Lady Joanne Tjahyana
Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Kristen Petra Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya 60236

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PEMBUATAN DAN EVALUASI KEMUDAHAN TURIS DALAM MENGGUNAKAN APLIKASI BARONDA AMBON TRAVEL GUIDE Pattiasina, Giovanno; Tanazale, Beatriz; Tjahyana, Lady Joanne
Scriptura Vol 4, No 1 (2014): JULY 2014
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1098.703 KB) | DOI: 10.9744/scriptura.4.1.29-37

Abstract

Pulau Ambon adalah salah satu pulau di Indonesia yang terkenal dengan pantai dan pemandangan yang indah. Salah satu dari banyak cara untuk memperkenalkan pariwisata Indonesia kepada turis domestik maupun internasional adalah dengan menyediakan informasi yang cukup sebagai panduan tentang pariwisata di Indonesia. Menurut International Data Corporation, Android adalah sistem operasi yang paling populer di dunia. Selain itu, smartphone berbasis Android telah mengambil alih 78,6% dari permintaan pasar smartohone dunia pada tahun 2013. Namun demikian, hingga saat penelitian ini dilakukan hanya terdapat satu aplikasi Android pada PlayStore yang terkait dengan pariwisata Ambon. Oleh karena itu diperlukannya aplikasi pariwisata pulau Ambon terutama yang berbasis sistem operasi Android. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana menciptakan aplikasi pariwisata pulau Ambon dan bagaimana mengevaluasi aplikasi tersebut sehingga memiliki tingkat usability yang baik sehingga mudah digunakan oleh turis baik domestik maupun internasional. Pembuatan aplikasi ini terdiri dari tiga langkah, yaitu definition, design dan production. Setelah proses pembuatan, evaluasi dilakukan menggunakan prinsip heuristic evaluation sebagai metode untuk meningkatkan usability dari aplikasi tersebut. Prototype aplikasi tersebut diunggah pada server uji coba untuk kemudian dievaluasi oleh 42 turis yang terdiri dari turis domestik dan internasional. Uji coba tersebut berbentuk online survey yang meminta para responden untuk mencoba aplikasi pada smartphone mereka dan melakukan evaluasi berdasarkan poin – poin pada survey tersebut. Hasil evaluasi ini digunakan untuk meningkatkan usability dari aplikasi. Peningkatan usability aplikasi telah dilakukan dan saat ini aplikasi telah dipublikasi pada PlayStore dengan nama “Baronda Ambon Travel Guide”. Aplikasi tersebut tersedia untuk smartphone dan tablet.
Motif dan Kepuasan Pengguna Aplikasi JOOX sebagai Media Baru dalam Musik Telussa, Yomaldia Alfa Prilly; Tjahjo, Judy Djoko W.; Tjahyana, Lady Joanne
Jurnal e-Komunikasi Vol 7, No 2 (2019): VOL 7, NO 2 AUGUST 2019
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena music streaming JOOX merupakan layanan music sharing paling popular di Indonesia dan merupakan situs jejaring sosial yang berkembang dengan pesat setiap tahun. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui motif dan kepuasan pengguna aplikasi JOOX sebagai media baru dalam musik, dan menggunakan metode penelitian survei. Peneliti menggunakan teori Uses and Gratification yang dikembangkan dengan lima indikator dalam jurnal milik Mäntymäki dan Islam. (Social Conectivity, Discover of New Music, Ubiquity, Enjoyment, dan Continue Intention). Hasil penelitan yang didapat dari online survei ini menunjukkan bahwa motif tertinggi yang di peroleh pengguna JOOX terdapat pada indikator Enjoyment. Secara keseluruhan pengguna JOOX mendapatkan kepuasan dengan skor GS lebih kecil daripada GO, dimana kebutuhan yang diperoleh lebih banyak dibandingkan dengan kebutuhan yang diinginkan.
Motif dan Kepuasan Followers Dalam Mengikuti Akun @anyageraldine Di Instagram Dima, Desy Apriyanti Manu; Hadi, Ido Prijana; Tjahyana, Lady Joanne
Jurnal e-Komunikasi Vol 7, No 2 (2019): VOL 7, NO 2 AUGUST 2019
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui motif dan kepuasan followers dalam mengikuti akun @anyageraldine di instagram. Penelitian ini menggunakan teori uses and gratification dengan tiga indikator yaitu sharing communication, social escape dan information. Penelitian ini menggunakan metode online survey dengan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian Eksplanatif. Sampel penelitian adalah followers akun @anyageraldine berusia 18-21 tahun, yang merupakan target usia dari akun Anya Geraldine. Pada online survey peneliti menggunakan sebagai data pengukuran skala likert. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa followers akun @anyageraldine mendapatkan kepuasan yang tertinggi adalah indikator sharing communication.
Digital Amnesia in Indonesia Generation Z on Instagram Advertisement Information Absorption Prasetyo, Jeanne; Tjahyana, Lady Joanne; Goenawan, Felicia
Scriptura Vol. 14 No. 2 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/scriptura.14.2.187-194

Abstract

Digital Amnesia is the experience of forgetting information that you trust a digital device to store and remember for you. The researcher uses four indicators of digital amnesia: remember without looking up, emotional impact of losing data or access to data, behavior related to internet searches, and install IT securities on devices. This research will find out the level of digital amnesia in Indonesia Generation Z on Instagram advertisement information absorption. The research is using quantitative descriptive approach and online survey method. The questionnaire was distributed to 100 respondents using purposive sampling method. The theories used by the researcher include the S-O-R (Stimulus-Organism-Response) theory, Marketing Public Relations theory, Digital Amnesia theory and Consumer Behavior theory. The research shows that Generation Z experiences digital amnesia the most when they see Story Ads, and the least when they see Reels Ads. This is supported by the data showing that Generation Z is categorized as having high levels in all four indicators (remember without looking up, emotional impact of losing data, behavior related to internet searches, and install IT security on devices).
Komunikasi Persuasif Berbasis AI: Strategi Retorika Chatbot dalam Adopsi Bitcoin oleh Mahasiswa Tjahyana, Lady Joanne
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 14 No. 1 (2025): Komunikatif : Jurnal Ilmiah Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v14i1.7332

Abstract

This study aims to analyze how rhetorical strategies—ethos, logos, and pathos—are applied in an AI chatbot to educate university students about Bitcoin and encourage its adoption wisely. The AI chatbot was developed using the Chatfuel platform and integrated with WhatsApp as the primary communication medium. In this study, the AI chatbot was tested on 117 students from Petra Christian University with basic knowledge of AI. The researcher evaluated the AI chatbot effectiveness through qualitative content analysis and a survey. The results indicate that the AI chatbot adjusts its communication approach based on user characteristics and question types. The ethos strategy was effective in building trust, while logos was preferred for providing logical clarity, particularly for technical and investment-related questions. Pathos was used to evoke emotional awareness regarding Bitcoin's risks. Gender-based analysis showed that female students responded more to ethos and pathos, whereas male students were more inclined toward logos. Additionally, the chatbot utilized logos for basic knowledge questions, pathos and logos for risk-related inquiries, and a combination of ethos and logos for security and investment-related questions.These findings confirm that AI chatbots can enhance students' financial literacy by effectively adapting their communication strategies. This study contributes to the understanding of AI-driven communication in financial education and opens opportunities for developing more personalized and interactive AI chatbots in the future. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi retorika ethos, logos, dan pathos diterapkan dalam chatbot AI untuk mengedukasi mahasiswa mengenai Bitcoin serta mendorong adopsinya secara bijak. Chatbot AI dikembangkan menggunakan platform Chatfuel dan diintegrasikan dengan WhatsApp sebagai media komunikasi utama. Dalam penelitian ini, chatbot AI diuji pada 117 mahasiswa Universitas Kristen Petra yang memiliki keahlian penggunaan AI , dan kemudian peneliti mengevaluasi efektivitas chatbot AI melalui analisis isi kualitatif dan survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa chatbot AI menyesuaikan pendekatan komunikasinya berdasarkan karakteristik pengguna dan jenis pertanyaan. Strategi ethos terbukti efektif dalam membangun kepercayaan, sementara logos lebih dihargai dalam memberikan kejelasan logis, terutama untuk pertanyaan teknis dan investasi. Pathos digunakan untuk membangkitkan kesadaran emosional terkait risiko Bitcoin. Analisis berbasis gender menunjukkan bahwa mahasiswa perempuan lebih merespons ethos dan pathos, sedangkan mahasiswa laki-laki lebih cenderung merespons logos. Selain itu, chatbot menggunakan logos untuk pertanyaan dasar, pathos dan logos untuk pertanyaan risiko, serta kombinasi ethos dan logos untuk pertanyaan tentang keamanan dan investasi.Temuan ini menegaskan bahwa chatbot AI dapat meningkatkan literasi keuangan mahasiswa dengan menyesuaikan strategi komunikasinya secara efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang komunikasi berbasis AI dalam pendidikan keuangan dan membuka peluang untuk pengembangan chatbot yang lebih personal dan interaktif di masa depan.
Communication Accommodation Strategy Among Members of the OMORI Online Community: A Case Study on the Use of Semantic Shifted Slang by Generation Z Immanuel, Yovan; Luik, Jandy Edipson; Tjahyana, Lady Joanne
Scriptura Vol. 15 No. 1 (2025): JULY 2025
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/scriptura.15.1.95-106

Abstract

Communication accommodation is a process that is undergone by all new members of a community. The rapid growth of online communities among Generation Z has fostered the emergence of unique linguistic practices, including semantic-shifted slang, which can present challenges for new members to adapt and integrate. This study examines how communication accommodation strategies are employed by members of the OMORI virtual community on Discord, focusing on the use of semantic-shifted slang as a tool for group adaptation. The OMORI community serves as a platform for the players to meet and discuss with other OMORI players. This study attempts to research the OMORI virtual community in Discord, where the group members also often have other smaller groups which help them in their communication accommodation process. Employing a case study qualitative approach through semi-structured interviews, findings reveal that convergence—through observation, imitation, and gradual adoption of slang—is the dominant strategy, with small groups serving as safe spaces for experimentation and learning. Divergence also occurs when slang conflicts with personal identity or self-image. This research contributes to the field of communication studies by deepening the understanding of Communication Accommodation Theory in virtual, interest-based communities, highlighting how slang functions as both a symbolic and practical tool for fostering cohesion, negotiating identity, and strengthening group membership in online spaces.