Dian Tjahyadi
Department Of Obstetric And Gynaecology, Faculty Of Medicine, Universitas Padjadjaran/Dr. Hasan Sadikin General Hospital, Bandung

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Indonesian Version of the Chapron’s Screening Method for Endometriosis Diagnosis based on Questionnaire as a Tool for Better Endometriosis Screening in Indonesia Hendrana, Aisyah Riseta Aini; Tjahyadi, Dian; Bayuaji, Hartanto; Rachmawati, Anita; Prasetyo, Nogi Eko; Djuwatono, Tono
Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science Volume 8 Nomor 2 July 2025
Publisher : Dep/SMF Obstetri & Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/obgynia.v8i2.890

Abstract

Objective: This study aims to translate, develop, and assess the validity and reliability of the Indonesian version of Professor Chapron’s screening method for endometriosis diagnosis based on the questionnaire as a tool for better endometriosis screening in Indonesia.Methods: Development of the questionnaire using 5 steps: translation, synthesis, back translation, expert committee review, and pretesting by involving language expert and subject expert. The analysis includes the validity and reliability of the questionnaire.Results: A sample of 30 subjects was enrolled. The questionnaire was consist of 3 sections, including characteristic patient questions, yes or no questions (8 questions), and pain scale questions (5 questions). Of the 8 yes or no questions, 7 were valid (r >0.300), and one question was not valid (r<0.300). The yes or no questions were reliable (Cronbach’s alpha 0.6968). All of the 6 pain scale questions were valid (r>0.300) and reliable (Cronbach’s alpha 0.790).Conclusion: This study represent the Professor Chapron’s questionnaire for endometriosis screening into another language (Bahasa) than the original. It showed that the questionnaire was reliable, and one question was not valid (removed from the questionnaire). The questionnaire can be used in Indonesia for screening method in Indonesia.Versi Indonesia dari Kuesioner Chapron untuk Metode Skrining dalam Diagnosis Endometriosis sebagai Alat Skrining Endometriosis di IndonesiaAbstrak Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menerjemahkan, mengembangkan, dan menilai validitas dan reliabilitas versi bahasa Indonesia dari metode Skrining Professor Chapron berdasarkan kuesioner, sebagai alat untuk skrining endometriosis yang lebih baik di Indonesia.Metode: Pengembangan kuesioner menggunakan 5 langkah: penerjemahan, sintesis, penerjemahan balik, telaah komite ahli, dan pra-uji dengan melibatkan ahli bahasa dan ahli subjek. Analisis yang dilakukan yaitu uji validitas dan reliabilitas kuesioner.Hasil: Sampel penelitian sebanyak 30 orang. Kuesioner terdiri atas 3 bagian, yaitu pertanyaan karakteristik pasien, pertanyaan ya atau tidak (8 pertanyaan), dan pertanyaan skala nyeri (5 pertanyaan). Sebanyak 7 pertanyaan ya atau tidak, hasilnya valid (r>0,300) dan 1 pertanyaan tidak valid (r<0,300). Pertanyaan ya atau tidak hasilnya reliabel (Cronbach’s alpha 0,6968). Semua pertanyaan skala nyeri hasilnya valid (r>0,300) dan reliabel (Cronbach’s alpha 0,7900).Kesimpulan: Penelitian ini mengembangkan serta menilai validitas dan reliabilitas kuesioner Professor Chapron untuk skrining endometriosis dalam versi bahasa Indonesia. Kuesioner ini reliabel dengan 1 pertanyaan tidak valid (dihilangkan dari kuesioner). Kuesioner ini dapat digunakan di Indonesia untuk metode skrining endometriosis di Indonesia.
THE EFFECT OF TRADITIONAL KALIMANTAN DANCE EXERCISES ON MENSTRUAL PAIN (DYSMENORRHEA) INTENSITY AMONG FEMALE ADOLESCENTS Gifari, Muhammad Aulia; Tjahyadi, Dian; Fathia, Alia Salma Nour
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 3 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i3.3272

Abstract

Dismenorea merupakan gangguan ginekologi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon, khususnya progesteron, yang memicu rasa nyeri dengan tingkat keparahan bervariasi. Kondisi ini umum terjadi pada remaja putri dan berdampak pada kualitas hidup serta kemampuan belajar mereka. Produksi prostaglandin yang berlebihan menjadi penyebab utama kontraksi uterus, berkurangnya aliran darah, dan meningkatkan sensitivitas terhadap nyeri. Salah satu alternatif non-farmakologis untuk mengurangi nyeri haid adalah aktivitas fisik seperti menari. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh latihan tari terhadap tingkat nyeri haid pada remaja putri. Desain penelitian yang digunakan ialah komparatif analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional), Total 50 partisipan dibagi ke dalam dua kelompok yakni remaja putri yang mengikuti latihan tari dan tidak mengikuti latihan tari, masing-masing 25 orang, diperoleh melalui purposive sampling dengan mempertimbangkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan dengan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok mengikuti latihan tari memiliki rata-rata nyeri sebesar 2,24 (SD = 1,480), sementara kelompok yang tidak mengikuti latihan tari sebesar 4,48 (SD = 2,267). Uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p 0,000 (p <0,001). Hasil ini mengindikasikan bahwa latihan tari berkontribusi signifikan dalam menurunkan intensitas nyeri haid. Aktivitas fisik ritmis seperti latihan menari yang dilakukan rutin dua kali seminggu dengan durasi 60 menit, dapat menjadi solusi yang efektif, ekonomis dan menyenangkan dalam manajemen nyeri haid bagi remaja putri.