Reh Bungana Br Perangin-angin
Universitas Negeri Medan

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

IMPLEMENTASI NILAI DEMOKRASI DALAM PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR UNTUK MEMBENTUK CIVIC SKILLS Liza Satria; Nurizam Auji; Christin Angelita Sianturi; Suhaila Siregar; Sri Yunita; Reh Bungana Br Perangin-angin
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.504

Abstract

Implementasi nilai demokrasi dalam pembelajaran sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk civic skills siswa sebagai bagian dari penguatan pendidikan kewarganegaraan sejak dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi nilai demokrasi dalam pembelajaran sekolah dasar serta relevansinya terhadap pembentukan civic skills siswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui analisis isi terhadap berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai demokrasi melalui pembelajaran partisipatif, musyawarah, diskusi, kerja sama dan pembelajaran berbasis masalah berkontribusi terhadap berkembangnya keterampilan intelektual dan partisipatoris siswa seperti berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, pengambilan keputusan dan tanggung jawab sosial. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi nilai demokrasi dipengaruhi oleh kompetensi guru, budaya sekolah yang demokratis serta strategi pembelajaran yang mendukung partisipasi aktif siswa, meskipun masih menghadapi berbagai tantangan dalam praktiknya. Penelitian ini berimplikasi bahwa pembelajaran demokratis perlu diposisikan sebagai strategi pedagogis yang integratif dalam penguatan civic skills serta pembentukan warga negara yang aktif, kritis, partisipatif dan bertanggung jawab sejak pendidikan dasar.
ANALISIS KONSEPTUAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SEBAGAI UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Anisa Ruhi Shabrina; Julia Damanik; Ribka Sang Putri Zega; Yumna Maghfirah; Sri Yunita; Reh Bungana Br Perangin-angin
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual peran Pendidikan Kewarganegaraan sebagai upaya pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penguatan karakter sejak usia dini sebagai fondasi dalam membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara kognitif tetapi juga memiliki integritas moral dan sosial. Pendidikan Kewarganegaraan dipandang sebagai mata pelajaran yang strategis karena memuat nilai-nilai kebangsaan, norma dan etika yang relevan dengan pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis analisis konseptual, di mana data diperoleh melalui studi kepustakaan dari berbagai sumber ilmiah yang relevan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk menghasilkan sintesis konsep yang komprehensif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran signifikan dalam membentuk karakter siswa melalui integrasi nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, toleransi dan cinta tanah air dalam proses pembelajaran. Selain itu, efektivitas pembentukan karakter sangat dipengaruhi oleh pendekatan pembelajaran yang digunakan, di mana pembelajaran yang kontekstual, partisipatif dan berbasis pengalaman lebih mampu menginternalisasikan nilai dibandingkan dengan pendekatan yang bersifat kognitif semata. Dengan demikian, Pendidikan Kewarganegaraan dapat menjadi sarana yang efektif dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar apabila dilaksanakan secara sistematis, konsisten dan didukung oleh peran aktif pendidik serta lingkungan pendidikan yang kondusif.
IMPLIKASI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DIGITAL TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER KEWARGANEGARAAN SISWA SEKOLAH DASAR Cindy Pratiwi; Nina Akbar; Guido Nainggolan; Sri Yunita; Reh Bungana Br Perangin-angin
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.506

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan dalam proses pembentukan karakter kewarganegaraan siswa sekolah dasar, sehingga penelitian ini bertujuan menganalisis implikasi perkembangan teknologi digital terhadap pembentukan karakter kewarganegaraan siswa dalam konteks pendidikan dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan melalui pengumpulan data dari berbagai jurnal, buku dan penelitian relevan, yang dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital memiliki implikasi ganda, yaitu sebagai peluang dalam memperkuat karakter kewarganegaraan melalui pengembangan tanggung jawab, berpikir kritis, literasi digital dan etika bermedia serta sebagai tantangan yang dapat memengaruhi perilaku sosial, etika digital dan nilai kewarganegaraan siswa apabila tidak disertai pendampingan yang tepat. Temuan penelitian juga menegaskan bahwa pendidikan kewarganegaraan memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan nilai karakter dengan budaya digital melalui penguatan digital citizenship di sekolah dasar. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya adaptasi pendidikan kewarganegaraan yang responsif terhadap perkembangan teknologi digital untuk membentuk warga negara muda yang berkarakter, beretika dan bertanggung jawab di era digital.
Validitas Modul PPKn Berbasis Contextual Teaching Learning (CTL) Untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar Servista Bukit; Reh Bungana Br Perangin-angin; Abdul Murad
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2577

Abstract

AbstrakModul adalah bahan ajar mandiri yang dikembangkan oleh guru untuk membantu siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Pengembangan modul dalam pembelajaran PKn yang kemudian disebut modul PKn dinilai mampu mendukung sumber belajar siswa berbasis Contextual Teaching Learning (CTL). Pengembangan Modul PKn berbasis CTL menggunakan model 4D yang dikembangkan oleh Thiagarajan dalam empat tahap: Definition, Design, Development, dan Disseminate. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan validitas modul PKn berbasis CTL pada siswa kelas V SD. Metode penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Validasi dilakukan oleh 3 orang ahli yang merupakan dosen pascasarjana Universitas Negeri Medan. Penelitian ini dilakukan hingga tahap pengembangan dengan uji kelayakan oleh Validator. Hasil uji kelayakan modul PPKn berbasis CTL oleh validator menunjukkan persentase rata-rata 93,75% (sangat layak).Kata kunci: Validitas, Modul PPKn, Pendekatan CTL AbstractModules are independent teaching materials developed by teachers to assist students in achieving learning objectives. The development of modules in PPKN learning which was later called the PPKn module is considered capable of supporting student learning resources based on CTL.  The development of the CTL-based PPKn Module uses a 4D model developed by Thiagarajan in four stages: Definition, Design, Development, and Disseminate. The purpose of this study was to describe the validity of the CTL-based PPKn module for 5th  grade elementary school students. Research method is Research and Development   by collecting data using a questionnaire. Validation was carried out by 3 experts who are postgraduate lecturers at the State University of Medan. This research was carried out until the development stage with a feasibility test by the Validator. The results of the feasibility test for the CTL-based PPKn module by the validator showed an average percentage of 93.75% (very feasible).Keywords: Validity, PPKn Module, CTL Approach
Development of storytelling media to increase Civic education interest in elementary students Maulidya Hasanah Damanik; Reh Bungana Br Perangin-angin; Yakobus Ndona; Sri Yunita
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 3 (2025): Inovasi Kurikulum, August 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i3.50

Abstract

Students' interest in learning about Pancasila Education remains low due to the abstract nature of the materials and a lack of engaging, contextual media. Meanwhile, the analysis revealed that students require learning tools that foster active engagement, relate to real-life experiences, and support concrete understanding of values. The Merdeka Curriculum encourages learning through narratives and experiential activities. This study aimed to develop a valid, practical, and effective digital interactive storytelling-based media to enhance the learning interest of fourth-grade students at SD Negeri 050690 Sawit Seberang. The research employed the Research and Development method, utilizing the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The product was created using Canva and validated by experts in content, media, and language. The results indicated a validity score of 93% and a practicality score of 92%. Learning outcomes showed an average posttest improvement of 27 points compared to the pretest. The media connects Pancasila values to meaningful stories and visual narratives, thereby supporting both emotional and cognitive engagement. The primary contribution of this study lies in providing adaptive and curriculum-relevant learning media that support character education and student motivation in elementary schools.   Abstrak Minat belajar peserta didik terhadap Pendidikan Pancasila masih tergolong rendah karena penyajian materi yang bersifat abstrak, tidak kontekstual, dan belum didukung oleh media yang interaktif. Sedangkan hasil analisis menunjukkan bahwa peserta didik membutuhkan media pembelajaran yang memfasilitasi keterlibatan aktif, pemahaman nilai secara konkret, serta relevansi dengan kehidupan sehari-hari. Kurikulum Merdeka pun mendorong pembelajaran berbasis narasi dan pengalaman personal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media digital interaktif berbasis storytelling yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan minat belajar peserta didik kelas IV SD Negeri 050690 Sawit Seberang. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang mencakup lima tahap, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk dikembangkan melalui Canva, divalidasi oleh ahli materi, media, dan bahasa. Hasil validasi menunjukkan kelayakan media sebesar 93% dan kepraktisan sebesar 92%. Penggunaan media dalam pembelajaran menghasilkan peningkatan skor posttest rata-rata sebesar 27 poin dari pretest awal. Media ini menghubungkan materi nilai-nilai Pancasila dengan alur cerita yang bermakna dan visualisasi menarik sehingga mendorong keterlibatan peserta didik secara emosional dan kognitif. Penelitian ini menghasilkan kontribusi konkret berupa media pembelajaran yang adaptif terhadap karakteristik peserta didik dan relevan dengan kebutuhan kurikulum, sehingga mampu memperkuat pembelajaran karakter di sekolah dasar. Kata Kunci: media digital; minat belajar; pendidikan Pancasila; storytelling interaktif
DEVELOPMENT OF A CONTEXTUALIZED PJBL WORKSHEET FOR IMPROVING FIFTH-GRADE STUDENTS’ PANCASILA LEARNING OUTCOMES Rizki Wahida Arni Malau; Reh Bungana Br Perangin-Angin; Zuraida Lubis
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 3 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i3.9018

Abstract

This research is motivated by the low learning outcomes of Pancasila Education in fifth grade students of SD Negeri 101765 Bandar Setia, especially on the material of norms in the school environment. This research aims to: (1) develop Student Worksheets (LKPD) based on contextual Project Based Learning (PjBL); (2) test its validity; (3) test its practicality; and (4) test its effectiveness in improving student learning outcomes. This research uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model which includes the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The research subjects were fifth grade students of SD Negeri 101765 Bandar Setia. Data were collected through expert validation sheets, teacher and student response questionnaires, observations, and learning outcome tests. The results showed that the instrument had good validity with an item correlation coefficient of 0.654–0.967 and very high reliability with a Cronbach's Alpha value of 0.937. The developed LKPD also meets the practicality aspect with a student response percentage of 87.5% and a teacher response of 85.0%. From the effectiveness aspect, the average student score increased from 22.92 in the pretest to 34.28 in the posttest, with an N-Gain value of 0.655 (moderate category). The results of the paired-sample t-test showed a significant difference between the pretest and posttest scores (p = 0.000 < 0.05). Thus, the developed contextual PjBL-based LKPD is not only valid, practical, and effective, but also has implications as a teaching material that is able to support more active, meaningful, and oriented Pancasila Education learning, which is oriented towards strengthening students' understanding of the application of norms in everyday life.