Dwi Teguh Rahardjo
Universitas Sebelas Maret

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengembangan E-Modul Praktikum Listrik Magnet pada LMS Moodle di Laman Spada UNS dengan Model Inkuiri Terbimbing Nur Wijayanti; Daru Wahyuningsih; Dwi Teguh Rahardjo
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2292.326 KB) | DOI: 10.20961/jmpf.v10i2.54347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menunjukkan desain produk e-modul praktikum Listrik Magnet pada LMS Moodle di laman Spada UNS melalui model inkuiri terbimbing untuk mahasiswa Pendidikan Fisika (2) produk e-modul praktikum yang layak digunakan pada mata kuliah Listrik Magnet. Prosedur pengembangan e-modul praktikum ini menggunakan ADDIE, tetapi pengembangan ini dilakukan hanya sampai pada tahap ketiga dari lima tahapan yaitu (1) analysis, (2) design, dan (3) development. Analisis data yang digunakan selama pengembangan adalah analisis deskriptif dan analisis kelayakan e-modul berdasarkan skor kriteria. Hasil penelitian disimpulkan bahwa : 1) e-modul praktikum Listrik Magnet dengan model inkuiri terbimbing dibuat untuk menunjang kegiatan praktikum Listrik Magnet mahasiswa Pendidikan Fisika yang disusun di LMS Moodle pada laman Spada UNS. Activity yang digunakan untuk menginput jawaban hasil diskusi mahasiswa di Spada UNS adalah Forum, sedangkan pada Google Sites adalah Google Sheet dan Google Form, sehingga modul yang digunakan dapat menerima umpan balik dari mahasiswa. 2) e-modul ini telah divalidasi oleh ahli media, materi dan bahasa dengan memperoleh hasil kategori sangat baik, dan telah dilakukan tiga kali uji coba, yaitu uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan memperoleh hasil kategori sangat baik, sehingga media layak untuk digunakan sebagai e-modul dalam praktikum.
Pembuatan Alat Eksperimen Induksi Magnet Pada Toroida Menggunakan Arduino dan Hall Effect Sensor Rengga Ngesthi Pambuka; Dwi Teguh Rahardjo
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.766 KB) | DOI: 10.20961/jmpf.v8i2.28436

Abstract

Pembuatan alat eksperimen induksi magnet pada toroida ini bertujuan untuk membuat alat peraga induksi magnet yang siap digunakan dan untuk mengetahui hubungan jumlah lilitan maupun kuat arus dengan besar induksi Magnet pada toroida. Metode yang digunakan adalah eksperimen. Alat eksperimen induksi magnet pada toroida ini terpisah menjadi 3 bagian yaitu rangkaian sumber daya, toroida, dan sensor induksi magnet. Rangkaian sumber daya terdiri dari adaptor untuk mengubah tegangan, resistor, potensio untuk mengubah besar hambatan, mini voltmeter amperemeter untuk mengetahui tegangan dan kuat arus yang mengalir pada rangkaian tersebut. Pada toroida terdapat 5 variasi jumlah lilitan yaitu 100 lilitan, 200 lilitan, 300 lilitan, 400 lilitan, dan 500 lilitan. Pada sensor induksi magnet terdapat hall effect sensor UGN3503 dan Arduino yang disertai LCD yang digunakan untuk mengetahui besar induksi magnet. Untuk melakukan kegiatan percobaan yaitu dengan menggabungkan ketiga bagian tersebut. Variabel bebas dari percobaan tersebut adalah jumlah lilitan dan kuat arus, sedangkan variabel terikatnya adalah induksi magnet. Berdasarkan hasil penelitian, alat eksperimen induksi magnet pada toroida telah berhasil dibuat dengan error sebesar 6,22% pada variasi jumlah lilitan, dan error sebesar besar 9,39% pada variasi kuat arus. Induksi magnet yang dihasilkan pada toroida, berbanding lurus dengan jumlah lilitan dan kuat arus.Kata kunci : Induksi Magnet, Toroida, Arduino, Hall Effect Sensor.
Pengaruh Pengajaran Model PBL Melalui Metode Eksperimen dan Demonstrasi Ditinjau Kemampuan Matematika Terhadap Kemampuan Kognitif Siswa Dewi Saraswati; Widha Sunarno; Dwi Teguh Rahardjo
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.047 KB) | DOI: 10.20961/jmpf.v10i2.45449

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidak ada : 1) perbedaan pengaruh penggunaan model PBL melalui metode eksperimen dan demonstrasi terhadap kemampuan kognitif siswa, 2) perbedaan pengaruh tingkat kemampuan matematika kategori tinggi, sedang, dan rendah terhadap kemampuan kognitif siswa, dan 3) interaksi pengaruh antara penggunaan metode pembelajaran dengan model PBL dan kemampuan matematika terhadap kemampuan kognitif siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x3. Pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik tes untuk data kemampuan kognitif dan data kemampuan matematika diperoleh dari nilai ulangan akhis semester ganjil siswa. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan uji anava dua jalan dengan frekuensi sel tak sama, kemudian dilanjutkan dengan uji komparasi ganda menggunakan metode Scheffe dengan taraf signifikansi 0,05. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : 1) Ada perbedaan pengaruh antara penggunaan model PBL melalui metode eksperimen dan demonstrasi terhadap kemampuan kognitif fisika siswa (FA = 4,41 > Ftabel = F0,05;1;72 = 3,97). 2) Ada perbedaan pengaruh antara tingkat kemampuan matematika kategori tinggi, sedang, dan rendah terhadap kemampuan kognitif fisika siswa (FB = 5,43 > Ftabel = F0,05;2;72 = 3,12). 3) Tidak ada interaksi pengaruh antara penggunaan metode pembelajaran dengan model PBL dan kemampuan matematika terhadap kemampuan kognitif siswa (FAB = 0,57 < Ftabel = F0,05;2;72 = 3,12).
Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Elektronik Berbasis Pendekatan Saintifik Materi Gerak Parabola untuk Siswa Kelas X Bayu Pradana; Sukarmin Sukarmin; Dwi Teguh Rahardjo
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.011 KB) | DOI: 10.20961/jmpf.v11i2.48156

Abstract

Analisa Profil Kesalahan Peserta Didik dalam Mengerjakan Soal Soal Setara OSN di SMA Pradita Dirgantara Aulia Octaviani; Elvin Yusliana Ekawati; Dwi Teguh Rahardjo
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.165 KB) | DOI: 10.20961/jmpf.v10i1.42588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan dan profil kesalahan peserta didik dalam mengerjakan soal-soal fisika setara OSN tingkat kabupaten. Penelitian dilakukan di SMA Pradita Dirgantara Boyolali, metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus data utama dalam penelitian adalah jawaban tes tertulis peserta didik dan pendukung lainya yaitu data hasil kegiatan observasi dan hasil wawancara. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data penilitian ini antara lain teknik tes, teknik observasi, teknik wawancara dan dokumentasi. Uji validitas data yang digunakan adalah triangulasi dengan teknik analisis reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Jenis profil kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam mengerjakan soal soal setara OSN adalah kesalahan pada tahap pembacaan (reading reconition). komprehensi (comprehension), transformasi (transformation), keterampilan proses (process skill) dan encoding (encoding ability). Dengan kesalahan Kesalahan pembacaan disebabkan peserta didik yang tidak mengerjakan soal dan tidak membaca soal dengan baik sebanyak 29,81%. Kesalahan komprehensi disebabkan peserta didik yang belum memahami konsep dengan matang sebanyak 29,81 %. Kesalahan transformasi disebabkan peserta didik keliru dalam penggunaan persamaan matematis sebanyak 67,63%. Kesalahan keterampilan proses disebabkan peserta didik terburu-buru dan kesalahan pada tahap sebelumnya yaitu transformasi sebanyak 90,54%. Kesalahan encoding disebabkan peserta didik salah pada tahap sebelumnya, yaitu pada komprehensi, transformasi, maupun keterampilan proses  sebanyak 92,36%.
Analisis Profil Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Uraian Ujian Sekolah di SMAN Gondangrejo Puput Cahyo Setiyo Nugroho; Dwi Teguh Rahardjo; Daru Wahyuningsih
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.289 KB) | DOI: 10.20961/jmpf.v11i1.47368

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan penyebab kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam mengerjakan soal uraian Ujian Sekolah Berstandar Nasional SMA Negeri Gondangrejo Tahun Pelajaran 2017/2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data utama penelitian ini adalah jawaban siswa dalam mengerjakan USBN Tahun Pelajaran 2017/2018 dan data pendukung lainnya adalah nilai hasil USBN Tahun Pelajaran 2017/2018 serta hasil wawancara dengan guru fisika SMA Negeri Gondangrejo. Penelitian ini menggunakan subjek 30 peserta didik kelas XII MIA 1 SMA Negeri Gondangrejo Tahun Pelajaran 2017/2018. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu teknik dokumentasi dan teknik wawancara. Uji validitas data yang digunakan yaitu triangulasi data.  Metode analisis pada penelitian ini menggunakan metode Newman Eror Analysis (NEA) dengan prosedur Miles & Hubermen, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa profil kesalan siswa sebagai berikut: 1) Kesalahan Comprehension sebesar  35,11%, tergolong Cukup Tinggi; 2) Kesalahan Transformation sebesar 45,33%, tergolong Tinggi; 3) Kesalahan Process Skill sebesar 49,11%, tergolong Tinggi; 4) Kesalahan Encoding sebesar 50,00%, tergolong Tinggi. Penyebab siswa melakukan kesalahan yaitu: tidak memahami materi secara menyeluruh; salah menerjemahkan maksud dalam soal; lupa persamaan matematis; kurang latihan variasi soal; kemampuan siswa yang lemah dalam perhitungan matematis; terburu-buru dan kurang teliti.
Diagnosis Plasma Menggunakan Langmuir Probe (Plasma Diagnostic Using Langmuir Probe) Asy Syifa Labibah; Teguh Endah Saraswati; Dwi Teguh Rahardjo
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.932 KB) | DOI: 10.20961/jmpf.v7i2.31464

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk menjelaskan cara mendiagnosis plasma menggunakan Langmuir Probe. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kajian pustaka dari berbagai sumber atau referensi yang relevan. Plasma adalah gas terionisasi dalam lucutan listrik dan dikenal sebagai wujud zat ke empat setelah padat, cair dan gas. Tujuan diagnostik plasma adalah untuk mengetahui beberapa karakteristik plasma. Diagnostik plasma dapat ditunjukkan dengan proba Langmuir. Proba Langmuir adalah sebuah probe yang berupa konduktor kecil untuk mengumpulkan arus ion atau elektron yang mengalir pada plasma sebagai efek dari perubahan tegangan. Proba yang digunakan adalah proba yang terbuat dari kawat tungsten yang disisipkan ke dalam tabung tertutup yang berisi plasma. Arus dan tegangan keluar dapat dianalisis untuk mendapatkan informasi terkait densitas, suhu dan potensial tegangan, dengan karakterisik I-V, biasanya ini digambarkan dalam bentuk kurva karakteristik I-V.
Analisis Pemahaman Konsep menggunakan Certainty of Response Index (CRI) pada Materi Gerak Lurus Wahyu Tulus Setyantini; Dwi Teguh Rahardjo; Suharno Suharno
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jmpf.v12i2.60666

Abstract

This study aims to find out: (1) The existence of misconceptions about Straight Motion material in the textbook for Physics class X MIPA-1 SMA Negeri 1 Sambungmacan (2) Profile understanding of the concepts of students in class X MIPA-1 SMA Negeri 1 Sambungmacan. The method used in this study is a qualitative descriptive method. Data and data sources come from textbooks and students of class X MIPA 1 SMA Negeri 1 Sambungmacan. Data was collected by test techniques, questionnaires, and interviews. Techniques to test the validity/validity of data using triangulation techniques of data collection techniques. Meanwhile, the data analysis method uses data simplification, data presentation, and conclusion. The research procedures were preparation, data collection, data analysis/drawing conclusions, and writing reports. The results of this study stated that the student handbook in Class X MIPA-1 SMA Negeri 1 Sambungmacan still contained misconceptions. Misconceptions consist of a lack of completeness of concepts and errors in writing mathematical equations. The criteria for understanding the concept of students in Class X MIPA-1 SMA Negeri 1 Sambungmacan on the Straight Motion materials are divided into Understanding Concepts, Understanding Concepts but Not Sure, Misconceptions, and Don't Know Concepts. Most of the students' misconceptions were in the medium category, as many as 56.67%. Students experience misconceptions about the sub-concepts of Distance and Displacement, Speed, Velocity, and Acceleration, Uniformly Straight Motion and Uniformly Changed Straight Motion, and the Application of Uniformly Changing Straight Motion. The statement of the highest student misconceptions in the sub-concept of the Application of Regular Changing Motion. The causes of misconceptions that exist in students come from student participants, teachers, teaching methods, textbooks, and other causes such as learning facilities.
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Fisika Ulangan Tengah Semester Kelas XI MIPA Ansita Diah Destiara; Dwi Teguh Rahardjo; Sri Budiawanti
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jmpf.v12i2.49862

Abstract

This study aims: (1) to describe the profile of errors made by students of class XI MIPA 1 SMA Warga Surakarta in the academic year 2019/2020, (2) to analyze the profile of the causes of errors made by students of class XI MIPA 1 SMA Warga Surakarta in the academic year 2019/2020. The method used is a case study and was carried out in class XI MIPA SMA Warga Surakarta. The research subjects were selected as many as 8 students from 24 students of class XI MIPA 1 with a sampling technique aimed. Data collection techniques through observation techniques, taking data from test answer sheets, and interviews. Data validation was done by data triangulation, namely by comparing the data from the UTS results, the results of teacher and student observations, and data from interviews with several students. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion. Based on the data analysis and discussion, it was concluded: (1) the profile of errors made by class XI MIPA 1 SMA Warga Surakarta in solving physics questions for the mid-semester test of the 2019/2020 school year based on Newman's criteria were reading errors (3.84%), comprehension errors (20.18%), transformation error (50.23%), process skill error (58.65%), and encoding error (73.07%). (2) The reasons for errors experienced by students of class XI MIPA 1 SMA Warga Surakarta for the 2019/2020 school year are not being careful when reading questions, rushing to work on questions, forgetting material concepts, forgetting the equations used, and experiencing errors at this stage previously.
Remidiasi Menggunakan Model Kooperatif STAD Pada Materi Momentum Dan Impuls Kelas X SMA Al Islam 1 Surakarta Tri Muzaeni; Ahmad Fauzi; Dwi Teguh Rahardjo
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jmpf.v13i1.67635

Abstract

The purpose of this study was to: find out that Remediation of Physics learning using the STAD (Student Teams Achievments Divisions) cooperative learning model can improve the cognitive abilities of students of class X MIA 3 on Momentum and Impulse material.This research is a quasi-experimental study using one class. This study uses a one-group pretest-posttest model. The data analysis technique uses quantitative techniques. Quantitative analysis is used to test the proposed hypothesis. The submission of the hypothesis in this study uses the t-test statistic (1 tail) to show an increase in students' cognitive physics abilities after the action.Based on the results of data analysis and discussion obtained from the research, it can be concluded that: Remediation of Physics Learning Using the STAD Cooperative Learning Model can improve the cognitive of class X MIA 3 SMA Al Islam 1 Surakarta on Momentum and Impulse material. Based on the hypothesis test that t count is greater than t table, namely tcount = 9.495> ttable = 1.68830 which indicates that there is an increase in students' physical cognitive abilities. The amount of increase based on the gain index is 0.58 which is included in the medium category.