Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS KORELASI KADAR KOLESTEROL DENGAN TEKANAN DARAH DAN KADAR GULA DARAH PADA KOMUNITAS NELAYAN Irma Irma; Suhadi Suhadi; Arum Dian Pratiwi; Fithria Fithria
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i2.86

Abstract

Penyakit degeratif saat menjadi salah satu masalah kesehatan utama diberbagai Negara termasuk di Indonesia. Umumnya penyakit seperti hipertensi dan dibetes mellitus dapat dipengaruhi oleh berbagai factor seperi factor genetic dan gaya hidup seperti pola makan dan aktifitas fisik. Pola makan yang kurang sehat seperti sering mengonsumsi makanan berkolesterol tinggi menjadi factor risiko penting terhadap terjadinya berbagai penyakit degeratif. Di Indonesia prevalensi penyakit degenerative terus meningkat. Prevalensi DM berdasarkan hasil pemeriksaan kadar gula darah sebesar 11,7%, penyakit jantung berdasaran hasil pemeriksaan kolesterol sebesar 12,2% dan hipertensi berdasarkan hasil pengukturan tekanan darah sebesar 29,2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi kadar kolesterol dengan tekanan darah dan kadar gula darah. Dari analisis data dengan uji Spearman diperoleh bahwa korelasi kadar kolesterol dengan dan tekanan darah systole (R= 0,508 dan P=0,000); kadar kolesterol dengan tekanan darah diastole (R=0,351 dan p=0,015) dan korelasi kadar kolesterol dengan kadar gula darah (R=0,253 dan P=0,086). Kadar kolesterol berkorelaasi positif dengan tekanan darah baik sistol maupun diastole dan kadar kolesterol tidak berokrelasi dengan kadar gula darah. Semakin tinggi kadar kolesterol maka semakin tinggi pula tekanan darah baik systole maupn diastole.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA PETUGAS PENGANGKUT SAMPAH DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN KOTA KENDARI TAHUN 2025 Ratti Tasik; Fithria Fithria; Indah Ade Prianti
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v7i1.286

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi pada petugas pengangkut sampah akibat tingginya paparan bahaya selama bekerja. Faktor individu maupun lingkungan kerja diduga berperan terhadap kejadian kecelakaan kerja, sehingga perlu dilakukan analisis terhadap faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan masa kerja, lingkungan kerja, dan perilaku Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan kejadian kecelakaan kerja pada petugas pengangkut sampah di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 312 petugas pengangkut sampah, dengan sampel sebanyak 175 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara masa kerja dengan kecelakaan kerja (p=0,0025), lingkungan kerja dengan kecelakaan kerja (p=0,0059), serta perilaku K3 dengan kecelakaan kerja (p=0,001). Petugas dengan masa kerja baru, lingkungan kerja yang kurang baik, dan perilaku K3 yang negatif memiliki risiko lebih tinggi mengalami kecelakaan kerja dibandingkan kelompok pembanding. Disimpulkan bahwa masa kerja, lingkungan kerja, dan perilaku K3 merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada petugas pengangkut sampah.
PKM Masyarakat Pesisir: Pelatihan Pembuatan Cookies Diadema Setosum sebagai PMT-Anak Tinggi Protein dan Zat Gizi Mikro Salma Wa Ode; I Made Christian Binekada; Wa Ode Piliana; Syefira Salsabila; Fithria; La Ode Ahmad Saktiansyah
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.257

Abstract

Diadema setosum sangat berlimpah di perairan laut Provinsi Sulawesi Tenggara khususnya di Desa Mekar Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe, namun belum dimanfaatkan sebagai PMT lokal. Diketahui sekitar 90% masyarakat yang tinggal diwilayah pesisir Desa Mekar memiliki mata pencaharian sebagai nelayan, selain itu sekitar 30% anak masih mengalami kekurangan gizi dan ada 5 anak yang teridentifikasi stunting. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkat kapasitas masyarakat dan edukasi gizi dalam pemanfaatkan pangan kearifan lokal melalui pelatihan dan ketrampilan mengolah produk PMT lokal berbasis gonad Diadema setosum. Mitra program ini adalah masyarakat/keluarga balita yang mengalami kekurangan gizi, berjumlah 16 orang dan dibentuk menjadi dua tim kelompok. Metode pendekatan yang digunakan pada program ini adalah penyuluhan, interview dan pelatihan. Hasil pengabdian kepada masyarakat (PKM) sebagai berikut; (1) Terbentuknya tim kelompok mitra usaha baru (2) Menambah pengetahuan terkait kesehatan dan gizi anak, (3) Adanya inovasi pengembangan produk Cookies Diadema setosum yang sebagai makanan tambahan anak (PMT-Lokal) di Desa Mekar. Kesimpulan dari PKM ini, Produk PMT-Lokal berbasis gonad Diadema setosum dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan asupan protein dan zat gizi mikro bagi anak yang mengalami kekurangan gizi.
IDENTIFIKASI KANDUNGAN FORMALIN PADA TAHU PUTIH YANG DI PERDAGANGKAN DI PASAR ANDUONOHU KOTA KENDARI TAHUN 2026 Indah Khairun Nissa; Yasnani Yasnani; Fithria Fithria
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 03 (2026): JULI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Formalin merupakan bahan kimia berbahaya yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan, namun masih ditemukan pada berbagai produk pangan, termasuk tahu putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan formalin pada tahu putih yang diperdagangkan di Pasar Anduonohu Kota Kendari Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan observasional. Populasi penelitian berjumlah 18 pedagang tahu putih, dengan teknik total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Pemeriksaan dilakukan di Laboratorium Terpadu Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo menggunakan metode uji reagen formalin secara kualitatif. Selain itu, dilakukan observasi terhadap karakteristik fisik tahu meliputi warna, tekstur, aroma, kondisi permukaan, dan elastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sampel memiliki warna putih cerah, tekstur padat dan kenyal, permukaan tidak berlendir, serta elastisitas tinggi. Namun, hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan seluruh 18 sampel (100%) positif mengandung formalin yang ditandai dengan perubahan warna larutan menjadi ungu hingga ungu tua setelah penambahan reagen. Disimpulkan bahwa seluruh sampel tahu putih yang diperdagangkan di Pasar Anduonohu Kota Kendari mengandung formalin sehingga tidak memenuhi persyaratan keamanan pangan. Diperlukan peningkatan pengawasan, pembinaan kepada produsen dan pedagang, serta edukasi kepada masyarakat untuk mencegah peredaran pangan yang mengandung formalin.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN MAKANAN BERBASIS PANGAN LOKAL DI DESA SORUE JAYA KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE Harleli Harleli; Suhadi Suhadi; Yasnani Yasnani; Fithria Fithria
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i4.4396

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak yang ditandai dengan tinggi badan menurut umur di bawah standar, sebagai manifestasi dari kekurangan gizi kronis waktu lama. Hasil observasi awal di Desa Sorue Jaya didapatkan bahwa pengetahuan ibu mengenai pengolahan pangan lokal sebagai sumber protein masih terbatas sehingga diperlukan edukasi dan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dalam mengolah pangan bergizi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam pencegahan stunting melalui edukasi gizi serta pelatihan pembuatan nugget berbahan dasar ikan tuna sebagai salah satu inovasi pangan lokal. Metode yang digunakan meliputi ceramah tentang stunting, manfaat mengonsumsi makanan bergizi dan pelatihan membuat nugget. Program ini diharapkan mampu mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga. Kata kunci : Nugget, Stunting, Sosialisasi.