Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

THE CULTURAL VALUES ​​OF THE ISLAND’S INDIGENOUS PEOPLE Titaley, Elsina; Watloly, Aholiab
Sosiohumaniora Vol 23, No 3 (2021): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v23i3.28235

Abstract

The cultural values of the indigenous peoples in the form of local wisdom are identities and guidelines that must be upheld. Currently, the cultural values of the indigenous peoples in the islands are already at a weakening of their identity. So that the purpose of this research is to provide a comprehensive understanding to the indigenous people of the island of Asilulu to maintain the beauty values that have been preserved since the time of their ancestors several hundred years ago. The method used in this research is qualitative in the form of case studies to re-explore the cultural values of society. It should be noted that the people in this country are experiencing a weakening of cultural values which is marked by the loss of some traditional institutions that were previously preserved and upheld. This attenuation occurs as a result of the influence of external factors and internal factors in society. The results of the research prove that the community has the desire to revive these cultural values.
PARA LANJUT USIA (LANSIA) DAN DUNIANYA DI PANTI TRESNA WERDHA INA KAKA AMBON (Studi Tentang Interaksi Sosial) Wajo, Zulaichma I.; Watloly, Aholiab; Pelupessy, Pieter J.
KOMUNITAS: Jurnal Ilmu Sosiologi Vol 3 No 1 (2020): KOMUNITAS: JURNAL ILMU SOSIOLOGI
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis proses interaksi sosial yang terjadi diantara para lanjut usia (Lansia) di Panti Tresna Werda Ina Kaka Ambon, Proses interaksi yang terbangun diantara mereka terjadi oleh karena adanya proses kerja sama dalam hal ini tolong menolong untuk mencapai tujuan bersama. Hal lainnya juga dari proses ini adalah terciptanya perasaan cinta antar dua insan yang berbeda itu terjadi. Baik itu yang baru saling mengenal, tetapi yang lebih menarik juga terjadi ketika panti sosial ini mempertemukan kedua insan yang pernah membangun hubungan cinta di masa muda namun tidaklah tercapai. Di dalam realitas ini pula interaksi yang bersifat kerja sama itu disertai dengan proses pertentangan. Proses pertentangan diantara sesama lansia ini diakibatkan oleh karena kecemburuan satu dengan lainnya. Selain proses interaksi diantara mereka, interaksipun berlagsung dengan para pegawai pengelola panti. Proses interaksi ini membawa dampak positif yang memiliki makna tersendiri. Baik itu terhadap para pegawai maupun lansia, makna dimaksud adalah rasa saling memiliki diantara mereka berlangsung. Proses pelayanan membuat para pegawai dengan penuh rasa sayang menganggap setiap lansia adalah orang tua mereka, begitupun para lansia yang menganggap para pegawai itu adalah anak mereka. Interaksi yang terbangu baik ini membentuk suatu ikatan keluarga baru di Panti tanpa adanya hubungan genealogis
PENDETA DALAM KONSTRUKSI SOSIAL MASYARAKAT AGAMA (Studi Terhadap Masyarakat Agama di Negeri Rumahtiga) Istia, Anike P.; Watloly, Aholiab; Koritelu, Paulus
KOMUNITAS: Jurnal Ilmu Sosiologi Vol 3 No 1 (2020): KOMUNITAS: JURNAL ILMU SOSIOLOGI
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendeta (secara individu) adalah sebuah kenyataan sosial yang juga bersifat ganda, sebagai kenyataan objektif dia berada di luar diri manusia dan berhadap-hadapan dengannya sedangkan sebagai kenyataan subjektif pendeta berada dalam masyarakat sebagai bagian yang tidak terpisahkan. Pendeta dalam kenyataan hidup sehari-hari ketika berinteraksi dengan orang lain seakan-akan telah diatur sebagai kenyataan yang tertib dan tertata. Kenyataan hidup sehari-hari tampak sudah diobjektivasi, sudah dibentuk oleh suatu tatanan objek-objek sejak sebelum seorang pendeta itu. Pada sisi yang lain, perubahan dalam masyarakat nampaknya menuntut pendeta untuk dapat beradaptasi. Persoalannya adalah bagaimana realitas konstruksi sosial masyarakat agama tentang pendeta. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan teori konstruksi sosial (social construction) Berger dan Lukmann merupakan teori sosiologi kontemporer yang berpijak pada sosiologi pengetahuan oleh karena konstruksi sosial merupakan sosiologi pengetahuan maka implikasinya harus menekuni pengetahuan yang ada dalam masyarakat tentang pendeta dan sekaligus proses-proses yang membuat setiap perangkat pengetahuan masyarakat tentang pendeta ditetapkan sebagai kenyataan. Hasil penelitian menemukan bahwa pada hakikatnya prilaku seorang pendeta kemudian dituntut memenuhi harapan-harapan, kebiasaan-kebiasaan pada level tertinggi dalam standar-standar umum yang berlaku di masyarakat. Tingkah laku pendeta pada tahap ini diarahkan pada pemenuhan standar-standar umum yang berlaku di masyarakat atau norma-norma dalam masyarakat.
MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN DENGAN MENGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DI KELAS IV SD KRISTEN TOUNWAWAN Knyarilay, Julisye Fiona; Watloly, Aholiab; Sairlitiata, Sefanya
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). PTK berfokus pada kelas atau proses berlangsungnya kegiatan belajar mengajar yang terjadi di dalam kelas.Subjek penelitian ini adalah pada siswa-siswi kelas IV SD Kristen Tounwawan Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya dengan jumlah siswa 9 orang.Pada penelitian ini menggunakan 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi,tes,dan dokumentasi. Teknik analisa data dalam penelitian ini dapat dilakukan dengan dua cara : data kualitif berupa catatan lapangan,wawancara,observasi,metode dokumentasi.dan Data Kuantitatif. Berdasarkan data yang diperoleh, dikatakan berhasil sebab semua siswa memperoleh peningkatan nilai yang sesuai dengan KKM yang ditentukan yaitu 70. Sehingga dijabarkan, 4 siswa yang mendapat nilai 85 (85%),3 siswa yang mendapatkan nilai 75,(75%) 2siswa yang mendapatkan nilai 95 (95%),dengan demikian dapat di jelaskan bahwa 4 siswa (85%) siswa yang memperoleh nilai ≥ 70, sedangkan 3 siswa (75%) siswa yang memperoleh nilai ≥ 70. 2 siswa (95%) siswa yang memperoleh nilai ≥ .Rata-rata pencapaian siswa pada siklus 11 yaitu 83,88.
Intertwined between Samawi Religions (Islam-Christianity) and the Cosmology of the Naulu People Tuahuns, Fitrawati; Watloly, Aholiab; Wakano, Abidin
ARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Program Pascasarjana UKIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/arumbae.v7i1.1481

Abstract

This research was conducted within the religious context of one of the indigenous tribes in Maluku, located in Siwalalat District, Central Maluku. This research examines the social changes in the spiritual patterns of the Naulu people following their adoption of the Abrahamic religions, specifically Islam and Christianity. Using qualitative research methods, this study aims to observe and understand the phenomenon of social change in the religious patterns of the Naulu Tribe after they adopted the Abrahamic religion, and to analyze it with a scientific approach, resulting in academic findings. The study's results show that the presence of the Abrahamic religions has altered the pattern of faith and community life. There is a process of growth and development of new cultures, new ways of life, and new mindsets in appreciating various values, including the influence of money, goods, education, and strong government politics. However, the Naulu people still maintain their traditional values, such as living simply, wearing cloth tied around their heads, and living dependent on forests and customary land as a true and fundamental way of life. They still hold fast to the traditional belief that land and forests are the cosmos of the original Naulu people. It is in the forests and customary land that they maintain the integrity of the Naulu Tribe's life, which is always connected to their ancestors. This finding represents the connection between the Samawi religion and the local cosmology of the Naulu people, which must be preserved as a contextual aspect of their religion.
Menganalisis Peran Media Sosial Dalam Peningkatan Kreativitas Anak, Pada Pendidikan Pancasila (Studi Kasus Di Kelas IV SD Negeri 2 Tiakur) Termutu, Yomima; Watloly, Aholiab; Septory, Jekriel
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.19879

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran media sosial dalam meningkatkan kreatifitas siswa kelas IV SD Negeri 2 Tiakur. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Tiakur. Penelitian tersebut di laksanakan pada tanggal 23 juli – 23 agustus 2024. Subjek penelitian terdiri dari 1 Kepala sekolah, Guru Kelas dan Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Tiakur. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat menunjukan bahwa peran media sosial dalam meningkatkan kreativitas anak pada pendidikan pancasila di kelas IV SD Negeri 2 Tiakur sangat membantu siswa dalam meningkatkan kreatifitas mereka dalam pembelajaran khusunya pemeblajaran pancasila dimana bhawa hasil analisis ini membantu peserta didik mengetahui seberapa pentingnya media sosial dalam perkembangan belajar mereka.
MODEL INKUIRI LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Dolewikou, Rina; Watloly, Aholiab; Septory, Jekriel
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v10i3.812

Abstract

One of the subjects that has an important role in character building is Pancasila Education. This subject aims to instill the nation's noble values ​​​​such as social justice, mutual cooperation, tolerance, and love of the homeland which are expected to be internalized in students' attitudes and behavior. This study aims to improve the learning outcomes of Pancasila Education in fifth grade students of Tounwawan Christian Elementary School through the application of the inquiry learning model. The background of the study is the low understanding of students regarding rights and obligations, as seen from the results of the initial test which showed that only 30% of students achieved the Minimum Completion Criteria (KKM) with an average of 55.5. This study used the Classroom Action Research (CAR) method of the Kemmis & McTaggart model in two cycles with 10 students as subjects. Data were collected through learning outcome tests, observations, and reflections, then analyzed descriptively. The results showed an increase in the average student score from 55.5 (30% completion) in the initial condition, to 68.5 (50%) in cycle I, to 82.8 (100%) in cycle II. In addition to quantitative improvements, students become more active in asking questions, discussing, and presenting learning outcomes. Thus, inquiry learning has been proven effective in improving learning outcomes while fostering critical thinking skills, self-confidence, and collaboration.
PENERAPAN MEDIA OPEN THE BOX UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS IV SD KRISTEN PATTI Kwuwulay, Hermina; Watloly, Aholiab; Kilikily, Cristianti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34630

Abstract

This study uses the Classroom Action Research (CAR) method. CAR focuses on the class and the process of teaching and learning activities that occur in the classroom conducted by teachers and students. The subjects of this study are students of the fourth grade at Christian Elementary School in Patti, Moa District, Southwest Maluku, with a total of 17 students, consisting of 11 male students and 6 female students. This research uses 2 cycles, namely cycle 1 and cycle 2, with data collection techniques in the form of observation, tests, and documentation. The data analysis techniques used are qualitative in the form of field observations and documentation, and quantitative in the increase of student learning outcomes in accordance with the Minimum Completion Criteria (KKM) for the subject of Pancasila Education, which is 70. Based on the results obtained, students are said to be successful as they can meet the KKM for the subject with the following details; 3 students achieved a score of 80 (29.63%), 1 student achieved a score of 90 (33.33%), 13 students obtained a score of 100 (37.04%). The average score in cycle II is 95.88%.
Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan Ita Wotu Nusa sebagai Social Space dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Seram Bagian Timur Rumalutur, Rizski Haryudi; Watloly, Aholiab; Rahawarin, Rahawarin; Leiwakabessy, Jeffry E.M.
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i11.16914

Abstract

Penelitian ini membahas peran Sumber Daya Manusia dalam proses transfer pengetahuan dan nilai (transfer of knowledge and value), khususnya dalam Konteks Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan Ita Wotu Nusa (STIKIP Ita Wotu Nusa) sebagai entitas sosial yang terkait erat dengan proses produksi. STIKIP Ita Wotu Nusa memiliki strategi khusus dalam membangun keunggulan sebagai ruang produksi (social space), dengan tujuan berkompetisi dalam menjaga dan mengembangkan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Seram Bagian Timur dan sekitarnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk memahami dinamika social space di STIKIP Ita Wotu Nusa. Dengan mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara, penelitian bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang interaksi sosial dan struktur ruang di lingkungan tersebut. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, ketaatan dipandang sebagai aplikasi dari keimanan seseorang, terutama dalam mematuhi aturan dan mampu mengaplikasikan pengetahuan keilmuan dalam kehidupan sosial sehari-hari. Strategi pengkaderan di STIKIP Ita Wotu Nusa bertujuan menghasilkan mahasiswa yang tidak hanya memiliki kualitas sebagai guru, tetapi juga karakter kompetitif, ketaatan, dan semangat belajar yang tinggi. Hal ini dimaksudkan agar lulusan mampu bersaing dalam era globalisasi. Untuk mengembangkan sumber daya manusia di STIKIP Ita Wotu Nusa secara efektif, strateginya melibatkan beberapa langkah kunci. Ini termasuk merancang perencanaan untuk memahami kebutuhan pengembangan mahasiswa, menyusun program pengembangan yang sesuai, mengimplementasikan program tersebut, dan terus-menerus mengevaluasi perkembangan mahasiswa dengan dukungan tenaga pendidik dan pendidikan.
Implementasi Model PBL dalam Pembelajaran Pancasila Pokok Bahasan Nasionalisme untuk Meningkatkan Sikap Nasionalisme Pada Siswa Kelas V di SD Negeri Wakarleli Eiwury, Abramina; Watloly, Aholiab; Sairiltiata, Sefanya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini bertujuan mengimplementasikan pendekatan Problem-Based Learning (PBL) dalam pengajaran Pancasila dengan fokus Bahasan Nasionalisme guna meningkatkan pemahaman sikap nasionalisme peserta didik kelas V di SD Negeri Wakarleli. Prosedur pengambilan data dalam kajian ini memakai tes, pengamatan, serta studi dokumen. Alat penelitian yang dipakai berupa soal tes dan panduan pengamatan. Pendekatan analisis data yang diterapkan mencakup deskriptif kuantitatif serta kualitatif. Studi ini menerapkan desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang mencakup empat fase yakni perancangan, implementasi, pengamatan, dan evaluasi. Partisipan dalam kajian ini merupakan peserta didik kelas V SD Negeri Wakarleli dengan total 9 orang peserta didik. Perangkat penelitian memakai panduan kegiatan pengajar dan panduan kegiatan peserta didik beserta instrumen soal tes. Selanjutnya data ini dianalisis melalui penggunaan formula persentase. Berdasarkan hasil kajian ini didapatkan persentase hasil pengamatan kegiatan guru siklus I 72,61%, siklus II 97,82%. Hasil pengamatan kegiatan peserta didik pada siklus I 66,66%, siklus II 95,65%. Sementara untuk hasil belajar peserta didik juga mengalami peningkatan dari siklus I 68,97%, dan siklus II 87,17%. Berdasarkan hal tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa implementasi pendekatan Problem Based Learning (PBL) dalam pengajaran PKn mampu meningkatkan capaian belajar peserta didik di kelas V SD Negeri Wakarleli.