Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

OPTIMASI PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR CABANG PT VMF SERANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE CPM & PERT BAYU SEKTI AJI; WASPADA TEDJA BHIRAWA; DARMAWAN YULIANTO
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 11, No 1 (2022): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.701 KB) | DOI: 10.35968/jtin.v11i1.891

Abstract

PT. VMF sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dibidang jasa pembiayaan yang berkantor pusat di Jl. Pecenongan Raya no 84, Gambir, Jakarta pusat, Perusahaan seringkali mendapatkan masalah dalam waktu penyelesaian proyek karena waktu penyelesaian tidak sesuai dengan waktu yang telah direncanakan sebelumnya. Oleh karena itu di perlukan analisis penjadwalan proyek sehingga dapat diketahui berapa lama proyek tersebut dapat diselesaikan dan mengetahui biaya peercepatan keseluruhan biaya tenaga kerja dengan menggunakan metode CPM & PERT. Tahapan dalam menganalisa proyek pembangunan kantor cabang PT. VMF yaitu: menentukan tahapan kegiatan, gantt chart, jalur lintasan, jalur kritis, menghitung biaya percepatan waktu kerja, dengan menggunakan metode CPM & PERT. Bentuk jaringan kerja Proyek Pembangunan Kantor kantor cabang PT. VMF yaitu: Pekerjaan Persiapan & Bongkaran - Pekerjaan tanah, galian, urugan, pasangan - Pekerjaan struktur & beton bertulang - Pekerjaan dinding - Pekerjaan atap - pekerjaan instalasi listrik - pekerjaan lantai - pekerjaan plafond - pekerjaan pintu dan jendela - pekerjaan finishing, dll dengan lama proyek 112 hari Kata Kunci : Proyek, CPM & PERT, Waktu Proyek, Biaya Proyek
PENERAPAN SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING DAN DISCRETE EVENT SIMULATION UNTUK PERBAIKAN TATA LETAK MESIN PABRIK DI INDUSTRI KOMPONEN ALAT BERAT DARMAWAN YULIANTO; SRI BINTANG PAMUNGKAS
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 6, No 2 (2017): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1718.247 KB) | DOI: 10.35968/jtin.v6i2.226

Abstract

Aplikasi dari metode penyusunan tata letak Systematic Layout Planning dan kemudian dievaluasi dengan Discrete Event Simulation menggunakan perangkat lunak Tecnomatix Plant Simulation untuk menghasilkan alternatif tata letak mesin pabrik yang lebih sesuai dengan produk yang ada di industri komponen alat berat saat ini dan lebih efisien dari sisi jarak perpindahan barang, waktu perpindahan barang, dan jumlah hasil produksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi Systematic Layout Planning dan Discrete Event Simulation dapat memperpendek jarak perpindahan produk sebesar 32% setahun, mempercepat waktu perpindahan produk sebesar 27% setahun, dan meningkatkan jumlah hasil produksi sebesar 6% setahun.Kata kunci :Tata letak mesin, Systematic Layout Planning, Discrete Event Simulation
PERANCANGAN ULANG TROLI GALON AIR MINERAL KAPASITAS 2 (DUA) GALON DENGAN RODA ENAM YANG ERGONOMI MENGGUNAKAN PENDEKATAN ANTHROPOMETRI DARMAWAN YULIANTO; FARAH KRISDIANA; W. TEDJA BHIRAWA; BASUKI ARIANTO
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 10, No 2 (2021): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.668 KB) | DOI: 10.35968/jtin.v10i2.790

Abstract

Salah satu aktivitas yang dilakukan di lingkup perumahan adalah berupa pemindahan galon air mineral yang memiliki berat 19 kg yang dilakukan oleh pengguna khusus wanita dengan menggunakan fasilitas kerja berupa troli. Berdasarkan pengamatan bahwa diketahui kekurangan yang dikeluhkan oleh pengguna khusus wanita terhadap penggunaan troli adalah tidak ergonomis sehingga menimbulkan kondisi yang tidak nyaman. Pada penelitian ini , perancangan fasilitas kerja yang berupa troli galon air mineral diawali dengan melakukan analisis postur kerja yang menggunakan metode REBA, kemudian menentukan dimensi anthropometri guna menentukan dimensi troli galon air mineral dan menggunakan kuisioner Nordic Body Map (NBM) untuk mengetahui rata-rata tingkat keluhan rasa sakit terbesar seperti bagian punggung, pinggang, pergelangan tangan kanan, lengan atas kiri, lengan bawah kiri, dan lutut kanan. Berdasarkan hasil dengan gambar 2D dan perhitungan dengan metode REBA yang berupa fase-fase gerakan pada pengukuran leher,punggung, kaki, lengan atas, lengan bawah,dan pergelangan tangan untuk menghasilkan postur kerja yang baik dan troli galon air mineral hasil rancangan dengan pendekatan anthropometri dapat memberikan perbaikan pada postur kerja pekerja. Hasil skor REBA tertinggi sebelum perancangan adalah 11 artinya memiliki level resiko sangat tinggi, sedangkan hasil skor REBA tertinggi setelah perancangan adalah 7 artinya memiliki level resiko sedang.Kata Kunci: troli galon air mineral, Anthropometri, Nordic Body Map, metode REBA, ergonomi.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN MASKER KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN PENDEKATAN EOQ (STUDI KASUS PADA TOKO AM MEDIKA JAKARTA) ALFIANSYAH RIZKI FADILLAH; HARI MOEKTIWIBOWO; SUNGKONO SANUSI; DARMAWAN YULIANTO
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 11, No 2 (2022): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.819 KB) | DOI: 10.35968/jtin.v11i2.979

Abstract

CV. AM Medika merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan alat kesehatan, consultant dan pelayanan service & maintenance sejak tahun 2016 yang awalnya dimulai dengan penjualan alat-alat kesehatan untuk personal use/homecare, kami terus berkembang dari tahun ke tahun sehingga produk kami meluas dan mencakup alat-alat kedokteran untuk kebutuhan klinik dan rumah sakit. Pada tahun 2017 kami resmi membentuk badan usaha bernama CV. AM Medika. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif, dimana data yang dihasilkan berupa kata-kata secara tertulis dan lisan dari karyawan CV. AM Medika. Sampel data yang didapatkan dikonversikan kedalam metode Economic Order Quantity (EOQ) dan metode peramalan antara lain Moving Average dan Single Eksponensial Smothing. Nilai MAPE terendah dari perhitungan menggunakan metode peramalan yang kemudian digunakan untung meramalkan permintaan diperiode salanjutnya. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data permintaan Surgical Mask 3 Ply. Berdasarkan hasil dari pengolahan data, didapatkan bahwa metode peramalan yang digunanakan adalah metode Single Eksponential Smoothing (Alfa = 0,7) dengan MAPE 8,760% dengan jumlah permintaan sebesar 21 unit di bulan April 2020. Serta nilai EOQ paling optimal ditahun 2020 yaitu 34 karton/order dengan jumlah order yang dibutuhkan yaitu 7 kali/tahun. Dengan adanya peramalan permintaan, dapat memudahkan dalam mengelola persedian dalam mengatasi terjadinya kekurangan/kehabisan Stock (Out Of Stock) dengan biaya penyimpanan yang paling ekonomis.Kata kunci : Surgical Mask 3 Ply, Metode Peramalan, Metode EOQ
ANALISIS SISTEM PRODUKSI TWO-PIECE BEVERAGE CAN DENGAN METODE LINE BALANCING DI PT XYZ RAHAYU NINGRUM; BASUKI ARIANTO; WASPADA TEDJA BHIRAWA; DARMAWAN YULIANTO
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 11, No 2 (2022): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.828 KB) | DOI: 10.35968/jtin.v11i2.975

Abstract

PT XYZ adalah salah satu perusahaan yang memproduksi beverage can dengan bahan dasar tintplate di Indonesia. Salah satu jenis beverage can yang diproduksi adalah two-piece beverage can. Tipe ini terdari dua bagian yaitu body, bottom end dan lid. Pada proses produksi sering terjadi penumpukan pada proses tertentu sehingga mengganggu jalannya proses produksi, dan mempengaruhi pencapaian target produksi. Penyeimbangan lintasan dilakukan dengan metode ranked positional weight (RPW) yang dimulai dengan melakukan pengumpulan data dengan pengamatan pada tiap elemen kerja yang kemudian melakukan perhitungan meliputi keseragaman data, kecukupan data, waktu baku, dan waktu normal. Apabila data sudah seragam dan cukup, selanjutnya melakukan perhitungan line balancing. Tahapan dalam metode kilbridge adalah membagi region dari kiri ke kanan, menentukan peringkat setiap elemen kerja, melakukan pembebanan elemen kerja ke dalam stasiun kerja dengan ketentuan tidak melanggar precedence diagram dan waktu siklus tidak melebihi waktu actual. Sedangkan tahapan metode ranked positional weight adalah menyusun precedence diagram, menentukan posisi peringkat, mengurutkan elemen kerja berdasarkan urutan tertinggi, pengelompokan kedalan stasiun kerja, dan menghitung balance delay lintasan. Kemudian melakukan perhitungan indikator line balancing untuk membandingkan kondisi sebelum dilakukan line balancing dan setelah dilakukan line balancing. Hasil data-data yang di dapat metode ranked positional weight menghasilkan lintasan kerja yang lebih optimum dibanding metode kilbridge. Pada metode RPW kecepatan lebih seragam. Idle time pada metode RPW juga lebih kecil sebesar 3,82 detik sedangkan pada metode kilbridge 8,62 detik. Hal juga ini dapat dilihat dari smoothness index metode RPW dibandingkan metode kilbridge yakni sebesar 1,781 detik. Efisiensi line lebih besar dan balance delay lebih kecil, 91,78% dan 8,22% untuk metode RPW. Sedangkan metode kilbridge memiliki efisiensi line sebesar 83,20% dan balance delay 16,80%. Idle time pada metode RPW juga lebih kecil sebesar 3,82 detik sedangkan pada metode kilbridge 8,62 detik. Kata kunci : Line balancing, Beverage Can, Ranked Position Weigh (RPW
8. ANALISIS SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN AKTIF GUDANG ARSIP SETUMAU DALAM RANGKA MENGOPTIMALKAN PERLINDUNGAN TERHADAP BAHAYA KEBAKARAN Cuk Hendradinata; W. Tedja Bhirawa; Basuki Arianto; Darmawan Yulianto
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 2 No 4 (2023): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Keempat
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v2i4.85

Abstract

Penelitian mengenai sistem Sistem Proteksi Kebakaran Aktif di Gudang arsipdari bahaya kebakaran. Mengingat betapa pentingnya nilai arsip-arsip yang disimpan dandihadapkan dengan besarnya potensi terjadinya kebakaran di Gudang Arsip Setumau,penulis berkeinginan membandingkan kondisi sistem proteksi kebakaran aktif yang ada diGudang Arsip Setumau saat ini dengan standar ketentuan yang berlaku. Berdasarkan SNI03-3989-2000, standar penempatan kepala sprinkler diatur dengan melihat tingkat klasifikasipotensi kebakarannya. Masing-masing tingkat klasifikasi potensi kebakaran memilikistandar luas lingkup maksimum dan jarak maksimum antara kepala sprinkler yang berbeda.Penempatan dan perencanaan penempatan kepala sprinkler pada pipa cabang (S) danjarak antara deretan kepala sprinkler (D), serta perhitungan jenis pompa dan kapasitas airuntuk pemadam. Dari hasi perhitungan, jumlah kebutuhan sprinkler dan jarak peletakannyadengan ukuran bangunan panjang 30 m, lebar 15 m, dan ketinggian langit-langit 5 m,jumlah sprinkler yang dibutuhkan sejumlah 50 sprinkler. Sprinkler ditempatkan di langitlangit dengan susunan sejajar dan arah pancaran ke bawah, dengan jarak peletakan antarsprinkler: 3 m. Sedangkan Jarak antar sprinkler dalam deretan satu pipa cabang, kemudianjarak antara deretan sprinkler pada satu pipa cabang dengan cabang yang berdekatan:3 m. Kemudian jarak antara sprinkler terujung di pipa cabang dengan dinding adalah 1,5m. Jarak antara deretan sprinkler di pipa cabang terpinggir dengan dinding: 1,5 m. Totalvolume air yang dibutuhkan gudang sprinkler di Gudang Arsip Setumau sejumlah 120.000liter dengan waktu operasional selama 30 menit. Jumlah estimasi kebutuhan air saatsprinkler beroperasi adalah 36.000 liter.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Software Google Skecthup Untuk Menggambar Teknik Bagi Siswa SMA Gutama Jakarta Timur W.Tedja Bhirawa; Nurwijawayanti K.N; Erwin Wijayanto; Darmawan Yulianto; Indramawan; Arie Rahmadi; M. A. Bintoro Dibyoseputro; Hari Moektiwibowo; basuki arianto; Sungkono; Agus Sugiharto
Jurnal Bakti Dirgantara Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Dirgantara
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/9rkks797

Abstract

 Penguasaan gambar teknik akan membantu mahasiswa dan siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas gambar. Hal ini di awali dengan pembahasan mengenai pendahuluan atau dasar pemahaman untuk dapat memahami lebih jauh tentang gambar teknik yang memuat latar belakang dan tujuan gambar teknik selanjutnya membahas mengenai peralatan gambar teknik yang meliputi Peralatan gambar teknik kemudian pada standart gambar membahas menenai garis gambar, standar batas gambar atau margin, kepala gambar dan skala gambar, selanjutnya pada poyeksi gambar teknik membahas mengenai deskripsi proyeksi, jenis-jenis proyeksi, proyeksi eropa dan proyeksi amerika dan pada potongan dan arsir membahas tentang potongan pada gambar teknik, jenis- jenis potongan, deskripsi arsiran pada gambar teknik, Jenis-jenis arsiran kemudian pada toleransi gambar mengenai deskripsi toleransi gambar teknik, jenis toleransi gambar teknik, toleransi bentuk, toleransi posisi, selanjutnya pada pengenalan Google Sketchup, mengenal tool Google Sketchup dan pada menggambar Google Sketchup 3 dimensi mengenai dasar Google Sketchup  3D, toolbar pada Google Sketchup 3D dan membuat obyek 3d dari gambar 2D serta latihan membuat obyek 3D.Google Sketchup merupakan sebuah program komputer yang ditujukan untuk manajemen proyek, dimana pengoperasiaannya maupun tukar-menukar data dengan program office lain dapat dilakukan dengan mudah. Oleh karena itu, pada pelatihan ini, gambar berbentuk 2  dimensi atau 3 dimensi dilakukan dengan menggunakan program Google Sketchup. Hasil dari pelatihan ini dilakukan pengolahan data berdasarkan angket mengenai kepuasan terhdapa pelatihan cukup berpengaruh signifikan.
OPTIMALISASI LAYANAN TOKO GAWAI DENGAN MEMPERHATIKAN JUMLAH PEMBELI YANG MENGANTRI PADA JAM SIBUK FRAHISTA, MUHAMAT FRANDIKA M.; ARIANTO, BASUKI; WIJAYANTO, ERWIN; SYAMSUNASIR, SYAMSUNASIR; YULIANTO, DARMAWAN
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 13 No 1 (2024): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antrian adalah bagian penting dari manajemen operasi antrian,antrian terjadi di sektor manufaktur dan sektor jasa. Antrian adalah orang atau barang yang berada dalam satu barisan yang menunggu untuk dilayani dan kemudian meninggalkan barisan setelah dilayani.penelitian ini berlanjut untuk menganalisis sistem antrian yang diterapkan dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan dengan menghitung jumlah rata rata jumlah kedatangan dan jumlah rata rata total waktu orang yang dilayani serta melakukan optimalisasi jumlah layanan yang beroperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model antrian yang digunakan oleh toko Ssg adalah model antrian model Multi channel – Multi Phase dengan menerapkan disiplin antrian yaitu Firs Come – Firs Serve (FCFS). Laju kedatangan pelanggan pada hari sibuk dan jam sibuk adalah 20,69 pelanggan/jam. Model antrian yang sesuai pada loket pelayanan toko gawai adalah model antrian (M / M / 2): (GD//), akan tetapi pihak toko gawai harus mengubah jumlah pelayan pada tahap pengecekan HP yang semula dua orang pelayan menjadi tiga orang pelayan sehingga akan diperoleh rata-rata banyaknya pelanggan dalam antrian sebanyak 0,68 orang atau 1 orang dan rata-rata waktu yang diperlukan pelanggan berada dalam antrian selama 1,97 menit atau sekitar 2 menit. Kata Kunci : Layanan Toko, Sistem Antrian, FCFS, Toko Gawai
7. ANALISIS RISIKO KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) DENGAN METODE HIRARC PEMBANGUNAN JARINGAN GASKITA PADA PERUMAHAN TAMAN NAROGONG INDAH Lionil Radityo; Syamsunasir; W. Tedja Bhirawa; Darmawan Yulianto
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 3 No 4 (2024): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Keempat
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jau.v3i4.122

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi bahaya dan menilai risiko K3pada pembangunan Jaringan Gas untuk Rumah Tangga GasKita dilingkungan PerumahanTaman Narogong Indah Bekasi. Proyek Pembangunan Jaringan Gas untuk RumahTangga Gas Kitayang berlokasi di Perumahan Taman Narogong Indah Bekasi, merupakansalah satu proyek yang bergerak dibidangkonstruksi, dimana pada proses pengerjaannyaterdapat berbagai potensial hazard yang berdampak pada kecelakaan kerja bahkanpenyakit akibat kerja (PAK). Oleh karena itu, dengan metode Hazard Identification, RiskAssessment And Risk Control (HIRARC) merupakan worksheet yang sesuai atau dapatditerapkan pada pembangunan Jaringan Gas untuk Rumah Tangga GasKita PerumahanTaman Narogong Indah Bekasi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatandeskriptif-observasional dan desain studi secara survei karena memberikan gambaranpotensi bahaya dan risiko pada pembangunan Jaringan GasKita dengan menggunakanmetode (HIRARC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada proses pekerjaan galiantanah, teridentifikasi 9 potensial hazard, untuk kategori risiko terbanyak dan tertinggi yaituhigh risk (5). Pada pekerjaan penurunan pipa, teridentifikasi 3 potensial hazard,sedangkan kategori risiko terbanyak dan tertinggi yaitu high risk (1). Pada pekerjaan TieIn, teridentifikasi 10 potensial hazard, sedangkan kategori risiko terbanyak low risk (4) dankategori risiko tertinggi high risk (3). Pada pekerjaan Auger Boring, teridentifikasi 19potensial hazard, sedangkan kategori risiko terbanyak yaitu medium risk (10) dan kategoririsiko tertinggi yaitu ekstrim risk (1). Pada pekerjaan sandblasting,teridentifikasi 3 potensialhazard, sedangkan kategori risiko tertinggi yaitu high risk (1).
ANALISIS PENGENDALIAN MUTU IKAT PINGGANG PRODUKSI UMKM “BG” MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS DAN QCC MOEKTIWIBOWO, HARI; SIAGIAN, APRIYANTI L.M; YULIANTO, DARMAWAN; WIJAYANTO, ERWIN; SANUSI, SUNGKONO
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 13 No 2 (2024): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran signifikan dalam perekonomianIndonesia dengan kontribusi sebesar 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun,UMKM sering menghadapi berbagai permasalahan, terutama dalam menjaga kualitas prosesproduksi. Permasalahan ini berdampak pada tingginya tingkat kecacatan produk yang dapatmenurunkan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebabkecacatan produk pada UMKM menggunakan metode pengamatan langsung dan analisisSeven Tools. Melalui penerapan Quality Control Circle (QCC), diidentifikasi lima faktor utama penyebab cacat produk, yaitu faktor manusia, mesin, material, lingkungan, dan metode. Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi dari kelima faktor tersebut saling berkaitan dan memengaruhi kualitas produk. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi UMKM dalam meningkatkan pengendalian mutu dan efisiensi proses produksi. Kata Kunci : UMKM, Kualitas Produksi, Quality Control Circle, Seven Tools