Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Lantera Widya

PERANCANGAN ULANG SIMBOL DAN PAPAN PENUNJUK ARAH PADA AREA OBYEK WISATA MONKEY FOREST Dewa Gede Purwita; Gede Pasek Putra Adnyana Yasa
Jurnal Lentera Widya Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Lentera Widya Desember 2019
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/lenterawidya.v1i1.61

Abstract

Penunjuk arah merupakan media visual yang sangat penting di dalam menyampaikan informasi mengenai suatu arah tujuan. Umumnya penunjuk arah memiliki dua unsur yaitu simbol dan huruf. Dua simbol pokok ini dapat saja tidak dipergunakan salah satunya akan tetapi sangat baik jika dipergunakan bersamaan. Kedua unsur ini akan mempertegas sekaligus mempermudah pemahaman bagi masyarakat di dalam mempersepsikan simbol dan huruf ke arah mana tujuan perjalanan mereka. Di dalam konteks daerah atau suatu lokasi wisata, penunjuk arah memiliki fungsi yang sangat penting yaitu sebagai media informasi agar para pengunjung suatu objek wisata tidak kebingungan dalam mencari jalan atau menuju kepada titik-titik penting lokasi yang ingin mereka kunjungi. Sebagaimana di objek wisata Monkey Forest di Desa Padang Tegal, Ubud, di areal yang sangat luas ini terdapat beberapa titik penting objek wisata, sedangkan penunjuk arah sebelumnya memuat banyak bahasa asing sehingga hurufnya menjadi kecil, begitu juga dalam simbol-simbol yang dihadirkan perlu untuk dirancang ulang agar memperjelas sekaligus mempertegas huruf penunjuk arah. Oleh karenanya pada pengabdian ini, jurusan Desain Komunikasi Visual Sekolah Tinggi Desain Bali melakukan kegiatan pengabdian dengan merancang ulang simbol dan penunjuk arah di Monkey Forest agar informasi yang disampaikan berupa simbol dan hurufnya mampu berkomunikasi secara efektif kepada pengunjung objek wisata.
PERANCANGAN DESAIN SEBAGAI SARANA INFORMASI PENCEGAHAN VIRUS CORONA Gede Lingga Ananta Kusuma Putra; Ni Wayan Nandaryani; Gede Pasek Putra Adnyana Yasa
Jurnal Lentera Widya Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Lentera Widya Juni 2020
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/lenterawidya.v1i2.102

Abstract

Corona atau sering disebut juga dengan COVID-19, virus ini menimbulkan kepanikan yang sangat luar biasa, bukan hanya di bagian wilayah dan daerah namun juga kepanikan bagi seluruh dunia. Dampak yang dapat ditimbulkan oleh virus Corona yang menyebabkan kepanikan tersebut ialah seorang yang telah terkena virus tersebut akan jatuh sakit yang tidak dapat langsung terdeteksi, karena untuk mengetahuinya harus melakukan beberapa tes. Kemudian virus Corona tersebut juga penularannya sangat mudah, dan bahkan bagi yang terkena dampak dari virus Corona akan dapat sampai menyebabkan kematian. Sekolah Tinggi Desain Bali dengan program pengabdian kepada masyarakat telah menyalurkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan melakukan kegiatan gerakan 1000 masker. Gerakan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat membantu pencegahan dan pengurangan jumlah korban dari virus Corona. Dalam perancangan desain, melalui beberapa tahapan, dari mencari referensi, brainstorming, sampai dengan pengaplikasian. Tahapan – tahapan dalam pembuatan desain sangat diperlukan guna menghasilkan desain yang sesuai dengan tema, dan sesuai dalam mengemas masker hasil produksi. Sebuah Desain yang baik harus memiliki nilai estetis, supaya menarik dan juga harus dapat berkomunikasi yang baik supaya informasi dapat tersampaikan secara utuh dan tepat sasaran.