Sukarjo Waluyo
Departemen Sastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Wicara

Nilai Pendidikan Dalam Novel Tarian Dua Wajah Karya S. Prasetyo Utomo Sebuah Kajian Sosiologi Sastra Setyawati, Jeni; Waluyo, Sukarjo; Ahmad, Nur Fauzan
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 2, No 2: Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2023.15966

Abstract

Novel Tarian Dua Wajah karya S. Prasetyo Utomo merupakan novel yang memiliki nilai-nilai positif dan mendapatkan penghargaan Acarya Sastra 2015. Tujuan penelitian ini adalah (1) memaparkan unsur struktural novel Tarian Dua Wajah karya S. Praseto Utomo khususnya tema, tokoh, alur, latar, dan amanat. (2) memaparkan nilai pendidikan apa saja yang terkandung dalam Novel Tarian Dua Wajah karya Praseto Utomo. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kata, frasa, dan kalimat dalam novel Tarian Dua Wajah karya Prasetyo Utomo. Hasil analisis novel adalah pemaparan struktur intrinsik novel dan pemaparan nilai pendidikan yang ada di dalam novel. Nilai pendidkan yang terdapat di dalam novel yakni nilai pendidikan agama, nilai pendidikan moral, nilai pendidikan sosial, nilai pendidikan budaya, dan nilai pendidikan politik.Kata Kunci: nilai pendidikan, sosiologi sastra, tarian dua wajah
Pengaruh Lingkungan Sosial terhadap Perkembangan Psikologi Remaja dalam Novel Anak Rantau Karya A. Fuadi Tsaaniatun, Ciptanty; Waluyo, Sukarjo; Martini, Laura Andri Retno
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 2, No 2: Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2023.19012

Abstract

Penelitian ini menganalisis unsur lingkungan sosial yang mempengaruhi keberhasilan proses perkembangan psikologi remaja tokoh Hepi dalam novel Anak Rantau karya A. Fuadi. Metode psikologi dan metode struktural digunakan dengan memanfaatkan kajian teori struktural fiksi, perkembangan psikologi remaja Elizabeth B. Hurlock, dan Teori Ekologi Urie Bronfenbrenner, serta menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data dalam novel dan menyajikannya dalam bentuk penjelasan. Hasil penelitian struktural fiksi menunjukkan bahwa penggambaran tokoh penokohan dalam novel Anak Rantau ini sangat diperkuat dengan unsur latar dan alur. Analisis perkembangan psikologi remaja dari tokoh Hepi menunjukkan bahwa lingkungan sosial sekitarnya, yaitu mikrosistem (keluarga, teman sebaya, sekolah, lingkungan sekitar), mesosistem (keluarga dengan sekolah, keluarga dengan teman sebaya, teman sebaya dengan sekolah, keluarga dengan lingkungan sekitar, serta kelompok besar), eksosistem (keluarga dengan pekerjaan, keluarga besar, dan tetangga), makrosistem (adat istiadat dan agama), dan kronosistem (keluarga tanpa peran ibu), mempengaruhi keberhasilan dalam menemukan jati diri dan kebahagiaan masa remaja.Kata kunci: Anak Rantau, struktural, perkembangan psikologi, lingkungan sosial,  remaja
Kritik Sosial dalam Komik Webtoon Curse Of Tomorrow Karya Thoma Prayoga (Kajian Sosiologi Sastra) Widyasari, Lia; Waluyo, Sukarjo; Umam, Khothibul
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 1, No 2: Oktober 2022
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.837 KB) | DOI: 10.14710/wjsbb.2022.15287

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan struktur komik, cerita fiksi, dan kritik sosial dalam komik webtoon Curse Of Tomorrow. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode struktural dan metode sosiologi sastra, dengan langkah kerja berupa pengumpulan data, analisis data, dan penyajian hasil analisis. Berdasarkan hasil analisis struktur komik terhadap komik webtoon Curse Of Tomorrow, terdapat struktur pembangun komik yang terdiri dari balon kata, panel, dan gambar. Ada pula hasil analisis terhadap struktur fiksi yang mengungkapkan tokoh utama dan tokoh tambahan yang berperan dalam berlangsungnya cerita, alur yang digunakan pada komik ini adalah alur campuran, karena terdapat beberapa flashback yang mendukung isi cerita, dan latar terdiri atas latar tempat, latar waktu, serta latar sosial. Kemudian hasil analisis kritik sosial dalam komik webtoon Curse Of Tomorrow terdapat dua macam kritik sosial yakni, kritik terhadap perilaku buruk oknum aparat negara yang meliputi kritik terhadap keterlibatan oknum aparat negara dalam kasus suap, kritik terhadap perilaku senioritas di lingkungan aparat negara, kritik terhadap pungutan liar yang dilakukan oknum aparat pada rakyat kecil, dan kritik terhadap oknum aparat negara yang tidak mengayomi masyarakat serta kritik terhadap tindak kriminalitas yang terjadi di masyarakat yang meliputi kritik terhadap pembunuhan, kritik terhadap penculikan, dan kritik terhadap perampokan. Kata Kunci: komik, webtoon, kritik sosial, sosiologi sastra
Konformitas Tokoh Remaja Dalam Novel Di Bawah Umur Karya Erisca Febriani Dan Sukhdev Singh (Kajian Sosiologi Sastra) Haryanti, Novia; Waluyo, Sukarjo; Umam, Khothibul
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 1, No 2: Oktober 2022
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.361 KB) | DOI: 10.14710/wjsbb.2022.15655

Abstract

AbstractThis study aims to identify and describe the forms of conformity and the factors that cuase conformity by adolescent characters in novel Di Bawah Umur by Erisca Febriani and Sukhdev Singh. The research method used is descriptive analysis and content analysis with a structural approach to fiction stories and sociology of literature. The analysis showed that the adolescent characters in the novel Di Bawah Umur did various conformities, ranging from positive conformity to negative conformity. Most of the conformity that occurs is included in the category of negative conformity such as clubbing, consuming liquor, free sex, inappropriate behavior at school, watching porn videos, skipping school, sneaking into other people's homes, and becoming a fanatic K-Pop fan. While positive conformity is only such as not dating and participating in sex education. The negative conformity found in the novel Di Bawah Umur is mostly done by the characters Aryo, Kevin, Bayu, Indra, Bima, and Nino. The analysis of these forms of conformity shows that there are triggering factors such as peer groups and the high cohesiveness of teenagers, norms or perceptions accepted in society, family environmental conditions and the social control they get.Keywords: conformity, adolescent, teenlit novels, sociology of literature, social problemsAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk-bentuk konformitas dan faktor-faktor penyebab konformitas yang dilakukan tokoh remaja dalam novel Di Bawah Umur karya Erisca Febriani dan Sukhdev Singh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dan analisis isi dengan pendekatan struktural cerita fiksi dan sosiologi sastra. Hasil analisis menunjukkan bahwa tokoh remaja dalam novel Di Bawah Umur melakukan beragam konformitas, mulai dari konformitas positif hingga konformitas negatif. Sebagian besar konformitas yang terjadi termasuk dalam kategori konformitas negatif seperti clubbing, mengonsumsi minuman keras, seks bebas, berperilaku tidak senonoh di sekolah, menonton video porno, membolos sekolah, menyelinap masuk ke rumah orang lain, dan menjadi penggemar fanatik K-Pop. Sementara konformitas positif hanya berupa konformitas seperti tidak berpacaran, dan mengikuti edukasi tentang seks. Konformitas negatif yang ditemukan dalam novel Di Bawah Umur, sebagian besar dilakukan oleh tokoh Aryo, Kevin, Bayu, Indra, Bima, dan Nino. Analisis terhadap bentuk-bentuk konformitas tersebut menunjukkan adanya faktor-faktor pemicu seperti kelompok teman sebaya dan tingginya kekompakan kaum remaja, norma ataupun persepsi yang diterima dalam masyarakat, kondisi lingkungan keluarga serta kontrol sosial yang mereka dapatkan.Kata Kunci: konformitas, remaja, novel teenlit, sosiologi sastra, problem sosial
Analisis Politik Seksualitas Novel Re: dan Perempuan Karya Maman Suherman (Kajian Sosiologi Sastra) Dewangga, Radiatri Mahardika; Waluyo, Sukarjo; Widyawati, Marta
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 4, No 1: April 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/potensi.%Y.24464

Abstract

AbstrakPenelitian politik seksualitas novel Re: dan Perempuan karya Maman Suherman bertujuan untuk mengungkap hubungan kekuasaan antara perempuan dan laki-laki sebagai implikasi dari perbedaan seksual yang dipengaruhi oleh budaya patriarki dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dan teori sexual politics dari Kate Millett sebagai upaya untuk mengungkap bagaimana bentuk-bentuk politik seksualitas yang didasarkan pada tiga dimensi, yakni temperament, role, dan status. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksploitasi terhadap perempuan melalui kepemilikan modal menjadikan perempuan sebagai korban atas perbedaan yang tercipta antara perempuan dengan laki-laki. Berdasarkan dimensi temperament, role, dan status, mengungkapkan implikasi sikap pasif yang ditunjukkan oleh perempuan sebagai hasil dari konstruksi sosial yang mengatur dikotomi antara feminitas dengan maskulinitas. Konstruksi sosial ini menyebabkan laki-laki terus berupaya mempertahankan kekuasaannya atas perempuan sebagai bagian dari upaya untuk menjaga dominasi mereka dalam struktur sosial. Selain itu, kelas sosial turut berpengaruh pada relasi antara perempuan dan laki-laki. Sehingga pengaruh tersebut berdampak secara meluas ke berbagai sektor masyarakat, termasuk bagaimana kepemilikan modal dapat mengeksploitasi tubuh perempuan serta mempengaruhi pelaksanaan peran gender, yang pada gilirannya berdampak pada politik seksualitas dalam novel Re: dan Perempuan. AbstractThe research on the politics of sexuality in the novel Re: and Perempuan by Maman Suherman aims to reveal the power relations between women and men as an implication of sexual differences influenced by patriarchal culture in society. This study uses a sociological literary approach and Kate Millett's sexual politics theory as an effort to reveal how forms of sexual politics are based on three dimensions, namely temperament, role, and status. The method used is descriptive qualitative. The results of the study show that exploitation of women through capital ownership makes women victims of the differences created between women and men. Based on the dimensions of temperament, role, and status, it reveals the implications of the passive attitude shown by women as a result of social construction that regulates the dichotomy between femininity and masculinity. This social construction causes men to continue to try to maintain their power over women as part of an effort to maintain their dominance in the social structure. In addition, social class also influences the relationship between women and men. So that this influence has a widespread impact on various sectors of society, including how capital ownership can exploit women's bodies and influence the implementation of gender roles, which in turn has an impact on the politics of sexuality in the novel Re: and Perempuan.