Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN FASHION SHOW UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK DOWN SYNDROME Laluna Anjelini Widya; Sistriandini Alamsyah Sidik; Sayidatul Maslahah
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7809

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kepercayaan diri anak Down syndrome di SKh Madina Kota Serang, yang terlihat dari kecenderungan anak untuk menarik diri dan kurang berinteraksi dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pembelajaran fashion show dalam meningkatkan kepercayaan diri anak dengan Down syndrome (DS). Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimen One Group Pre-test Post-test Design. Sampel penelitian terdiri atas lima peserta didik dengan Down syndrome. Data dikumpulkan melalui instrumen penilaian dan dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor yang signifikan pada seluruh subjek, dengan rata-rata skor kepercayaan diri meningkat dari 33,33 pada pre-test (kategori rendah) menjadi 93,4 pada post-test (kategori tinggi). Temuan ini membuktikan bahwa pembelajaran fashion show efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri anak Down syndrome, khususnya dalam aspek keberanian tampil dan ekspresi diri di depan umum. Oleh karena itu, metode ini direkomendasikan sebagai intervensi positif untuk mendukung perkembangan sosial-emosional siswa dengan Down syndrome.
PENGGUNAAN PERMAINAN STOMPLE COLOR BOARD TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA SEKUNDER PADA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG DI SKH NEGERI 02 KOTA SERANG Zulia Sari Rusdini; Neti Asmiati; Sayidatul Maslahah
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7833

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah keterbatasan intelektual pada anak tunagrahita, khususnya kategori sedang, yang meskipun memiliki potensi untuk berkembang, sering menghadapi kesulitan belajar. Salah satu kesulitan yang teridentifikasi melalui observasi di lapangan adalah rendahnya kemampuan siswa tunagrahita sedang kelas VII SMPKh dalam mengenali warna sekunder (warna campuran), dengan media pembelajaran yang digunakan guru saat ini dirasa kurang efektif. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan permainan Stomple Color Board terhadap peningkatan kemampuan mengenal warna sekunder (hijau, oranye, dan ungu) pada anak tunagrahita sedang di SKh Negeri 02 Kota Serang. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain A-B-A (Baseline-Intervensi-Baseline). Subjek penelitian adalah satu orang siswa tunagrahita sedang kelas VII. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap kemampuan mengenal warna sebelum, selama, dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan mengenal warna sekunder setelah diberikan intervensi menggunakan permainan Stomple Color Board. Nilai mean level pada fase intervensi meningkat menjadi 76,75% dan 80,75%, dibandingkan dengan fase baseline awal. Setelah intervensi dihentikan, kemampuan anak tetap menunjukkan hasil positif. Dengan demikian, permainan Stomple Color Board terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna sekunder pada anak tunagrahita sedang.
Penggunaan E-Modul Interaktif Mata Kuliah Perkembangan Anak Berkebutuhan Khusus terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Mahasiswa pada Kelas Inklusi Dody Bakhtiar Al-Anshori; Sayidatul Maslahah; Eneng Bai Muinah; Rizki Siti Anugrah
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): Juni : Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/prosemnasipi.v2i1.130

Abstract

This study aims to analyze the use of interactive E-Modules in the course Development of Children with Special Needs and its effect on increasing student learning motivation in inclusive classrooms. The research employed a quantitative experimental method with a paired pretest-posttest group design. The subjects consisted of 40 students from the Special Education Department at Sultan Ageng Tirtayasa University. Data were collected through a learning motivation questionnaire and analyzed using the Shapiro-Wilk normality test and the Paired Sample T-Test. The results showed a significant increase in student learning motivation after the use of the E-Module, with a p-value < 0.05. The E-Module was inclusively designed using the principles of Universal Design for Learning (UDL) and multimedia technology, enabling appropriate access and learning interaction for all students. These findings indicate that the interactive E-Module is not only effective in enhancing learning motivation but also supports adaptive and inclusive learning in higher education.