Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Proceedings Series on Physical

Kelayakan Usahatani Cabai Rawit pada Kelompok Tani Karya Muda di Desa Tambaksari Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap Sari, Devi Juvita; Utami, Pujiati; Watemin, Watemin
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v7i.1200

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui rata-rata biaya, rata-rata pendapatan dan kelayakan usahatani yang diperoleh petani cabai rawit anggota Kelompok Tani Karya Muda Desa Tambaksari Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap. Lokasi penelitian ditentukan dengan pertimbangan bahwa Kelompok Tani Karya Muda merupakan kelompok tani yang paling aktif di Desa Tambaksari Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap. Penentuan sampel dilakukan dengan metode sensus, berjumlah 20 petani anggota anggota Kelompok Tani Karya Muda Desa Tambaksari Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap yang melakukan usahatani cabai rawit pada musim tanam bulan Juli 2023 - Januari 2024. Hasil penelitian menyebutkan bahwa rata-rata biaya usahatani cabai rawit sebesar Rp. 12.468.402/musim tanam, rata-rata pendapatan yang diperoleh sebesar Rp. 38.227.048/musim tanam, kelayakan usahatani R/C Rasio sebesar 4,06.
Analisis Ragam Faktor yang Mempengaruhi Produksi Buah Durian (Durio zibethinus Murr.) di Desa Alasmalang Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas Rachman, Charizal; Utami, Pujiati; Fathurrohman, Yusuf Enril
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko produksi buah durian bawor, kendala dan solusi buah durian bawor, serta pengaruh faktor produksi berupa luas lahan, jumlah pohon, tenaga kerja, pupuk organik, pupuk anorganik, dan pestisida terhadap produksi buah durian bawor (Durio zibenthinus L.) di Desa Alasmalang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan jenis data primer dan sekunder. Pengambilan sampel mengunakan Nonprobability Sampling dengan Teknik Purposive Sampling dengan jumlah responden sebanyak 40 orang. Analisis data yang digunakan adalah anailisis data deskriptif kuantitatif berupa rumus tingkat risiko produksi dan analisis Regresi Linear Berganda Model Cobb-Douglas untuk mengetahui pengaruh variabelvariabel terhadap hasil produksi durian bawor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tingkat risiko produksi buah durian bawor yang diperoleh Koefisien Variasi sebesar 0,56. Kendala yang paling banyak dialami oleh petani berupa hama dan penyakit. Hasil dari uji f menunjukan bahwa variabel luas lahan, jumlah pohon, tenaga kerja, pupuk organic, pupuk anorganik, dan pestisida berpengaruh secara bersama-sama terhadap produksi buah durian bawor dan hasil uji t menunjukan bahwa variabel jumlah pohon, pupuk organik, dan pestisida berpengaruh secara nyata terhadap produksi buah durian bawor di Desa Alasmalang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas.
Efisiensi Saluran Pemasaran Produk Olahan Lanting di Desa Lemah Duwur Kecamatan Kuwarasan Kabupaten Kebumen Ma’fiyah, Siti; Utami, Pujiati; Watemin
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1466

Abstract

Lanting merupakan makanan khas Kebumen yang terbuat dari singkong dan diolah hingga menjadi camilan yang renyah dan gurih. Penelitian dilakukan di Desa Lemah Duwur Kecamatan Kuwarasan Kabupaten Kebumen. Tujuan penelitian untuk mengetahui pola saluran pemasaran lanting dan efisiensi saluran pemasaran lanting di Desa Lemah Duwur, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen. Responden dalam penelitian ini yaitu produsen serta pedagang yang jumlahnya ditentukan dengan metode snowball sampling. Jumla produsen lanting 27 orang, 10 pedagang pengepul, 4 pedagang besar, dan 9 pedagang pengecer. Hasil penelitian menyebutkan bahwa terdapat 5 pola saluran pemasaran, yaitu: Produsen - Konsumen, Produsen - Pedagang Pengecer - Konsumen, Produsen - Pedagang Besar - Pedagang Pengecer - Konsumen, Produsen - Pedagang Pengepul - Pedagang Besar - Pedagang Pengecer - Konsumen, Produsen - Pedagang Pengepul - Pedagang Pengecer - Konsumen. Saluran pemasaran lanting yang paling efisien adalah pola saluran pemasaran pertama karena memiliki nilai persentase efisiensi pemasaran terendah dibandingkan dengan pola saluran pemasaran lainnya.
Efisiensi Pemasaran Home Industry Tempe pada Kelompok Sari Mulya di Desa Pliken Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas Putri, Velin Maysa; Watemin; Utami, Pujiati
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1467

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada Kelompok Sari Mulya Di Desa Pliken Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas dengan tujuan untuk mengetahui tingkat efisieni pemasaran home industry tempe bungkus pada kelompok Sari Mulya di Desa Pliken, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Sampel yang diambil dalam penelitian ini terdiri dari 42 pengrajin tempe, 4 pedagang pengepul dan 13 pedagang pengecer tempe. Hasil penelitian menyebutkan bahwa saluran pemasaran tempe bungkus pada Kelompok Sari Mulya di Desa Pliken Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas terdapat tiga pola saluran, yaitu : saluran pemasaran 1 (pengrajin tempe - konsumen), saluran pemasaran 2 (pengrajin tempe - pedagang pengecer - konsumen), saluran pemasaran 3 (pengrajin tempe - pedagang pengepul - pedagang pengecer - konsumen). Saluran pemasaran tempe bungkus pada Kelompok Sari Mulya di Desa Pliken Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas yang memiliki nilai paling efisien adalah saluran pemasaran I dengan nilai efisiensi sebesar 0%. Hal tersebut dikarenakan pada efisiensi pemasaran dipengaruhi oleh biaya pemasaran yang rendah dan harga beli di tingkat konsumen.