Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Upaya Mitigasi Pemerintah Kota Semarang Untuk Mengurangi Risiko Bencana Banjir Guna Mendukung Keamanan Nasional Putra, Dimas Raka Kurniawan; Pratama, Alif Hanugrah Insan Nanda; Syamsunasir, Syamsunasir; Widana, I Dewa Ketut Kerta; Wilopo, Wilopo
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 2 (2022): March - June
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.2.422-427

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis upaya mitigasi dalam penanganan banjir di Kota Semarang untuk mendukung keamanan nasional. Bencana merupakan salah satu bentuk ancaman non-militer dalam keamanan nasional. Dalam keamanan nasional, bencana sebagai salah satu tolak ukur bahwa negara tersebut aman atau tidak. Bencana sangat mengancam kehidupan sosial masyarakat yang berlaku yang pada akhirnya mengancam keamanan nasional suatu negara. Ancaman yang dirasakan penduduk Indonesia adalah semakin marak terjadinya kejadian bencana yang terjadi di hampir seluruh Indonesia. Kota Semarang yang merupakan ibu kota Provinsi Jawa Tengah memiliki ancaman berupa banjir. Banjir di Kota Semarang pada tahun 2017 - 2021. Mitigasi bencana adalah salah satu bentuk usaha pemerintah Kota Semarang guna mengurangi risiko bencana banjir. Salah satu bentuk mitigasi yang dilakukan pemerintah Kota Semarang adalah pembangunan sungai Banjir Kanal Barat dan juga sungai Banjir Kanal Timur. Dengan dibangunnya kedua sungai Banjir Kanal Timur dan Banjir Kanal Barat diharapkan dapat mengurangi bencana banjir yang terjadi di Kota Semarang. Pemerintah juga harus memperbaiki rencana kontinjensi terhadap bencana banjir supaya pemerintah tahu apa yang seharusnya dilakukan untuk menghadapi bencana banjir kedepannya melalui mitigasi.
Pemanfaatan Sistem Informasi Bencana Banjir di Kabupaten Bandung Untuk Mewujudkan Masyarakat Tangguh Bencana Dewi Wahyuni; Syamsunasir Syamsunasir; Adi Subiyanto; Mir’atul Azizah
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 2 (2022): March - June
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.2.516-521

Abstract

Bandung Regency often experiences flooding and the number of Early Warning System (EWS) equipment is still not sufficient. One of the targets of the Sendai Framework is to increase the coverage and access to the EWS until 2030. To prevent natural disasters and determine the efforts that must be made during a disaster to post-disaster, a disaster information system is needed. The purpose of the study was to determine the implementation of a flood disaster information system as an effort to reduce disaster risk and to determine the use of a flood disaster information system to create a disaster-resilient society. This research was a qualitative research with an exploratory research design. The research was conducted in May 2021 – January 2022 in Bandung Regency. Data collection techniques used were interviews, documentation, and observation, with analytical techniques using the Miles and Huberman model. There was no specific flood disaster information system however the information collected and processed by the Pusdalops was used as the basis for the preparation of a disaster risk reduction plan in Bandung Regency. Information on the potential for flooding was conveyed by the Pusdalops to the community so that people were alert and evacuate if it is not possible to stay at home. Community resilience, especially in three flood-prone villages, was in the primary category. A disaster information system is needed to support disaster risk reduction efforts and create a disaster-resilient society.  
Estimasi Ancaman Gempabumi dan Tsunami di Kabupaten Pidie Jaya Aceh untuk Mendukung Keamanan Nasional Rio Khoirudin Apriyadi; Wahyu Kurniawan; Sugeng Yulianto; Syamsunasir Syamsunasir; I Dewa Ketut Kerta Widana; Adi Subiyanto; Fauzi Bahar; Djati Cipto Kuncoro
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 1 (2022): November - February
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.1.1-7

Abstract

[Estimation of The Threat of Earthquake and Tsunami in Pidie Jaya Regency to Support National Security]. Bencana merupakan suatu ancaman non-militer dan nyata yang dihadapi dunia saat ini. Bencana mengancam keselamatan masyarakat yang pada akhirnya mengancam keamanan nasional suatu negara, termasuk Indonesia. Ancaman nyata yang saat ini dirasakan oleh masyarakat Indonesia adalah peningkatan kejadian bencana yang dirasakan hampir diseluruh wilayah Indonesia. Kabupaten Pidie Jaya yang merupakan bagian dari Provinsi Aceh juga memiliki ancaman multi bencana seperti gempabumi dan tsunami. Gempabumi yang terjadi di Pidie Jaya disebabkan oleh aktivitas Sesar Pidie dengan arah bidang patahan mendatar atau strike-slipe. Selain itu, terdapat Zona Megathrust Sumatera dan Sesar Besar Sumatera yang berada di Provinsi Aceh dengan aktivitas kegempaan yang dapat berpotensi tsunami. Dalam penelitian ini dilakukan suatu simulasi tsunami dengan output wilayah-wilayah yang berpotensi tsunami berserta run up atau ketinggian air tsunami akibat gempa di Zona Megathrust Aceh-Andaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif (deskriptif analisis) sebagai desain penelitian. Penelitian dilakukan pada 18 Maret 2021 di ruang operasional InaTEWS (Indonesia Tsunami Warning System) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggunakan bantuan software TOAST (Tsunami Observation and Simulation Terminal).  Dari seluruh rangkaian pengolahan dan analisis data didapatkan hasil bahwa Zona Megathrust Aceh-Andaman berpotensi tsunami dengan run up (ketinggian air tsunami) yang paling tertinggi sebesar 10,5 meter di Meulaboh, Kab. Aceh Barat, 5,5 meter di Kota Sabang, dan 3 meter di Kabupaten Pidie Jaya dengan waktu tiba tsunami (golden time) sekitar 24 menit 55 detik. Kajian atas estimasi gempabumi dan tsunami ini dapat dijadikan sebagai sumber informasi dalam penentuan kebijakan BPBD Pidie Jaya dalam upaya mitigasi bencana untuk melindungi masyarakat Pidie Jaya dan mewujudkan keamanan nasional.
Perang Geger Sepehi di Kesultanan Yogyakarta Tahun 1812 M: Prespektif Strategi Militer Rizky Budi Prasetya Sulton; Syamsunasir Syamsunasir; Bayu Setiawan
Jurnal Tamaddun Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tamaddun.v10i1.10345

Abstract

This paper discusses the attacks carried out by the British Colonial Government in Java with the Sultanate of Yogyakarta Hadiningrat which occurred from July 18 to July 20, 1812 AD. This study uses historical research methods that emphasize heuristic processes, verification, interpretation, and historiography. The results of this study explain that the background of the conflict originated from the unwillingness of Sultan Hamengkubuwono II to submit to the demands of Lieutenant Governor Raffles fully to the rules and political power of the British Empire in colonies. The strategy of the Sultanate of Yogyakarta was to consolidate regular troops and other troops to defend the Keraton and build military facilities by building weapons factories independently. The British took advantage of their indigenous allies, although they were few in number, with experience and qualified military capacity, they succeeded in controlling Yogyakarta.
GLOBAL WARMING AND ITS IMPACT ON MANGROVE LAND DEGRADATION ON THE NORTH COAST OF BENGKALIS ISLAND, RIAU PROVINCE Luxni Maulana; Syamsunasir Syamsunasir; Panji Suwarno; Tomi Aris
Journal of Agriculture Vol. 1 No. 02 (2022): Research Articles, July 2022
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.088 KB) | DOI: 10.47709/joa.v1i02.1574

Abstract

Bengkalis Regency is located on the north coast of Riau Province, where the coastal area is very vulnerable to the threat of maritime disasters. Global warming can result in natural disasters, which means catastrophe on earth. Global warming causes an increase in the temperature of the earth's surface. This study aims to analyze the progress of the coastline and sea level rise that occurs and their impact on the degradation of Mangrove land on the north coast of Bengkalis Island, Riau Province. The research method used is the quantitative method through analysis of satellite images to map predictions of abrasion in the future. Data processing is carried out using satellite image data with different temporal, namely 1991, 2002, 2012, and 2021. Analysis of shoreline change predictions is carried out using the Digital Shorelines Analysis System Method. Utilization of GIS data can be used to map areas with the potential for abrasion, and make anticipatory measures against abrasion that may occur. In Bengkalis Regency itself, several efforts have been made by the local government, namely through mangrove planting programs, and increasing public awareness.
Pendidikan Karakter dan Bela Negara Melalui Pembelajaran Jarak Jauh di Era Pandemi Covid-19 Luxni Maulana; Syamsunasir Syamsunasir; Panji Suwarno; Tomi Aris
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.95 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2523

Abstract

AbstrakPendidikan merupakan satu bidang yang menjadi tanggung jawab Negara. Pemerintah Indonesia telah menetapkan tujuan pertama Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 – 2025 adalah pembentukan karakter bangsa. Pendidikan karakter di Indonesia merupakan gerakan nasional untuk menciptakan sekolah dalam membina generasimuda yang beretika, bertanggung jawab, karena pendidikan karakter lebih menekankan pada aspek nilai yang universal. Lembaga pendidikan dihadapkan dengan masalah besar untuk menanamkan nilai nilai bela Negara, dimana kondisi pergeseran ancaman maupun tantangan bagi Indonesia saat ini begitu nyata. Sebagai lembaga pendidikan, sekolah dasar harus dapat mempersiapkan generasi penerus yang memiliki karakter khususnya di era pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan studi pustaka. Hasil penelitian yang didapatkan adalah Pendidikan karakter bela negara memerlukan strategi yang lebih inovatif dan efektif dalam pembelajarannya sehingga mampu meminimalkan dampak pandemi covid-19 khususnya pada perubahan perilaku peserta didik. Penilaian pendidikan karakter bela negara tetap dapat berjalan dengan baik melalui pembelajaran yang terbimbing dan terarah sehingga setiap siswa efektif belajar dan memanfaatkan waktu dengan baik. Selain itu Pendidikan karakter melalui pembelajaran daring bisa dilakukan dengan pembiasaan melakukan hal-hal yang positif, seperti yang kebanyakan diterapkan pada saat interaksi langsung dengan orang lain, baik itu teman, guru, dosen maupun yang lainnya.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Pandemi Covid-19, Bela Negara AbstractReserve Component as a national resource that is prepared to be deployed through mobilization to enlarge and strengthen the strength and capabilities of the main components, namely the TNI and POLRI. The existence of an active period and an inactive period of Komcad on the other hand is also a question of whether Komcad can maintain its leadership competence during an in the off period. This study aims to improve the leadership competence of backup components through Reserve Component Integrated Training and Monitoring System (SPMT Komcad) in the off period. The method used in this research is a quantitative approach. The data collection technique in this research is using literature study, the authors develop a system with the waterfall model, namely sequentially starting from the analysis, design, coding, testing and support stages. Improving the leadership competence of backup components through through Reserve Component Integrated Training and Monitoring System (SPMT Komcad) in the off period can be a solution to increasing the leadership competence of Reserve Components during in off periods. Keywords: Character Education, Covid-19 Pandemic, National Defense
Strategi Pemerintah Dalam Menghadapi Proxy War Sebagai Salah Satu Penyebab Gerakan Separatisme di Indonesia Nurwulansari Nurwulansari; Panji Suwarno; Syamsunasir Syamsunasir; Pujo Widodo
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.497 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3043

Abstract

AbstrakGerakan separatisme banyak menimbulkan kekhawatiran di berbagai belahan dunia. Salah satu penyebabnya adalah Proxy War. Proxy War menjadi salah satu hal yang harus diwaspadai karena ancamannya yang tidak terasa tapi sangat merusak keutuhan bangsa Indonesia. Proxy War dianggap lebih murah dan tidak terlalu memakan banyak korban bagi negara penyelenggara. Oleh karena itu, Proxy War dianggap lebih efektif dibandingkan strategi pada zaman dahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Peneliti mengambil data dari studi pustaka dan mengamati perkembangan saat ini melalui media. Banyak strategi yang dapat dilakukan oleh pemerintah dalam upaya mencegah Proxy War diantaranya adalah dengan membangun kekuatan beraasarkan sumber daya alam dan budaya dan dengan upaya pembangunan karakter warga negara Indonesia.Kata Kunci : Proxy war, Gerakan Separatisme, Pembangunan Karakter Bangsa, Pengembangan Kekuatan dari Sumber Daya Alam dan Budaya AbstractThe separatist movement raises a lot of concerns in various parts of the world. One of the causes is Proxy War. Proxy War is one of the things that must be watched out for because the threat is not felt but is very damaging to the integrity of the Indonesian nation. Proxy War is considered cheaper and less costly for the host country. Therefore, Proxy War is considered more effective than the strategy in the past. The research method used is descriptive qualitative. Researchers took the data from literature studies and observe current developments through the media. There are many strategies that can be taken by the government in an effort to prevent Proxy War by developing the strength based on natural resources and cultural of Indonesia and character buiding.Keywords: Proxy war, Separatism Movement, Character Building, Developing Natural Resources and Cultural
Jalan Damai Pemerintah Kota Bogor dalam Eskalasi Konflik 15 Tahun Rumah Ibadah GKI Yasmin Alvina Kusuma; Agus Adriyanto; Syamsunasir Syamsunasir
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 22, No 3 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v22i3.2357

Abstract

Indonesia is one of the countries of multi-ethnic, racial, tribal, language, culture, and religion. Religions and various schools thrive therefore the understanding of religious pluralism in pluralism is needed, one of which is often a problem in Indonesia is the establishment of houses of worship. The problem of establishing a house of worship or the transfer of the function of the use of buildings instead of houses of worship in an area can lead to horizontal conflict. GKI Yasmin conflict in Bogor City is one of the problems of the establishment of houses of worship in Indonesia. Polemic of the existence of GKI Yasmin began the rejection by 30 residents of Curug Mekar Village of Bogor City on January 10, 2006 they filed a letter to the Mayor of Bogor to revoke the IMB GKI Yasmin. The Yasmin GKI conflict lasted for 15 years from 2006 to 2021. The path of peace has been taken and both sides have agreed to the relocation of GKI Yasmin, conflict resolution by the Bogor city government received appreciation from the central government. This event is a message of peace from Bogor to the world that peace can never be achieved by judging each other.
Factors Influencing the Southeast Sulawesi Provincial Government's Infrastructure Planning and Budgeting Policies During the Covid-19 Pandemic Nini Aryanti; Syamsunasir Syamsunasir; Pujo Widodo
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 2 No 5 (2023): IJHESS-APRIL 2023
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v2i5.417

Abstract

The Covid-19 pandemic has been declared a non-natural national disaster. The Southeast Sulawesi Provincial Government has made efforts to deal with Covid-19, namely by carrying out refocusing activities. Therefore, this study aims to analyze the factors that influence the infrastructure planning and budgeting policies of the Southeast Sulawesi Provincial Government during the Covid-19 pandemic. This research uses a descriptive qualitative method with a case study approach in the Provincial Government of Southeast Sulawesi. The results of this study found that the factors that influenced the implementation of planning and budgeting policies during the Covid-19 pandemic in Southeast Sulawesi Province are the poor communication within the organization of the Southeast Sulawesi Provincial Government, human resources in implementing policies, and the limited budget. From this study it was concluded that good communication had not been established within the Southeast Sulawesi Provincial Government organization, there were limitations in terms of implementers in the Southeast Sulawesi Provincial Government and resources in planning and budgeting during the Covid-19 pandemic, a limited budget, so they have to make choices about priority programs and activities and have not yet created a special planning and budgeting team during the Covid-19 pandemic.
TRAUMA HEALING ANAK PASCA BENCANA GEMPA BUMI CIANJUR 2022 DENGAN METODE ART THERAPY Muhammad Afif Al Fayed; Syamsul Maarif; Syamsunasir Syamsunasir; Pujo Widodo; Kusuma Kusuma
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i5.2023.2190-2198

Abstract

Bencana merupakan peristiwa alam yang mengancam dan mengganggu kehidupan manusia. Gempa Bumi yang terjadi pada bulan November 2022 menyebabkan kerusakan yang sangat parah. Anak-anak dan remaja rentan terhadap dampak psikologis yang timbul akibat bencana. Penting untuk melakukan penanganan terhadap trauma yang dialami anak-anak karena mereka belum memiliki kemampuan untuk merawat diri sendiri. Sebelum mendapatkan intervensi, perilaku anak-anak korban erupsi gunung Semeru cenderung pasif dan gelisah. Art therapy terbukti efektif dalam meningkatkan harga diri mereka. Art therapy yang diberikan kepada anak-anak korban erupsi gunung Semeru meliputi kegiatan menggambar, berkelompok bercerita, membuat prakarya, menulis dan membaca puisi, serta bernyanyi. Metode yang digunakan dalam proses trauma healing menggunakan art therapy adalah pendampingan dan pelatihan. Melalui kegiatan art therapy ini, anak-anak mampu mengungkapkan perasaan yang mereka alami selama bencana dan menyampaikan harapan-harapan mereka untuk masa depan.