Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Teknis Pembuatan Nickel Pig Iron (NPI) Bijih Nikel Laterit Menggunakan Blast Furnance Pada PT. Fajar Bhakti Lintas Nusantara Husaen Salahu; Wawan A.K Conoras
DINTEK Vol 14 No 1 (2021): Vol. XIV No. 1 Maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu proses peleburan bijih nikel pada smelter adalah produksi nikel pig iron dari bahan baku ore nikel. Penelitian ini bertujuan mengetahui kebutuhan bahan baku yang dibutuhkan dalam pembuatan sinter bijih nikel, dan jumlah produk nickel pig iron yang dihasilkan dengan menggunakan blast furnance dan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini studi lieratur dan dukumentasi lapangan dan pengolahan data yang diperoleh dari blast furnance, analisis mass balances dan heat balances untuk mengetahui bahan baku yang digunakan dan produk yang dihasilkan dalam pembuatan nickel pig iron menggunakan blast furnance serta kapasitas panas (Cp) yang dihasilkan untuk pembuatan NPI.Dari hasil analisis mass balances bahan baku yang digunakan dalam pembuatan Nickel pig ironi pada blast furnace terdiri dari sinter bijih sebesar 14.861,50 ton, 5.278,50 ton kokas, 1.737,60 ton O2 sinter, dan 5.122,00 ton O2 blower maka total raw material input sebesar 27.089,00. Sedangkan output produk yang dihasilkan meliputi, 977,80 ton uap air, 501,70 tonVm, 4.778,50 ton gas CO2, 6.080,75 ton gas CO, 205,60 ton debu, 2.808,15 ton NPI, 11.737,10 ton slag. Sedangkan analisis heat balance pada entalpi pembentukan standar 298o terdiri dari reaksi antara Nikel Oksida, dan Carbon monoxsida bereaksi menjadi nikel dan karbondioksida (-774,6 kJ). Reaksi antara iron (III) oxide dengan carbon monoxide beraksi menjadi iron (II,III) oxide dengan carbon dioxide (-5213,4 kJ), reaksi antara iron (II,III) oxide dengan carbon dioxide bereaksi menjadi iron oxide dan carbon dioxide (-2438,4 kJ), dan reaksi antara iron oxide dengan carbon dioxide (-776 kJ).Total raw material yang digunakan dalam pembuatan NPI sebesar 27.089,00 ton dan total output yang dihasilkan sebesar 27.089,00 ton serta nickel pig iron yang dihasilkan sebesar 2.808,15 ton.
Pemodelan Estimasi Sumberdaya Endapan Emas (Au) Daerah Loloda Menggunakan Metode Inverse Distance Cube (ID3) Dan Ordinary Kriging (OK) Wawan A.K Conoras; Albert Djin
DINTEK Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemodelan dan estimasi endapan emas ini merupakan suatu penaksiran yang berlandaskan pada suatu data yang dapat dikatakan valid/benar jika didalam verifikasi data tersebut tidak terdapat adanya kesalahan, sehingga hasil dari pemodelan dan estimasi yang dilakukan mendekati nilai yang sesungguhnya, mendapatkan korelasi antara ukuran (size), keterdapatan (sebaran), serta nilai (value) kadar endapan pada emas epithermal ada beberapa indikator yang ditentukan secara mutlak dalam pengolahan data. Pada penelitian ini ada beberapa metode pengolahan data yang digunakan yaitu Ordinary Kriging (OK) dan Inverse Distance Cube (ID3). Secara teknis dalam pengolahan data adalah proses dalam suatu analisis untuk mendapatkan hasil sumberdaya atau cadangan Au. Pendekatan metode OK dan ID3 berdasarkan sumber data dari 8 titik bor, yang diperoleh adalah data-data dari eksplorasi emas epithermal, seperti data pemboran (Drill hole Database); Collar, Survey, dan data Assay. Data tersebut diverikasi ke dalam software menjadi data composite. Hasil penaksiran cadangan Au Secara Cut of Gride (CoG) dengan block yang menggunakan metode OK dari kadar batas 0.1 sampai 10.0 (1.0->10.0) menghasilkan kadar rata-rata 3.12, dengan total volume 141,295 m³, dan total tonase 182,309 Ton dan hasil dengan menggunakan metode ID3 dari kadar batas 0.1 sampai 10.0 (1.0->10.0) menghasilkan kadar rata-rata 2.25 dengan total volume 138,410 m³, dan total tonase yang didaptkan adalah 137,696 Ton. Dari hasil penaksiran kualitas kadar Au dengan melihat tingkat akurasi antara nilai korelasi data menggunakan validasi diagram pencar menghasilkan distribusi nilai data OK, ID3 dan data Composite cukup baik hubungan antara ketiga data tersebut dengan melihat nilai correlation cofficient (R); pada data OK dengan Composite menghasilkan nilai korelasi (R=0.88), nilai korelasi antara data ID3 dengan Composite yaitu (R=0.74), dan distrubusi nilai korelasi antara data OK dengan data ID3 adalah (R=1.00).
Pemetaan Kemajuan Penambangan Nikel Laterit Di Pit Toba III PT. X Desa Kawasi Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara Wawan A.K Conoras; Yanny *; Siti Haliya Lesang
DINTEK Vol 15 No 1 (2022): V0l. 15 No. 01 Maret 2022
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemetaan kemauan tambang penting dilakukan untuk mengevaluasi kegiatan penambangan. Penelitian ini dilakukan di Pit Toba III pada PT. X yang berada di desa Kawasi Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar volume tertambang perminggu berdasarkan pengukuran survey. Kemajuan tambang diukur menggunakan alat total station untuk mendapatkan posisi planimetris berupa easthing, northing dan elevasi. Pengukuran dengan metode poligon sehingga membentuk segi banyak. Dari hasil pengolahan data pengukuran diperoleh kemajuan minggu ke-I dengan volume 37.917 m3 , minggu ke-II dengan volume 41.624 m3 , minggu ke-III dengan volume 22.788 m3 dan mimggu ke-IV dengan volume 13.219 m3 . Dari hasil penelitian selama satu bulan total volume sebesar 115.548 m3 dengan rata-rata kemajuan yaitu 22.806 m3. ABSTRACTMining progress mapping is important to evaluate mining activites. This research was conducted in Pit Toba at PT.X which is located in Kawasi Village, South Halmahera, Noorth Maluku Province. This study aims to determin how large the volume mined pe week is based on survey measuenments. Mine progress is measured using a total station tool to obtion a planimetric position in the form of easting, northing and elevation. Measurement with the polygon method so as to form a polygon. From the results of processing the measurement data, the progress of the first week with a volume of 37,917 m3, the second week with a volume of 41,642 m3 , the third week with a volume of 22,788 m3 , and the fourth week with a volume of 13,219 m3 .From the results of the research for one month the total volume of 115,548 m3 with an average progress of 22,806 m3. .
Sosialisasi Bahaya Merkuri Pada Penambangan Rakyat Desa Anggai Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan Hilda Alkatiri; Amrih Halil; Wawan AK , Conoras; Anas Abdul Latif; Syarifullah Bundang
Journal Of Khairun Community Services Vol 2, No 1 (2022): Journal Of Khairun Community Services
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jkc.v2i1.5213

Abstract

Desa Anggai Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan telah terindikasikan memiliki potensi sumberdaya mineral logam emas dengan adanya kegiatan dan aktivitas penambangan rakyat yang masih berlangsung hingga saat ini. Kegiatan pertambangan emas skala kecil (PESK) yang menggunakan merkuri untuk mengekstrak kandungan emas dalam bijih telah dilarang oleh pemerintah. Merkuri memiliki dampak terhadap lingkungan, yaitu dapat meneyebabkan pencemaran Air, Tanah, dan Udara, selain itu juga memiliki dampak terhadap kesehatan dan melanggar Undang-Undang. Metode pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat terkait sosialisasi bahaya merkuri pada penambangan rakyat Desa Anggai Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan melibatkan masyarakat setempat mulai dari pekerja tambang dan pemodal yang berjumlah 50 Orang, Siswa SMAN 22 Halmahera Selatan berjumlah 70 Orang dan masyarakat terdampak yang berjumlah 60 Orang. Kegiatan sosialisasi ini menekankan pada tiga kerugian penggunaan merkuri (kerugian ekonomi, lingkungan dan kesehatan) serta kegiatan yang melanggar hukum. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi atau menghilangkan penggunaan merkuri dalam kegiatan penambangan.
Penyuluhan Potensi Bahan Galian Golongan C di Kelurahan Sasa Kota Ternate Yanny Yanny; Wawan AK Conoras
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEK Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/abdi.v3i1.7429

Abstract

Kebutuhan masyarakat akan bahan tambang bertambah seiring dengan pertambahan penduduk. Salah satu potensi bahan tambang golongan C di Kota Ternate terdapat di daerah Jambula berupa bahan galian pasir dan batu (sirtu). Penggalian bahan galian pasir dan batu yang tidak benar akan menimbulkan potensi kecelakaan kerja, selain itu pengambilan bahan galian sirtu yang secara berlebihan juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Untuk itu kegiatan penyuluhan ini dilakukan sebagai bentuk perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi kepada  masyarakat sekitar lokasi penggalian mengenai potensi bahan galian sirtu, pengelolaan bahan galian sirtu yang berwawasan lingkungan serta cara penanganan dampak lingkungan. Identifikasi bahan galian sirtu yang dijumpai di lokasi penyuluhan berupa material pasir, batu andesit, pumis, skoria, lithic tuff, tufa lempungan, dan batu lempung. Material ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan dan aggregat. Sedangkan masalah lingkungan yang timbul berupa penggundulan lahan, pencemaran udara, peningkatan kebisingan, kerusakan jalan, peningkatan getaran dan gangguan ekosistem lainnya. 
Analisis Tingkat Akurasi Estimasi Potensi Sumberdaya Nikel Laterit Blok E Sekuen 5 Daerah Haul-Sagu, Pulau Obi Menggunakan Kombinasi Metode Inverse Distance Square dan Validasi Statistik Wawan A.K. Conoras; Fardun Hayat; Julhija Rasai
DINTEK Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Estimasi potensi sumberdaya nikel laterit merupakan tahapan penting dalam kegiatan eksplorasi nikel laterit, dalam memprediksi nilai kualitas, kuantitas dan geometri sebaran sumberdaya nikel laterit. Objek lokasi penelitian ini terdiri dari data kadar nikel laterit pada block E sekuen 5 Haul-sagu daerah pulau Obi. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan dan mengetahui potensi sumberdaya dan cadangan Nikel laterit pada Blok E Sekuen 5 daerah Haul-sagu pulau Obi secara tepat dan akurat. Pendekatan metoda penelitian yang digunakan dalam memperkirakan geometri nilai sebaran kadar nikel laterit, menggunakan metoda estimasi Inverse Distance Square (IDS) dengan kombinasi statistik univariat dan bivarian dalam validasi dan penyajian data. Hasil analisis deskriptif statistik Univariate, perbandingan nilai kadar rata-rara antara hasil estimasi IDS dengan nilai kadar rata-tata komposit data bor diperoleh selisi nilai mean rata-rata Ni 0.07% lebih kecil dibandingkan selisi nilai Fe 0.88%. Statistik Bivariate, hubungan korelasi berdasarkan cross validasi diagram pencar kadar Ni estimasi vs Ni komposit memiliki nilai R 0.97, begitu juga kadar Fe estimasi IDS vs kadar Fe komposit memiliki nilai R = 0.96, keduanya memiliki nilai R mendekati 1 dan memiliki hubungan korelasi positif dimana nilai estimasi kadar dengan metoda IDS mendekati kadar komposit data bor. Potensi sumberdaya nikel laterit hasil estimasi pada daerah penelitian, menyajikan jumlah tonase ore limonit sebesar 112,480 ton dengan kadar rata-rata Ni 1.53 dan Fe 33.93. sedangkan jumlah tonase ore saprolit sebesar 29,400 ton dengan kadar rata-rata Ni 1.83% dan Fe 13.94. Secara keseluruhan, total potensi sumberdaya nikel laterit dari hasil estimasi dengan metoda IDS pada block E sekuen 5 daerah haul-sagu sebesar 141,880 ton dengan kadar rata-rata Ni 1.59% dan Fe 29.79%. Potensi ore limonit pada block E sekuen 5 Haul-sagu lebih besar dibandingkan ore saprolit.
Sosialisasi Kualitas Air Sumur Warga untuk Air Minum pada Kelurahan Cobodoe, Kepulauan Tidore, Maluku Utara Yanny Yanny; Aliyusra Jolo; Haryati Albar; Wawan A. K. Conoras; Mohammad Marshus Hi. Ibrahim; Husaen Salahu
Bakti : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Bakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/baktivol4iss1pp30-38

Abstract

Air sumur merupakan salah satu sumber air bersih bagi warga dan harus memenuhi parameter fisika, kimia dan biologi. Pada kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air sumur sebagai air minum di Kelurahan Cobodoe, Kepulauan Tidore, Maluku Utara. Pengujian parameter fisik berupa total dissolve solution (TDS), salinitas, dan daya hantar listrik (DHL). Sedangkan pengujian kimia berupa pengukuran pH air. Pengujian dilakukan pada 8 sumur air warga. Metode pengukuran TDS, Salinitas, DHL dan pH air sumur dilakukan secara in-situ (langsung di lokasi) dengan menggunakan alat ukur portable. Hasil pengujian kemudian dibandingkan dengan standar baku Permenkes RI No. 2 Tahun 2023. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa hanya terdapat dua sumur yaitu sumur stasiun 1 dan 8 yang memenuhi standar baku parameter fisika dan kimia. Sedangkan sumur stasiun 2,3,4,5 dan 6 tidak memenuhi standar minimum pH karena nilai pH nya dibawah 6.5. Untuk nilai TDS semua sampel air sumur menunjukkan <300 ppm, DHL<2000 us/cm dan salinitas berada pada rentang 0-0.5. Hasil ini kemudian disosialisasikan ke perangkat desa setempat untuk diteruskan ke warga sekitar. Secara umum, air sumur di daerah ini masih layak untuk dikonsumsi dengan terlebih dahulu menambahkan natrium bikarbonat atau soda kue yang bertujuan untuk menaikkan nilai pH.  
Analisis Gradien Sebaran Air Tanah Berdasarkan Elevasi Muka Air Tanah di Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate Yanny, Yanny; Conoras, Wawan AK; Rambaen, Adelheit
MAKILA Vol 19 No 1 (2025): MAKILA: Jurnal Penelitian Kehutanan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/makila.v19i1.16263

Abstract

The availability of groundwater in the North Ternate District plays an important role in meeting domestic and industrial needs amidst the challenges of reduced water resources due to land conversion into built-up areas and reducing water catchment areas. This study aims to analyze the distribution pattern of groundwater levels to identify recharge and discharge areas and their application in water resource management in the region. The research method includes field surveys to collect data, including coordinate points, well topographic elevation data, well water depth, and well height, as well as mapping using Surfer software to produce spatial visualization of groundwater flow patterns. The results of the study showed that the highest groundwater level elevation ranged from 40-60 masl, which was concentrated in Soa-Sio Village and acted as a recharge zone, while the discharge zone has a low groundwater level elevation (<10 masl), which was concentrated in Sangaji and Dufa-dufa Villages, where excessive groundwater exploitation occurs and there was the potential for seawater intrusion. The results of this study are expected to provide information and a basis for policy regarding the importance of protecting catchment areas through sustainable land use management and controlling groundwater utilization to prevent depletion and decline in groundwater quality.