Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Perencanaan Konsep Zero Runoff dengan Menggunakan Sumur Resapan di Perumahan X, Kabupaten Bandung Alsadilla, Syelfa; Wardhani, Eka
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 9 No. 2: Oktober 2024
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.9.2.147-156

Abstract

Pembagunan Perumahan X di Kabupaten Bandung mengakibatkan perubahan fungsi lahan dari persawahan menjadi permukiman sehingga mengurangi daerah resapan air. Hal ini mengakibatkan terjadinya banjir. Penggunaan air tanah berlebih di perumahan ini dapat mengakibatkan berkurangnya volume air tanah dan turunnya permukaan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan sumur resapan untuk mengendalikan limpasan air hujan dan konservasi air tanah. Acuan yang digunakan dalam perencanaan sumur resapan adalah SNI 8456:2017 tentang sumur dan parit resapan air hujan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan sumur resapan di Perumahan X dapat dilakukan karena nilai permeabilitas tanah, jarak minimum bangunan, dan kedalaman air tanah yang memenuhi persyaratan. Perencanaan sumur resapan terbagi menjadi enam zona pelayanan dengan menggunakan tipe IV beton porous. Sumur resapan yang direncanakan merupakan sumur komunal dengan kedalaman 4 m dan diameter 1. Jumlah sumur resapan yang diperlukan adalah 67 unit yang tersebar di semua area perumahan. Perencanaan sumur resapan memiliki efektivitas reduksi debit limpasan 94,81%. Biaya yang diperlukan adalah Rp283.611.000. Penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan sumur resapan dapat mengandalikan debit limpasan air hujan dan konservasi air tanah.
Penilaian Kerentanan Pesisir Berdasarkan Parameter Fisik di Pantai Utara Kabupaten Bekasi Handiani, Dian Noor; Heriati, Aida; Herlambang, Hafidz M. Ashary; Wardhani, Eka
Jurnal Kelautan Nasional Vol 19, No 1 (2024): APRIL
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v19i1.13571

Abstract

Northern part of Bekasi Regency (Pantura Bekasi) has diverse land: a port area, fisheries, marine tourism, agriculture, residential, industrial and government. Various types of development are occured to support the  community welfare. Developments occur without considering sustainability will result in a decline of environmental conditions, and each region will have its own ability to anticipate the impacts of changes that occurs. This research studied coastal vulnerability in the Pantura Bekasi and the relationship between their coastal physical parameters and the vulnerability. Field observations were also conducted as field validation and perceive current conditions. The results show that vulnerability is very high in Fishery port (PPI) Muara Jaya port zone (Mekar Coast), and low vulnerability occurred in Taruma Jaya port zone (Taruma Jaya Coast). Two paramaters are different in these two locations, they are coastline change and geomorphological. The coastline change at Mekar Coast is abrasion, and Taruma Jaya Coast is accretion. The geomorphological at Mekar Coast are a muddy beach and delta, while Taruma Jaya Coast is a swampy beach. Field conditions show that Mekar Coast has low mangrove density, while Taruma Jaya Coast has high mangrove density. These results hopefully can be used as policy consideration for the local government in optimizing coastal management planning, where the spatial plan for Pantai Mekar Beach is designated as a conservation area and demersal fisheries, while on Pantai Taruma Jaya as a public use area such as for Gas and Steam Power Plant (PLTGU) Muara Tawar, PPI Paljaya and port zone.