Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

GAMBARAN PERSONAL HIGIENE DAN SANITASI TEMPAT PENGELOLAAN MAKANAN PADA RUMAH MAKAN DI KECAMATAN KAMBU KOTA KENDARI Alma Asyyiagianti; Irma Irma; Yasnani Yasnani
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i2.43273

Abstract

Rumah Makan adalah setiap tempat usaha komersial yang ruang lingkup kegiatannya menyediakan makanan dan minuman untuk umum di tempat usahanya. Namun, Seperti yang kita lihat sekarang masih banyak Rumah Makan yang belum memenuhi standar operasional, akan tetapi masih beroperasi dan masih melayani konsumennya.Tahun 2021 kasus diare yang dilayani di sarana kesehatan sebanyak 24,81 % kasus. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Gambaran Personal Higiene dan Sanitasi Tempat Pengelolaan Makanan pada Rumah Makan di Kecamatan Kambu Kota Kendari 2022. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan metode pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan Personal higiene yang memenuhi syarat sebanyak 15 (28,8%), sedangkan tidak memenuhi syarat sebanyak 37 (71,2%). Sanitasi Rumah Makan yang memenuhi syarat sebanyak 13 (25,0%), sedangkan tidak memenuhi syarat sebanyak 39 (75,5%). Secara keseluruhan Rumah Makan yang memenuhi syarat sebanyak 15 (28,8%), sedangkan tidak memenuhi syarat sebanyak 37 (71,2%). Kesimpulan penelitian ini adalah Rumah makan yang ada di Kecamatan Kambu Kota Kendari yang memenuhi syarat tidak mencapai 100% baik dari segi Personal Higiene ataupun Sanitasi Rumah Makan berdasarkan Kepmenkes RI No 1098/Menkes/SK/VII/2003 tentang Persyaratan Sanitasi Rumah makan dan Restoran.
HUBUNGAN PENCEMARAN UDARA DALAM RUMAH DENGAN KEJADIAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WALI KECAMATAN BINONGKO KABUPATEN WAKATOBI Masriana Masriana; Arum Dian Pratiwi; Yasnani Yasnani
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i1.43258

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah infeksi akut yang mengenai satu atau lebih bagian saluran pernapasan, termasuk pelengkap (sinus, rongga telinga tengah, pleura), dari hidung hingga alveolus. ISPA merupakan penyakit infeksi yang sering terjadi dan merupakan penyebab morbiditas dan mortalitas pada anak dan balita. Secara umum penyakit ISPA dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu faktor lingkungan meliputi: pencemaran udara dalam rumah (asap hasil pembakaran bahan bakar memasak tradisional, asap rokok dan asap penggunaan obat anti nyamuk bakar). Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pencemaran udara dalam rumah dengan kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Wali Kecamatan Binongko Kabupaten Wakatobi Tahun 2022. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik yang menggunakan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 61 balita dari 340 total populasi. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Wali Kecamatan Binongko Kabupaten Wakatobi. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi square pada tingkat kepercayaan 95% atau α 0,05 diperoleh nilai pvalue= 0,000 (p value α) sehingga terdapat hubungan antara sumber pencemaran udara dalam rumah dengan kejadian penyakit ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Wali Kecamatan Binongko Kabupaten Wakatobi Tahun 2022. Diharapkan kepada masyarakat agar mengurangi penggunaan bahan bakar rumah tangga yang dapat menyebabkan pencemaran udara dalam rumah, sehingga dapat mengurangi angka kejadian ISPA pada balita.
The relationship between behavior, history of contact with patients and home environment with the incidence of tuberculosis in the working area of the Wakobhalu Muna Public Health Center Waode Mitha Fatrisya S; Yasnani Yasnani; Siti Selfia
Indonesian Journal of Health Science Vol 6 No 3 (2026)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v6i3.2295

Abstract

Tuberculosis (TB) is a disease caused by Mycobacterium tuberculosis. Tuberculosis can attack the lungs and can attack all parts of the body. Tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by the bacteria Mycobacterium Tuberculosis. Globally, approximately 1.25 million people will die from TB in 2023. The purpose of this study is to determine the factors related to the causes of tuberculosis in the working area of ​​the Wakobhalu Community Health Center in 2026. The cross-sectional research methodology was used in the form of a quantitative study. Data were analyzed using the chi-square test. The population in this study were patients visiting the Wakobhalu Community Health Center. And the sample in this study were 32 TB-positive patients and 32 TB-negative patients. The sampling technique used was purposive sampling, namely the selection of samples based on certain criteria. The research instruments used were a consent informant sheet, a questionnaire sheet, stationery, documentation tools, and a computer. The results of the study showed that the knowledge variable had a significant value of 0.001, the home environment variable had a significant value of 0.006, and the history of contact with sufferers variable had a significant value of 0.000. The conclusion is that there is a relationship between knowledge, home environment, and history of contact with sufferers with the cause of Tuberculosis. Kata Kunci: Lingkungan Rumah, Perilaku,Riwayat Kontak dengan Penderita,Tuberkulosis  
HUBUNGAN USIA DAN BEBAN KERJA DENGAN STRESS KERJA PADA KARYAWAN HOTEL DI KOTA RAHA TAHUN 2023 Renni Meliahsari; Yasnani Yasnani; LM. Syafri Wahid
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v5i1.2

Abstract

Stres kerja sangat berkaitan dengan kinerja karyawan, hal ini sering dikaitkan dengan lingkungan pekerjaan dan juga dari individu itu sendiri. Selain bisa merugikan perusahaan, karena gairah bekerja yang menurun, stres kerja juga bisa menyebabkan suatu penyakit terutama pada indidvidu dimasa dewasa menengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia dan beban kerja dengan stres kerja pada staf hotel di Kota Raha pada tahun 2023. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Hotel Ness Inn, Hotel Berlian dan DJ Hotel di Kota Raha yang berjumlah 69 karyawan, yang terdiri dari 30 karyawan Hotel Ness Inn, 19 karyawan Hotel Berlian, dan 20 karyawan DJ Hotel. Penarikan sampel dilakukan menggunakan metode total sampling karena populasi kurang dari 100, sehingga 69 karyawan menjadi sampel dalam penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis dengan metode univariat dan bivariat. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai uji hubungan antara usia dan stress kerja sebesar (ρ=0,646) dan nilai uji hubungan antara beban kerja dan stress kerja sebesar (ρ=0,001). Hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara usia dan stres kerja pada karyawan Hotel di Kota Raha tahun 2023, namun terdapat hubungan antara beban kerja dengan stres kerja pada karyawan Hotel di Kota Raha tahun 2023.
EDUCATION AND UTILIZATION OF MORINGA OLEIFERA TO IMPROVE THE HEALTH OF THE COMMUNITY IN LAPULU VILLAGE, ABELI DISTRICT, KENDARI CITY Irma Irma; Harleli Harleli; Suhadi Suhadi; Yasnani Yasnani; Arum Dian Pratiwi
ABDIMASNU: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): ABDIMASNU
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/rq2n9423

Abstract

Background: Moringa (Moringa Oleifera) leaves contain nutrients that make it a good choice for improving the nutritional intake of children at risk of stunting. Stunting is a growth disorder that occurs in toddlers due to chronic malnutrition, characterized by height that is not proportionate to the child's age. The Abeli subdistrict, including the Lapulu village, has the highest prevalence of stunting at 2.7%, caused by inappropriate parenting, maternal knowledge, poor food intake, and economic factors. Method: This community service activity was carried out in several phases, including: the preparation phase, implementation, such as the coordination with partners regarding the determination of time and place, as well as evaluation and assessment of the results of the activity. Results: Before the educational activities were conducted, the level of knowledge among mothers of toddlers regarding the use of Moringa Oleifera for stunting showed that 16 people (61.5%) had insufficient knowledge. However, after receiving education, the level of knowledge increased among 23 people (88.5%). Based on the Paired Sample T Test, the mean value was 4.46, and the p-value was 0.000. Therefore, it can be concluded that there was an increase in knowledge among the Lapulu Village community regarding the benefits of moringa for stunting.Conclusion: Before receiving education, the knowledge level among mothers of toddlers was low, but after receiving education, their knowledge increased. Based on the Paired Sample T Test, there was an increase in knowledge before and after receiving education  
ANALYSIS OF TOURISM REMAINING WASTE MANAGEMENT ON THE HEALTH OF COASTAL COMMUNITIES IN LEPPE VILLAGE, SOROPIA DISTRICT, KONAWE REGENCY IN 2026 Astrid Pratiwi Lahata; Ruslan Majid; Yasnani Yasnani
JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES Vol. 4 No. 01 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The tourism sector is a sector that makes a significant contribution to the economy, both at the local and national levels. However, the rapid development of the tourism industry is often accompanied by an increase in waste, including domestic liquid waste from hotel activities, restaurants, and residential areas around tourist areas. According to data from the WHO (2023), the tourism sector worldwide produces significant waste, contributing to the global waste pile reaching more than 11 million tons annually. This waste includes various types, including plastic and food waste, which have serious impacts on environmental health and the local economy. This study aims to analyze the management of residual tourism waste on the health of coastal communities in Leppe Village, Soropia District, Konawe Regency in 2026. This study uses a descriptive qualitative approach. The research instrument used a questionnaire. The results show that residual tourism waste in the coastal area of ​​​​Leppe Village is still found and has not been properly managed, both in terms of its presence and volume, which tends to increase with tourism activities. Waste management has not been carried out systematically and sustainably, characterized by the absence of sorting, limited facilities, and the practice of dumping and burning waste without processing. This situation indicates that the implementation of the 3R principles is not yet optimal and has the potential to degrade the quality of the coastal environment and negatively impact public health.
Edukasi dan Pemeriksaan Tekanan Darah Door to Door di RT 001 RW 003 Kelurahan Watu-Watu Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari Irma; Ruslan Majid; Yasnani Yasnani; Swaidatul Masluhiya AF; Kamrin Kamrin; Sitti Nurhaliza
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v4i1.134

Abstract

Hipertensi merupakan masalah serius yang umum terjadi di masyarakat yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi terhadap penyakit yang lebih serius seperti stroke dan gangguan jantung. Prevalensi hipertensi terus mengalami peningkatan dari tehun ke tahun, terutama pada kelompok umur diatas 40 tahun termasuk pada masyarakat perkotaan seperti di Kota Kendari. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang faktor risiko dan pencegahan hipertensi. Metode pengabdian ini dengan melakukan edukasi dari rumah ke rumah yang diikuti dengan pemeriksaan tekanan darah. Secara umum terbagi atas tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa rata – rata pengetahuan responden sebelum penyuluhan adalah 7.47 dan setelah penyuluhan menjadi 9.40 serta ada perbedaan yang signifikan pengetahun sebelum dan sesudah penyuluhan (p=0.000).  Kesimpulan kegiatan pengabdian ini bahwa edukasi door to door dapat meningkatkan pengetahuan responden dan berhasil dengan baik.
IDENTIFIKASI KANDUNGAN FORMALIN PADA TAHU PUTIH YANG DI PERDAGANGKAN DI PASAR ANDUONOHU KOTA KENDARI TAHUN 2026 Indah Khairun Nissa; Yasnani Yasnani; Fithria Fithria
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 03 (2026): JULI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Formalin merupakan bahan kimia berbahaya yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan, namun masih ditemukan pada berbagai produk pangan, termasuk tahu putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan formalin pada tahu putih yang diperdagangkan di Pasar Anduonohu Kota Kendari Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan observasional. Populasi penelitian berjumlah 18 pedagang tahu putih, dengan teknik total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Pemeriksaan dilakukan di Laboratorium Terpadu Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo menggunakan metode uji reagen formalin secara kualitatif. Selain itu, dilakukan observasi terhadap karakteristik fisik tahu meliputi warna, tekstur, aroma, kondisi permukaan, dan elastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sampel memiliki warna putih cerah, tekstur padat dan kenyal, permukaan tidak berlendir, serta elastisitas tinggi. Namun, hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan seluruh 18 sampel (100%) positif mengandung formalin yang ditandai dengan perubahan warna larutan menjadi ungu hingga ungu tua setelah penambahan reagen. Disimpulkan bahwa seluruh sampel tahu putih yang diperdagangkan di Pasar Anduonohu Kota Kendari mengandung formalin sehingga tidak memenuhi persyaratan keamanan pangan. Diperlukan peningkatan pengawasan, pembinaan kepada produsen dan pedagang, serta edukasi kepada masyarakat untuk mencegah peredaran pangan yang mengandung formalin.
HUBUNGAN KUALITAS SISTEM E-PUSKESMAS DENGAN KEPUASAN PASIEN DI UPTD PUSKESMAS MOWILA KABUPATEN KONAWE SELATAN TAHUN 2026 Malsa Malsa; Suhadi Suhadi; Yasnani Yasnani
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 03 (2026): JULI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan sistem informasi kesehatan berbasis elektronik melalui E-Puskesmas merupakan upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Kualitas sistem yang baik diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan dan kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas sistem E-Puskesmas dengan kepuasan pasien di UPTD Puskesmas Mowila, Kabupaten Konawe Selatan, Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien pengguna layanan E-Puskesmas sebanyak 100 orang yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis secara univariat dan bivariat untuk mengidentifikasi hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai kualitas sistem dalam kategori baik (65,0%), kualitas informasi baik (54,0%), kualitas pelayanan baik (54,0%), dan kepuasan pasien dalam kategori puas (66,0%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas sistem dengan kepuasan pasien (p = 0,029) serta kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien (p = 0,034). Sebaliknya, kualitas informasi tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan pasien (p = 0,259). Kesimpulannya, kualitas sistem dan kualitas pelayanan E-Puskesmas berhubungan dengan kepuasan pasien. UPTD Puskesmas Mowila disarankan terus meningkatkan kualitas sistem melalui optimalisasi akses, keandalan sistem, dan pemeliharaan infrastruktur teknologi informasi.
GAMBARAN MUTU PELAYANAN DI RUMAH SAKIT Dr. R. ISMOYO KOTA KENDARI TAHUN 2026 Galuh Dewi Anggraeni; Yasnani Yasnani; Arum Dian Pratiwi
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 03 (2026): JULI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pelayanan merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit karena berkaitan dengan pelayanan kesehatan yang diterima dan kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelayanan kesehatan, kepuasan pasien, dan mutu pelayanan di Rumah Sakit Dr. R. Ismoyo Kota Kendari Tahun 2026.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang memenuhi kriteria penelitian di Rumah Sakit Dr. R. Ismoyo Kota Kendari selama periode penelitian. Jumlah sampel sebanyak 50 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan sebagian besar berada pada kategori baik sebanyak 36 responden (72,0%), kepuasan pasien didominasi kategori cukup sebanyak 28 responden (56,0%), dan mutu pelayanan didominasi kategori cukup sebanyak 39 responden (78,0%). Kesimpulan bahwa Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Dr. R. Ismoyo Kota Kendari secara umum telah berada pada kategori baik, sedangkan kepuasan pasien dan mutu pelayanan masih berada pada kategori cukup