Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Rancang Bangun Karakuri Mixing dan Material Handling pada Proses Pembuatan Cetakan Inti Water Jacket Dewi, Dhora; Pramono, Agus Edy
Seminar Nasional Teknik Mesin 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin 2019
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancang bangun karakuri mixing dan material handling ini bertujuan untuk membuat alat bantu produksi karakuri mixing dan material handling pada proses pembuatan cetakan inti water jacket. Terdapat beberapa aktivitas yang dianggap tidak memiliki nilai tambah (muda) pada proses tersebut yaitu muda mengaduk manual yang memakan waktu 5[detik], muda membawa material sebesar 5 [kg] dan muda jalan sejauh 3[m] yang memakan waktu 6 [detik]. Muda tersebut dapat mengurangi produktivitas, sehingga diperlukan rancang bangun karakuri mixing dan material handling pada proses pembuatan cetakan inti water jacket untuk meningkatkan produktivitas. Metode yang digunakan adalah Quality Function Deployment (QFD) untuk menentukan kebutuhan konsumen dan mengubahnya menjadi spesifikasi produk. Alat berdimensi 1860 x 1870 x 600 [mm], alat mampu mengaduk larutan coating reotec dengan massa jenis sebesar 30 [boume] dan mampu menampung serta mentransfer tray yang berisi cetakan inti water jacket sebanyak 5 buah yang setara 30 [kg].
Rancang Bangun Press Tool untuk Profil Mounting UNP (HMT4-1) di PT. Bukaka Teknik Utama Wermasaubun, Hendrikus; Yohanes, Alvian; Pramono, Agus Edy
Seminar Nasional Teknik Mesin 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin 2019
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profil mounting UNP (HMT4-1) merupakan salah satu produk yang dihasilkan oleh PT. Bukaka Teknik Utama Unit Usaha Steel Tower. Profil mounting UNP (HMT4-1) diproduksi menggunakan mesin peddinghaus hydraulic ironworker dengan 6 (enam) kali pemotongan (atas dan bawah) sehingga menghasilkan produk yang tidak presisi dan waktu produksi yang lama. Untuk memperbaiki hal tersebut, maka dirancang bangun suatu press tool untuk memproduksi mounting UNP (HMT4-1) dengan 2 (dua) kali pemotongan (atas dan bawah). Metode yang digunakan untuk merancang bangun press tool adalah metode rancang bangun. sehingga press tool yang dirancang bangun dapat menghasilkan profil mounting UNP (HMT4-1) yang presisi dengan waktu yang lebih cepat.
Rancang Bangun Meja Kerja Spraybooth pada Proses Painting Cylinder Block Sakti, Lingga; Pramono, Agus Edy
Jurnal Mekanik Terapan Vol 1, No 2 (2020): November
Publisher : Jurnal Mekanik Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancang bangun meja kerja spraybooth ini bertujuan untuk menghilangkan kesulitan operator pada saat proses pengecatan (painting) pada cylinder block, operator harus membungkuk karena sulitnya mengecat pada bagian bawah dan lekukan pada permukaan drag (depan) dan cop (belakang) dari cylinder block sehingga pada proses ini memiliki poin ergonomi yang rendah (-3). Akibat kondisi kerja yang tidak nyaman sering menghasilkan kualitas produk dibawah standar, untuk mendapatkan poin ergonomi yang lebih tinggi dan kualitas produk yang lebik baik, diperlukan meja kerja yang memudahkan operator pada proses painting. Metode rancangan yang digunakan adalah metode Quality Function Deployment (QFD) meliputi, perencanann produk (HOQ), pengembangan konsep desain, perencanaan proses manufaktur, perencanaan produksi. Meja kerja spraybooth ini memiliki 2 gerakan mekanisme, yaitu gerakan naik – turun dan datar - miring yang masing – masing gerakan membutuhkan 1 sistem pneumatik. Tekanan setiap pergerakan 4 – 6  105 Pa (N/m2) dengan massa cylinder block 50 kg . Pengujian dilakukan adalah tingkat ketebalan permukaan hasil pengecatan cylinder block. Standar ketebalan yaitu 15 – 30  dengan menggunakan thickness gauge sebagai alat ukur.  
Rancang Bangun Meja Kerja Spraybooth pada Proses Painting Cylinder Block Lingga Sakti; Agus Edy Pramono
Jurnal Mekanik Terapan Vol 1 No 2 (2020): November 2020
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/jmt.v1i2.3355

Abstract

Rancang bangun meja kerja spraybooth ini bertujuan untuk menghilangkan kesulitan operator pada saat proses pengecatan (painting) pada cylinder block, operator harus membungkuk karena sulitnya mengecat pada bagian bawah dan lekukan pada permukaan drag (depan) dan cop (belakang) dari cylinder block sehingga pada proses ini memiliki poin ergonomi yang rendah (-3). Akibat kondisi kerja yang tidak nyaman sering menghasilkan kualitas produk dibawah standar, untuk mendapatkan poin ergonomi yang lebih tinggi dan kualitas produk yang lebik baik, diperlukan meja kerja yang memudahkan operator pada proses painting. Metode rancangan yang digunakan adalah metode Quality Function Deployment (QFD) meliputi, perencanann produk (HOQ), pengembangan konsep desain, perencanaan proses manufaktur, perencanaan produksi. Meja kerja spraybooth ini memiliki 2 gerakan mekanisme, yaitu gerakan naik – turun dan datar - miring yang masing – masing gerakan membutuhkan 1 sistem pneumatik. Tekanan setiap pergerakan 4 – 6  105 Pa (N/m2) dengan massa cylinder block 50 kg . Pengujian dilakukan adalah tingkat ketebalan permukaan hasil pengecatan cylinder block. Standar ketebalan yaitu 15 – 30  dengan menggunakan thickness gauge sebagai alat ukur.  
Pengaruh Perbedaan Anoda pada Sintesis Graphene Menggunakan Reaktor Elektrokimia Termodifikasi Solenoida Isnanda Nuriskasari; Devi Handaya; Agus Edy Pramono
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 7, No 1: June 2022
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v7.i1.2022.11-16

Abstract

Graphene merupakan salah satu jenis material baru yang memiliki sifat sifat elektrik, termal, magnetik, optikal, mekanik, dan kimiawi yang istimewa. Metode sintesis graphene yang saat ini sedang dikembangkan adalah melalui teknik pengelupasan lapisan secara elektrokimia karena memiliki kelebihan proses pembuatan yang cepat, ramah lingkungan, dan biaya yang rendah dalam proses produksinya, serta nilai kecacatan material yang dihasilkan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan anoda dalam sintesis graphene menggunakan metode pengelupasan lapisan elektroda grafit secara elektrokimia. Anoda yang divariasikan dalam penelitian ini adalah elektroda grafit komersial dan elektroda grafit buatan yang berupa komposit grafit-Phenol Formaldehid (grafit-PF). Katoda dalam penelitian ini merupakan variabel tetap yaitu menggunakan grafit komersial. Hasil penelitian ini adalah elektroda komposit grafit-PF dapat bertindak sebagai anoda dalam proses sintesis graphene dengan metode pengelupasan lapisan elektroda grafit secara elektrokimia, meskipun graphene yang dihasilkan lebih rendah jika dibandingkan dengan penggunaan elektroda grafit komersial sebagai anoda. Arus 5A dari power supply yang yang terhubung pada elektroda grafit memperlihatkan hasil yang paling baik. Penggunaan reaktor termodifikasi solenoida dapat meningkatkan berat graphene yang terbentuk.
Stabilisasi Densitas Filamen dari Komposit LLDPE-Karbon Mikro melalui Rancang Bangun Kanal Spider Leg Aminudin Zuhri; Iman Setyadi; Agus Edy Pramono; Dianta Mustofa Kamal
Jurnal Mekanik Terapan Vol 4 No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/jmt.v4i2.5867

Abstract

Proses Melt Blending telah berhasil dikembangkan untuk membuat filamen 3DP dari bahan polimer. Percobaan dilakukan dengan mesin ekstrusi single screw kapasitas laboratorium. Modifikasi dilakukan dengan perancangan spider leg channel. Tools tersebut digunakan untuk mendapatkan campuran yang lebih homogen dalam fasa liquid di dalam ruang Extruder Head. Selain itu juga untuk mendapatkan tingkat kompresi selama pembentukan filamen di ruang nozzle. Percobaan dilakukan dengan mengunakan variasi filler pada komposit polimer karbon, yaitu komposit polimer karbon mikro dan komposit polimer grafit. Kedua variasi dibuat dengan komposisi berat yang sama 50:50. Untuk ukuran partikel karbon mikro digunakan mesh #200. Material polimer Linear Low Density Polyethylene/LLDPE digunakan sebagai matriks dengan ukuran mesh #40. Pada komposit polimer karbon mikro, diperoleh densitas yang relatif stabil pada temperatur setting untuk extruder head 110°C. Untuk komposit polimer grafit pembentukan filamen dengan kepadatan seragam belum berhasil diperoleh pada temperatur 110°C. Dalam kondisi kepadatan tersebut, konduktifitas listrik komposit dengan filler karbon mikro dan grafit menunjukkan fenomena perubahan yang mirip. Nilai konduktifitas listrik maksimal diperoleh pada area kanal spider leg dari extruder head. Karbon mikro sebagai filler lebih sensitif terhadap pemanasan dibandingkan dengan grafit, dan penggunaan mesin ekstrusi single screw hanya dapat dicapai dengan penambahan tools berupa extruder head.
Pelatihan pengoperasian mesin pengaduk hasil pengembangan PNJ untuk meningkatkan keahlian dalam memproduksi sabun cuci pakaian Hidayati, Noor; Belyamin, Belyamin; Adhi, Pribadi Mumpuni; Rahman, Haolia; Nufus, Tatun Hayatun; Pramono, Agus Edy
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 6, No 1 (2024): Maret
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v6i1.1619

Abstract

Untuk meningkatkan keahlian ibu-ibu PKK dalam memproduksi sabun pencuci pakaian, maka tim dosen program studi magister terapan rekayasa teknologi manufaktur, melalui program pengabdian penerapan IPTEKS berbasis Masyarakat mengadakan Pelatihan Pengoprasial Mesin Pengaduk sabun cuci pakian Hasil Pengembangan Dosen PNJ untuk Meningkatkan Keahlian Dalam Memproduksi Sabun Cuci Pakaian. Metode pelatihan dilakukan dengan memperagakan dan melakukan bersama-sama proses pembuatan sabun dengan mesin pengaduk. Hasil pelatihan direkap dalam kuisioner, berdasarkan hasil kuisioner disimpulkan terjadi kenaikan pemahaman pengetahuan dan keterampilan dari para peserta yang terdiri dari Ibu-Ibu PKK.
Ergonomic Chairless Chair Operator Assembly Manufaktur Otomotif untuk Mengurangi Gejala Musculoskeletal Disorders Nidhar, Ainun; Pramono, Agus Edy
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 10 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v10i2.8852

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) menjadi salah satu penyebab Penyakit  Akibat Kerja (PAK) sebesar 16% dengan industri otomotif menjadi sektor penyumbang MSDs s terbesar ketiga. Dengan berkembangnya industri otomotif di Indonesia sebesar 10,3% , menyebabkan peningkatan kapasitas produksi sehingga waktu produksi unit akan menjadi lebih cepat. Siklus tersebut dapat mempengaruhi peningkatan Work-Related MSDs pada pekerja otomotif terkait masalah aktivitas material handling utamanya perakitan yang menjadi kunci pada proses otomotif. Penelitian mengenai MSDs di sektor industri manufaktur otomotif penting untuk dilakukan, mengingat banyaknya faktor risiko terjadinya MSDs pada operator di sektor tersebut. Objek penelitian yang dianalisis adalah departemen perakitan interior pada lini produksi. Analisa postur kerja terhadap risiko MSDs dilakukan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan penilaian Nordic Body Map (NBM) untuk mengetahui gejala-gejala MSDs yang dirasakan operator. Skor REBA sebesar 11 menunjukkan risiko tinggi terjadinya cedera muskuloskeletal yang membutuhkan tindakan segera, sedangkan hasil Nordic Body Map menunjukkan adanya keluhan pada bagian punggung akibat posisi membungkuk dan tangan kanan akibat proses pengangkatan. Sehingga rekomendasi yang diberikan ialah rancangan alat bantu ergonomis berupa exoskeleton kursi tanpa kursi pada operator proses perakitan interior untuk mengurangi tekanan pada punggung. Rancangan yang diusulkan perlu dibuat prototipe dan diteliti lebih lanjut nilai efektivitas penurunan risiko MSDs, serta dari segi ketahanan dan kekuatan materialnya.
Optimalisasi Tata Letak Fasilitas Produksi dengan Pendekatan Ergonomi dan Efisiensi Dewi, Anissa Puspa; Agus Edy Pramono
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 10 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v10i2.8855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tata letak fasilitas workshop veneer kayu guna meningkatkan efisiensi dan mengurangi risiko kesehatan operator. Laminated Veneer Lumber (LVL) dipilih sebagai fokus karena keunggulan kekuatan dan ketahanannya. Namun, proses produksi LVL menghasilkan limbah berbahaya, serta jarak antar fasilitas yang terlalu jauh mengakibatkan pemborosan energi operator dan mempengaruhi kesehatan pekerja. Salah satu urgensi perbaikan tata letak adalah kemampuannya mereduksi jarak perpindahan untuk large component product serta desain layout yang memisahkan proses pengecatan dari ruang perakitan, guna menghindari paparan zat kimia berbahaya pada operator lain. Evaluasi ergonomi dilakukan menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk menilai risiko musculoskeletal disorders (MSD's) pada operator. Observasi dan wawancara lapangan mengidentifikasi masalah tata letak, yang dianalisis menggunakan Activity Relationship Chart (ARC) dan Standard Weighted Sum Method (SWS). Hasil pengukuran menunjukkan jarak perpindahan awal antar fasilitas sebesar 94,5 meter. Dengan implementasi layout alternatif, jarak tersebut berkurang menjadi 51,8 meter untuk Alternatif 1 dan 52,8 meter untuk Alternatif 2, yang menghasilkan pengurangan jarak tempuh hingga 45,2%. Layout Alternatif 2, dengan skor tertinggi 242,7 dalam SWS, terbukti lebih unggul dalam mereduksi jarak perpindahan komponen besar dan mengurangi paparan zat kimia melalui pemisahan ruang pengecatan. Perbaikan tata letak ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi, keselamatan, dan kenyamanan kerja operator.
Pemanfaatan Sampah Organik Untuk Pembuatan Briket Arang Sebagai Energi Ramah Lingkungan dan Usaha Meningkatkan Kemandirian Desa Nufus, Tatun Hayatun; Pramono, Agus Edy; Dermawan, Arif; Ridlwan, Hasvienda Mohammad; Arnanda, Rachmat; Rizkia, Vika
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/mapnj.v7i1.6095

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memanfaatkan potensi alam yang ada di Kampung Sawah Rumpin, Bogor sebagai alternatif solusi bahan bakar fosil yang merupakan sumber daya yang tidak dapat diperbaharui dan harganyaterus meningkat. Mitra Program pengabdian ini adalah warga kampung sawah, Rumpin Bogor. Kampung tersebut banyak terdapat sampah organik yang selama ini belum dimanfaatkan. Program ini berupa pelatihan bagi kelompok masyarakat untuk menciptakan energi alternatif yang dapat diperbaharui dan bersih dengan memanfaatkan sampah organik antara lain berupa daun kering dan ranting pohon. Metode pelaksanaan dilakukan dengan cara mengolah sampah organik tersebut melalui pembakaran dengan tungku pirolisis. Pembuatan briket arang dari limbah organik dapat mengurangi timbunan limbah yang berbahaya bagi kesehatan lingkungan dan dapat dipakai masyarakat sebagai bahan bakar rumah tangga karena murah dan memenuhi standar kesehatan. Selain pelatihan, program ini jugamenyebarkan kuisioner terkait dengan pengetahuan dan keterampilan masyrakat terkait dengan briket limbah organik, hasilnya terjadi peningkatan yang cukup signifikan (93-100%) antara sebelum dan sesudah diberi pelatihan. Pembuatan briket dengan nilai kalor yang tinggi dapat diperoleh dengan treatment C (arang yang berasal dari kayu dicampur kanji cair 10% w) yaitu 6391 cal/gr. Terakhir perangkat alat pembuat briket arang ini diserahkan pada masyarakat agar dapat dimanfaatkan bagi masyarakat luas agar masyarakat bisa membuat sendiri sehingga dapat memanfaatkan limbah organik di sekitarnya dan bahkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.