Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Menara Ilmu

Kepemimpinan dan Kebijakan Politik Islam dalam Konteks KeIndonesiaan Akbar, Rahmatul; Ahmad, Jailani; Rasyid, Habib Al
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6659

Abstract

Artikel ini membahas aspek ideal sebuah konsep kepemimpinan dalam sebuah negara khususnya implikasi dalam konteks Indonesia. Indonesia yang diklaim sebagai Negara dengan kependudukan Islam yang besar namun belum mencerminkan ruh Islam yang sebenarnya. Maka dari itu perlu adanya kajian serta perincian bagaimana Indonesia sebenarnya dalam perkembangan politiknya sehingga Indonesia tidak mengambang dalam mencerminkan Islam yang sebenarnya. Pancasila yang menjadi Ideologi negara masih banyak dipertentangkan oleh berbagai pihak yang sudah jelas bahwa pancasila itu sebagai ideologi bangsa Indonesia. Penelitian ini merupakan kajian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang kemudian dianalisis dengan  content analisys. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam masih dapat dirasakan dalam implementasi masyarakat secara umum di Indonesia baik dalam aspek ibadah, maupun aspek muamalah. Ini menandakan Indonesia masih dalam bingkai keIslaman yang baik dan benar. Harus ada upaya saling menerima dan memahami setiap situasi yang terjadi dewasa ini. sikap toleransi dan juga prinsip puralisme harus bisa berjalan di Indonesia sehingga potensi perselisihan karena sebuah perbedaan bisa diatasi dalam ranah musyawarah dengan mengedepannya jiwa toleransi dan saling menghargai terhadap perbedaan yang muncul. Keberagaman pemikiran tiap masyarakat serta sikap yang terkadang dapat di politisasi oleh pihak lain menjadi sebuah tantangan sendiri dalam menjawab problema kebijakan politik di Indonesia. Memandang Indonesia sekarang haruslah kearah positif yang harus mampu membangun segala sendi-sendi utama sebagai negara baik aspek pendidikan, agama, budaya serta ekonomi untuk menunjak memakmuran serta kesejahteraan di Indonesia.Kata Kunci: Kepemimpinan; kebijakan Politik; Indonesia 
Manajemen Wakaf Produktif dalam Bentuk Usaha Kuliner di Masjid Asy-Syafaah Kampung Bicara Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara Lubis, Rizki Maulana; Kamaruddin, Kamaruddin; Akbar, Rahmatul
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 OKTOBER 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i1.7107

Abstract

Wakaf merupakan instrumen ekonomi Islam yang berfungsi sebagai ibadah sekaligus sarana sosial, serta memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen wakaf produktif dalam bentuk usaha kuliner di Masjid Asy-Syafaah Kampung Bicara Kota Tebing Tinggi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari pengurus Badan Kenaziran Masjid, nazir wakaf produktif, serta pelaku usaha kuliner Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan wakaf produktif di Masjid Asy-Syafaah telah menerapkan fungsi manajemen (planning, organizing, actuating, dan controlling). Tahap perencanaan dilakukan melalui pembangunan ruko di atas tanah wakaf untuk disewakan kepada pedagang kuliner. Tahap pengorganisasian ditunjukkan dengan pembentukan kepengurusan terpisah yang lebih transparan. Tahap penggerakan tercermin dari pemberdayaan masyarakat sekitar agar memperoleh manfaat ekonomi. Tahap pengawasan dilakukan melalui pencatatan kas, laporan rutin, serta pengalokasian keuntungan untuk program sosial, seperti Ma’had Qur’an dan rencana pembangunan Taman Kanak-kanak.Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa wakaf produktif berbasis usaha kuliner tidak hanya mendukung keberlangsungan masjid, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat sekitar.Kata Kunci: Manajemen, Wakaf Produktif, Usaha Kuliner, Masjid.