Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Exploring Adolescent Ideas for Designing Reproductive Health Interventions to Prevent Early Marriage and Adolescent Pregnancy Adelina Fitri; Vinna Rahayu Ningsih; Marta Butar Butar; Erny Kusdiah; Ashar Nuzulul Putra; La Ode Reskiaddin
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 8, No 2 (2026): Contagion
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v8i2.28699

Abstract

Adolescence is a transitional phase filled with challenges, characterized by social development, attraction to the opposite sex, and vulnerability to risky behaviors. Adolescent pregnancy and early marriage remain global issues, including in Indonesia. Contributing factors include poverty, low levels of education, and inherited cultural practices. These lead to serious consequences such as school dropout, limited educational opportunities, and reduced quality of life, hindering the achievement of Indonesia Emas 2045. This study aims to explore adolescents’ ideas and perspectives regarding existing policies and to design potential interventions. This research employed a qualitative, interpretative approach. The study involved 24 undergraduate students from the Public Health Study Program, Universitas Jambi. Data were collected through Focus Group Discussions (FGDs) and in-depth interviews, analyzed using data reduction, and conclusion drawing. The research findings identified a significant knowledge gap regarding the availability of adolescent-specific reproductive health services (RHS) at universities and health facilities. Although most informants had adequate knowledge about adolescent pregnancy, many were not sufficiently aware of reproductive health services or counseling specifically targeting them. Informants also reported relatively good communication with their parents, particularly with mothers, while community figures were identified as playing important roles. Young people expect the availability of adolescent-focused health services, more effective communication with parents, especially greater involvement of fathers, and forums bringing together community leaders and adolescents to strengthen preventive efforts.
Calon Ayah Berdaya dan Bahagia: Cegah Depresi, Kecemasan, dan Stres Dalam Kehidupan Berkeluarga Adelina Fitri; Ashar Nuzulul Putra; Marta Butar Butar; Beny Rahim; Luri Mekeama
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v6i1.1204

Abstract

Kesehatan mental ayah sering dianggap sebelah mata meskipun peran ayah sangat penting dalam keluarga dan tentunya juga memiliki risiko mengalami depresi, kecemasan, dan stres, terutama setelah kelahiran anak. Peran ayah lebih dari sekadar pencari nafkah. Kehadiran ayah dalam kehidupan keluarga mempengaruhi perkembangan anak dan keharmonisan keluarga. Pengabdian masyarakat ini berfokus pada mengedukasi mahasiswa laki-laki sebagai calon ayah untuk mempersiapkan menghadapi peran masa depan mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan calon ayah untuk mencegah depresi, kecemasan, dan stres dalam kehidupan keluarga. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk intervensi pendidikan yang diberikan kepada 21 mahasiswa laki-laki dari Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Jambi. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah dan diskusi, dengan desain pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor pengetahuan rata-rata peserta yang signifikan, yaitu dari 88,25 pada pre-test menjadi 94,29 pada post-test. Tes Wilcoxon mengkonfirmasi bahwa peningkatan ini signifikan secara statistik (p = 0,001), menunjukkan bahwa intervensi edukasi meningkatkan pengetahuan siswa laki-laki tentang peran ayah dalam keluarga. Pendidikan Calon Ayah Berdaya dan Bahagia secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan kesiapan calon ayah dalam menghadapi peran sebagai seorang ayah di kemudian hari.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kecelakaan Kerja pada Pekerja Sortir Sampah di TPA Talang Gulo Kota Jambi Cindi Cinta Marito; Willia Novita Eka Rini; Marta Butar Butar; Budi Aswin
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v5i1.1685

Abstract

 Latar Belakang: Kecelakaan kerja merupakan kejadian tidak terduga saat bekerja yang dapat menyebabkan cedera maupun kerugian. Pekerja sortir sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) memiliki risiko tinggi mengalami kecelakaan kerja akibat paparan benda tajam, bahan berbahaya, serta kondisi lingkungan kerja yang tidak aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja sortir sampah di TPA Talang Gulo Kota Jambi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi pekerja berjumlah 34 orang, dan seluruh populasi tersebut dijadikan sampel dengan menggunakan teknik total sampling, sehingga diperoleh 34 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan lembar checklist, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi pekerja yang mengalami kecelakaan kerja dalam satu tahun terakhir sebanyak 24 responden (70,6%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pendidikan (p=0,045) dan penggunaan alat pelindung diri (p=0,045) dengan kejadian kecelakaan kerja. Sementara itu, variabel umur (p = 0,437), jenis kelamin (p=1,000), masa kerja (p=1,000), pengetahuan K3 (p=1,000), dan perilaku K3 (p=0,437) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian kecelakaan kerja. Kesimpulan: Faktor yang berhubungan dengan kecelakaan kerja pada pekerja sortir sampah di TPA Talang Gulo Kota Jambi adalah tingkat pendidikan dan penggunaan APD, sedangkan variabel lainnya tidak berhubungan secara signifikan.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pencegahan Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Affifah Khairani; Helmi Suryani Nasution; Adelina Fitri; Marta Butar Butar
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v5i2.382

Abstract

Latar Belakang: TB masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. Rendahnya perilaku pencegahan masyarakat meningkatkan risiko penularan, sehingga edukasi dan akses informasi kesehatan diperlukan untuk mendukung pengendalian TB. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan TB pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional terhadap 120 responden yang dipilih menggunakan multistage sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan Prevalence Ratio (PR) dan CI 95%. Hasil: Sebagian besar responden memiliki perilaku pencegahan TB yang buruk (80,8%), belum pernah terpapar informasi TB (57,5%), berpengetahuan rendah (65,8%), dan bersikap positif (57,5%). Hanya keterpaparan informasi yang berhubungan signifikan dengan perilaku pencegahan TB (p=0,001), sedangkan usia, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan sikap tidak berhubungan signifikan (p>0,05).  Kesimpulan: Keterpaparan informasi merupakan faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan TB. Peningkatan edukasi, komunikasi, informasi, dan promosi kesehatan perlu diperkuat untuk meningkatkan perilaku pencegahan TB di masyarakat.
Faktor Risiko Diabetes Melitus Tipe II pada Wanita Kelompok Umur ≥15 Tahun di Indonesia Analisis Data Survei Kesehatan Indonesia 2023 Syahlia Magdalena Br. Torus; Rd. Halim; Marta Butar Butar; Muhammad Syukri
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 10 No. 1 (2026): Mei: Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v10i1.1058

Abstract

Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) is a public health problem with a continuously increasing prevalence, and it is higher in women than in men. This study aimed to analyze the risk factors for T2DM in women aged ≥15 years in Indonesia based on data from the 2023 Indonesian Health Survey. This study was a secondary data analysis with a cross-sectional design involving 346,760 women who met the inclusion criteria. Univariate and bivariate analyses were performed using the Chi-Square test with calculation of the Prevalence Odds Ratio (POR) at a 95% confidence level. The results showed the prevalence of T2DM was 1.3%. Factors significantly associated included age ≥40 years (POR=22.4), low education level (POR=1.34), unemployed status (POR=1.18), urban residence (POR=1.91), mild physical activity (POR=1.15), obesity (POR=1.27), and overweight (POR=1.27). Protective factors included vigorous physical activity (POR=0.77) and underweight BMI (POR=0.65), while marital status was not significantly associated (p=0.135). T2DM in women is a multifactorial disease influenced by the interaction of biological, social, behavioral, and environmental factors, thus requiring risk-based promotive and preventive interventions.