Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Alat Penentu Posisi Indoor Menggunakan Bluetooth Sebagai Beacon Imran Wijaya; Porman Pangaribuan; Junartho Halomoan
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Teknologi untuk melacak posisi dewasa ini telah banyak digunakan. Teknologi GPS dapat digunakan untuk menentukan posisi seseorang, alamat ataupun sebagai penunjuk arah ke suatu tempat. Tetapi GPS memiliki kekurangan ketika digunakan di dalam ruangan, yaitu akurasi yang rendah dikarenakan sinyal terhalang oleh bangunan. Oleh karena itu, dibuat suatu sistem untuk menentukan posisi yang dapat digunakan di dalam ruangan. Tugas akhir ini bertujuan untuk membuat alat yang dapat menentukan posisi seseorang pada sebuah perangkat bergerak menggunakan kekuatan sinyal bluetooth dan untuk mempermudah pencarian seseorang. Penelitian ini menggunakan bluetooth low energy agar konsumsi daya yang digunakan rendah. Menggunakan perangkat bergerak untuk mengestimasi posisi pencari dan posisi orang yang dicari dengan metode triliterasi untuk menghitung jarak berdasarkan kekuatan sinyal yang diterima dan posisi koordinat pemancar. Pengujian sistem ini dilakukan di gedung Ararkula (gedung O) Universitas Telkom lantai satu. Hasil pengujian sistem ini berupa sebuah alat yang sudah diuji secara eksperimental dan dapat mengestimasi posisi dengan rata-rata tingkat akurasi di atas 90 persen. Kata Kunci : Bluetooth Low Energy, Indoor Positioning, Perangkat Bergerak, Trilaterasi Absract Technology to track position nowadays has been widely used. Technology such GPS can be used to track someone’s position, address or as a signpost to a place. But GPS have disadvantages when used indoors, such low accuracy due to signal obstructed by buildings. Therefore, should be made a system to track positions that can be used indoors. This study aims to create a tool that can track somene’s position on a mobile device using bluetooth signal strength and to ease in searching a person. This study uses bluetooth low energy in order for the power used is low. Using mobile devices to estimate the position of the searcher and the position of the person sought by the trilateration method to calculate the distance based on receives signal strength and the coordinate position of the transmitter. The system tested in Ararkula building (O) of Telkom University at ground floor. The end result of this system is a tool that has been tested experimentally and can estimate position with average accuracy rate above 90 percent. Keywords : Bluetooth Low Energy, Indoor Localization, Mobile Device, Trilateration
Perancangan Dan Implementasi Modul Pemantauan Dan Pengendalian Pada Otomasi Rumah Muhammad Ibnu Jawzie; Erwin Susanto; Junartho Halomoan
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi merupakan sumber daya yang sangat digunakan oleh manusia untuk melakukan suatu kegiatan. Kebutuhan energi listrik sangat dibutuhkan dikarenakan kebutuhan listrik yang semakin tinggi. Penggunaan berlebih pada energi listrik tanpa memperhitungkan kegunaannya merupakan suatu pemborosan yang berakibat pada berkurangnya pasokan energi karena keterbatasan dari sumber penghasil tenaga listrik itu sendiri yang merupakan sumber daya tak terbarukan, maka dari itu pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan manajemen daya untuk bisa lebih menghemat energy terutama dalam penggunaan listrik sehari-hari baik untuk kegiatan industri, kegiatan komersil maupun dalam rumah tangga. Cara kerja dari manajemen daya ini adalah dengan menggunakan alat untuk mengatur beban yang telah dibatasi oleh pengguna. Perancangan ini akan mengatur penggunaan alat-alat listrik berdasarkan prioritas yang sudah diatur melalui PLC (Programmable Logic Controller) berdasarkan penjadwalan dan nilai prioritas. Hasil dari penelitian ini dilakukan mulai dari pengukuran hardware yaitu relay, catu daya dan sensor arus yang menggunakan rangkaian penguat instrumentasi. Hasil dari pengujian tersebut menyatakan bahwa sistem dapat bekerja dengan baik dan nilai yang didapatkan tidak jauh berbeda. PLC dapat menerima sinyal data yang diberikan pada sensor arus berupa sebuah tegangan yang akan dikonversikan ke daya untuk mengetahui berapa daya yang terpakai pada sebuah perangkat elektronik. Sensor arus baik digunakan untuk arus 0A – 5A. Daya yang ditampilkan adalah daya aktif dengan satuan Watt, dengan rumus P=VxIxPf dimana pf diasumsikan bernilai 1Kata Kunci : PLC, Biaya, Otomasi, Sensor arus
Perancangan Aplikasi Android Untuk Monitoring Dan Controlling Pada Sistem Otomatisasi Rumah Dendito Pratama Karmandia; Erwin Susanto; Junartho Halomoan
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek tugas akhir ini bertujuan untuk mengatur dan membatasi pemakaian daya listrik bangunan seperti rumah / kantor yang dikarenakan oleh banyaknya kasus pemakaian daya listrik yang tidak teratur dan menyebabkan tagihan bayaran listrik bulanan yang berlebihan dan bisa di monitoring dan di kendalikan dari android oleh pengguna secara online. Karena proyek tugas akhir ini mengacu kepada pengembangan sebuah sistem yang telah ada, maka proyek ini mengembangkan beberapa hal yaitu salah satunya sebuah interface yang berbasis android. Pada akhir proyek ini tercipta sebuah interface pada sistem otomatisasi rumah yang dapat di monitoring dan controlling dengan hasil pengujian delay dan analisis QoE (Quaility of Experience) melalui metode MOS (Mean Opinion Score).Kata Kunci: monitoring, interface, android, online, QoE (Quaility of Experience), MOS (Mean Opinion Score)
Perancangan Dan Implementasi Penggunaan Teknologi Bluetooth Dan Altimeter Untuk Pencarian Lokasi Mobil Dalam Area Gedung Parkir I Made Surya Andika; Junartho Halomoan; Agung Surya Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seringkali kita lupa dimana kita memarkir mobil terutama pada gedung parkir yang luas dan bertingkat yang sudah banyak terdapat di kota-kota besar. Tak jarang kita harus berkeliling dan menghabiskan banyak waktu untuk mencari lokasi mobil kita. Oleh karena itu diperlukanlah alat untu k memudahkan mencari lokasi/tempat dimana kita memarkir mobil terutama di dalam gedung parkir yang luas dan bertingkat. Alat penentuan lokasi ini menggunakan sensor ketinggian yaitu sensor Altimeter MS5607 dan modul Bluetooth 4.0 BLE sebagai sarana transmisi data. Dalam prosesnya pengguna (pemilik mobil) dapat mengetahui keberadaan mobil dalam jarak tertentu dengan akurat dan ini juga sangat membantu dalam keadaan darurat. Untuk mengetahui posisi mobil, di mobil telah dipasang sistem pelacak yang sudah dilengkapi dengan sensor Altimeter MS5607 dan modul Bluetooth 4.0 BLE. Sensor Altimeter MS5607 ini akan memberi informasi lantai tempat mobil di parkir, sedangkan Bluetooth 4.0 BLE memberikan sinyal yang kemudian sinyalnya akan di ukur untuk mengetahui posisi mobil di dalam gedung parkir dan seterusnya Bluetooth pada Andorid akan memindai sinyal yang di keluarkan oleh modul Bluetooth 4.0 BLE tersebut dan di tampilkan pada aplikasi di perangkat keras Android v4.3 yang di buat menggunakan Android Studio. Dari sistem ini maka telah tercipta alat yang mampu mengetahui lokasi mobil di dalam gedung parkir. Perhitungan ketinggian sensor Altimeter MS5607 sudah sesuai dengan posisi lantai tempat mobil pengguna berada. Pengiriman data ke perangkat keras Android V4.3 sudah sesuai dengan data yang di hitung oleh sensor Altimeter MS5607. Kekuatan sinyal yang di keluarkan oleh Bluetooth 4.0 BLE sudah bisa di tampilkan pada aplikasi. Kata kunci: lokasi, Bluetooth 4.0 BLE, Altimeter MS5607, Android Studio
Perancangan Dan Implementasi Scada Menggunakan Plc Untuk Otomatisasi Rumah Robby Hazdi; Erwin Susanto; Junartho Halomoan
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tugas akhir ini penulis merancang dan mengimplementasikan sistem SCADA untuk proses sistem otomatisasi rumah. SCADA menggunakan OPC server dan OPC client untuk mengendalikan dan mengakusisi data PLC. Data hasil akusisi akan ditampilkan pada HMI dan disimpan dalam database untuk keperluan monitoring. Sebagai hasil penelitian tugas akhir ini tercipta sistem SCADA yang berjalan sesuai dengan fungsinya. Sehingga SCADA bisa digunakan sebagai pengakusisi data, pengendalian, dan sarana untuk mengamati kondisi perangkat keras. Dari hasil pengujian didapat waktu komunikasi pada sistem SCADA. PLC memerlukan 0,052 detik dengan jangkauan standar ±0,023 detik untuk memproses data. Proses akusisi data memerlukan 0,922 detik dengan jangkauan standar ±0,140 detik. Dan sistem SCADA melakukan 1 proses pengendalian, akusisi data, dan penyimpanan data adalah memerlukan 1,064 detik dengan jangkauan standar ±0,364 detikKata Kunci : Otomatisasi Rumah, SCADA, PLC
Rancang Bangun Prototipe Pemantauan Posisi Kereta Berbasis Wireless Sensor Network Ade Agung Laksono; Basuki Rahmat; Junartho Halomoan
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sebuah sistem kereta, monitoring digunakan untuk berbagai fungsi, misalnya untuk sistem interlocking , pensinyalan, dan lain – lain. Pembuatan prototipe pemantauan posisi kereta berbasis teknologi Wireless sensor network bertujuan untuk memantau posisi kereta. Wireless sensor network berfungsi sebagai jaringan sensor dan jarinngan komunikasi data antara node dengan pusat data. Node adalah gabungan antara sensor, controller dan modul komunikasi. Node sebagai input sistem pemantauan posisi kereta berfungsi sebagai pemantau kereta di sepanjang track kereta. Data dikirim node menuju pusat data, lalu pusat data mengolah data yang dikirimkan node. Hasil dari sistem pemantauan kereta berbasis WSN adalah estimasi posisi dan waktu tiba kereta dari titik awal menuju titik akhir. Nilai posisi dan waktu tiba kereta akan diperbaharui setiap saat hingga kereta sampai di titik akhir. Pelaporan dari hasil pemantauan kereta dikembangkan untuk kontrol kecepatan kereta, sistem palang pintu jalur kereta otomatis maupun sebagai interlocking system. Kata kunci: Wireless Sensor Netwrok, Kereta, Pemantauan, Node, Data
Implementasi Pengolahan Citra Untuk Mengidentifikasi Objek Bergerak Pada Sistem Monitoring Anhar Ari Widodo; Fiky Yosef Suratman; Junartho Halomoan
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring perkembangan jaman, berkembang pula teknologi di bidang informasi. Perkembangan ini mendorong banyaknya sistem yang dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan. Identifikasi objek merupakan salah satu bagian dari teknologi image processing. Identifikasi objek dapat digunakan untuk mengetahui objek yang bergerak pada sistem pantauan kamera pengawas. Cloud storage merupakan media penyimpanan data ke server melalui akses jaringan internet. Data yang disimpan di cloud storage dapat diakses menggunakan mobile device. Kedua teknologi ini dapat dikombinasikan menjadi sebuah sistem untuk kamera pengawas. Dalam tugas akhir ini dibuat sebuah sistem, dimana sistem ini akan mengidentifikasi objek bergerak dari gambar yang ada pada cloud storage. Sistem akan mengunduh gambar yang ada di cloud storage lalu dilakukan proses identifikasi. Hasil identifikasi akan dikirim ke cloud storage bagian identifikasi dan dapat diakses menggunakan aplikasi pada mobile device. Hasil pengujian alat didapatkan analisa menggunakan parameter true positive rate (TPR), false positive rate (FPR), dan fungsionalitas monitoring pada mobile device. Fungsionalitas disini mencocokkan kebenaran identifikasi dan monitoring. Dengan menggunakan 100 gambar sebagai dataset pada masing masing parameter objek manusia (frontalface, upper body, lower body). Didapatkan nilai TPR= 0.7873 , FPR= 0.06 dan PCC= 86.3667% untuk skenario 1 dan TPR= 0.699143, FPR= 0.2 dan PCC= 74.95715%. untuk skenario 2. Kata Kunci : cloud storage, identifikasi, image processing, ip camera, mobile device
Perancangan Dan Implementasi Manajemen Daya Listrik Menggunakan Algoritma Greedy Untuk Otomatisasi Rumah Putri Suryani Juwita; Erwin Susanto; Junartho Halomoan
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ak Energi listrik merupakan kebutuhan primer bagi setiap manusia, dimana setiap aktivitas tidak terlepas dari energi listrik. Persediaan energi listrik semakin terbatas karena berasal dari sumber daya yang tidak dapat diperbarui. Maka untuk menjaga persediaan energi listrik, perlu dilakukan upaya yang dapat menunjang persediaan energi listrik secara optimal. Salah satunya dengan membuat home automation (otomatisasi rumah). Sistem otomatisasi ini diperlukan untuk memberikan kenyamanan, kemudahan, efisiensi energi dan keamanan. Otomatisasi rumah dengan pengaturan daya diharapkan menjadi solusi terbaik untuk menekan pemakaian energi. Pada penelitian tugas akhir ini penulis merancang dan mengimplementasikan algortima greedy pada suatu prototipe. Pengaturan penggunaan energi listrik didasari dari permasalahan Knapsack 0/1 yang penggunaannya dibatasi sehingga menghasilkan nilai optimum. Peralatan listrik dapat dikendalikan secara otomatis menggunakan PLC (Programmable Logic Controller) berdasarkan penjadwalan yang menyesuaikan dengan biaya awal. Data yang masuk akan tersimpan dalam database sehingga pengguna dapat memantau, meninjau, serta mengontrol sistem melalui komputer atau dapat diakses melalui internet. Sebagai hasil dari penelitian ini tercipta sistem untuk manajemen daya dengan menggunakan algoritma greedy. Sehingga membuat sistem otomatisasi rumah untuk mengendalikan peralatan listrik yang dibatasi dengan biaya tertentu. Dari hasil pengujian diperoleh waktu penjadwalan untuk menyalakan atau mematikan lampu didapatkan rata-rata 0,296 detik. Serta hasil pengujian efisiensi manajemen daya dengan algoritma greedy mendekati 100%. Kata Kunci: Otomatisasi rumah, Manajemen daya listrik, Knapsack problem, Algoritma greedy.
Penerapan Deteksi Gerak Pada Kamera Pengawas Menggunakan Algoritma Sobel Fadhli Rahman; Fiky Yosef Suratman; Junartho Halomoan
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kamera CCTV sangat berperan penting sebagai bukti atas tindak kejahatan. Namun penggunaan kamera CCTV tidak efektif dan efisien jika ditempatkan di ruangan kosong tanpa aktivitas dan pergerakan apapun. Hal ini akan menyebabkan pemborosan memori di tempat penyimpanan data. Maka dari itu, berkembang suatu ilmu dalam bidang keamanan, yaitu deteksi gerak. Penulis menggunakan IP camera sebagai kamera CCTV. Pada IP camera akan diimplemetasikan sistem deteksi gerak, sehingga dengan motion detection dapat mendeteksi setiap pergerakan yang ditangkap oleh IP camera. Pergerakan tersebut dijadikan acuan untuk memulai dan mengakhiri proses perekaman. Jika kamera CCTV tidak mendeteksi gerakan maka kamera hanya memantau tanpa melakukan perekaman. Hasil rekaman dari IP camera akan disimpan dan dikirim ke cloud agar pengguna bisa melihatnya dimanapun dia berada. Pada tugas akhir ini, penulis menggunakan algoritma Sobel sebagai metode deteksi gerak. Frame yang dihasilkan oleh algoritma Sobel akan dibandingkan dengan frame sebelumnya. Jika ada piksel yang berbeda antara kedua frame tersebut, maka akan disebut gerak oleh sistem. Langkah-langkah yang digunakan untuk mendeteksi gerak, yaitu pre-processing, operator Sobel, frame difference, dan morfologi gambar. Hasil implementasi deteksi gerak pada IP camera pada tugas akhir ini telah berhasil mendeteksi gerak. Masukan video dari IP camera dan hasil deteksi gerak juga telah berhasil disimpan dan dikirim ke cloud. Hasil pengujian dari sistem deteksi gerak ini menghasilkan akurasi sebesar 80%, TPR sebesar 0.67, FPR sebesar 0.00, F1 score sebesar 0.80.
Sistem Otomasi Pintu Pengaman Rel Dan Kereta Listrik Berbasis Wireless Sensor Network M. Efa Arnerio Martha; Basuki Rahmat; Junartho Halomoan
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi transportasi pada zaman ini telah berkembang sangat pesat, namun keseluruhan transportasi masih membutuhkan human resource, sebagai contoh kereta listrik. Adanya human resource pada sistem kereta maka memungkinan adanya human error yang dapat menyebabkan kecelakaan seperti pada palang pintu jalan lalu lintas dan tabrakan antara kereta. Oleh sebab itu dibutuhkan sistem otomasi pada kereta guna mengurangi masalah tersebut. Kendali pergerakan dan pintu pengaman jalur kereta listrik merupakan solusi dari sistem otomasi. Human resource bertugas untuk memantau kereta listrik dan keadaan rel jika terjadi adanya masalah. Transmisi node menggunakan topologi star dan topologi tree guna membandingkan waktu transmisi. Topologi star membutuhkan 1.0113 detik untuk mentransmisikan data, sedangkan topologi tree membutuhkan 3.034 detik. Jarak yang dapat dijangkau menggunakan nRF24L01 pada node yaitu 90 meter. Prototipe kereta yang digunakan berjumlah dua buah untuk membandingkan kecepatan. Kecepatan prototipe kereta A adalah 0.1818 m/s pada jalur lurus dan 0.1493 m/s pada jalur belok. Kecepatan prototipe kereta B adalah 0.1860 m/s pada jalur lurus dan 0.1516 m/s pada jalur belok. Sensor pengaman jalur yang digunakan berjumlah empat buah sebagai pendeteksi arah datang kereta. Kata Kunci: Limit Switch, Wireless Sensor Network, Pulse Width Modulation, pengaman jalur, kendali kecepatan.