vol. 9 No. 1 (2026): Statika Vol 9 No 1 April 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v9i1.1877

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi tingkat efisiensi penggunaan kusen kayu dan kusen UPVC pada pembangunan Gedung Mako Polres Tapanuli Selatan berdasarkan aspek biaya dan waktu pelaksanaan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan membandingkan dua alternatif material berdasarkan volume pekerjaan, harga bahan, upah tenaga kerja, dan produktivitas. Data yang digunakan berasal dari gambar kerja, dokumen pekerjaan, hasil pengukuran, serta data harga material dan tenaga kerja. Perhitungan biaya dilakukan dengan menggunakan Analisis Harga Satuan Pekerjaan tahun 2022, sedangkan waktu pelaksanaan ditentukan berdasarkan volume pekerjaan dan produktivitas dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 20 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa pekerjaan kusen kayu membutuhkan biaya sebesar Rp1.227.345.407,00, sedangkan alternatif kusen UPVC membutuhkan biaya sebesar Rp2.829.100.057,98. Perbedaan biaya kedua alternatif mencapai Rp1.601.754.650,98. Dari aspek waktu, pekerjaan kusen kayu diperkirakan selesai dalam 111 hari, sedangkan kusen UPVC membutuhkan 115 hari. Dengan demikian, pada kondisi proyek yang dianalisis, kusen kayu memberikan hasil yang lebih efisien karena memiliki kebutuhan biaya lebih rendah dan waktu pelaksanaan lebih singkat dibandingkan kusen UPVC.