Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Studi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Hamil Trimester II Dalam Pencegahan Stunting Prasetyo, Agus; Wahyudi, Teguh; Abidin, M. Zainal; Astuti, Yuni
Jurnal Studi Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2024): MARCH 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v5i1.11235

Abstract

Upaya pencegahan stunting paling baik adalah 1000 HPK (hari pertama kehidupan),  dimulai sejak awal kehamilan untuk mencegah terjadinya stunting pada anak dikemudian hari. Stunting dapat terjadi selama masa kehamilan karena kurangnya asupan gizi, pola makan yang tidak adekuat, dan kualitas makanan yang rendah, yang semuanya dapat menghambat pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penting untuk memberikan perhatian yang cukup terhadap kesejahteraan ibu hamil agar dapat mencegah terjadinya stunting pada anak yang dikandungnya.Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran faktor-faktor perilaku ibu hamil trimester II dalam mencegah stunting pada balita. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik korelasional. Populasi penelitian adalah ibu hamil trimester II yang berkunjung di klinik swasta di Kecamatan Kota Blora, dengan sampel 49 orang secara purposive sampling. Hasil Penelitian memperlihatkan bahwa hamil pada trimester II sebesar 73,7 % memiliki perilaku yang baik dalam pencegahan stunting. Hasil uji bivariat menunjukan umur >35 tahun (p=0,025), pendidikan perguruan tinggi (p=0,001), ibu bekerja (p=0,001), dan multigravida (p=0,034) berhubungan dengan perilaku baik dalam pencegahan stunting. Simpulan dari penelitian ini adalah perilaku ibu hamil yang baik dalam pencegahan stunting berada pada usia >35 tahun, pada tingkat pendidikan perguruan tinggi, pada ibu yang bekerja dan multigravida. Saran: Direkomendasikan kepada petugas di pelayanan baik negeri maupun swasta untuk meningkatkan penyuluhan perilaku pencegahan stunting pada ibu hamil, terutama melalui posyandu atau kunjungan Ante Natal Care (ANC).