Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS PERBEDAAN PENGELOLAAN PEMUNGUTAN PPH 21 APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) SEBELUM DAN SESUDAH IMPLEMENTASI PERATURAN DIREKTORAT JENDERAL PAJAK No. 32/PJ/2017 (Studi Kasus di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Bulukumba) Muhammad Taufik Rahman; Muhammad Hidayat; Andi Djalante
AkMen JURNAL ILMIAH Vol 17 No 4 (2020): AkMen JURNAL ILMIAH
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Nobel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37476/akmen.v17i4.1203

Abstract

This study aims to (1) identify and analyze the differences in the management of withholding income tax 21 tax cutters before and after the implementation of Tax Directorate Regulation No. 32 / PJ / 2017 at the Bulukumba District Government Office. (2) To identify and analyze implementation barriers before and after the Directorate General of Taxation Regulation Number 32 / PJ / 2017 and their impact on the quality of tax reporting at the Bulukumba Regency Regional Government Office. The research was conducted at the Bulukumba Regency Government Office by taking 58 samples, namely treasurers and assistant treasurer staff. When the research was conducted from July to August 2020. The results showed (1) there was no difference in the deduction of Article 21 PPh tax for ASN at the Bulukumba Regency Regional Government Office in 2015-2016 and 2018-2019 before and after the implementation of the Directorate Regulation General Tax No. 32 / PJ / 2017 where the Bulukumba Regency Government Office has carried out procedures for calculating and deducting PPh 21 on the salaries of State Civil Servants (ASN) in accordance with the Directorate General of Taxes Regulation Number 32 / PJ / 2017. (2) There are no obstacles in the implementation of the Directorate General of Taxes Regulation Number 32 / PJ / 2017 and the impact on the quality of tax reporting because all of the tax deductions have been deducted beforehand when ASN at the Bulukumba Regency Regional Government Office receives a regular salary. Until now, there is no or no information regarding civil servants who are not aware of paying taxes
PENGARUH KETERLIBATAN KERJA, KEPUASAN KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR Hendrawati Hendrawati; Syamsul Alam; Andi Djalante
Nobel Management Review Vol 1 No 2 (2020): Nobel Management Review (NMaR)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Nobel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37476/nmar.v1i2.1276

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dan pengaruh dari ketiga variabel terhadap kinerja baik secara parsial dan simultan serta mengidentifikasi variabel yang dominan berpengaruh. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan analisis deskriptif dan regresi linear berganda. Teknik pemilihan sampel menggunakan sampel jenuh dengan responden sebanyak 76 orang yang merupakan pegawai Disdukcapil Kabupaten Kepulauan Selayar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua variabel yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja yaitu keterlibatan kerja dan budaya organisasi sedangkan variabel kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa ketiga variabel berpenaruh positif secara serentak terhadap kinerja. Berdasarkan koefisien regresinya maka variabel dominan yang berpengaruh terhadap kinerja yaitu keterlibatan kerja. The main objective of this study is to determine the relationship and influence of the three variables on performance both partially and simultaneously and to identify the dominant influencing variable. The research method used is quantitative method with descriptive analysis approach and multiple linear regression. The sample selection technique used a saturated sample with 76 respondents who were employees of the Disdukcapil of Selayar Islands Regency. The results showed that there were two variables that had a positive and significant effect on performance, namely job involvement and organizational culture, while job satisfaction had no significant effect. The simultaneous test results show that the three variables have a positive effect on performance simultaneously. Based on the regression coefficient, the dominant variable that affects performance is job involvement.
Pengaruh pendidikan dan pelatihan, kompensasi dan kepuasan kerja guru terhadap kinerja guru gugus 1 kecamatan pasimasunggu Kabupaten kepulauan selayar Salahuddin Rossaldi; Asri Asri; Andi Djalante
Nobel Management Review Vol 2 No 2 (2021): Nobel Management Review
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Nobel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37476/nmar.v2i2.1859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: pengaruh pendidikan dan pelatihan, kompensasi dan kepuasan kerja guru terhadap kinerja guru gugus 1 kecamatan pasimasunggu kabupaten kepulauan Selayar. Pemilihan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode sampling jenuh (sensus) yakni dengan menentukan semua populasi sebagai sampel total sebanyak 50 orang guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Terdapat pengaruh positif dan signifikan pendidikan dan pelatihan secara sendiri-sendiri (parsial) terhadap kinerja guru gugus 1 Kecamatan Pasimasunggu Kabupaten Kepulauan Selayar, dengan titung= 3.654, 6.741 dan 3.227 >tabel = 2,012. Tolak H0, Terima H1. sehingga pendidikan dan pelatihan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru gugus 1 Kecamatan Pasimasunggu Kabupaten Kepulauan Selayar. Terdapat pengaruh positif dan signifikan kepuasan kerja guru secara bersama-sama (simultan) terhadap kinerja guru gugus 1 Kecamatan Pasimasunggu Kabupaten Kepulauan Selayar, dimana Fitung = 107.047 > Fabel = 2.81. TolakH0, Terima H1, Variabel kompensasi yang paling dominan terhadap kinerja guru gugus 1 Kecamatan Pasimasunggu Kabupaten Kepulauan Selayar dilihat dari nilai determinasi yang paling besar yaitu 1,049. This study aims to determine and analyze: Influence training education, Compensation and Work Satisfaction to Teacher Performance group 1 district Pasimasunggu Selayar Island. The sample selection in this study was carried out using the saturated sampling method (census), namely by determining all populations as a total sample of 50 employees. The results showed that: There was a positive and significant effect of competency individually (partially) on the performance of the Selayar Island Secretariat staff, with a count of 3.654, 6.741 and 3.227> table = 2.012. Reject H0, Accept H1. so that competence has a significant effect on the performance of Selayar Island. There is a positive and significant effect of motivation together (simultaneously) on the performance of Selayar Island, where Fitung = 107.047> Fable = 2.81. TolakH0, Accept H1, The most dominant compensation variable on the performance of Regency Selayar Island is seen from the greatest determination value, 1.049
Konstruksi Implementasi Kebijakan Manajemen Keuangan Daerah Pasca Reformasi Pemerintahan : Studi Pada Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Bone Andi Djalante
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 5, No 1 (2022): January - Juny
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v5i1.1950

Abstract

Abstrak Penelitian yang dilakukan ialah studi kasus mengenai implementasi kebijakan Manajemen Keuangan Daerah Pasca Era Refomasi Pemerintahan Negara Republik Indonesia Tahun 1998. Khususnya menyoroti fakta-fakta konkret Implementasi Kebijakan Manajemen Keuangan Oleh Pemerintah Kabupaten Bone pada awal-awal upaya melakukan reformasi dalam bidang Pemerintahan. Kajian yang dilakukan terkait dengan: 1)Implementasi Reformasi Kebijakan Manajemen Keuangan Daerah melalui penyelenggaraan Pemerintahan yang baik (good governance) dan bersih ( clean govenrment) mulai di level Pemerintahan Pusat hingga ke pemerintahan Kota maupun Kabupaten sebagaimana telah diamanatkan didalam Ketetapan MPR RI Nomor : XI/MPR/1998 dan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dan Bebas KKN; dan 2 ) Konstruksi kebijakan Pemerintah Kabupaten Bone pada implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 108 Tahun 2000 tentang Pertanggungjawaban Kepala Daerah dalam Pengelolaan Keuangan Daerah, serta penerapan sistem akuntansi pemerintahan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri No.29 Tahun 2002 yang menandai era transisi otonomi menuju sistem yang lebih ideal. Penelitian sebagaimana dimaksudkan diatas dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan menganalisisnya secara deskripif dengan sumber data dari aktivitas yang diselenggarakan pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bone, termasuk sejumlah implementasi kebijakan yang sedang dijalankan pada organisasi perangkat daerah (OPD) yang terkait. Kata Kunci: Reformasi Pemerintahan; Implementasi Kebijakan Manajemen Keuangan Daerah. Abstract The research carried out is a case study on the implementation of Regional Financial Management policies after the Reformation Era of the Republic of Indonesia Government in 1998. In particular, it highlights the concrete facts of the Implementation of Financial Management Policies by the Bone Regency Government in the early stages of reform in the field of Government. The study was carried out related to: 1) Implementation of Regional Financial Management Policy Reform through the implementation of good and clean governance starting at the Central Government level to City and Regency governments as mandated in MPR RI Decree Number: XI / MPR/1998 and Law No. 28/1999 concerning the Implementation of a Clean and KKN-free State; and 2) Policy construction of the Bone Regency Government on the implementation of Government Regulation No. 108 of 2000 concerning the Accountability of Regional Heads in Regional Financial Management, as well as the implementation of a government accounting system based on the Decree of the Minister of Home Affairs No. 29 of 2002 which marked the era of transition from autonomy to a more ideal system. . The research referred to above was carried out with a qualitative approach and analyzed descriptively with data sources from activities carried out at the Regional Financial and Asset Management Agency (BPKAD) of Bone Regency, including a number of policy implementations that are being carried out in the relevant regional apparatus organizations (OPD). Keywords: Government Reform; Implementation of Regional Financial Management Policy.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Budaya Kerja, dan Disiplin Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sidenreng Rappang Andi Djalante; Mashur Razak; Muliana Muliana
Jurnal Mirai Management Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v7i1.2128

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan trasformasional, budaya kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja aparatur sipil negara, penelitian ini dilaksanakan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sidenreng Rappang dengan mengambil 102 pegawai negeri sipil sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial terbukti bahwa kepemimpinan trasformasional, budaya kerja, dan disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja aparatur sipil negara pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini juga membuktikan secara simultan terbukti bahwa kepemimpinan trasformasional, budaya kerja, dan disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja aparatur sipil negara pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini menghasilkan nilai koefisien determinasi sebesar 84,8% yang menunjukkan bahwa model penelitian ini dapat menjelaskan bahwa kinerja pegawai dipengaruhi sebesar 84,8% oleh variabel kepemimpinan trasformasional, budaya kerja, dan disiplin kerja dan 15,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Keywords: Kepemimpinan transformasional, Budaya Kerja, Disiplin Kerja, Kinerja Pegawai
Pengaruh Disiplin, Loyalitas, Ligkungan Kerja Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara pada Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Tata Ruang, Pertanahan dan Perumahan Rakyat Kabupaten Sidenreng Rappang Andi Djalante; Ahmad Firman; Mustaman Mustaman
Jurnal Mirai Management Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v7i1.2147

Abstract

Metode pengolahan data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan metode pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Sampel penelitian berjumlah 57 responden. Pengujian hipotesis secara parsial (uji t) dengan tingkat toleransi error 5% atau 0,05 dan pengujian secara simultan (uji f). Sebelum proses regresi terlebih dahulu telah di uji instrumen penelitian (kuesioner) dengan uji validitas dan realibilitas serta uji asumsi klasik. Hasilnya semua memenuhi kriteria untuk diteruskan pada tahap anamisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) secara parsial variabel kedisiplinan berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Tata Ruang, Pertanahan dan Perumahan Rakyat Kabupaten Sidenreng Rappang (2) secara parsial variabel loyalitas kerja berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Tata Ruang, Pertanahan dan Perumahan Rakyat Kabupaten Sidenreng Rappang (3) secara parsial variabel lingkungan kerja berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Tata Ruang, Pertanahan dan Perumahan Rakyat Kabupaten Sidenreng Rappang (4) secara simultan variabel kedisiplinan, loyalitas kerja, lingkungan kerja berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Tata Ruang, Pertanahan dan Perumahan Rakyat Kabupaten Sidenreng Rappang. Keywords: Disiplin, Loyalitas Kerja, Lingkungan Kerja, Kinerja Pegawai
Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi, Komunikasi Terhadap Kinerja Pegawai Dalam Pembinaan Program Pengembangan Kampung KB Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk Dan KB di Kabupaten Sidenreng Rappang Andi Djalante; Didiek Handayani Gusti; Gusriyani Gusriyani
Jurnal Mirai Management Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v6i3.2120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis (1) pengaruh secara parsial kepemimpinan, motivasi, dan komunikasi terhadap kinerja pegawai dalam pembinaan program Pengembangan Kampung KB Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk dan KB di Kabupaten Sidenreng Rappang (2) untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh secara simultan kepemimpinan, motivasi, dan komunikasi terhadap kinerja pegawai dalam pembinaan Program pengembangan Kampung KB Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk dan KB di Kabupaten Sidenreng Rappang dan (3) mengetahui dan menganalisis faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja pegawai dalam pembinaan program Pengembangan Kampung KB Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk dan KB di Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode pengumpulan data yang diguanakan adalah angket dan studi dokumen. Metode analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis regresi Linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) secara parsial menunjukkan bahwa variabel kepemimpinan berpengaruh dominan terhadap Kinerja Pegawai (2) secara parsial menunjukkan bahwa variabel motivasi berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai (3) secara parsial menunjukkan bahwa variabel Komunikasi berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai secara simultan menunjukkan bahwa variabel kepemimpinan, motivasi, dan komunikasi berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai Keywords: Kepemimpinan, Motivasi, Komunikasi, Kinerja Pegawai
Pengaruh Kepemimpinan, Lingkungan Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara Pada Badan Keuangan Aset Daerah Kabupaten Sidenreng Rappang Andi Djalante; Asri Asri; Andi Fatmawati
Jurnal Mirai Management Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v6i3.2148

Abstract

Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan teknik analisa data kuantitatif yang diperoleh dari hasil kuesioner dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket/kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Secara parsial menunjukkan bahwa variabel Kepemimpinan berpengaruh paling dominan terhadap Kinerja ASN, hal ini menunjukkan bahwa semakin baik Kepemimpinan akan semakin meningkatkan Kinerja ASN pada Badan Keuangan Aset Daerah Kabupaten Sidenreng Rappang. 2) Secara parsial menunjukkan bahwa variabel Lingkungan Kerja berpengaruh terhadap kinerja ASN, hal ini menunjukkan bahwa semakin baik Lingkungan Kerja yang diikuti akan semakin meningkatkan Kinerja ASN pada Badan Keuangan Aset Daerah Kabupaten Sidenreng Rappang. 3) Secara parsial menunjukkan bahwa variabel Kepuasan Kerja berpengaruh terhadap kinerja ASN, hal ini menunjukkan bahwa semakin baik Kepuasan Kerja akan semakin meningkatkan Kinerja ASN pada Badan Keuangan Aset Daerah Kabupaten Sidenreng Rappang. 4) Secara simultan menunjukkan bahwa variabel Kepemimpinan, Lingkungan Kerja dan Kepuasan Kerja berpengaruh terhadap Kinerja ASN yang berarti bahwa peningkatan Kepemimpinan, Lingkungan Kerja dan Kepuasan Kerja akan mempengaruhi peningkatan Kinerja ASN Badan Keuangan Aset Daerah Kabupaten Sidenreng Rappang sebesar 90,1% Keywords: Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, Kepuasan Kerja dan Kinerja Aparatur Sipil Negara
Pengaruh Kompetensi, Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sidenreng Rappang Andi Djalante; Ahmad Firman; Muhammad Natsir
YUME : Journal of Management Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v5i1.2121

Abstract

Abstrak Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh kompetensi, kepemimpinan dan Lingkungan kerja terhadap kinerja aparatur sipil Negara pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sidenreng Rappang, penelitian ini dilaksanakan pada Dinas Lingkungan Hidup dengan mengambil 37 orang pegawai negeri sipil sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial terbukti bahwa kompetensi, kepemimpinan dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja aparatur sipil negara pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini juga membuktikan secara simultan terbukti bahwa kompetensi, kepemimpinan dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja aparatur sipil negara pada Dinas Kingkungan Hidup Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini menghasilkan nilai koefisien determinasi sebesar 96% yang menunjukkan bahwa model penelitian ini dapat menjelaskan bahwa kinerja pegawai dipengaruhi sebesar 96% oleh variabel kompetensi, kepemimpinan, dan lingkungan kerja dan 4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini Kata Kunci: Kompetensi, Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, Kinerja Pegawai
Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi, Loyalitas Kerja, Kompetensi Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone Andi Djalante
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v4i3.2532

Abstract

Abstract The purpose of this study was to analyze whether the influence of motivation, work loyalty, competence, leadership on the performance of the state civil apparatus of the environmental service of Bone Regency. Either partially or simultaneously, and among the four independent variables above, it will also be investigated which one has the most dominant effect. The number of samples used at the research locus were all employees, totaling 39 State Civil Apparatuses, all of whom were civil servants. From the research, it can be proven that partially leadership and competence have a negative effect on the performance of the state civil apparatus, then the partial test on motivation and work loyalty can be proven to have a positive and significant effect on the performance of the state civil apparatus at the Bone Regency Environmental Service. Then the results of this research also provide evidence that work loyalty is the variable that has the most dominant influence on the performance of state civil servants at the Bone Regency Environmental Service. Furthermore, in the determination test, the coefficient of determination was obtained at 97.8% which indicates that this research model can explain that employee performance is influenced by 97.8% by the variables of motivation, work loyalty, competence, leadership and 2.2% is influenced by variables others that were not investigated in this study. Keywords: Motivation, Work Loyalty, Competence, Leadership, Performance