Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Study on Tobacco Control-Related Stakeholders’ Perspective on Tobacco Control Policies and Practice Towards Teenagers and Children Under Sharia Law Setting in Aceh Hanifah Hasnur; Riza Septiani; Vera Nazhira Arifin; Febyolla Presilawati; Alma Aletta; Sutri Helfianti; Muhammad Muhammad; Surna Lastri; Luthfi Nanda Perdana; Meutia Zahara; Tahara Dilla Santi
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 10, No 1 (2023): March 2023
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v10i1.59234

Abstract

            Banda Aceh City Qanun Number 5 of 2016 concerning Smoking Free Areas and MPU Fatwa Number 18 of 2014 concerning Smoking in the Islamic view are two regional policies that have been issued and must be implemented optimally to limit and reduce smoking consumption, especially among adolescents and children in Aceh. This study aims to assess the perspectives of tobacco control-related stakeholders on tobacco control policies and practices in Aceh Province for children and adolescents. This study uses a qualitative study design by conducting Focus Group Discussions with twelve people as representatives of stakeholders related to tobacco control efforts in Aceh. The smoking culture of the Acehnese people which has integrated into their way of life has made teenagers and children vulnerable to exposure to cigarettes. But on the other hand, the Islamic view of smoking is in line with the principles of tobacco control where smoking can harm children and adolescents, so it is strictly prohibited in the Islamic view. Therefore, it is suggested that tobacco control interventions in Aceh for children and adolescents can focus on interventions that use a socio-cultural approach. This can guarantee the success of the tobacco control intervention program carried out in certain areas such as Aceh Province, which still has very clear socio-cultural values. In addition, a shared understanding of the dangers of smoking and making clear the law against smoking will strengthen tobacco control in Aceh, where so far the people have carried out everything based on sharia. Strict sanctions for youth and children who smoke and adequate resources are other keys to the success of the practice and implementation of tobacco control policies in Aceh Province.
Hubungan Pelayanan Petugas Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di PUSKESMAS Ujong Fatihah Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya Fahrul Hamtia Razi; Hanifah Hasnur; Vera Nazhira Arifin
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 2 April 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v2i2.1312

Abstract

Data WHO yang menunjukkan bahwa 5,7 hingga 8,4 juta orang meninggal disebabkan oleh rendahnya kualitas pelayanan kesehatan setiap tahunnya di Negara berpenghasilan rendah dan menengah. Puskesmas merupakan ujung tombak pelaksanaan pelayanan kesehatan di suatu daerah di Indonesia dimana pelayanan yang diberikan berpengaruh terhadap kepuasan pasien yang berkunjung sehingga dapat membangkitkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat penduduk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara mutu pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pada pasien di Puskesmas Ujong Fatihah Kecamtan Kuala Kabupaten Nagan Raya tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian ini merupakan penelitain dengan pendeketan cross sectional yang dilaksanakan pada Januari-September tahun 2022. Populasi penelitian ini merupakan seluruh pasien rawat jalan di Puskesmas Ujong Fatihah dari Januari-September sebanyak 29964 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan metode Proporsional Random Sampling. Sampel yang diperoleh sebanyak 100 responden rawat jalan. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan menggunakan bantuan software SPSS versi 26. Hasil penelitian univariat diperoleh bahwa mayoritas mutu pelayanan aspek reliability yaitu baik sebanyak 82 responden (82%), aspek tangible yaitu baik sebanyak 79 responden (79%), aspek empathy yaitu baik sebanyak 86 responden (86%), aspek responsivness yaitu baik sebanyak 86 responden (86%) dan mayoritas tingkat kepuasan responden yaitu baik sebanyak 82 responden (82%). Hasil penelitian bivariat diperoleh bahwa reliability (P=0,000), assurance (P=0,000), tangible (P=0,000), empathy (P=0,000) dan Responsiveness (P=0,000) terdapat hubungan signifikan terhadap kepuasan pada pasien di Puskesmas Ujong Fatihah Kecamtan Kuala Kabupaten Nagan Raya tahun 2022. Terdapat hubungan signifikan antara seluruh aspek mutu pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pada pasien di Puskesmas Ujong Fatihah Kecamtan Kuala Kabupaten Nagan Raya tahun 2022. Disarankan kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Ujong Fatihah Kecamtan Kuala Kabupaten Nagan Raya untuk selalu menjaga dan mampu meningkatkan pelayanan yang diberikan kepada pasien.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepuasan Kerja Tenaga Kesehatan Non PNS di Puskesmas Aceh Selatan Muhammad Zaki Aurian; Agustina; Hanifah Hasnur
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i2.7632

Abstract

Job satisfaction among non-civil servant (non-PNS) health workers plays a crucial role in determining the quality of primary health services at community health centers. However, various challenges such as inadequate salary, dual workload, work fatigue, interpersonal relationships, and career uncertainty may influence job satisfaction levels. This study aimed to analyze factors associated with job satisfaction among non-PNS health workers at Primary Health Centers in Aceh Selatan in 2025. This research used a quantitative approach with a cross-sectional design involving 86 respondents selected through total sampling from six health centers. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using Chi-Square and Fisher’s Exact Test at a 95% confidence level. The results showed that most respondents reported inadequate salary, high dual workload, work fatigue, and high career uncertainty. More than half of respondents were dissatisfied with their jobs. Statistical analysis indicated that salary, dual workload, work fatigue, and career uncertainty were significantly associated with job satisfaction (p<0.05), while interpersonal relationships were not significantly related. These findings highlight the importance of improving compensation systems, workload management, fatigue prevention, and career clarity to enhance job satisfaction and health service quality.
EFEKTIFITAS MEDIA LEAFLET DAN AUDIO VISUAL TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN PADA ANAK SDS IT AL-MANAR TAKENGON DALAM MEMILIH JAJANAN SEHAT TAHUN 2024 Helga Sania Putri; Anwar Arbi; Nopa Arlianti; Hanifah Hasnur; Qurrata A’yun
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmkm.v11i1.6378

Abstract

Latar belakang: Penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan anak tentang jajanan sehat, dengan media seperti leaflet dan audio-visual. Leaflet mudah diakses, dapat dibaca ulang, dan menyajikan informasi ringkas, sementara audio-visual lebih menarik dengan kombinasi gambar, suara, dan teks. Berdasarkan pengamatan awal di SDS IT Al-Manar, ditemukan bahwa banyak pedagang di sekitar sekolah menjual jajanan dalam kondisi kurang higienis, sementara siswa cenderung membeli makanan tanpa memperhatikan kebersihan dan kandungan gizinya. Hal ini menunjukkan perlunya edukasi mengenai jajanan sehat melalui metode yang efektif dan menarik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media leaflet dan audio-visual dalam meningkatkan pengetahuan siswa SDS IT Al-Manar tentang pemilihan jajanan sehat. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Quasi experiment. Dilaksanakan 4-5 November 2024. Populasi seluruh anak kelas 6 di SDS IT Al-Manar Takengon yang berjumlah 60 orang. Desain sampel menggunakan total populasi sebanyak 60 responden. Analisis data menggunakan uji t independent dan paired sample t test dengan Stata 15 meliputi univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan setelah diberikan intervensi pada kelompok leaflet dan audio visual (p=0,003), kelompok leaflet pada sebelum dan setelah diberikan intervensi (p=0,0001) dengan perubahan 62,90%, dan kelompok audio visual pada sebelum dan setelah diberikan intervensi (p=0,0001) dengan perubahan 63,69% dalam memilih jajanan sehat. Kesimpulan: Metode audio-visual dan leaflet sama-sama efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa. Dinas Kesehatan diharapkan mengintegrasikan audio-visual dalam promosi kesehatan di sekolah dan komunitas, sementara leaflet tetap digunakan sebagai media pendukung yang mudah diakses. Kombinasi keduanya menjadi strategi edukasi yang optimal