Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penentuan Efisiensi penyisihan Kromium Heksavalen (Cr6+) dengan Adsorpsi menggunakan Tempurung Kelapa secara kontinyu NURFITRIYANI, ANITA; WARDHANI, EKA; DIRGAWATI, MILA
Jurnal Reka Lingkungan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.071 KB) | DOI: 10.26760/rekalingkungan.v1i2.57-68

Abstract

AbstrakKeberadaan logam Kromium yang berasal dari air buangan industri di sungai memberikan dampak terhadap lingkungan dan dapat mengganggu kesehatan manusia. Logam Kromium pada air buangan industri dijumpai berupa Kromium trivalent (Cr3+) dan Kromium heksavalen (Cr6+). Cr6+ memiliki sifat yang lebih tosik dibandingkan Cr3+ sehingga dapat menimbulkan uklus pada jaringan kulit dan menyebabkan peradangan pada rongga hidung pada jangka panjang. Salah satu upaya untuk mengendalikan Cr6+ dengan adsorpsi menggunakan tempurung kelapa sistem kontinyu. Penelitian dilakukan untuk mengetahui penyisihan Cr6+ dalam skala laboratorium dengan menggunakan larutan artificial K2Cr2O7. Penelitian pendahulun adalah adsorpsi sistem batch bertujuan  untuk mendapatkan waktu serta konsentrasi optimum. Hasil dari waktu optimum 3 jam dan konsentrasi Cr6+ 5 mg/L dengan menggunakan 5 g tempurung kelapa,  dilanjutkan oleh adsorpsi dengan sistem  kontinyu yang merupakan penelitian inti. Hasil waktu dan konsentrasi optimum pada penelitian sistem batch dikombinasikan dengan 6 variasi debit (Q = 100 L/menit & 120 L/menit) dan tinggi adsorben (10, 15, & 20 cm). Keenam variasi tersebut dipompakan melewati  kolom yang berukuran tinggi 80 cm, diameter luar 5 cm, diameter dalam 4 cm, dan berbahan borosilikat. Dari hasil penelitian didapat efisiensi penyisihan Cr6+ terbesar 39,35%(100 L/menit;20cm) dan efisiensi penyisihan Cr6+ terkecil 22,95% (120 L/menit;15 cm).Kata kunci: Kromium Heksavalen, Adsorpsi, Tempurung Kelapa.
Fitoremediasi Limbah Cair Tapioka dengan menggunakan Tumbuhan Kangkung Air (Ipomoea aquatica) NURKEMALASARI, RIKA; SUTISNA, MUMU; WARDHANI, EKA
Jurnal Reka Lingkungan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.925 KB) | DOI: 10.26760/rekalingkungan.v1i2.81-92

Abstract

AbstrakIndustri tapioka menimbulkan pencemaran air yang mengakibatkan penurunan kualitas air. Suatu teknologi seperti fitoremediasi diperlukan untuk menurunkan parameter pencemar limbah cair tapioka. Pada fitoremediasi mikroorganisme bekerjasama dengan tumbuhan untuk mendegradasi parameter pencemar. Penelitian fitoremediasi ini menggunakan Ipomoea aquatica yang bertujuan untuk mengetahui perlakuan optimum dalam menurunkan parameter BOD5, COD, TSS dan sianida pada limbah cair tapioka sehingga tidak melebihi baku mutu SK Gub Jabar no. 6 tahun 1999. Penelitian pendahuluan diperoleh hasil Ipomoea aquatica dapat tumbuh pada limbah cair tapioka 25%. Penelitan utama dilakukan 16 hari dengan tiga perlakuan (kontrol, Ipomoea aquatica 100 gram dan Ipomoea aquatica 200 gram). Perlakuan optimum menggunakan Ipomoea aquatica 200 gram yaitu BOD5 81,13% hari ke 16, COD 78,57% hari ke 16, TSS 59,29% hari ke 12 dan sianida 50% hari ke 4. Pertumbuhan biomassa kangkung air yang paling cepat terdapat pada Ipomoea aquatica 200 gram dengan laju pertumbuhan 67,05%. Setelah 16 hari Ipomoea aquatica dapat mengakumulasi sianida dan masih memenuhi standar baku mutu FAO yaitu 10 mg/kg.Kata kunci: limbah cair tapioka, fitoremediasi, Ipomoea aquatica.
Analisa Hidrologi Untuk Penentuan Metode Intensitas Hujan Di Wilayah Aerocity X Febriani, Linda Aslyah; Wardhani, Eka; Halomoan, Nico
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v1n2.p63-70

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besarnya Intensitas Hujan di kawasan Aerocity X yang kemudian akan dipakai untuk penentuan dimensi saluran drainase di Aerocity X. Intensitas hujan adalah jumlah curah hujan yang dinyatakan dalam tinggi hujan atau volume hujan persatuan waktu. Besarnya intensitas curah hujan berbeda-beda tergantung dari lamanya curah hujan dan frekuensi kejadian. Intensitas curah hujan ini sangat penting untuk perencanaan debit banjir rencana. Perhitungan dilakukan menggunakan data curah hujan yang terdapat pada pos pengamatan hujan disekitar Aerocity X, yaitu pos hujan Pakubeureum TAMBEN, Jatiwangi TAMBEN, dan Kadipaten TAMBEN. Nilai intensitas hujan didapatkan dengan mengubah data curah hujan harian maksimum menggunakan metoda statistik yang umum digunakan dalam aplikasi hidrologi, yaitu metode Van Breen, Bell Tanimoto, dan Hasper Der Weduwen. Besarnya intensitas hujan yang diperoleh di subtitusikan kedalam rumus Talbot, Sherman, dan Ishiguro dan dibandingkan dengan harga intensitas hujan awal kemudian dipilih metode yang mempunyai nilai standar deviasi terkecil. Hasil perhitungan menunjukan bahwa metode intensitas hujan yang terpilih adalah Metode Van Breen dengan Persamaan Talbot dengan PUH 2, 5, 10, 25, 50 dan 100 tahun. 
PENENTUAN TIMBULAN AIR LIMBAH DAN UNIT INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DI CENTRAL BUSINESS DISTRICT KOTA HARAPAN INDAH KOTA BEKASI Wardhani, Eka; Alsadilla, Syelfa Azhura; Mangopo, Gabriel Trio; Nastiti, Alma Nadira Putri; Fatin, Kamilia; Kurnia, Gena Gisela; Ayuni, Neti
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v7i1.9774

Abstract

Kapasitas pengolahan air limbah harus menampung debit air limbah yang dihasilkan oleh Kota Harapan Indah agar tidak memberi dampak negatif terhadap lingkungan. Pembuatan IPAL direncanakan dapat berfungsi sampai 20 tahun ke depan dengan mengacu pada data debit air limbah yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penentuan debit air limbah domestik ini meliputi data jumlah penduduk, kebutuhan air bersih yang berasal dari data sekunder. Perhitungan proyeksi penduduk dari tahun 2018-2041 menggunakan metode terpilih yaitu metode aritmatika. Berdasarkan hasil perhitungan proyeksi penduduk dengan metode terpilih, jumlah penduduk pada 20 tahun mendatang yaitu tahun 2041 adalah 918.954 jiwa. Timbulan air limbah CBD Kota Harapan Indah di akhir tahun perencanaan adalah 1.940 L/detik.  Kapasitas IPAL yang direncanakan harus dapat menampung debit minimal 1.940 L/detik agar tidak terjadi overflow, sedangkan di awal tahun perencanaan, debit air limbah yang kurang harus ditambahkan penggelontoran agar proses pengolahan di IPAL dapat berjalan dengan lancar. Pemilihan alternatif menggunakan metode scoring dengan unit IPAL yang terpilih diantaranya bar screen, grease trap, screw pump, grit chamber, bak ekualisasi, aerasi, clarifier, dan disinfeksi.
PENENTUAN STATUS MUTU AIR DAN STATUS TROFIK EMBUNG BRIGIF, KOTA CIMAHI Wardhani, Eka; Rachmanita, Fitra Insyirah
Jurnal Reka Lingkungan Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekalingkungan.v12i2.133-144

Abstract

Kebutuhan air bersih Kota Cimahi lebih besar dari ketersediaannya. Perlu dilakukan upaya peningkatan ketersediaan air dengan merehabilitasi embung. Embung Brigif merupakan salah satu yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air baku. Tujuan penelitian yaitu menentukan kualitas air dan status trofik embung sehingga dapat menjadi data dasar dalam melakukan perbaikan. Analisis kualitas air mengacu pada metode Indeks Pencemaran, berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 115 Tahun 2003. Baku mutu yang menggunakan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup lampiran IV tentang baku mutu air danau kelas I. Status trofik menggunakan metode UNEP-ILEC menurut Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 28 Tahun 2009 Tentang Daya Tampung Beban Pencemaran air Danau dan Waduk dan metode Trophic State Index (TSI). Kedua metode tersebut menggunakan konsentrasi rata-rata total N , total P, jumlah khlorofil-a, dan kecerahan air danau. Berdasarkan hasil perhitungan status mutu air danau termasuk katagori tercemar sedang pada tahun 2021 dan 2022. Status tropik menggunakan kedua metode termasuk katagori hypereutrof. Status tropik tersebut sesuai dengan kondisi embung yang telah tercemar oleh limbah yang berasal dari daerah tangkapan air embung tersebut.
Identification of Heavy Metal Concentration in Citarum River Water Using the Heavy Metal Pollution Index Method Wardhani, Eka; Wulan, Diana Rahayuning; Velda, Nazla Amaliyah; Nugraha, Willy Cahya; Rohman, Oman; Irmansyah, Athaya Zahrani
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 21, No 3 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v21i3.812-824

Abstract

The Citarum River is the largest and longest river in West Java Province. The basin in that location has influenced by human activities and the industrial sector. One of the hazardous pollutants contained in industrial wastewater is heavy metals. This study aims to identify the content of dissolved heavy metals (Fe, Cd, Cr, Cu, Hg, Pb, and Zn) in Citarum River water, Purwakarta Regency, at three observation points, namely Jatiluhur Reservoir Outlet, Cilalawak Bridge, and Cilele Bridge. The Atomic Absorption Spectrophotometry Method is used to analyze the dissolved heavy metals. Determination the level of metal contamination using the Heavy Metal Pollution Index (HPI) method. The study results that three metals exceeded the standard based on Government Regulation 22 of 2021 Class II, namely Fe, Hg, and Zn. Fe metal in the range between 0.277-1.179 mg/L, Hg metal between 0.011-0.100 mg/L, and Zn metal between 0.017-0.074 mg/L. HPI analysis showed that at three points in both sampling periods, it indicated that heavy metals highly polluted river water because the results obtained exceeded the HPI pollutant index, which was > 100. The biggest contribution of dissolved heavy metals in the Citarum River water body was dominated by the Hg parameter
Perencanaan Kolam Retensi di Perumahan Dalam Upaya Penerapan Konsep Drainase Berwawasan Lingkungan Wardhani, Eka; Kurnia, Indrianti; Irmansyah, Athaya Zahrani
Jurnal Serambi Engineering Vol. 10 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cirebon Regency is experiencing flood and drought problems where this area is experiencing a change in land use from green areas to housing due to population growth. This change causes a decrease in the land's ability to absorb water and an increase in water runoff. This research aims to analyze the application of environmentally friendly drainage with retention ponds to overcome this problem. The case study was conducted in a new housing complex with an area of 49.2 ha. The design method of the retention pond is related to the Directorate General of Human Settlements. The results of the research at the site required three retention ponds with a volume of 3,543.60 m3, 4,443.30 m3 and 2,303.40 m3. The efficiencies of reducing runoff water for each pond are 32%, 37%, and 21%. The total reduction efficiency of the three ponds is 90%. The remaining 10% of the runoff water goes into the drainage canal. If you want to implement zero waste, the remaining runoff water can be captured by building absorption wells at several points. The application of this environmentally friendly drainage concept has the effect of reducing runoff water and increasing infiltration water.
Systematic Literature Review: Dampak Merkuri Terhadap Tanah pada Penambangan Emas Skala Kecil dengan Mercury Analyzer Ali, Fauzan; Wardhani, Eka; Irmansyah, Athaya Zahrani
INFOMATEK Vol 27 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/infomatek.v27i1.22545

Abstract

Penambangan emas skala kecil (PESK) merupakan aktivitas yang memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan, terutama melalui pencemaran merkuri (Hg) pada tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak merkuri yang dihasilkan dari aktivitas PESK menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode yang digunakan mencakup pencarian artikel dengan kata kunci spesifik di empat basis data (Scopus, ScienceDirect, Dimensions, dan Google Scholar), serta analisis bibliometrik menggunakan aplikasi Mendeley dan VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas PESK menyebabkan peningkatan signifikan konsentrasi merkuri dalam tanah yang berdampak pada ekosistem dan kesehatan manusia. Berbagai metode mitigasi telah diusulkan, seperti fitoremediasi dan stabilisasi/solidifikasi tanah. Keterkaitan antar kata kunci seperti “dampak merkuri”, “PESK”, dan “mercury analyzer” menunjukkan hubungan erat antara aktivitas PESK dengan pencemaran lingkungan.
Analisis Peningkatan Debit Air Larian Akibat Pembangunan Perumahan Kota Sumber, Kabupaten Cirebon Wardhani, Eka; Kurnia, Indianti; Irmansyah, Athaya Zahrani
Jurnal Serambi Engineering Vol. 10 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the increase in runoff caused by residential development in Sumber, Cirebon Regency, West Java. Housing development causes land conversion into impervious areas, which reduces rainwater infiltration and potentially increases the risk of downstream flooding. This study uses the calculation of runoff discharge before and after development, the rational method to measure runoff discharge. The predicted pre-development runoff was 0.205 m³/sec, which increased to 0.685 m³/sec after the development was completed; the potential increase in runoff was 0.481 m³/sec. The results show the significant impact of the development on the increase in runoff and potential flood risk. As a solution, environmentally sound drainage practices such as detention ponds and infiltration wells were developed to reduce the impact.
Analisa Hidrologi Untuk Penentuan Metode Intensitas Hujan Di Wilayah Aerocity X Febriani, Linda Aslyah; Wardhani, Eka; Halomoan, Nico
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 1 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v1n2.p63-70

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besarnya Intensitas Hujan di kawasan Aerocity X yang kemudian akan dipakai untuk penentuan dimensi saluran drainase di Aerocity X. Intensitas hujan adalah jumlah curah hujan yang dinyatakan dalam tinggi hujan atau volume hujan persatuan waktu. Besarnya intensitas curah hujan berbeda-beda tergantung dari lamanya curah hujan dan frekuensi kejadian. Intensitas curah hujan ini sangat penting untuk perencanaan debit banjir rencana. Perhitungan dilakukan menggunakan data curah hujan yang terdapat pada pos pengamatan hujan disekitar Aerocity X, yaitu pos hujan Pakubeureum TAMBEN, Jatiwangi TAMBEN, dan Kadipaten TAMBEN. Nilai intensitas hujan didapatkan dengan mengubah data curah hujan harian maksimum menggunakan metoda statistik yang umum digunakan dalam aplikasi hidrologi, yaitu metode Van Breen, Bell Tanimoto, dan Hasper Der Weduwen. Besarnya intensitas hujan yang diperoleh di subtitusikan kedalam rumus Talbot, Sherman, dan Ishiguro dan dibandingkan dengan harga intensitas hujan awal kemudian dipilih metode yang mempunyai nilai standar deviasi terkecil. Hasil perhitungan menunjukan bahwa metode intensitas hujan yang terpilih adalah Metode Van Breen dengan Persamaan Talbot dengan PUH 2, 5, 10, 25, 50 dan 100 tahun.