Panuwun Joko Nurcahyo
Jurusan Pendidikan Jasmani, Universitas Jenderal Soedirman

Published : 32 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

DIFFERENCES IN VISUAL ACUITY, NUTRITIONAL STATUS AND MOTOR FUNCTION IN NEW ELEMENTARY STUDENTS IN RURAL AND URBAN AREA Dyah Umiyarni Purnamasari; Kusnandar Kusnandar; Panuwun Joko Nurcahyo
Media Gizi Indonesia Vol. 15 No. 3 (2020): JURNAL MEDIA GIZI INDONESIA
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgi.v15i3.194-198

Abstract

School children in rural and urban areas need attention in terms of education and health. This study was aimed to analyze diff erences in visual acuity, nutritional status and motor function among school-age children in rural and urban areas. This was an analytic observational with cross-sectional design. As much as 57 students at SD Sokanegara and Kedungbanteng elementary school was recruited by purposive sampling method with inclusion criterias including fi rst grade of elementary school student in healthy condition. Visual acuity data was examined by using Snellen Chart, nutritional status data by anthropometric measurements of body weight and height was calculated using the BMI for age index, while motor function was obtained by Carpenter Motor Ability Test measurements. Data was analyze using the Mann Whitney test. The results showed there were diff erences in visual acuity (p= 0.001) and nutritional status (p= 0.027) in rural and urban school children, while motor function did not show any signifi cant diff erence (p= 0.783). It is recommended to increase outdoor activities as a protection against visual acuity
Pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Jasmani Berbasis Games, Education, and Visualisation (GEV) Untuk Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Rifqi Festiawan; Ngadiman Ngadiman; Indra Jati Kusuma; Panuwun Joko Nurcahyo; Kusnandar Kusnandar
Jendela Olahraga Vol 4, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v4i2.3678

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran pendidikan jasmani untuk siswa yang layak dan efektif untuk digunakan dan dapat digunakan sebagai solusi pembelajaran Pendidikan Jasmani khususnya pada materi kesehatan reproduksi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RnD) dengan langkah-langkah penelitian sebagai berikut: 1) studi pendahuluan, 2) analisis terhadap informasi, 3) Menyusun draft awal, 4) validasi ahli 5) Revisi Draft, 6) uji coba terbatas, 7) uji coba skala besar, 8) Revisi Produk Akhir, 9) Uji Efektivitas dan 10) diseminasi produk hasil pengembangan. Uji coba terbatas dilakukan pada siswa kelas 8 SMP Negeri 2 Purwokerto berjumlah 28 siswa. Uji coba skala besar dilakukan pada siswa kelas 8 SMP Negeri 1, 2 dan 8 Purwokerto berjumlah 90 siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan model pembelajaran yang terdiri dari tiga tahapan metode pembelajaran meliputi 1) Studi Kasus, 2) Edukasi dan 3) Visualisasi. Berdasarkan penilaian beberapa ahli yaitu materi, media dan bahasa serta ahli pembelajaran dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran pendidikan jasmani yang dihasilkan layak untuk digunakan pada proses pembelajaran. Berdasarkan hasil uji efektivitas disimpulkan bahwa model yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang kesehatan reproduksi. Kata Kunci: pengembangan, model pembelajaran, pendidikan jasmani, kesehatan reproduksi  Abstract This study aims to produce physical education learning models for students that are feasible and effective to use and can be used as learning solutions for Physical Education especially on reproductive health material. The research method used is Research and Development (RnD) with the following research steps: 1) preliminary study, 2) analysis of information, 3) Preparing initial drafts, 4) expert validation 5) Revised Draft, 6) limited trials , 7) large scale trials, 8) Final Product Revisions, 9) Effectiveness Tests and 10) dissemination of products resulting from development. Limited trials were conducted on 8th grade students of Junior High School 2 Purwokerto totaling 28 students. Large scale trials were conducted on 8th grade students of Junior High School 1, 2 and 8 Purwokerto totaling 90 students. The data analysis technique uses quantitative descriptive analysis. This study produced a learning model consisting of three stages of learning methods including 1) Case Study, 2) Education and 3) Visualization. Based on the assessment of several experts, namely material, media and language and learning experts, it can be concluded that the physical education learning model produced is feasible to be used in the learning process. Based on the results of the effectiveness test, it was concluded that the model developed was effective in increasing students 'knowledge and could increase students' awareness of reproductive health. Keywords: Development, learning models, physical education, reproductive health
Potensi Pengembangan Sport Tourism sebagai Alternatif Media Pembelajaran Pendidikan Jasmani Indra Jati Kusuma; Panuwun Joko Nurcahyo; Bayu Suko W; Rifqi Festiawan; Ngadiman Ngadiman; Kusnandar Kusnandar
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 3 No 2 (2020): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.636 KB) | DOI: 10.31539/jpjo.v3i2.1089

Abstract

This study aims to determine the potential of developing sports tourism as an alternative medium for physical education learning. This research is a qualitative descriptive study. Data collection techniques were obtained through observation, focus group discussion, interviews and documentation. Determination of the sample is obtained by purposive sampling technique. Validity test uses data triangulation and data analysis techniques use interactive analysis. The results of the study, 1) the development of tourism carried out are: a) the formation of working groups, b) the arrangement of hill clumps, c) cooperating with youth leaders, d) expanding the network with the community, e) utilizing social media, e) making photo spots, f) impose the price of admission, 2) supporting and inhibiting factors are: supporters: a) there is a spot where the latest photo b) free bicycle lending, c) there are places with interesting natural scenery, d) potential for the development of "down hill" bikes. The obstacles are: a) the source of funds, b) the location is far from water sources, c) the access road to the location is inadequate, d) some areas have started to be damaged, 3) this sports tourism can be developed into a medium of physical education learning because: a) students use as a camping site, b) used as an outbound place, c) encourages student independence through nature, d) fosters a culture of cooperation. In conclusion, sport tourism can be used as an alternative medium for physical education learning. Keywords: Potential; Sport Tourism, Learning Media, Sports Recreation, Sports Tourism
Plyometric Double Leg Tuck Jump: Pengaruhnya Terhadap Power Otot Tungkai Atlet Bola Voli Sutimin; Muhamad Syafei; Didik Rilastiyo Budi; Kusnandar; Topo Suhartoyo; Panuwun Joko Nurcahyo
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 2 No. 1 (2021): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v2i1.92

Abstract

Metode latihan merupakan faktor penting dalam pembinaan olahraga prestasi, pelatih dapat memaksimalkan potensi atlet apabila mampu menerapkan metode latihan dengan tepat. Metode latihan yang dapat diterapkan pada permainan bola voli yaitu bentuk latihan plyometric double leg truck jump. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis perbedaan pengaruh latihan plyometric di pasir dengan di tanah terhadap peningkatan power otot tungkai atlet bola voli pelajar. Jenis penelitian ekperimen dengan desain two group pretes-postest desigen, jumlah sampel 24 orang atlet dan menggunakan instrumen penelitian vertical jumpt test. Analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan setelah atlet melakukan latihan plyometric double leg truck jump dengan p=0,000, terdapat perbedaan pengaruh latihan plyometric double leg truc jump di tanah dan pasir dengan p=0,000. Metode latihan plyometric double leg truck jump di pasir meningkatkan power otot tungkai lebih baik daripada latihan di tanah dengan perbedaan skor sebesar 9,4%. Sehingga direkomendasikan untuk melakukan latihan plyometric double leg truck jump di pasir untuk meningkatkan power otot tungkai atlet bola voli pelajar.
HUBUNGAN STATUS GIZI DANASUPAN ENERGI DENGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI Kapti Amin Muhammad Yusuf; Panuwun Joko Nurcahyo; Rifqi Festiawan
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 19, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jik.v19i1.18458

Abstract

Salah satu faktor kebugaran jasmani adalah makanan yang didalamnya terdapat sumber energi. Makanan yang dikonsumsi akan berpengaruh pada status gizi. Penelitian ini bertujuan mengetahui adakah hubungan antara status gizi dan tingkat asupan energi dengan tingkat kebugaran jasmani anggota pramuka calon dewan ambalan di SMAN 1 Banyumas. Metode penelitian korelasi dengan cross sectional menggunakan sampel 35 anggota pramuka calon dewan ambalan di SMAN 1 Banyumas. Hasil analisis bivariat menggunakan korelasi pearson dengan hasil korelasi status gizi dengan tingkat kebugaran jasmani diperoleh p=0,002 dan r=-0,505 menunjukan korelasi bermakna dengan arah negatif dan kekuatan korelasi sedang. Korelasi tingkat asupan energi dengan tingkat kebugaran jasmani diperoleh p=0,028 dan r=0,372 menunjukan korelasi lemah dengan arah positif. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terdapat hubungan status gizi dan tingkat asupan energi dengan tingkat kebugaran jasmani pada anggota pramuka calon dewan ambalan di SMAN 1 Banyumas.
Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Sekolah Menengah Pertama pada masa dan setelah Covid-19 Intannia Eka Putri; Didik Rilastiyo Budi; Arfin Deri Listiandi; Ngadiman Ngadiman; Kusnandar Kusnandar; Rohman Hidayat; Panuwun Joko Nurcahyo
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2022): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v11i1.17871

Abstract

Pembelajaran di masa dan setelah pandemi Covid-19 dilaksanakan dengan dua metode, yaitu pembelajaran online atau daring dan pembelajaran tatap muka atau luring. Pelaksanaan pembelajaran dengan metode tersebut merupakan hal baru bagi mata pelajaran PJOK di sekolah, sehingga perlu adanya evaluasi dari proses pelaksananya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran daring dan luring PJOK di jenjang Sekolah Menegah Pertama (SMP). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Purbalingga menggunakan sampel 239 peserta didik dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan skala pengukuran dan persentase. Hasil Penelitian menunjukkan pelaksanaan pembelajaran daring dan luring PJOK di SMP Negeri 2 Purbalingga secara keseluruhan berada pada kategori sangat baik. pelaksanaan pembelajaran daring PJOK aspek pendahuluan memperoleh nilai indeks 94,02%, aspek inti memperoleh indeks 87,79%, dan aspek penutup memperoleh indeks 88,51%. Sedangkan pelaksanaan pembelajaran luring PJOK aspek pendahuluan memperoleh nilai indeks 94,94%, aspek inti memperoleh indeks 90,33%, dan aspek penutup memperoleh indeks 90,33%. Kesimpulan: (1) Pelaksanaan pembelajaran daring dan luring PJOK di SMP Negeri 2 Purbalingga menunjukkan kategori sangat baik pada setiap aspek, (2) Dari hasil persentase pelaksanaan pembelajaran luring lebih unggul 1,64% dibandingkan pembelajaran daring.
Baturraden Adventure Forest (BAF): Alternative Facilities of Outdoor Learning Activity for Physical Education Class Like Nopita Dwi Pepriyana; Indra Jati Kusuma; Panuwun Joko Nurcahyo; Muhamad Syafei; Kusnandar Kusnandar; Bayu Suko Wahono
Jurnal MensSana Vol 7 No 1 (2022): Jurnal MensSana
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan, dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/MensSana.07012022.6

Abstract

Baturraden Adventure Forest (BAF) is one of the representative tourism objects for outdoor learning activities. This study aims to analyze the Baturraden Adventure Forest (BAF) Tourism Object as a learning infrastructure for outdoor activities for physical education subjects. This study used a qualitative method, while data collection was carried out in elementary schools throughout Baturraden District. The research subjects used the purposive sampling technique to include BAF managers, school principals, physical education teachers, and elementary students. The collecting data using observation, interview, and documentation techniques. The data's validity was tested using the data triangulation technique—analysis of the data using the analysis model of Miles and Huberman. The study results based on interviews, observations, and documentation showed that the Baturraden Adventure Forest (BAF) tourism object has relevant infrastructure for outdoor learning activities for Physical Education. In addition, BAF is also relevant for student campsites outbound and recreation for all people. The supporting factors in the Baturraden Adventure Forest (BAF) Tourism Object are seven packages: team building, student outbound, river adventure, riverside camp, paintball, walk-in program, and family camp. Baturraden Adventure Forest (BAF) Tourism Object has a high price of facilities, and not all schools can access the activities due to cost constraints. Conclusion: Baturraden Adventure Forest (BAF) tourism object has appropriate facilities to support outdoor learning activities for Physical Education
Pengaruh Latihan Memukul Ban Menggunakan Palu Terhadap Kekuatan Otot Perut Atlet Judo Ilmi Nurfitriani; Kusnadar Kusnandar; Arfin Deri Listiandi; Panuwun Joko Nurcahyo; Ayu Rizky Febriani; Bayu Suko Wahono
Ilmu Olahraga Vol 22 No 2 (2022): Sport Science: Jurnal Sains Olahraga dan Pendidikan Jasmani
Publisher : Pusat Studi Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/JSOPJ.70.11

Abstract

The training method is one way to improve the physical condition of athletes. One of the training methods that can be used to improve the components of physical condition, especially the strength of the abdominal muscles, is the practice of hitting tires using a hammer. The purpose of this study was to determine the effect of hitting tires using a hammer on the strength of the abdominal muscles of judo athletes in Brebes Regency. This research is experimental research with one group pretest posttest design. The number of samples in this study were 15 judo athletes (5 male and 10 female) using total sampling. The instrument used in this study was a sit up test with a test validity of 0.96 and a test reliability of 0.94. Data analysis used the prerequisite test for normality and homogeneity, while the hypothesis test used the Paired Sample t-Test by comparing the pretest and posttest scores in one group. The results showed that there was a significant effect of hitting tires using a hammer on the strength of the abdominal muscles of judo athletes in Brebes Regency with a significance value of 0.000. Conclusion: The practice of hitting tires using a hammer provides an increase in the strength of the abdominal muscles of judo athletes in Brebes Regency. The increase in abdominal muscle strength by 45.98%, so that the exercise of hitting the tires can be applied in an exercise program to increase the strength of the abdominal muscles of judo athletes
Evaluasi Program Pembinaan Prestasi Taekwondo Pada Satria Taekwondo Academy Di Kabupaten Banyumas Panuwun Joko Nurcahyo; Soegiyanto Soegiyanto; Setya Rahayu
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 1 No 1 (2019): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.389 KB) | DOI: 10.20884/1.paju.2019.1.1.1999

Abstract

Artikel ini telah di tarik/dibatalkan atas persetujuan dan sepengetahuan penulis, dengan alasan bahwa artikel telah terbit di jurnal lain pada tahun 2014
Pengaruh Permainan Tradisional Banyumas Gol-Golan Terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Sekolah Dasar Di Kabupaten Banyumas Kusnandar Kusnandar; Dyah Umiarni Purnamasari; Panuwun Joko Nurcahyo; Endo Darjito
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 1 No 1 (2019): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.338 KB) | DOI: 10.20884/1.paju.2019.1.1.1996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional Banyumas gol-golan terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan menggunakan model one group pretest posttest design, yaitu eksperimen yang dilaksanakan pada satu kelompok, tanpa kelompok pembanding. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 1 Limpakuwus Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas sebanyak 40 siswa. Data hasil penelitian diolah dengan menggunakan tabel nilai dan norma TKJI untuk anak usia 10-12 tahun. Untuk mengetahui pengaruh permainan yang diujikan, maka data hasil penelitian yang sudah diolah diuji dengan menggunakan uji statistik paired t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh permainan tradisional Banyumas gol-golan terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Banyumas, dengan taraf signifikansi 5%