Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PERSEPSI DAN PARTISIPASI NELAYAN DESA TAMPAKANG TERHADAP PENGAWASAN KEGIATAN PERIKANAN TANGKAP DI PERAIRAN SEKITAR DESA TAMPAKANG KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA, KALIMANTAN SELATAN Erma Agusliani; Leila Ariyani Sofia; M Nurliadi
Fish Scientiae Vol 9 No 1 (2019): Issue -Fish Scientiae Journal
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.908 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi dan partisipasi nelayan Desa Tampakang terhadap pengawasan kegiatan perikanan tangkap di perairan sekitar Desa Tampakang. pengukuran persepsi dan partisipasi nelayan Desa Tampakang menggunakan skala likert dengan jumlah sampel 61 orang nelayan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa partisipasi nelayan dalam kegiatan pengawasan perikanan tangkap mencapai skor 196 point atau partisipasi nelayan hanya sebesar 20,21%. Kemudian diketahui persepsi nelayan terhadap kinerja lembaga pengawas kegiatan perikanan tangkap yaitu pemerintah dan pokmaswas mencapai skor 266 point atau nelayan Desa Tampakang berpendapat kinerja lembaga pengawas kegiatan perikanan tangkap hanya mencapai 39,34%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bagian dari evaluasi kerja pemerintah dan juga masyarakat nelayan Desa Tampakang dalam pengawasan kegiatan perikanan tangkap.
PENGEMBANGAN USAHA PEMBESARAN KEPITING BAKAU (Scylla spp) MELALUI SISTEM SILVOFISHERY Siti Saidah; Leila Ariyani Sofia
Jurnal Hutan Tropis Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Hutan Tropis Volume 4 Nomer 3 Edisi November 2016
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v4i3.3620

Abstract

Mangrove forest is a forest area on the coast. the type of fragile system that is very sensitive to environmental changes. Exploitation of mangrove forest resources uncontrolled will reduce the quality and quantity of these ecosystems. The purpose of this activity is IbM 1) providing knowledge and skills to the group of fish farmers about enlargement mudcrab with silvofishery system; 2) utilize the mangrove forest resources optimally and sustainably; and 3) increase value added and employment opportunities for coastal communities. Method activities include: 1) dissemination and demonstration; 2) monitoring and evaluation include early stage, middle and end of the program. The analysis shows a change in attitude and knowledge of the group of fish farmers who are less aware to be pretty much know about the cultivation of mangrove crab with the media cage. Enlargement of mud crabs in cages through silvofishery system can restrict the opening of mangrove forests. Besides these efforts provide opportunities for people, not just catch crabs from nature, but also the business of enlarging crab that can improve the quality of the crab be worth selling at high prices.Ekosistem hutan mangrove merupakan kawasan hutan di wilayah pantai.  dengan tipe sistem fragile yang sangat peka terhadap perubahan lingkungan. Eksplotasi sumberdaya hutan mangrove yang tidak terkendali akan menurunkan kualitas dan kuantitas ekosistem tersebut. Tujuan kegiatan IbM ini adalah 1) memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada kelompok pembudidaya ikan tentang pembesaran kepiting bakau dengan sistem silvofishery; 2) memanfaatkan sumberdaya hutan mangrove secara optimal dan lestari; dan 3) meningkatkan nilai tambah dan peluang kerja bagi masyarakat pesisir. Metode kegiatan meliputi: 1) sosialisasi dan demonstrasi; 2) pemantauan dan evaluasi meliputi tahap awal, pertengahan dan akhir pelaksanaan program. Hasil analisis menunjukkan adanya perubahan sikap dan pengetahuan kelompok pembudidaya ikan dari yang kurang mengetahui menjadi cukup banyak mengetahui tentang budidaya kepiting bakau dengan media keramba.  Pembesaran kepiting bakau dalam keramba melalui sistem silvofishery dapat membatasi pembukaan hutan mangrove.  Selain itu usaha ini memberikan peluang usaha bagi masyarakat, tidak hanya menangkap  kepiting dari alam, tetapi juga usaha pembesaran kepiting yang mampu meningkatkan kualitas kepiting menjadi layak jual dengan harga tinggi.
Pelatihan Pembukuan Usaha Bagi Kelompok Pembudidaya Ikan Papuyu di Kampung Papuyu Kabupaten Banjar Leila Ariyani Sofia; Muhammad Adnan Zain; Elmiwia Rani Baturante; Ulya Israilah Nor; Nurul Huda; Dewi Ratna Sari; Muhammad Syawal Adeputra
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i2.6571

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan penyusunan pembukuan usaha kepada kelompok pembudidaya ikan papuyu. Metode yang diterapkan terdiri dari penyuluhan, pelatihan, dan evaluasi.  Pelaksanaan pengabdian telah memberikan perubahan pengetahuan anggota pokdakan terhadap pembukuan usaha dari 19,15 (47,88%)  meningkat menjadi 32,69 (81,73%).  Kegiatan pengabdian juga meningkatkan kemampuan anggota pokdakan dalam menyusun pembukuan sederhana yang mudah mereka pahami sehingga pengoperasiannya dapat diseragamkan.  Pembukuan yang diajarkan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan produksi serta profitabilitas usaha yang dijalankan pokdakan di Desa Karang Intan Kabupaten Banjar.Kata kunci: bisnis, ikan papuyu, manajemen, pembukuan, pokdakan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PREFERENSI KONSUMSI IKAN ANAK USIA SEKOLAH (STUDI KASUS: SISWA SMPN 1 ASTAMBUL KABUPATEN BANJAR) Muhammad Busairi; Emmy Sri Mahreda; Leila Ariyani Sofia
EnviroScienteae Vol 18, No 2 (2022): ENVIROSCIENTEAE VOLUME 18 NOMOR 2, AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/es.v18i2.14248

Abstract

Fish consumption is one of the factors that directly affect the nutritional status of a person, family, or community. State Junior High School Astambul 1, Astambul District, Banjar Regency, has several canteens that sell a variety of foods. Most of the students prefer fried chicken over some other fish dishes. Therefore, this study aims to analyze the factors that influence fish consumption preferences in school-age children. This study uses primary data and secondary data. Primary data were collected through surveys, observations, and direct interviews with respondents with the help of a questionnaire. Data analysis used: (1) Instrument Test (validity test and reliability test), (2) Logistics analysis (Hosmer and Lemesho's Goodness, Omnibus Tests, Nagelkerke R Square, Correlation Matrix and Wald's Test). The results of the analysis show that 1) The regression coefficient (β) of the social status variable is 2.283 and the significance value = 0.019 (p < 5%). 2) The value of the regression coefficient (β) of the mother's education variable is 2.458 and the significance value = 0.017 (p < 5%). 3). The value of the regression coefficient (β) of the energy adequacy level variable is 0.004 and the significance value = 0.05 (p < 5%). 4) The regression coefficient (β) of the infection variable is 14,292 and the significance value = 0.05 (p > 5%). 5) The regression coefficient (β) of the infection variable is 19.098 and the significance value = 0.05 (p > 5%). The conclusion of the analysis is that socioeconomic status, mother's education, and energy adequacy level have a significant effect on fish consumption, while infection and child nutritional status have no significant effect on fish consumption.
POTENSI PENINGKATAN NILAI EKOLOGI, SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PEMBANGUNAN JEJANGKIT ECOPARK BARITO KUALA Arief Widya Hermas Panji; Agung Nugroho; Leila Ariyani Sofia; Noor Arida Fauzana
EnviroScienteae Vol 18, No 2 (2022): ENVIROSCIENTEAE VOLUME 18 NOMOR 2, AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/es.v18i2.14249

Abstract

The 2019 Regional Revenue and Expenditure Budget is 67.34 billion Rupiah (while Banjarmasin City's Original Local Government Revenue is 1.5 Trillion Rupiah or only 0.04% of Banjarmasin's Original Local Government Revenue), the 'assistance' balance budget from the central government is amount 900 billion Rupiah/year. In 2020, Barito Kuala's Gross Regional Domestic Product (GRDP) 27.81% was contributed by the agriculture, forestry and fishery sectors, the processing industry contributed 15.76%. This research is interesting to carry out, how an area with minimal Original Local Government Revenue spends high costs not for the main sectors. In addition to using a large budget, and the construction of the Jejangkit Ecopark is carried out in areas that are continuously flooded. This study aims to analyze the potential for increasing the ecological, social, and economic value of the community through the construction of the Jejangkit Ecopark and designing strategic concepts in the development of the Jejangkit Ecopark area. The method used is a questionnaire used to find out how the community's perception of the activity, and interviews with Expert/Professional Judgment are used to obtain data that will be processed as the formulation of strategic concepts of SWOT analysis in the development of Jejangkit Ecopark. Considering the previous use as abandoned ex-World Food Day land which was claimed to be less productive, this activity is considered a positive hope for increasing environmental value in the area. The potential for improving ecology in overcoming the problem of the tendency for ecopark areas to flood, can be done on a micro and macro basis. This activity also improves the social and economic aspect development of the community, becomes a means of publicizing local agricultural culture, Ecosystem Recovery is a must in the development of an Ecopark, the recovered ecosystem will have a greater value for environmental services.
PENGELOLAAN PULAU-PULAU KECIL: POTENSI PENGEMBANGAN EKOWISATA PULAU LAUT KEPULAUAN Leila Ariyani Sofia; Baharuddin Baharuddin
Pattimura Proceeding 2020: PROSIDING SEMINAR NASIONAL KELAUTAN DAN PERIKANAN 2019
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/PattimuraSci.2020.SNPK19.280-289

Abstract

Pulau-pulau kecil merupakan kawasan yang memiliki potensi sumberdaya bernilai ekonomi penting bagi penghidupan masyarakatnya. Beberapa peneliti telah melakukan penelitian terkait aspek ekologi kawasan Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan. Namun, masih belum ada yang mengkaji potensi pengembangan ekowisatanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi potensi wisata alam dan budaya, serta menilai prospek pengembangan Pulau Laut Kepulauan sebagai kawasan ekowisata. Data primer dikumpulkan dengan metode survei, observasi, dan Focus Group Discussion (FGD) dengan para pemangku kepentingan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dan metode SWOT. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pulau Laut Kepulauan memiliki sumberdaya alam berupa pantai berpasir putih, perbukitan batu Watu Laso, hamparan terumbu karang, kawasan hutan mangrove, dan usaha perikanan (penangkapan, budidaya, dan pengolahan). Sedangkan atraksi budaya berupa perayaan tahunan lomba perahu sandeq, Maulid Nabi berjanji, rumah tradisional Boyang, dan industri kapal tradisional pinisi. Namun, potensi tersebut belum dikelola secara optimal sebagai objek wisata karena masih adanya beberapa kelemahan. Strategi pengembangan ekowisata Pulau Laut Kepulauan yang diajukan adalah (a) mengoptimalkan pengelolaan kawasan perairan berbasis rencana zona wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (WP3K); (b) mengembangkan inovasi atraksi budaya, feature dan pengemasan objek wisata; (c) mengupayakan berbagai perlindungan ekosistem perairan dan biotanya, serta (d) pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya perikanan secara berkelanjutan
Manajemen Usaha Budidaya Ikan Papuyu: Pengolahan Pakan Mandiri Untuk Menekan Biaya Produksi Leila Ariyani Sofia; Muhammad Adnan Zain; Elmiwia Rani Baturante
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i2.10449

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pembaruan pengetahuan dan keterampilan pengolahan pakan ikan secara mandiri bagi kelompok pembudidaya ikan papuyu. Metode yang diterapkan terdiri dari penyuluhan, pelatihan, dan evaluasi.  Pelaksanaan pengabdian telah memberikan perubahan Penyuluhan dan pelatihan yang diberikan kepada kelompok mitra (Pokdakan Papuyu Sakti Banjar) telah menimbulkan perubahan pengetahuan dan sikap peserta suluh dari yang tidak tahu (26,11%) menjadi tahu (71,11%) mengenai pengolahan pakan ikan mandiri. Peserta suluh rata-rata mampu mengolah pakan ikan dengan baik. Pengolahan pakan ikan mandiri yang diajarkan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan produksi serta profitabilitas usaha yang dijalankan pokdakan di Desa Karang Intan Kabupaten Banjar.
ANALISIS STRUKTUR PENDAPATAN DAN POLA PENGELUARAN RUMAH TANGGA NELAYAN JARING KANTONG (TRAMMEL NET) DI KECAMATAN ALUH-ALUH KABUPATEN BANJAR Gazali, Akhmad; Sofia, Leila Ariyani; Agusliani, Erma
EnviroScienteae Vol 19, No 3 (2023): ENVIROSCIENTEAE VOLUME 19 NOMOR 3, AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/es.v19i3.15657

Abstract

Fishermen's income is sometimes very fluctuating, especially during the famine season which is usually marked by a decrease in the number of catches. This results in price fluctuations that have an impact on decreasing fishermen's income. The aim of this research is to analyze the income structure and expenditure patterns of trammel net fishermen in Aluh-Aluh district, Banjar district. This research was conducted in Aluh-aluh District, Aluh-Aluh District, Banjar Regency, South Kalimantan. Realization of the study location was carried out deliberately because the population uses a lot of fishing gear net bag (Trammel Net). The research was conducted from April to December 2022. The method used in this research is a descriptive method which can be interpreted as a problem solving procedure investigated by describing/ describe the condition of the subject/object of research. Total household income of bag net fishermen in Aluh-Aluh District, Banjar Regency, South Kalimantan Province. Income from catches from fishermen who own boats is IDR 104,814,532/year and income from farming in the paddy fields is IDR 17,188,750/year. Income from the catch of boat labor fishermen is Rp. 17,616,000/year and income from farming in the paddy fields Rp. 5,500,000/year. The total expenditure of pocket fishermen in Aluh-Aluh District, Banjar Regency, South Kalimantan Province consists of the expenditure pattern of fishermen who own boats, namely food consumption (rice, fish, vegetables and milk) and the expenditure pattern of labor fishermen, namely food consumption (rice, fish, vegetables and milk).
STATUS MUTU AIR DAERAH ALIRAN SUNGAI DI KABUPATEN BERAU PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Rizal, Muhammad Syamsur; Sofia, Leila Ariyani; Asmawi, Suhaili; Suyanto, Suyanto
EnviroScienteae Vol 19, No 4 (2023): ENVIROSCIENTEAE VOLUME 19 NOMOR 4, NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/es.v19i4.17887

Abstract

The watershed in Berau Regency is used as an economic route and means of transportation of goods from mining, plantations, and agriculture as well as a source of raw materials for making drinking water. the water quality of the Berau watershed based on the value of the River Water Pollution Index in Berau Regency includes light pollution. This is a concern to conduct research in the Berau watershed, where this study aims to analyze the status of water quality according to the IP (Pollution Index) method and the economic value of watersheds in Berau Regency for the people of Berau Regency and compile recommendations for pollution control and watershed utilization in Berau Regency.The calculation uses the Pollution Index (IP) method of watershed quality status in Berau Regency consisting of Segah River, Kelay River, and Sungi Berau is in Light Pollution condition with a value of (1.75 ≤ IP ≤ 4.97) with a tendency for Berau River to have a greater pollution burden.
Perluasan pasar produk olahan ikan patin melalui perbaikan kemasan dan promosi daring Sofia, Leila Ariyani; Yunita, Rizmi
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v5i1.11860

Abstract

Ketersediaan ikan patin hasil sentra budidaya minapolitan Kabupaten Banjar cukup besar. Namun ikan masih dominan dipasarkan dalam kondisi segar dengan persaingan yang tinggi maka harga ikan patin cenderung berfluktuasi.  Karenanya perlu upaya pengolahan untuk meningkatkan nilai tambah. PKM ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan pengolahan, pengemasan, dan labelisasi; promosi produk melalui media daring, serta penilaian kelayakan finansial usaha. Metode pendekatan yang digunakan untuk mencapai tujuan terdiri dari (1) Sosialisasi dan diskusi, (2) Demonstrasi, (3) Pelatihan dan pendampingan, dan (4) Evaluasi.  Pelatihan dan pendampingan pengolahan, pengemasan dan labelisasi produk olahan ikan patin kepada kelompok mitra telah memberikan pengaruh pada peningkatan pemahaman anggota kelompok, meskipun peningkatan baru terjadi pada beberapa anggota kelompok.  Proses adopsi dan difusi di antara anggota kelompok mitra terhadap pengelolaan usaha kelompok dengan manajemen yang baik, serta pemasaran produk menggunakan media daring menimbulkan perubahan sikap bisnis kelompok ke arah yang lebih baik. Promosi produk melalui media daring diharapkan akan berdampak terhadap perluasan jangkauan pemasaran produk dan keuntungan usaha olahan ikan patin.